Kulina: Solusi pinter, buat kamu yang mager

Kulina adalah partner makan siang buat kamu yang sibuk dan gak sempet mikir mau makan apa. Menu di Kulina berganti setiap hari! Dengan gizi seimbang, ada buanyak variasi olahan sayur dan lauk utama ayam, ikan, seafood hingga daging sapi. Seminggu sekali ada menu premium, dengan harga flat tiap hari mulai dari Rp 17.500 sudah termasuk ongkos kirim.

Kenapa harus Kulina?

Dengan Kulina, kamu bisa hemat banyak waktu dan uang. Tak perlu antri, makanan sudah dianterin sebelum jam 12. Ada banyak pilihan menu dari yang tradisional sampai yang ala western.

partner makan siang jakarta
Lebih dari 20 Paket Menu Makanan ada di Kulina.

Singkat Cerita tentang Kulina:

Berkantor di area SCBD, kawasan bisnis yang cukup padat dan banyak kantor besar di highrise building ada disana. Area segitiga emas kalo orang bilang. Pun kebanyakan pelanggan Kulina ada wiliayah tersebut.

partner makan siang

Bukan karena kebetulan target customer Kulina adalah di high rise building, tetapi justru Kulina ada karena merespon problem disana. Kita fokus ke soal ‘Makan’ aja, lebih spesifik lagi ke Makan Siang. Cari makan siang kadang malah ribet dan bingung sendiri. Beberapa alternatif tempat makan siang di sekitar kantor dan permasalahannya:

  • Di mall, ato restoran fastfood yang nyaman gitu paling murah sekali makan habis 60rb an. Itu aja kadang gak kenyang, pulang beli snack ato camilan ya jadi paling gak 80rb.
  • Di kantin gedung paling gak habis 35rb an. Ato klo lauk minimalis ya bisalah dapet 25rb. Tapi antrinya minta ampun, berjubel. Udah ngantri di lift untuk turun, antri juga di kantin. Ngejar waktu 1 jam istirahat jadi makan keburu2. Dan bosen juga klo tiap hari menunya itu2 aja.
  • Warung emperan belakang gedung. Sering juga disebut AMIGOS (Agak Minggir Got Sedikit). Nah ini bisa dapet 20rb an udah enak, tapi gak yakin juga bersih apa nggak. haha. Panas, berdebu, banyak asap rokok dan kadang bau comberan dari selokan deket situ.
  • Delivery Ojek Online, mahal di ongkirnya klo gak ada barengannya atau gak ada promo. Tetep totalnya abis 40–50rb an juga.
  • Bawa bekel? ya kali klo sempet. Pagi2 buta aja udah harus berangkat biar gak kena maceet dan sarapan seadanya.
Waktu istirahat 1 jam terasa tidak cukup

Jawaban dari persoalan makan siang pekerja kantoran di Jakarta:

Kulina lunch menjawab persoalan itu, langganan makan siang di Jakarta dengan harga 25rb/box sudah termasuk ongkos kirim untuk paket Basic. Bahkan ada paket Pink Lunch dengan porsi praktis harga Rp 17.500/box sudah termasuk ongkir. High quality food, proses higienis, menu berganti setiap hari.

Kulina bisa mempertahankan kualitas dengan harga terjangkau karena memotong beberapa cost yang tidak perlu.

  • Karena transaksi online, dapur tidak perlu membuka warung fisik ato sewa tempat dilokasi dekat kawasan kantor. Harga jual jelas beda klo beli diwarung sama ambil langsung di dapur kan.
  • Order h-1, artinya dapur dapet fix order setiap hari. Gak perlu lebihin belanja stok, apalagi bahan yang gak tahan lama. Dapur bisa efisien dalam belanja.
  • Delivery bisa murah, karena Dapur Mitra disebar di berbagai wilayah. Jadi pelanggan akan mendapat makanan dari dapur terdekat. Angka kemungkinan keterlambatan juga jadi kecil.

Kalo tadinya anggaran makan siang mu sekitar satu jutaan/bulan, dengan langganan Kulina Basic 20hari langsung kamu bisa hemat lebih dari 500rb/bulan. Kan banyak tuh! Buat modal pacaran misalnya.

Kenyang, hemat waktu, dan kalau bisa gak pakai panas-panasan!

YOLANDA ANDIANI
22 Tahun, Sekretaris, Jakarta Pusat

makan siang gak kepanasan

Setiap jam makan siang datang, drama gue sama teman-teman pun dimulai.

Mau makan apa? Dimana? Sebenarnya udah bosan sendiri tanya beginian, tapi tiap hari tetap muncul juga. Kantor gue yang terletak di Ruko Roxy punya dua pilihan tempat makan siang yang paling terjangkau. Pertama, di foodcourt ITC Roxy yang mana agak jauh, perlu jalan sekitar 10 menit, tapi sampai sananya adem. Atau kedua, lebih dekat ke taman belakang ruko yang banyak jajanan juga, tapi panas dan tempatnya kecil, gak terlalu bersih.

Gue sama teman-teman mulai mikir gimana caranya tetap makan siang kenyang, hemat waktu, dan kalau bisa gak pakai panas-panasan. Haha.

Nah, Jacky adalah temen gue yang pertama kali excited cerita soal katering langganan online. Kita jadi kepo bareng dong, namanya Kulina. Kita lihat-lihat menu, harga, dan cara pesan di web. Menunya menggiurkan semua dan informasinya lengkap. Kita putuskan pesan Kulina langsung 5 box untuk 5 hari. Harga jadi lebih murah!

Menu Kulina ganti tiap hari, datang tepat waktu tanpa tambahan ongkir. Makan siang gue udah gak pakai bumbu drama lagi! Makan siang gak kepanasan.

Kulina mempunyai pilihan paket yang banyak. Rasanya pun juara.

JOHN EFENDI
37 tahun, Pengacara, Jakarta Pusat

Kulina punya banyak pilihan paket

There is a saying “One cannot think well, work well and sleep well if one has not dined well”. And Kulina makes a life well lived, bravo!

Karena kesibukan di kantor, saya jarang punya waktu luang, bahkan untuk sekedar cari makan siang. Kecuali kalau memang ada keperluan business meeting di luar saat jam makan siang, baru bisa sekalian. Untuk itu, solusinya ya langganan katering harian.

Kalau bicara soal makanan favorit saya, pastinya masakan Indonesia, seperti soto dan gado-gado. Bussiness trip dan hobi traveling yang sudah membuat saya melanglang buana kemana-mana, tetap tidak bisa membuat hati dan lidah berpaling dari masakan Indonesia. Hehe…

Sebelumnya, saya sering gonta-ganti langganan katering, sampai akhirnya mencoba Kulina. Bagi saya, Kulina mempunyai pilihan paket yang banyak. Rasanya pun juara. Saat pertama kali lunch box saya datang, packaging-nya menarik. Ternyata, rasanya pun cocok dengan selera saya.

Teman-teman kantor suka melihat lunch box keren Kulina nangkring di pantry kantor dan penasaran tanya-tanya soal rasanya. Saya jawab, “pokoknya rasanya ‘Saya Banget’”. Dan hasilnya, sekarang sudah ada 12 teman kantor yang ikut langganan Kulina. Lucunya, sekarang kalau ada teman yang langganan Kulina dan mau komentar, ngomongnya ke saya. Dikiranya saya jadi brand ambassador Kulina apa. Haha.

Satu lagi fitur di Kulina yang saya suka, fitur skip today’s menunya. Karena lumayan sering business trip ke luar, saya bisa pakai fitur itu biar hari tertentu saat saya tidak di kantor, makan siang saya tidak diantar dan diganti ke belakang. Periode langganan jadi nambah sesuai hari yang saya lewati.

Yang paling bikin seneng karena Kulina selalu tepat waktu

Titi Djufri
27 tahun, Karyawan BUMN, Jakarta Selatan

Kulina selalu tepat waktu

Sebulan ini, aku baru balik kerja setelah cuti melahirkan. Zenith, anakku, udah tiga bulan dan bisa ditinggal. Walaupun tiap pagi rasanya beraaattt banget lihat matanya yang berbinar-binar gak mau ditinggal, tapi aku harus tetap kerja demi baby Zenith kesayangan.

Setelah sibuk fokus cuma sama Zenith seorang, cukup sulit buatku ngatur waktu kerja lagi. Apalagi sekarang aku nggak bisa selalu ada di sebelah Zenith buat menyusuinya. Aku harus pinter bagi waktu buat pumping ASI. Waktu luang di sela jam kantor kayak jam makan siang, udah nggak boleh lagi dibuang-buang nggak jelas.

Aku mulai mencari cara hemat waktu makan siang. Ketemulah dengan Kulina! Situs katering langganan makan siang yang menunya ganti setiap hari plus masih ditambah antar sampai kantor tanpa biaya pengiriman tambahan. Waktu buka akun IG Kulina, foto-fotonya menggiurkan semua. Ini bikin nggak sabar buat segera langganan dan dapat makan siang dari Kulina.

Setelah box Kulina pertama datang ke kantor, senangnya bukan main! Packaging-nya benar-benar menarik kayak di foto-foto IG. Udah gitu rasanya beneran enak, bukan sekedar tampilan doang. Tapi yang paling bikin seneng karena box Kulina diantar mulai dari jam 10.00 dan selalu tepat waktu. Jadi waktu udah jam makan, gue bisa langsung makan. Gue bisa save time lebih banyak untuk persiapan pumping ASI buat baby Zenith yang sabar nunggu di rumah.

Ibu-ibu lain di luar sana pasti tahu kan, ketika menyusui kita jadi pilih-pilih makanan banget? Nah ini juga fasilitas yang dikasih Kulina. Menu Kulina yang ganti setiap hari itu, bisa terus kita cek di webnya. Seandainya menu besok gak sesuai dengan selera atau bisa menghambat proses pembuatan ASI, gue bisa pilih skip. Jadi gak perlu khawatir lagi. Sebagai ibu menyusui yang masih bekerja, gue ngerasa terbantu banget sama Kulina.

Enak banget deh hujan-hujan gak usah keluar cari makan

Melva Sheila
34 tahun, Pegawai Negeri, Jakarta Selatan

Kulina hujan tetap diantar

Waktu lagi istirahat siang, tiba-tiba temen gue, Mia alias Mamih Indira dateng sambil berlenggak-lenggok tersenyum manis bawa info menarik. Katanya, ada situs katering (lunch & dinner) yang oke punya, namanya Kulina. Kantornya di pojokan Senopati yang mengarah ke SCBD.

Akhirnya kita kepo bareng deh Instagram dan website-nya Kulina, hahaha… Maklumlah, namanya juga cewek. Ternyata di Instagram udah banyak banget postingan tentang Kulina, baik tentang Kulina sendiri atau customer. Akhirnya, kita tahu Kulina itu situs langganan katering yang murah, lengkap, praktis, dan tampilannya itu loh, menggugah selera makan.

Akhirnya, gue sama Mia memutuskan untuk langganan Kulina. Gue juga ajak temen-temen satu ruangan yang lagi pada mager cari makan keluar buat langganan bareng, karena makin banyak pesen box, makin murah harganya. Plus, gak usah mikir lagi biaya delivery karena free.

Jadi lebih hemat kan? Keluar deh otak ekonomi gue. Hehe… Siapa coba yang gak mau kalau gitu?

Setelah 5 hari langganan, ternyata beberapa postingan menu kulina gue menggoda temen-temen gue yang lain. Mereka bilang enak banget deh hujan-hujan gak usah keluar cari makan, tahu-tahu udah ada box Kulina di depan mata. Setelah mereka coba, pada bilang enak semua.

So… gayung pun bersambut, langsung aja gue ajakin langganan Kulina. Teman gue aja sampai ada yang bilang, “Lo jadi marketingnya Kulina ya Mel?”

Hahaha… Aamiin.

And guess what…??? Pernah dong, suatu siang Kulina nganterin 33 lunch box’s ke kantor! Gilaaaaa… kaget dong gue, takut abang ninja delivery-nya salah kirim.

Setelah confirm langsung sama tim Kulina, beneran itu semua buat kami. Akhirnya gue baru berani bongkar kiriman. Ternyata, Kulina emang mau kasih surprise lunch karena kita udah langganan sama Kulina. Aiiihhh, seneng banget lah! Pas banget hari itu lagi hujan deras, semua masih mager di meja masing-masing. Jadilah semua teman kantor satu lantai di traktir makan siang sama Kulina. Wuhuuuuuuuw… Terima kasih Kulina!

Harganya muraaahhh! Tapi kualitasnya gak murahan.

Lusiana Ekaningrum
26 tahun, Karyawan Swasta, Jakarta Pusat

harga murah kualitas gak murahan

Finally… gue nikah juga sama si mas pacar dari jaman gue masih pakai seragam putih abu-abu. Ini gue cuma cerita aja sih, sambil sedikit pamer. Hehe gimana dong, masih seneng-senengnya!

Nah tapi gak bisa bohong juga, biaya pernikahan tuh makin ke sini makin mahal. Kalau dihitung-hitung lumayan menguras tabungan juga.

But… it’s all worth it!

Konsekuensinya, dengan predikat baru gue sebagai istri, gue harus makin pinter manage uang keluarga. Salah satu caranya ya ikut langganan katering makan siang di Kulina.

Harganya itu loh, muraaahhh! Cuma 25 ribu/box. Tapi kualitasnya gak murahan. Rasa enak, menu lengkap pun variatif, packaging menarik, dan yang paling gue peduli banget adalah soal kebersihan makanan. Di Kulinasemuanya terjamin.

Gue sama bojo bisa langganan bareng. Walaupun kantor kita beda, kalau menu makannya sama, di waktu yang sama juga kan rasanya masih makan berdua ya. Hehe…

Kulina pilihan cocok buat gue. Sekarang gue bisa makin banyak hemat waktu.

EKNA A. DAINAKA
21 tahun, Editor Komik, Jakarta Selatan

Kulina bikin hemat waktu

Sebagian besar waktu gue udah abis di kantor, duduk, dengan seabrek kerjaan editor komik. Mulai dari nyocokin sketsa sama gambar, sampai menjaga alur cerita, dan yang paling utama memastikan semua proses ini berjalan dengan lancar sesuai dengan deadline. Belum lagi hobi gambar gue yang masih sewaktu-waktu menuntut untuk disalurkan. Rasanya udah malas kalau harus jalan jauh, panas, pakai bingung, jadi lama, buat sekedar makan siang.

Di sisi lain, seperti anak muda lain yang hidup merantau pasti pada doyan banget sama mie instan. Tapi gue sadar, gue gak bisa terus-terusan kayak gini kalau mau hidup sehat. Waktu gue mulai pilih-pilih makanan dan cari segala cara yang bisa support keinginan gue ini dengan praktis, gue nemu Kulina di instagram. Pas gue buka akunnya, ternyata punya Indonesia. Wah! Kulina bisa kasih gue layanan langganan katering dengan menu lengkap, mulai dari nasi, lauk dan sayur.

Gue jadi baru inget, sebenernya dari dulu gue doyan banget makan sayur. Cuma karena kesibukan dan keterbatasan menu aja gue sering lupa sama doi.

Ini yang gue butuhin.

Setelah gue iseng coba dulu daftarin email ke web Kulina, ternyata cara berlangganannya gampang banget. Pelayanan mereka juga juara, menu setiap hari beda, makan masih diantar sampai kantor tanpa biaya tambahan lagi!

Ini udah pilihan paling cocok buat gue. So, sekarang gue bisa makin banyak hemat waktu. Kerjaan lancar, hobi jalan, yang paling penting badan tetap sehat.

Lainnya masih pada keluyuran bingung mau makan apa, gue udah punya Kulina!

RICA JAYATI – Cerita Pelanggan Kulina
24 tahun, Marketing Koordinator, Jakarta Utara

Cerita Pelanggan Kulina

Udah dua hari ini gue selalu jadi orang pertama yang datang ke pantry waktu jam makan siang. Lainnya masih pada keluyuran bingung mau makan apa, untung gue udah punya Kulina!

Nah itu Lia temen deket gue akhirnya datang, setelah setengah jam, bawa ketoprak lagi, ketoprak lagi.

“Emang gak bosen apa ketoprak mulu tiap hari?” tanya gue heran.

“Ya gimana dong Ca, ini yang paling deket dan murah. Kalau yang gue mau sih, keburu abis ntar jam makannya.” Lia bersungut sambil membuka bungkus ketopraknya.

Gue ikutan juga buka box Kulina. Lia melirik box Kulinaku. “Ca, lo beli makan dimana sih? Dari kemarin beli sendiri, kita kagak diajakin. Tahu-tahu udah standby aja di pantry.”

“Hih… ini juga lagi mau gue kenalin. Kemarin kan gue baru coba. But for nowI think you guys should try too.”

Lia nyobain box Kulina gue, lupa ama ketopraknya.

“Caaa… enak! Mauuu!!!”

“Yeee, gue juga laper kali sekarang. Besok aja ya, kita langganan bareng gimana? Menu tiap hari ganti, diantar sampai kantor lagi. Bye bye deh bosen dan debu polusi…”

“Setuju!” Lia semangat jawab.

Loh kok suara temen gue cuma satu? Kurang satu lagi nih, Sherren mana ya?

Pas balik ke kantor ternyata Sherren masih berkutat di mejanya sampai gak sempet makan siang. Kasian… Aha! Gue jadi punya ide.

Besoknya gue ama Lia dateng bareng ke meja Sherren bawa 3 box Kulina. Waktu gue udah langganan duluan kemarin kan dapat voucher 50 ribu tuh, gue pakai aja buat pesenin katering Lia ama Sherren. Akhirnya kita bisa makan bareng sama-sama, gak pakai lama.

Sekarang udah gak masalah gak bisa keluar kantor waktu jam makan siang, kan ada Kulina. Itu sih arti temen menurut gue, selalu ada.

Kulina Basic-Lunch
Selamatkan 60 menit berharga. Langganan makan enak, variatif dan mudah. Diantar sampe tujuan, tanpa tambahan ONGKIR!

Jadilah gue dan temen-temen sekantor pada langganan Kulina.

YOSSY AGUSTIN – Cerita Pelanggan Kulina
29 tahun, Staff Perbankan, Jakarta Utara

Sejak pertama kali punya handphone yang ada kameranya, gue hobi banget foto makanan yang lagi gue atau temen gue makan. Walaupun soal teknik gue belum ada apa-apanya, tapi ini jadi addictive buat gue karena… gue pingin mengabadikan rasa dengan visual yang orang lain bisa ikut nikmatin juga. Dan, sampai segede ini gue masih ngelakuin hal itu.

Pas udah kerja dan punya uang sendiri, akhir bulan emang waktu yang kadang-kadang bikin sesak nafas. Mau makan yang platting-nya bagus, mahal. Kalau mau makan murah, gak menarik. Untung gue ketemu sama Kulina, Katering Online yang ngejamin rasa dan rupa sebanding luar biasa!

And guess what…? Harganya pas di kantong, cuma 25 ribu/box. Jadilah gue dan temen-temen sekantor pada langganan Kulina. Waktu makan siang kita pertama datang, langsung heboh dong. Foto sana-sini. Kelamaan sampai makanannya dingin. Hahaha…

Tapi gak perlu khawatir sih, soalnya rasanya tetep juara!

Yuk, langganan di Kulina.

Kulina Basic-Lunch
Berbagai sajian makanan bergizi komplit dengan 60 variasi menu yang berganti setiap hari.