Keunikan Soto Ambengan Khas Surabaya

Writer: Dinanda Nisita
Editor: Nona Ica

Sarapan atau makan siang dengan makan makanan berkuah bisa jadi pilihan paling mantap. Seperti misalkan menikmati hidangan khas Indonesia, Soto! Identik dengan kuah rempah dipadukan dengan sayur tauge, kobis, dan bihun.

Menu ini memiliki penyebutan nama berbeda-beda di tiap daerah, seperti Sroto, Coto, Sauto maupun Tauto. Beda nama beda pula versi dan resep Sotonya. Komposisi kuah Soto disesuaikan dengan daerah dimana Soto tersebut dibuat. Ada yang menggunakan daging ayam, daging sapi maupun bagian kaki sapi bahkan bagian jeroan sapi pun juga ada. Dari sinilah biasanya lahir beragam jenis Soto sesuai dengan isiannya. Secara penyajian, kerap diberikan beberapa pilihan karbohidrat seperti nasi, ketupat, lontong, maupun mi.

Mau makan siang pakai Coto Makassar atau Sroto Sokaraja? Semuanya sama-sama nikmat, seperti halnya menu Soto khas dari Surabaya ini yang memiliki penggemarnya sendiri, apalagi kalau bukan Soto Ambengan.

C:\Users\Owner\Downloads\menu-sarapan-soto-di-jakarta.jpg

Apa ya keunikan Soto Ambengan? Kenapa diberi nama Ambengan?

Kalau kata netijen, nama Ambengan jadi viral karena dipelopori oleh Pak Hasni Sadi. Ceritanya berawal dari depot soto ayam Pak Sadi yang terletak di jalan Ambengan Surabaya. Soto Pak Sadi di jalan Ambengan ini termasuk legendaris lho guys, soalnya Pak Sadi sudah melayani pelanggannya sejak tahun 1970. Siapa sangka, Pak Sadi yang berjualan hanya dengan memikul dagangannya keliling kampung, sanggup membawa Soto Ambengannya meraih penghargaan World Street Congress Food sebagai Master of the Year di tahun 2013! Waaahhh keren ya, jadi gak heran kan kenapa Soto Ambengan bisa bertahan sampai sekarang?

Emang se-enak apa sih sampai bisa dapat penghargaan?

Kuah soto menjadi golden treasure-nya nih, guys. Soto Ambengan memiliki ciri khas kuah berwarna bening dan sedikit kuning. Selain itu, bumbu rempah kunyit, lengkuas, dan serai cukup menonjol dalam aroma kuahnya. Daging ayam dan beragam bagian ayam lainnya dipakai sebagai isian dalam soto ini. Tak lupa menambahkan telur rebus, bihun, kubis, dan nasi putih sebagai pelengkap.

Selain yang telah disebutkan sebelumnya, ada satu pelengkap utama yang bikin soto ini gak sah disebut Soto Ambengan. Apalagi kalau bukan Koya! Koya adalah pelengkap spesial semangkok sotomu. Terbuat dari campuran kerupuk udang, parutan kelapa dan bawang putih yang ditumbuk halus. Kawasan Jawa Timur, khususnya Surabaya terkenal dengan oleh-oleh serba kerupuk terutama kerupuk ikan. Tak heran, Koya benar-benar tumbuh dari bahan-bahan lokal favorit masyarakatnya.

Biasanya Koya akan disediakan dalam wadah tersendiri atau terkadang ada juga yang menyajikannya sebagai topping dalam satu porsi soto. Menambahkan Koya dalam seporsi soto, akan memberikan sensasi gurih umami. Khusus kalian penggemar kuah kental akan ketagihan dengan menambahkan banyak-banyak koya nih. Soalnya konsistensi kuah akan lebih mengental sehingga memberikan sensasi comfort food. Legit~

Sebelum pesen satu porsi soto, kalian tim soto pisah atau soto campur nih?

SUMBER:
https://id.wikipedia.org/wiki/Soto
https://id.wikipedia.org/wiki/Soto_ayam_Ambengan
https://food.detik.com/info-kuliner/d-4436812/dari-pikulan-soto-ayam-ambengan-pak-sadi-jadi-soto-legendaris-indonesia


ULANG TAHUN DI BULAN SEPTEMBER? ADA DISKON 20% DARI KULINA!

Kulina tahu, kalau kamu lagi ulang tahun, pasti sering dimintain traktiran sama teman-teman. Nah, biar kamu gak repot traktir banyak teman sendirian, Kulina ada di sini, siap bantu kamu! Tidak hanya memudahkan proses traktiran dan pesan makan, Kulina kasih tambahan diskon sampai 20% khusus untuk kamu yang ber-ulang tahun di Bulan September.

Kenapa harus pesan makannya di Kulina?

1. Ragam Menu

Beragam pilihan menu event mulai dari tradisional, Japanesse, hingga Western.

Menu event/acara Kulina punya banyak sekali pilihan menu mulai dari tradisional, japanese, hingga western. Dijamin deh, selera kamu dan teman-teman, pasti ada pilihannya di Kulina!

2. Ragam Bentuk Penyajian

Beragam jenis penyajian untuk menu event mulai dari snack, meal box, prasmanan, hingga buffet.

Menu event/acara Kulina tidak melulu menu makan berat, lo. Jika kamu ingin menikmati senja bersama teman-teman sambil minum teh/kopi, Kulina siap hidangkan berbagai jenis snack sebagai pendampingnya.

Sedangkan untuk menu makan berat, kamu bisa pilih dalam bentuk meal box, prasmanan, atau buffet. Semua bisa disesuaikan dengan tamu yang akan kamu undang ke acara ulang tahun-mu.

3. Kemasan Unik

Nah, khusus untuk beberapa menu makan berat dalam bentuk meal box, Kulina bakal antar pesanan kamu di dalam besek. Besek adalah keranjang kotak yang terbuat dari ayaman bambu. Besek bisa dicuci dan digunakan kembali, misalnya untuk tempat menyimpan pernak-pernik di kamar. Waaahhh lucu ya …

4. DISKON 20%

Diskon 20% untuk menu Nasi Kuning Tumpeng Mini Spesial dan Tumpeng Berkat.

Nah, ini yang paling spesial di Bulan September! DISKON 20% untuk menu Nasi Kuning Tumpeng Mini Spesial dan Tumpeng Berkat. DISKON 20% ini berlaku hingga 30 September 2019 dengan minimal pembelian 10 pax ya. Kamu cukup tunjukkan foto KTP untuk membuktikan bahwa memang kamu yang sedang berulang tahun di Bulan September ini 😉 Gampang kan?

Ayooo … tunggu apalagi?

[Rencanakan perayaan ulang tahunmu bersama Kulina, SEKARANG!]

Bubur Suro, Serta 4 Sajian Lain untuk Menyambut Tahun Baru Hijriyah

Perayaan Tahun Baru Hijriyah 1 Muharram jatuh pada hari Minggu, 1 September 2019 lalu. Ada beragam budaya dan tradisi untuk merayakan Tahun Baru Hijriyah di Indonesia. Perayaan 1 Muharram ini juga identik dengan sajian kuliner khas yang berbeda dari setiap daerah di Indonesia.

Hal ini sama seperti perayaan Idul Fitri yang identik dengan opor atau perayaan Imlek dengan sajian kue keranjang. Sedangkan untuk menyambut Tahun Baru Hijriyah atau Tahun Baru Islam, satu makanan berikut yang paling banyak disiapkan terutama di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sumatera Selatan. Makanan untuk menyambut Tahun Baru Hijriyah itu adalah Bubur Suro.

1. Bubur Suro

Tahun Baru Hijriyah yang jatuh pada 1 Muharram kalender Islam, sesungguhnya bertepatan dengan tanggal 1 Suro di kalender Jawa. Sebab itulah, bubur yang dimasak untuk menyambut hari tersebut, disebut Bubur Suro.

Bukan sembarang bubur, Bubur Suro memiliki bumbu serta paduan yang berbeda dari bubur biasanya. Bubur Suro menggunakan jahe, santan, dan sereh. Di atas Bubur Suro, diberi taburan tujuh jenis kacang-kacangan, beragam protein seperti ayam opor, telur, perkedel, atau empal daging tergantung daerah masing-masing, bulir-bulir jeruk bali atau delima, irisan ketimun, dan lembaran daun bawang.

2. Bubur Merah Putih

Jika Jawa Timur dan Jawa Tengah punya Bubur Suro, maka lain cerita dengan Jawa Barat yang memiliki Bubur Merah Putih untuk disantap saat menyambut Tahun Baru Hijriyah. Bubur Merah Putih ini memiliki perpaduan rasa yang unik, antara manis dan asin. Bagian bubur merah – sebenarnya lebih ke warna cokelat, terbuat dari gula merah yang menimbulkan rasa manis dan bagian bubur yang berwarna putih terbuat dari santan sehingga memiliki rasa asin gurih. Warna merah melambangkan pengorbanan, sedangkan warna putih melambangkan kesucian.

3. Apem

Tidak hanya Bubur Suro dan Bubur Merah Putih, di beberapa wilayah di Jawa merayakan Tahun Baru Hijriyah dengan kue apem. Kue berbentuk bulat bantet yang terbuat dari tepung beras, santan, dan tape singkong ini memang sering muncul di berbagai acara perayaan adat Jawa.

4. Tumpeng

Tumpeng yang berbentuk menjulang tinggi seperti gunung, dengan lauk-pauk menyebar luas di bagian bawah, merupakan perlambagan hubungan manusia dengan Tuhan dan hubungan antar manusia dengan manusia. Maka tidak heran jika tumpeng sering menjadi makanan spesial di beragam acara penting. Tumpeng biasanya menggunakan nasi kuning, serta lauk-pauk yang dipilih berisi tujuh jenis lauk-pauk dan sayur-mayur yang berbeda.

5. Gunungan

Jika Tumpeng biasanya seukuran lingkaran tempeh untuk disantap beberapa orang saja, maka Gunungan adalah versi raksasanya. Ukuran Gunungan sangat besar dan memang ditujukan untuk orang-orang satu desa/kota. Gunungan biasanya berisi hasil bumi dari masyarakat sekitar, disusun menjulang ke atas, diarak keliling desa/kota, diberi doa, baru dibagikan kepada masyarakat yang datang ke sana. Hasil bumi yang dipakai merupakan hasil panen asli dari warga sekitar, hasil bumi itu kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar sebagai wujud rasa syukur atas rezeki yang mereka terima tahun lalu, sekaligus harapan untuk mendapat rezeki yang lancar lagi di tahun depan.

Dari beberapa makanan untuk menyambut Tahun Baru Hijriyah di atas, yang manakah yang sudah pernah kamu coba? Apa makanan serta tradisi di daerah kalian?

SUMBER:
https://bangka.tribunnews.com/2019/08/30/bubur-suro-gunungan-hasil-bumi-hingga-apem-5-makanan-khas-tahun-baru-islam-di-bulan-muharram?page=2
https://www.grid.id/read/04934979/tahun-baru-islam-1-muharram-1440-h-yuk-intip-5-sajian-khas-dari-berbagai-daerah?page=all

7 Kebiasaan Unik Sambut Hari Kemerdekaan

Perayaan hari Raya Kemerdekaan Indonesia menjadi satu dari sekian banyak agenda tahunan yang cukup meriah. Pasalnya, HUT kemerdekaan tak hanya dilalui dengan upacara bendera, diskon besar-besaran maupun potong tumpeng seperti umumnya acara ulang tahun. Sebagian daerah di Indonesia punya cara unik dalam memeriahkan perayaan ini, beragam kegiatan perlombaan, bazaar, dan pentas seni.

Tapi apa betul Agustus-an gitu-gitu aja? Spesial HUT RI, yuk simak ulasan kebiasaan apa aja sih yang dilakukan masyarakat di Indonesia dalam menyambut hari kemerdekaan.

1. Lari Obor Estafet – Semarang

C:\Users\Owner\Downloads\3-34.jpg

Lari Obor Estafet merupakan tradisi yang dilakukan warga Semarang khususnya warga Kecamatan Gajahmungkur untuk merayakan Hari Kemerdekaan. Tradisi unik ini sudah dilakukan selama 32 tahun dan tetap bertahan hingga sekarang.

Obor dalam tradisi ini merupakan simbol semangat para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan. Karena itu, obor tersebut dibawa pelari dan diestafetkan. Dengan adanya tradisi tersebut, warga Semarang diharapkan bisa merasakan kembali perjuangan para pahlawan yang telah gugur.

Biar makin semangat bawa lari obornya, bisa sekalian nyamil Lumpia basah tuh sebelum bertanding. Secara, Lumpia merupakan makanan khas dari Semarang. Resep aslinya sih berisi rebung yang dibungkus kulit lumpia. Namun, dalam perkembangannya banyak dikombinasikan dengan bermacam protein hewani.

2. Tasyakuran/Tirakatan – Jawa

https://www.inibaru.id/nuploads/61/tasyakuran.jpg

Sebagian besar masyarakat di Pulau Jawa baik di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, maupun Yogyakarta biasanya melakukan tradisi ini. Tasyakuran kemerdekaan biasa diadakan dengan makan bersama satu RT maupun kampung. Tradisi ini selalu digelar tiap malam 17 Agustus.

Tasyakuran ini biasanya akan dimulai dengan pembagian hadiah kepada pemenang lomba 17-an. Kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng. Tumpeng yang biasanya disajikan pun berupa tumpeng Nasi Kuning beserta khas lauk pauknya. Setelah itu diakhiri dengan pembacaan doa.

Hayo, kalian pemuda pemudi mana nih yang sering ikut tirakatan?

3. Lomba Dayung – Banjarmasin

https://www.inibaru.id/nuploads/61/lomba%20dayung.jpg

Tradisi untuk memperingati hari kemerdekaan nggak hanya ditemukan di Jawa lho. Di luar Pulau Jawa juga punya tradisi unik dalam menyambut hari kemerdekaan. Misalnya warga Banjarmasin, kota mereka terkenal dengan sungai dan sampan yang menjadi transportasi populer masyarakatnya. Tak heran bila tradisi mendayung dijadikan perlombaan dalam rangka memperingati HUT RI setiap tahunnya.

Lomba ini diikuti oleh para peserta dari berbagai daerah yang ada di Kalimantan Selatan untuk berlomba mendayung sejauh 500 meter. Acara yang diselenggarakan di Sungai Martapura ini memperebutkan piala bergilir Gubernur.

Lapar setelah jadi supporter lomba dayung? Siap lahap kuliner khas yaitu, Soto Banjar untuk jadi pelega perut keronconganmu. Soto yang terkenal dengan kuah yang kaya akan rempah-rempah ini memang memiliki rasa yang lezat. Ditambah taburan telur asin, ayam suwir, serta kombinasi lontong – dalam hidangan ini membuat akhir pekan nonton lomba dayung makin seru.

4. Pacu Kude – Aceh

https://www.inibaru.id/nuploads/61/pacu%20kude.jpg

Pacu kuda atau pacu kude dalam bahasa Gayo sebenarnya telah menjadi hiburan rakyat jauh sebelum Belanda datang. Mengacu pada buku Pesona Tano Gayo karya AR Hakim Aman Pinan, pacu kude biasanya digelar setelah musim panen atau sekitar Bulan Agustus.

Lomba balap kuda yang diselenggarakan bertepatan dengan peringatan kemerdekaan Indonesia. Tradisi yang memikat banyak penonton ini mengharuskan para joki mengadu ketangkasan kudanya tanpa menggunakan pelana dan hanya diperuntukan bagi joki yang berusia 12 sampai 20 tahun.

Kalau kuda berpacu dalam medan pacu, perut kalian juga bisa ikutan berpacu karna kuliner khas Aceh satu ini. Mie Aceh namanya. Khas dengan mie kuning tebal dengan irisan daging sapi, daging kambing atau makanan laut disajikan dalam sup sejenis kari yang gurih dan pedas. Sebagai pelengkap, biasanya ditaburi bawang goreng dan disajikan bersama emping, potongan bawang merah, mentimun, dan jeruk nipis.

5. Telok Abang – Palembang

perayaan hari kemerdekaan

Warga Palembang, Sumatera Selatan, memiliki tradisi yang cukup unik bernama Telok Abang. Tradisi mainan ini sudah ada sejak zaman kolonial Belanda dan selalu ada saat merayakan hari kemerdekaan Indonesia.

Telok artinya telur dan abang berarti merah. Jadi, telok abang adalah telur ayam atau telur bebek rebus yang berwarna merah. Dalam resep aslinya, warna merah telur diambil dari akar pohon gabus yang banyak tumbuh di daerah rawa. Telok abang kemudian ditancapkan pada miniatur perahu, pesawat terbang, mobil-mobilan, dan becak yang terbuat dari jenis kayu gabus.

6. Bola Api – Cirebon

C:\Users\Owner\Downloads\1536644804418-BeritaBaik--Sepak Bola Api--100918--Djuli Pamungkas DSC06507.jpg

Tak mau kalah dengan daerah yang lain, di kota Cirebon pun punya tradisi tersendiri dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Tradisi tersebut adalah sebuah permainan bola yang disebut Bola Api. Pesertanya adalah para santri di Pesantren Babakan Ciwaringin.

Aturan permainannya hampir sama dengan sepak bola pada umumnya. Hanya saja bola yang dipakai di sini terbuat dari buah kelapa yang telah dilumuri minyak tanah dan di sulut api. Konon katanya, peserta yang ingin mengikuti permaian Bola Api ini diharuskan untuk berpuasa selama 21 hari terlebih dahulu.

7. Sepak Bola Duren – Cirebon

C:\Users\Owner\Downloads\sepak-bola-durian_0112_1_20171201_092821.jpg

Tak kalah ekstrim dengan permainan Bola Api, bola yang dipakai dalam permainan kali ini adalah buah durian. Para pesertanya adalah puluhan anggota laskar densus 99 dan forum spiritual. Sebelum permainan dimulai, akan ada seorang ustadz yang memimpin do’a untuk meminta keselamatan.

Selain Sepak Bola Duren, akan ada atraksi unjuk kebolehan yang dilakukan oleh beberapa peserta. Mereka akan beraksi menunjukkan kekebalan tubuhnya dengan memakan beling ataupun memakan bara api yang masih menyala.

Tuh kan Indonesia punya banyaaak tradisi unik yang bikin geleng-geleng kepala. Tapi kalau gak kayak begini bukan Indonesia namanya~

SELAMAT HARI RAYA KEMERDEKAAN KE 74 INDONESIAKU TERCINTA … !!!


SUMBER:
https://phinemo.com/makna-kemerdekaan-fiersa-besari/
https://www.boombastis.com/tradisi-kemerdekaan-indonesia/36331
https://www.inibaru.id/hits/tradisi-unik-jelang-hari-kemerdekaan-indonesia




AGUSTUS, BULAN SPESIAL UNTUK INDONESIA DAN KAMU JUGA!

Kemerdekaan Indonesia berawal dari momen jatuhnya bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang. Sebab negaranya terkena bom, tanpa pikir panjang, Jepang menyerah terhadap sekutu. Pasukan Jepang yang berada di negara-negara lain pun segera ditarik pulang.

Singkat cerita, para pemimpin Indonesia waktu itu, Bung Karno bersama lembaga yang menaunginya berinisiatif untuk menemui pimpinan Jepang, Marsekal Tekauchi dan meminta mereka untuk segera menarik pasukannya dari Jepang dan memberikan kemerdekaan bagi Indonesia.

Karena desakan dari berbagai pihak, malam pada tanggal 16 Agustus 1945 teks proklamasi tengah disiapkan. Keesokan harinya, pada hari Jumat, 17 Agustus 1945, teks proklamasi tersebut dibacakan oleh Ir. Soekarno sebagai tanda bahwa bangsa Indonesia telah mencapai kedaulatan. 

AKHIRNYA INDONESIA MERDEKA!

Nah, apa yang terjadi pada Negara Jepang saat itu, jangan sampai deh kejadian sama kamu. Serupa tapi tak sama …

Jangan sampai dompet makan bulanan kalian hancur gara-gara bon!

Karena apa? Menyambut bulan Kemerdekaan ini, Kulina punya DISKON 10% buat kalian yang berulang tahun di bulan Agustus! Diskon yang kalian dapatkan bisa mencapai Rp 200.000 lho … Kesempatan ini khusus untuk pembelian paket Nasi Kuning series, ya.

Caranya gampang banget: kalian cuma butuh melampirkan bukti foto identitas (KTP/SIM/tanda pengenal lainnya) melalui CX Kulina ketika melakukan pemesanan. Gak perlu perlu khawatir karena informasi yang kalian berikan hanya akan digunakan untuk kepentingan internal saja.

Itu aja? Oh, tentu tidak.

Makin mantap, ada promo cashback tambahan hingga Rp50.000 dengan share momen ulang tahunmu di sosial media sambil tag dan mention @kulina.id! Promo ini berlaku dengan minimal pembelian 10 pax dan hanya untuk satu orang dalam sekali transaksi.

Kamu-kamu-kamu yang ulang tahun di Bulan Agustus ini, yuk segera pesan Kulina sekarang. Rayakan momen spesialmu bareng Kulina!

[DAPATKAN DISKON AGUSTUS SPESIAL 10%]

5 Karakters Istimewa Mereka yang Lahir Bulan Juli

Teman, gebetan, atau pasangan kamu lahir bulan Juli?

Nah, untuk mengenalnya lebih dalam, kamu harus cari tahu dulu seperti apa dia sebenarnya. Memang setiap orang terlahir berbeda – kembar identik yang lahir dari rahim yang sama, pada hari dan waktu yang sama, tetap memiliki perbedaan karakteristik. Namun ada beberapa hal yang menjadi kualitas dasar pada mereka yang lahir di Bulan Juli. Apa saja? Yuk, simak bersama Kulina!

1. Bijaksana

Orang yang berulang tahun pada bulan Juli dikenal memiliki sikap kepedulian yang tinggi. Dia suka merenungkan banyak hal yang terjadi di hidupnya dan juga dianggap sangat bijaksana, sehingga tingkat kedewasaan orang yang lahir di bulan Juli kerap dianggap melampaui usianya.

2. Sayang Keluarga

Orang yang lahir di bulan Juli memiliki sifat yang sangat protektif terhadap keluarga dan orang yang dia cintai. Dia selalu mencoba untuk mencegah hal buruk terjadi pada orang yang dia sayangi dan juga berusaha untuk menyenangkan hati mereka.

3. Berbakat

Mereka yang lahir di bulan Juli terlahir sebagai orang yang berbakat, bahkan sangat sedikit orang yang bisa menyamai bakat mereka. Mereka juga diketahui sangat mencintai seni.

4. Motivasi

Orang yang lahir di bulan Juli memiliki motivasi yang besar untuk meraih tujuan hidup mereka. Mereka tidak membutuhkan motivator eksternal, seperti uang atau status, untuk mendorong mereka mencapai kesuksesan. Mereka lebih bergantung pada faktor-faktor intrinsik seperti aktualisasi diri.

5. Menawan

Orang yang lahir pada bulan Juli dikenal memiliki kepribadian yang menarik. Itu pulalah yang akhirnya membuat orang lain tertarik pada mereka. Mereka bahkan juga menjadi magnet bagi lawan jenis.

Apakah kamu juga kepincut mereka gara-gara faktor yang Kulina sebutkan di atas? Hayooo… ngaku… Nah berarti mereka akan berulang tahun pada bulan ini kan? Kamu mau kasih sesuatu yang spesial buat mereka kan? Uwuwuuww…

Kulina punya hadiahnya! Ada diskon 15% untuk pemesanan paket Event bagi mereka yang berulang tahun di Bulan Juli! Kamu bisa undang keluarga dan teman-teman dekat kalian untuk merayakan hari spesial ini bersama-sama.

Pemesanan paket event hanya minimal 10 pax. Ada banyak pilihan menu dan gratis ongkir juga! Apalagi yang kamu tunggu? Yuk, berikan sesuatu yang spesial untuk orang tersayang di Bulan Juli…

[CEK DISKON 15% BULAN JULI]


Rahasia Nasi Kuning Yang Kamu Belum Tahu

C:\Users\Owner\Downloads\timthumb.jpg

Filosofi di Balik Warna Nasi Kuning

Nasi kuning, makanan yang cukup familiar bagi orang Indonesia. Selain rasanya gurih, nasi ini juga diberi bumbu kuning dari rempah kunyit. Biasa dihidangkan dalam acara syukuran maupun acara perayaan lainnya.

Meski sudah jadi tradisi menghidangkan makanan ini dalam tiap perayaan, pernah gak sih kalian notice apa makna warna kuning dari nasi? Dari filosofinya sendiri, dalam tradisi Indonesia terutama Jawa, warna kuning ini serupa dengan emas yang mana memiliki makna kekayaan. 

Selain warna, nasi kuning kerap kali dibentuk kerucut serupa gunung atau biasa disebut tumpeng. Bentuk ini merupakan simbol dari kemakmuran dan moral hidup yang luhur. Tumpeng nasi kuning biasa disajikan bersama beragam lauk pauk seperti kering tempe, telur, abon, juga beragam pelengkap lainnya.

Berdasarkan kepercayaan atas dihidangkannya nasi kuning, harapannya akan membawa kemakmuran hidup karena banyak berkah kekayaan melimpah. Makna dari nasi kuning yang cukup luhur, menjadi sah ketika masakan ini hadir sebagai sajian utama di acara syukuran, ulang tahun, maupun acara berbahagia lainnya. 

Asal muasal nasi kuning sendiri sebenarnya dari dataran Jawa. Namun tradisi ini telah menyebar ke seluruh Indonesia. Seperti di Bali, warna kuning termasuk satu dari keempat warna sakral menurut kepercayaan masyarakat setempat. Nasi kuning wajib digunakan sebagai simbolisasi dalam perayaan Upacara Kuningan.

Manfaat Rempah Kunyit

Warna kuning pada nasi kuning berasal dari bumbu dasar yang ikut dimasak saat menanak nasi. Bumbu tersebut adalah kunyit. Tak hanya menjadikannya menarik, kunyit yang memberikan warna kuning pada nasi kuning juga kaya manfaat lho. Apa aja sih kegunaannya? Yuk kita simak!

1. Mengobati Maag

Maag muncul karena dipicu oleh timbulnya luka di lambung akibat infeksi bakteri H. pylori. Bisa disebabkan dari konsumsi obat anti nyeri jangka panjang, racun rokok, alkohol, dan makanan tertentu. Berbagai hal ini dapat mengikis lapisan dinding usus dan kerongkongan sehingga memicu refluks asam lambung naik.Berdasarkan penelitian dari jurnal Pharmacognosy Reviews mengamati efek kurkumin dalam kunyit mengobati peradangan akibat luka dan melindungi perut dari iritan-iritan tersebut. Hal ini terbentuk dari meningkatkan produksi lendir di dinding lambung.

2. Mengendalikan Gula Darah

Bagi penderita diabetes, gak ada salahnya mulai mengkonsumsi kunyit demi menjaga gula darah tetap stabil. Beberapa penelitan telah menunjukkan khasiat kunyit yang berhasil menstabilkan gula darah sehingga membuat gejala diabetes lebih mudah ditangani. Hal ini kemudian membantu menurunkan risiko komplikasi terkait diabetes yang diakibatkan oleh peradangan.

3. Meredakan Gejala IBS (Irritable Bowel Syndrome)

Irritable bowel syndrome (IBS) adalah peradangan usus besar yang menyebabkan masalah BAB jangka panjang. Penelitian dari Singapura yang dimuat dalam Journal of Clinical Medicine tahun 2018 memperlihatkan kunyit mengurangi intensitas sakit perut yang disebabkan oleh gejala IBS.

Potensi ini berasal dari efek antioksidan dan antiradang kurkumin yang membantu melancarkan kerja otot pencernaan. Selain masalah diare karena IBS, kunyit juga bermanfaat untuk mengatasi diare yang diakibatkan oleh keracunan makanan. Kandungan magnesium dan kalium dalam kunyit membantu melawan dehidrasi dan menyeimbangkan cairan tubuh yang terkuras akibat diare.

4. Mengempiskan Perut Kembung

Buang gas atau kentut adalah tanda pencernaanmu baik-baik saja, tapi kalau sudah berlebihan? Tandanya ada yang salah dengan perut kalian. Kurkumin membantu otot organ pencernaan agar tetap bergerak lancar seperti seharusnya untuk mengurangi tekanan gas dalam perut. Kunyit juga sekaligus membantu lambung menghentikan produksi asam berlebihan yang menyebabkan perut kembung.

Tumpeng
Nasi Kuning
Punya Kulina

Semakin mudah, pesan tumpeng nasi kuning dengan beragam lauk pauk hanya di Kulina. Soalnya kalian bisa sesuaikan dana dan selera, tanpa takut boros karena bocor di ongkos kirim. Lebih hemat pesan nasi kuning di Kulina Event soalnya ada diskon 15% khusus buat kalian yang berulang tahun di bulan Juli! Yuk share info ini ke teman atau kolegamu yang berulang tahun bulan Juli, siapa tahu kan bisa dapet jatah traktiran xixixi~

[CEK DISKON 15% BULAN JULI]

SUMBER:

http://www.pubinfo.id/berita-makna-dan-sejarah-nasi-kuning-doa-baik-dari-tradisi-jawa.html
https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/manfaat-kunyit-untuk-kesehatan/

Sejarah Nasi Tumpeng untuk Acara Spesial

Nasi Tumpeng adalah cara penyajian nasi yang berbentuk kerucut dan ditata bersama dengan lauk-pauknya. Olahan nasi untuk nasi tumpeng, umumnya berupa nasi kuning, atau kerap juga digunakan nasi putih biasa dan nasi uduk. Masyarakat di Pulau Jawa, Bali, dan Madura memiliki kebiasaan membuat tumpeng untuk kenduri atau merayakan suatu peristiwa penting, seperti perayaan kelahiran atau ulang tahun serta berbagai acara syukuran lainnya. Meskipun demikian, masyarakat Indonesia sudah mengenal nasi satu ini secara umum.

Tradisi Nasi Tumpeng

Falsafah tumpeng berkait erat dengan kondisi geografis Indonesia, terutama pulau Jawa yang dipenuhi jajaran gunung berapi. Tumpeng berasal dari tradisi purba masyarakat Indonesia yang memuliakan gunung sebagai tempat bersemayam para hyang, atau arwah leluhur (nenek moyang). Setelah masyarakat Jawa menganut dan dipengaruhi oleh kebudayaan Hindu, nasi yang dicetak berbentuk kerucut dimaksudkan untuk meniru bentuk gunung-gunung yang mereka anggap suci, sebagai tempat bersemayam dewa-dewi.

Lalu setelah Islam masuk ke Jawa, tradisi tumpeng diadopsi dan dikaitkan dengan filosofi Islam Jawa – yang dianggap sebagai pesan leluhur mengenai permohonan kepada Yang Maha Kuasa. Pada masyarakat Islam tradisional Jawa, tumpeng disajikan dengan sebelumnya digelar pengajian Al Quran. Menurut tradisi Islam Jawa, “Tumpeng” merupakan akronim dalam bahasa Jawa: 

yen metu kudu sing mempeng

Yang berarti: bila keluar harus dengan sungguh-sungguh.

Dari akronim tersebut dapat kita lihat bahwa tumpeng adalah representasi yang menggambarkan tekad seseorang ketika akan melakukan sesuatu agar tidak ragu-ragu. Kepercayaan diri dalam mengambil keputusan adalah sesuatu yang sangat penting, oleh karena itu harus dipikirkan dengan sebaik mungkin.

Lauk-Pauk Nasi Tumpeng

Tidak ada yang benar-benar mengatakan lauk-pauk resmi untuk nasi tumpeng adalah makanan tertentu. Namun umumnya, untuk melengkapi makna nasi tumpeng, disediakan pula 7 macam lauk-pauk antara lain ayam suwir, telur dadar, kering tempe, perkedel kentang, urap kacang panjang, timun, dan sambal.

7 Macam lauk-pauk ini memiliki arti tersendiri yaitu, pemilihan angka 7 atau dalam Bahasa Jawa disebut pitu, maksudnya Pitulungan (pertolongan).

Penggunaan Nasi Tumpeng

Tumpeng merupakan bagian penting dalam perayaan kenduri tradisional. Perayaan atau kenduri adalah wujud rasa syukur dan terima kasih kepada Yang Maha Kuasa atas melimpahnya hasil panen dan berkah lainnya. Karena memiliki nilai rasa syukur dan perayaan, hingga kini tumpeng sering kali berfungsi menjadi kue ulang tahun dalam perayaan pesta ulang tahun.

Dalam kenduri, syukuran, atau slametan, setelah pembacaan doa, tradisi tak tertulis menganjurkan pucuk tumpeng dipotong dan diberikan kepada orang yang paling penting, paling terhormat, paling dimuliakan, atau yang paling dituakan di antara orang-orang yang hadir. Ini dimaksudkan untuk menunjukkan rasa hormat kepada orang tersebut. Kemudian semua orang yang hadir diundang untuk bersama-sama menikmati tumpeng tersebut. Dengan tumpeng masyarakat menunjukkan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan sekaligus merayakan kebersamaan dan kerukunan.[

Acara yang melibatkan nasi tumpeng disebut secara awam sebagai ‘tumpengan’. Di Yogyakarta misalnya, berkembang tradisi ‘tumpengan’ pada malam sebelum tanggal 17 Agustus atau Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, untuk mendoakan keselamatan negara.

Perkembangan Nasi Tumpeng

Nah, seiring perkembangan jaman, nasi tumpeng terus digunakan masyarakat untuk acara spesail baik secara spesail atapun modern. Apa maksudnya modern? Jadi nasi tumpeng mendapat lebih banyak sentuhan variatif pada penyajiannya.

Nasi tumpeng tidak hanya memakai nasi kuning atau nasi putih, namun bisa juga menggunakan nasi merah atau bahkan nasi daun jeruk. Selain itu, nasi tumpeng tidak lagi selalu disediakan besar untuk dimakan bersama-sama, namun juga disajikan nasi tumpeng berbentuk segitiga kecil-kecil untuk porsi satu orang. Jadi pada sebuah acara, setiap orang akan mendapat nasi tumpengnya sendiri, sehingga mereka dan memanjatkan doa dan memohon menurut kepercayaan masing-masing.

Nasi Tumpeng Kulina

Daaannn kalau kamu baca artikel ini karena lagi cari info seputar nasi tumpeng untuk hari spesial a.k.a hari ulang tahunmu… Kamu ada di tempat yang tepat!

KHUSUS BULAN JULI

Kulina memberikan diskon 15% untuk paket event, bagi kamu-kamu-kamu yang berulang tahun di Bulan Juli! Syarat-syaratnya gampang kok, salah satunya tentu saja, sertakan foto kopi kartu identitas yang menunjukan bahwa BENAR kamu lahir di Bulan Juli.

Informai selengkapnya, klik tautan di bawah ini ya.

[CEK DISKON 15% BULAN JULI]

Tunggu apalagi? Yuk, rayakan hari spesial ulang tahunmu bersama nasi tumpeng Kulina!

SUMBER:
https://www.charlestonarttours.com/sejarah-singkat-nasi-tumpeng-dan-kegunaannya/
https://id.wikipedia.org/wiki/Tumpeng