6 Kuliner Khas Jogja Selain Gudeg yang Harus Kamu Coba

Writer: Dinanda Nisita
Editor: Nona Ica

Sedulur sekalian paling demen kuliner khas Jogja apa nih? Kalau Gudeg selalu jadi tujuan kuliner paling favorit, mungkin kalian mainnya kurang jauh~ Sebelum habis jatah liburan atau buat kalian yang baru merencanakan liburan ke Jogja, yuk intip beberapa ide kuliner unik Jogja punya berikut ini!

1. Sate Klatak

1. Kuliner Khas Jogja - Sate Klatak
Kuliner Khas Jogja – Sate Klatak

Sekilas nama kuliner unik satu ini seperti menggunakan daging katak sebagai bahan utama. Pasalnya klatak mirip dengan kata katak. Padahal sate ini menggunakan bahan daging kambing muda dengan bumbu sederhana. Kalau sate kambing kebanyakan dibumbui kecap manis atau sambal kacang, khusus sate klatak daging kambing hanya diberi bumbu garam saja. Sebagai pelengkap sate klatak, ada nasi putih hangat dan semangkuk kuah gulai. 

Keunikan dari sate ini dari pada sate lainnya adalah penggunaan jeruji sepeda sebagai tusuk satenya. Kata salah satu pedagangnya, upaya ini baik agar mengurangi penggunaan tusuk sate satu kali pakai. Selain itu bahan besi jeruji memiliki sifat penghantar panas, sehingga daging dapat matang sempurna hingga ke dalam. 

Kuliner sate klatak dapat kalian temui di daerah jalan Imogiri Timur. Bila ingin mencoba resep otentiknya, bisa mencoba di sate klatak “Pak Bari”. Lokasi tepatnya di tengah-tengah pasar Jejeran Wonokromo. Warung ini buka setiap hari pukul 18.00-20.00 (atau sampai habis). Kabarnya, lokasi warung ini juga sempat jadi lokasi syuting film AADC 2 lho.

2. Mie Lethek

2. Kuliner Khas Jogja - Mie Lethek
Kuliner Khas Jogja – Mie Lethek

Kuliner kedua yang gak kalah unik di Jogja, mie lethek. Lethek sendiri artinya adalah kotor atau kondisi tidak bersih. Nama tersebut diperoleh dari warna mie yang keabu-abuan karena dibuat dari tepung tapioka dan gaplek. Keunikan lainnya terdapat dari proses pembuatannya, yakni dengan menggunakan tenaga sapi untuk mencampur dan menggiling adonannya. Mie ini diolah dengan cara tradisional sehingga tak menggunakan pewarna atau bahan pengawet makanan.

Biasanya akan diolah serupa mie jawa, yakni dengan penambahan ayam suwir, telur dan beragam sayuran. Mie ini banyak diproduksi oleh masyarakat Bantul, tepatnya di daerah Srandakan. Namun, sekarang sudah banyak warung bakmi jawa yang mengangkat mie lethek sebagai menu andalannya.

3. Mangut Lele

3. Kuliner Khas Jogja - Mangut Lele
Kuliner Khas Jogja – Mangut Lele

Kuliner berikutnya merupakan kuliner khas dari daerah Sewon, Bantul. Menu ini pertama kali dikenal dari dapur kuliner “Mbah Marto”. Melihat ikan lele cukup mudah didapat, kemudian diolah sedemikian rupa hingga akhirnya jadi kuliner yang cukup populer.

Lele di sini dimasak mangut, yakni mengasapi ikan lele yang sebelumnya telah ditusukkan ke bilah bambu, kemudian diolah dengan bumbu mangut. Semakin nikmat karena menu-menu tersebut bisa didapatkan langsung di lokasi pembuatannya. Jadi, kalian bisa melihat langsung dapur tradisional Jawa. Selain menikmati kuliner kalian juga dapat bercengkrama langsung dengan peraciknya, mbah Marto.

4. Entok Slenget

5. Kuliner Khas Jogja - Entok Slenget
Kuliner Khas Jogja – Entok Slenget

Entok atau itik adalah hewan yang biasa diolah sebagai masakan. Seperti di Jogja, kang Tanir mengolah entok menjadi kuliner nikmat. Sebab, daging entok memiliki tekstur yang alot, sehingga perlu ketelatenan dalam mengolahnya. Entok olahan kang Tanir memiliki cita rasa pedas menantang di lidah. Kuliner ini lebih cocok jika dimakan ketika panas, sehingga perpaduan pedas panas ini disebut slenget

Warung entok kang Tanir berada di Pasar Agropolitan Pules, Turi. Di warung tersebut, entok tak hanya dijadikan hidangan utama, melainkan ditemani dengan bagian entok lain seperti hati ampela dan balungan entoknya juga diolah.

5. Belalang Goreng

5. Kuliner Khas Jogja - Belalang Goreng
Kuliner Khas Jogja – Belalang Goreng

Beberapa kuliner di atas memang unik, tapi ada yang lebih unik dan ekstrem lagi dari Jogja! Apalagi kalau bukan belalang goreng. Berani coba?

Belalang goreng merupakan makanan khas Gunung Kidul. Belalang yang dipilih untuk digoreng adalah belalang kayu yang mudah ditemukan di daerah Gunung Kidul. Biasanya belalang kayu hinggap di dahan pohon jati atau semak-semak.

Menurut sebagian orang, daging belalang setelah digoreng mempunyai rasa seperti udang. Belalang mengandung protein tinggi sehingga baik untuk dikonsumsi semua orang. Tekstur dari belalang sendiri gurih dan renyah sehingga tak sedikit orang yang ketagihan dibuatnya. Belalang goreng ini bisa kalian temukan di pinggir-pinggir jalan ataupun melalui toko-toko daerah Gunung Kidul.

6. Jadah Tempe

6. Kuliner Khas Jogja - Jadah Tempe
Kuliner Khas Jogja – Jadah Tempe

Jadah tempe merupakan salah satu kuliner khas yang berasal dari kabupaten Sleman, Yogyakarta atau tepatnya dari daerah lereng Gunung Merapi, Kaliurang. Makanan khas Jogja ini adalah makanan tradisional yang menggabungkan jadah dan tempe. Jadah sendiri merupakan panganan yang dibuat dari olahan ketan sedangkan tempe merujuk pada tempe itu sendiri yang diolah dengan bumbu bacem. 

Jadah tempe biasanya dikemas dalam daun pisang di mana pada setiap satu jadah berarti terdapat pula satu tempe yang menemani. Tetapi ada juga orang yang menyantap dua jadah dengan satu tempe, yakni dengan menghimpit tempe menggunakan jadah sehingga menyerupai burger. Selain menjadi ikon kuliner dari kawasan Kaliurang, konon katanya jadah tempe merupakan makanan favorit Sultan Hamengkubowono IX.

Tuh kan, di Jogja tuh gak melulu jajan Gudeg aja!

Banyak kuliner unik yang siap diserbu saat berlibur ke Jogja. Kalau kamu, mau mulai petualangan kulinermu dari mana?

[COBA DARI SINI]


7. Cari Kuliner Jogja di Kulina
Cari Kuliner Jogja di Kulina





Kamu Sering Hangatkan Makanan Sisa Semalam?

Hati-hati Tidak Semua Makanan Aman!

Writer: Dinanda Nisita
Editor: Nona Ica

Kebiasaan hangatkan makanan sisa semalam mungkin menjadi salah satu cara untuk lebih irit. Selain karna alasan ekonomis, cara ini juga jadi pilihan karena alasan praktisnya. Menghangatkan ulang makanan sisa semalam di atas kompor atau microwaves akan membuat makanan makin nikmat untuk disantap. 

Tapi apakah semua jenis makanan baik, jika disimpan untuk kemudian dihangatkan kembali? Biar gak salah cara alih-alih malah bikin sakit perut, tips sehat untuk konsumsi makanan sisa semalam berikut ini bisa kalian terapkan sendiri ya!

1. Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang – Telur Rebus

1. Kulina Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang - Telur
1. Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang – Telur

Telur merupakan sumber protein hewani yang memiliki banyak metode olah. Salah satu yang cukup praktis adalah dengan merebusnya. Telur yang telah direbus dalam keadaan dikupas (atau pun belum) tidak direkomendasikan untuk dihangatkan kembali dengan merebus atau dengan microwaves ya. Pasalnya, memanaskan telur dapat menimbulkan zat berbahaya berupa racun. Selain itu, jika memanaskan telur di dalam microwaves, akan memberikan tekanan kelembaban di dalam telur, sehingga membuat telur ini meledak. 

Tips hangatkan makanan ulang untuk telur rebus adalah memotong telur menjadi beberapa bagian sebelum menghangatkannya ke dalam microwaves. Upaya ini bermaksud untuk mengantisipasi potensi ledakan pada telur.

2. Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang – Daging Olahan

2. Kulina Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang - Daging Olahan
2. Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang – Daging Olahan

Produk daging olahan termasuk jajaran sumber protein favorit. Hal ini didukung oleh bahan kimia dan pengawet yang terkandung di dalamnya, sehingga memperpanjang masa konsumsi. 

Namun, menghangatkan daging olahan terutama menggunakan microwaves dapat menimbulkan efek samping bagi kesehatan. Kandungan kolestrol dalam daging olahan akan teroksidasi selama proses penghangatan dalam microwaves. Demikian zat tersebut dapat meningkatkan resiko penyakit jantung koroner.

Tips hangatkan makanan ulang untuk daging olahan dengan kompor, usahakan hanya memanaskannya satu kali. Hal ini baik untuk mengurangi kemungkinan oksidasi yang semakin tinggi.

3. Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang – Nasi

3. Kulina Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang - Nasi
3. Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang – Nasi

Serius nih, nasi?

Menyimpan nasi sisa semalam di dalam kulkas sangat sering dijumpai. Padahal nasi yang terlalu lama disimpan maupun dalam penyimanan yang kurang tepat dapat memicu timbulnya bakteri Bacillus Cereus. Memanaskan nasi dengan microwave atau ditanak kembali di atas dandang memang dapat membunuh bakteri tersebut.

Sayangnya, spora dalam nasi lebih tahan akan daya panas, sehingga ada kemungkinan dapat meracuni tubuh. Tips hangatkan makanan ulang untuk nasi agar tetap layak untuk dikonsumsi bisa dengan menyimpannya dalam rice cooker. Selain panasnya stabil, kebersihannya juga terjamin karena didesain agar dapat tertutup rapat.

4. Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang – Daging Ayam

4. Kulina Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang - Daging Ayam
4. Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang – Daging Ayam

Daging ayam sendiri merupakan daging yang mengandung kontaminasi bakteri Salmonella. Hal ini menjadikannya salah satu makanan yang lebih rawan tercemar, setelah dihangatkan kembali. Sebelum menyimpan daging tersebut, pastikan mengolah daging ayam sampai matang ke dalam tulang. 

Jika hendak menyimpannya di dalam kulkas, gunakan wadah yang tertutup rapat, sehingga meminimalisir tercemar bakteri lainnya. Begitu pula dengan proses menghangatkannya.

Tips hangatkan makanan ulang untuk daging ayam jika menggunakan microwaves, pakai wadah dengan label microwave safe. Tips ini baik untuk bahan makanan yang dihangatkan maupun faktor keamanan alat itu sendiri. 

Potong-potong ayam menjadi bagian yang lebih kecil ketika menghangatkannya, agar daging ayam bisa benar-benar panas sampai ke bagian tulang. Hal ini baik dilakukan agar bakteri sepenuhnya mati.

5. Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang – Daun Hijau

5. Kulina Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang - Daun Hijau
5. Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang – Daun Hijau

Sayuran berwarna hijau lebih rentan terhadap pembusukan bila disimpan terlalu lama. Namun, terkadang hal menyimpanan sayuran hijau sulit untuk dihindari. Tips agar kandungan nutrisinya terjaga, coba panaskan sayuran hijau menggunakan kompor alih-alih menggunakan microwaves. Pasalnya, memanaskan sayuran hijau di dalam microwaves malah akan meningkatkan nitrat yang mana akan berubah menjadi nitrosamine. Senyawa ini akan berubah menjadi racun karsinogenik yang dapat menyebabkan kanker bagi tubuh.

Tips hangatkan makanan ulang untuk sayuran adalah gunakan api kecil pada kompor. Dengan kecilnya api kompor, waktu masak sayur akan lebih lama, sehingga hidangan tak terlalu masak atau bahkan sampai hilang nutrisi.

Kalau kamu mengerti hidangan apa yang kalian simpan dan bagaimana cara yang baik mengolahnya kembali, tentu menghangatkan ulang sisa makanan semalam jadi tetap aman. So, tetap cerdik mengelola makanan agar lebih ekonomis nantinya ya, Kulinas!

Atau kamu juga bisa beli makan hanya ketika kamu hendak makan dengan porsi sekali makan. Tenang, kamu gak perlu takut boros karena kalau kamu pesan makanan di Kulina, ada beragam variasa harga yang bisa kamu sesuaikan dengan kantongmu sendiri. Dan yang lebih penting dari itu, semua menu Kulina fresh dimasak langsung dari dapur pilihan, lalu diantarkan langsung ke alamat kamu tanpa tambahan ongkos kirim.

UDAH HEMAT, SEHAT LAGI!

[YUK, CEK MENU KULINA]





Resep Sederhana Bikin Gudeg di Rumah

Writer: Dinanda Nisita
Editor: Nona Ica

C:\Users\Owner\Downloads\087104900_1540012135-shutterstock_502495246.jpg

Buah Nangka matang berwarna kuning terang – memang lebih cocok dijadikan buah pelengkap dalam sup buah atau es campur. Tapi gak hanya nangka matang saja yang sedap disantap, lho! Nangka muda atau Gori, juga bisa jadi kudapan lezat sebagai bahan utama Gudeg.

Siapa yang tidak tahu Gudeg? Gudeg merupakan makanan khas dari Jawa Tengah dan Yoyakarta yang terkenal dengan cita rasa manis dan warna cokelatnya yang menarik. Tahukah kamu dari mana asal warna cokelat itu? Dari gula aren.

Nangka muda yang masih keras, bisa menjadi lembut, bahkan teksturnya menyerupai daging ayam jika dimasak bersama dengan gula aren dalam waktu tertentu. Cara masak unik inilah yang menjadikan Gudeg makanan wajib bagi pelancong yang sedang berlibur ke Jawa Tengah atau Yogyakarta. Gudeg juga terus berinovasi, salah satunya dalam hal packaging yang memungkinkan Gudeg untuk lebih tahan lama dan dibawa pergi jauh sebagai oleh-oleh.

Tapi gimana kalau gak ada oleh-oleh Gudeg dan gak lagi di Yogyakarta? Padahal udah kebayang banget makan nasi putih hangat lauk Gudeg, uwhhh ~

Tunggu, jangan keburu baper dulu! Kita bisa kok bikin Gudeg sendiri di rumah dengan cara yang lebih sederhana, dijamin kamu pun bisa bikinnya. Berikut Kulina sengaja pilih resep sederhana untuk bikin Gudeg sendiri di rumah.

Kalian cuma butuh siapin bahan-bahan berikut dan ikuti instruksinya deh! Selamat mencoba ya!

Bahan-bahan:

  • 1 kg nangka muda
  • 2 liter santan
  • 1 liter air kelapa
  • Secukupnya lengkuas yang diiris memangjang
  • 5 lembar daun salam
  • Telur rebus
  • Gula aren 200 gram

Bahan Bumbu Halus:

  • Garam 2 sendok makan
  • Kemiri yang disangrai 10 butir
  • Ketumbar yang sudah disangrai 1 sendok teh
  • Bawang merah 15 butir
  • Bawang putih 10 butir
  • Merica bubuk setengah sendok teh

Cara Membuat:

  1. Pertama, bersihkan nangka muda yang telah disipkan hingga tidak ada getah atapun kotoran kemudian potong-potong dadu atau sesuai selera.
  2. Kemudian, nangka muda yng telah dicuci dan dibersihkan, direbus beberapa menit saja lalu tiriskan.
  3. Selanjutnya, masukkan telur rebus, gula aren, dan nangka yang sudah dipotong tadi ke panci. Sebelumnya, letakan beberapa lembar daun salam yang telah disiapkan pada alas panci dan letakkan irisan lengkuas diatasnya.
  4. Bumbu-bumbu dihaluskan, kemudian dicampurkan dengan setengah air kelapa. Aduk merata dan tuangkan pada panci.
  5. Tuangkan air kelapa yang tidak dicampur sampai telur dan nangka semuanya terendam kemudian tutup pancinya, seperti membuat sayur nangka biasanya.
  6. Kemudian masak gudeg selama kurang lebih 2 jam dengan api sedang tanpa membuka tutup panci. Lalu, jika air sudah menyusut, sisihkan, dan angkat telur.
  7. Selanjutnya, santan dituangkan dan aduk sambil menghancurkan potongan nangka. Telur dimasukkan lagi hingga sedikit terendam dengan nangka. Masak kembali kurang lebih 3 sampai 4 jam dengan api kecil sambil diaduk perlahan.
  8. Jika santan sudah habis dan gudeg dirasa sudah berwarna coklat kemerahan itu berarti gudeg yang Anda buat sudah matang.

Tips Membuat Gudeg Agar Enak dan Istimewa

  1. Pertama, ada baiknya Anda menggunakan kompor listrik karena saat memasak dengan api kecil, jika dengan menggunakan kompor maka api tersebut bisa mati. Nah, agar api yang dihasilkan stabil, ada baiknya menggunakan kompor listrik dengan mengatur 300 watt dan masak selama 7 jam.
  2. Selanjutnya, karena waktu yang lama dalam memasak, Anda lebih baik menggunakan panci dengan alas yang tebal.
  3. Jangan gunakan santan instan, benar-benar santan dari kelapa tua. Kelapa tua inilah rahasia rasa gurih yang tercipta agar gudeg terasa lebih sempurna.

Nah gampang kan bikinnya? Yuk, siapin bahan-bahannya, siapa tahu bisa jadi salah satu agenda eksperimen masakanmu di akhir pekan nanti!

Malas masak? Langganan katering Kulina aja!
[KULINA DI JOGJA]

SUMBER:
https://resepmasakan.id/resep-membuat-gudeg-asli-jogja/


Keunikan Soto Ambengan Khas Surabaya

Writer: Dinanda Nisita
Editor: Nona Ica

Sarapan atau makan siang dengan makan makanan berkuah bisa jadi pilihan paling mantap. Seperti misalkan menikmati hidangan khas Indonesia, Soto! Identik dengan kuah rempah dipadukan dengan sayur tauge, kobis, dan bihun.

Menu ini memiliki penyebutan nama berbeda-beda di tiap daerah, seperti Sroto, Coto, Sauto maupun Tauto. Beda nama beda pula versi dan resep Sotonya. Komposisi kuah Soto disesuaikan dengan daerah dimana Soto tersebut dibuat. Ada yang menggunakan daging ayam, daging sapi maupun bagian kaki sapi bahkan bagian jeroan sapi pun juga ada. Dari sinilah biasanya lahir beragam jenis Soto sesuai dengan isiannya. Secara penyajian, kerap diberikan beberapa pilihan karbohidrat seperti nasi, ketupat, lontong, maupun mi.

Mau makan siang pakai Coto Makassar atau Sroto Sokaraja? Semuanya sama-sama nikmat, seperti halnya menu Soto khas dari Surabaya ini yang memiliki penggemarnya sendiri, apalagi kalau bukan Soto Ambengan.

C:\Users\Owner\Downloads\menu-sarapan-soto-di-jakarta.jpg

Apa ya keunikan Soto Ambengan? Kenapa diberi nama Ambengan?

Kalau kata netijen, nama Ambengan jadi viral karena dipelopori oleh Pak Hasni Sadi. Ceritanya berawal dari depot soto ayam Pak Sadi yang terletak di jalan Ambengan Surabaya. Soto Pak Sadi di jalan Ambengan ini termasuk legendaris lho guys, soalnya Pak Sadi sudah melayani pelanggannya sejak tahun 1970. Siapa sangka, Pak Sadi yang berjualan hanya dengan memikul dagangannya keliling kampung, sanggup membawa Soto Ambengannya meraih penghargaan World Street Congress Food sebagai Master of the Year di tahun 2013! Waaahhh keren ya, jadi gak heran kan kenapa Soto Ambengan bisa bertahan sampai sekarang?

Emang se-enak apa sih sampai bisa dapat penghargaan?

Kuah soto menjadi golden treasure-nya nih, guys. Soto Ambengan memiliki ciri khas kuah berwarna bening dan sedikit kuning. Selain itu, bumbu rempah kunyit, lengkuas, dan serai cukup menonjol dalam aroma kuahnya. Daging ayam dan beragam bagian ayam lainnya dipakai sebagai isian dalam soto ini. Tak lupa menambahkan telur rebus, bihun, kubis, dan nasi putih sebagai pelengkap.

Selain yang telah disebutkan sebelumnya, ada satu pelengkap utama yang bikin soto ini gak sah disebut Soto Ambengan. Apalagi kalau bukan Koya! Koya adalah pelengkap spesial semangkok sotomu. Terbuat dari campuran kerupuk udang, parutan kelapa dan bawang putih yang ditumbuk halus. Kawasan Jawa Timur, khususnya Surabaya terkenal dengan oleh-oleh serba kerupuk terutama kerupuk ikan. Tak heran, Koya benar-benar tumbuh dari bahan-bahan lokal favorit masyarakatnya.

Biasanya Koya akan disediakan dalam wadah tersendiri atau terkadang ada juga yang menyajikannya sebagai topping dalam satu porsi soto. Menambahkan Koya dalam seporsi soto, akan memberikan sensasi gurih umami. Khusus kalian penggemar kuah kental akan ketagihan dengan menambahkan banyak-banyak koya nih. Soalnya konsistensi kuah akan lebih mengental sehingga memberikan sensasi comfort food. Legit~

Sebelum pesen satu porsi soto, kalian tim soto pisah atau soto campur nih?

SUMBER:
https://id.wikipedia.org/wiki/Soto
https://id.wikipedia.org/wiki/Soto_ayam_Ambengan
https://food.detik.com/info-kuliner/d-4436812/dari-pikulan-soto-ayam-ambengan-pak-sadi-jadi-soto-legendaris-indonesia


3 Hidangan Istimewa untuk Raja Kasultanan Yogyakarta

Writter: Dinanda Nisita
Editor: Nona Ica

Daerah Istimewa di Indonesia kini hanya ada 2, salah satunya Yogyakarta atau biasa dikenal dengan Daerah Istimewa Yogyakarta. Yogyakarta terkenal sebagai kota wisata beserta beberapa kuliner unik – yang identik dengan rasa manis. Tidak hanya itu, berbeda dengan daerah lainnya, Yogyakarta dipimpin oleh seorang Raja atau Sultan yang menjabat secara turun temurun sesuai garis keturunan. Tentu saja, ada beberapa hidangan istimewa yang hanya diperuntukkan untuk seorang Sultan.

Tak sembarang orang bisa menyajikan hidangan ke hadapan Sri Sultan. Para abdi dalem khusus yang bekerja di dapur akan menyediakan segala hidangan, kemudian akan dihantarkan oleh abdi dalem lainnya ke meja makan Sri Sultan.  Dengan memegang tradisi penyajian yakni ladosan dhahar dalem, tradisi tiap jaman Kasultanan memiliki caranya masing-masing sesuai selera Sri Sultan.

Bicara soal selera, pernah terbersit gak sih apa hidangan paling disukai para Sultan? Nih, Kulina rangkum beberapa hidangan istimewa yang dihidangkan bagi para Raja Kasultanan Yogyakarta. Mari kuy simak!

1. Selada Huzar

C:\Users\Owner\Downloads\bale-raos-9-1efbb5fd1fa0b01357f12e7b475c2715.jpg

Pada jaman kolonial, saat Belanda masih memegang kekuasaan di Indonesia, sedikit banyak menu makanan dipengaruhi selera ala Barat. Seperti Selada Huzar yang menjadi salah satu menu pembuka yang digemari Sri Sultan HB VIII dengan masa kepemimpinan dari tahun 1921-1939. Gaya masakan kolonial cukup kental karena adanya saus mayonais dan mustard yang menjadi andalan menu ini. Selada Huzar berisi macam-macam isian sayur seperti wortel, kentang, buncis, timun, dan daun selada. Satu lagi yang membuat Selada Huzar makin terkesan gaya kolonialnya adalah sosis sapi dan keju parut sebagai topping.

2. Urip-urip Gulung

C:\Users\Owner\Downloads\nanatimisela_Urip-uripGulung.jpg

Hidangan ini menjadi favorit Sri Sultan HB VII selama masa jabatan beliau. Sekilas mirip dengan Mangut Lele, masakan khas dari selatan Yogyakarta. Namun siapa sangka masakan ala rumahan tersebut juga disajikan ala gourmet? Dengan memisahkan daging Lele dari durinya alias fillet, membuat ikan Lele sejenak naik kelas! Proses memasak daging fillet tersebut adalah dengan cara dipanggang kemudian diberi saus mangut dengan aroma khasnya. Kebayangkan menikmati mangut tanpa jejak duri? Yummy!

3. Manuk Nom

C:\Users\Owner\Downloads\bale-raos-2-3c45e44a96b84e6588f45fe528e6b549.jpg

Pada masa jabatan Sri Sultan HB VII di tahun 1877-1921, puding ini disajikan sebagai makanan penutup. Namun pada masa jabatan Sri Sultan HB VIII di tahun 1921-1939, Manuk Nom disajikan sebagai makanan pembuka. Bila kebanyakan puding akan dikombinasikan dengan buah-buahan, tidak dengan Manuk Nom. Puding dengan isian tape ketan hijau ini, dicampur dengan telur ayam, sehingga kombinasi rasa asam seimbang dengan gurih telur ayam. Rasanya makin nano-nano karena ditambahkan Emping Mlinjo sebagai pelengkap 

Wah unik-unik banget ya ternyata hidangan ala Kasultanan Yogyakarta! Ayo siapa nih yang habis ini pingin cobain?

[CARI TAHU TENTANG KULINA]

SUMBER:
https://jogja.idntimes.com/food/dining-guide/febriana-sintasari/14-menu-makanan-dan-minuman-kesukaan-raja-kratonyogya/full

5 Jenis Pepes yang Harus Kamu Tahu

Pepes atau Pais merupakan salah satu cara memasak khas dari Jawa Barat. Cara memasak pepes berarti mengolah bahan makanan (awalnya hanya ikan) dengan bumbu untuk kemudian dibungkus daun pisang dan dibakar hingga kering. Namun seiring perkembangan jaman, bahan yang bisa dimasak pepes terus berkembang. Tidak hanya di Jawa Barat, pepes juga menyebar di berbagai daerah lain di Indonesia.

Yuk, simak ada jenis apa saja yang bisa kita santap!

1. Pepes Ikan

Pada mulanya, cara memasak pepes memang hanya diperuntukan untuk ikan. Ikan yang digunakan pun sangat beragam mulai dari ikan air tawar hingga air asin. Beberapa ikan yang biasa dimasak pepes antara lain ikan mas, ikan kembung, ikan pindang, ikan patin, ikan gurame, hingga ikan nila.

2. Pepes Ayam

Tentu tidak semua orang bisa memakan ikan. Ada yang tidak bisa makan ikan karena alergi, ada pula yang tidak suka makan ikan karena banyak duri. Maka orang Indonesia pun mulai berinovasi untuk membuat berbagai olahan pepes menggunakan daging lain, salah satunya tentu saja, ayam.

Ada dua jenis ayam yang biasa dimasak pepes. Pertama, ayam bagian paha bawah utuh dengan tulangnya. Kedua, daging ayam suwir yang berasal dari bagian dada. Kedua olahan pepes ayam ini, biasa disajikan dengan cita rasa yang lebih pedas.

3. Pepes Tahu

Setelah menggunakan beberapa jenis daging, olahan pepes kembali berkembang menggunakan bahan makanan non-daging, salah satunya, tahu. Tahu yang hendak dimasak pepes dihaluskan terlebih dahulu, kemudian dicampur bumbu, baru kemudian dibungkus daun pisang. Jangan lupa, tambahkan daun kemangi untuk menambah cita rasa dan aroma.

4. Pepes Jamur

Satu lagi bahan makanan non-daging yang bisa dijadikan pepes adalah jamur. Jamur yang cocok dimasak pepes adalah jenis jamur timar. Tekstur jamur tiram setelah dimasak berubah menjadi kenyal layaknya daging. Itulah sebabnya jamur satu ini cocok juga jika dimasak dengan cara pepes.

5. Pepes Nasi

Setelah selama ini pepes menjadi bagian dari lauk pauk ketika makan, orang-orang mulai berpikir untuk sekalian menjadikannya menu utama atau sumber karbohidrat. Tidak hanya daging dan sayur yang dipepes, melainkan nasi juga langsung dipepes bersama lauk dan bumbunya.

Nasi yang dipakai juga bukan hanya sekedar nasi biasa. Nasi diberi bumbu terlebih dulu menggunakan santan, parutan kelapa, daun salam, dan serai. Bahan-bahan tersebut langsung dimasukkan ketika menanak nasi. Nasi yang sudah matang kemudian dicampur dengan lauk-pauk yang sudah diberi bumbu pedas khas pepes. Nasi sekaligus lauknya kemudian dibakar dan siap disantap sebagai pengganjal rasa lapar!

Jadi bisa dibilang, pepes nasi ini adalah gabungan dari nasi liwet dengan lauk pepes.

Penasaran? Intip yuk, kreasi Nasi Pepes dari Dapur Mangia di Kulina!

[LIHAT MENU PEPES]

SUMBER:
https://www.idntimes.com/food/diet/rahmadila-eka-putri/5-jenis-pepes-khas-nusantara-unik-hingga-nyentrik-c1c2/full
https://www.femina.co.id/nasi/nasi-pepes-bakar


Berbagai Jenis Dendeng Sapi dari Tanah Minang

Dendeng adalah olahan daging sapi yang sudah dipotong-potong tipis dan dibuang bagian lemaknya yang bertujuan untuk mengawetkan, layaknya rendang. Rendang memang lebih terkenal di seluruh wilayah Indonesia, namun Dendeng tak kalah nikmatnya lho dibanding Rendang.

Dendeng bahkan tidak hanya ada di Indonesia, namun juga ada di berbagai negara di dunia dengan nama yang berbeda-beda. Salah satunya adalah beef jerky dari Amerika. Kata jerky sendiri berasal dari Bahasa Spanyol: charqui – yang berarti membakar daging.

Yuk, cari tahu berbagai jenis dendeng sapi!

1. Dendeng Balado

Dendeng balado ini adalah irisan daging sapi yang tipis, lebar, dan kering yang disiram sambal cabai merah (balado). Daging sapi bisa diolah dengan cara dijemur lalu digoreng, direbus lalu digoreng, atau langsung digoreng sampai garing. Sambalnya merupakan perpaduan cabai merah, bawang merah, dan garam yang ditumis sehingga memberikan jejak minyak kemerahan pada daging.

2. Dendeng Batokok

‘Tokok’ dalam Bahasa Minang adalah ‘memukul dengan palu’. Jadi, dendeng batokok berarti dendeng yang dipukul-pukul sehingga dagingnya menjadi pipih. Hal itu dilakukan agar bumbu lebih meresap ke dalam daging. Untuk mematangkannya, dendeng direbus, dibakar, atau digoreng, namun tak sampai garing. Sebagai topping-nya, ada sambal lado mudo yang terbuat dari cabai hijau yang diulek kasar, bawang merah, dan garam.

3. Dendeng Baracik

Dendeng baraciak ini tergolong sulit ditemui dibandingkan dua dendeng sebelumnya. Baracik’ berarti ‘diracik’. Daging sapi bagian dada (sandung lamur, gajebo) dipotong tebal lalu dilumuri bumbu. Daging lalu dilayukan selama dua hari di dapur yang panas. Setelah itu, daging diiris tipis dan digoreng, namun tak sampai kering. Hasilnya seperti empal, namun berbumbu lebih aromatik khas dendeng. Di atasnya diberi irisan cabai hijau, bawang merah, tomat, dan perasan asam sundai (sejenis jeruk purut).

4. Dendeng Lambok

Secara harfiah, ‘dendeng lambok’ berarti ‘dendeng lembap (basah)’. Dendeng lambok ini terlihat seperti dendeng balado namun tidak garing, melainkan basah. Cabai merahnya juga digiling lebih halus. Daging sapi direbus dengan bumbu sampai empuk, kemudian dipukul-pukul. Daging lalu digoreng, namun tak sampai garing. Barulah dendeng disajikan bersama sambal yang terbuat dari cabai merah, bawang merah, tomat, dan garam.

Memasak Dendeng juga tidak bisa sembarang lho, Kulinas. Berikut beberap tips memasak Dendeng daging sapi dari pakar kuliner Indonesia, Arie Parikesit.

  • Sebaiknya daging tidak perlu dicuci supaya serat dan tektur tetap terjaga.
  • Rebus daging sebelum memasak agar kotoran dan darah yang menempel hilang.
  • Rebus daging dalam keadaan utuh atau potongan besar.
  • Setelah daging empuk, baru potong daging sesuai selera.
  • Goreng dengan minyak yang banyak.
  • Sebelum memasukkan daging, pastikan minyak sudah panas dan gunaka api sedang.
  • Jangan lupa bumbu utama Dendeng yang tak boleh terlewat yaitu, ketumbar.

Waaah … Jadi penasaran ya seperti apa sih kelezatan Dendeng ini? Tapi penasarannya jangan lama-lama, karena kamu bisa segera cicipi Dendeng satu ini, hanya di KULINA!

[LIHAT MENU DENDENG SEKARANG]

SUMBER:
http://jadiberita.com/36676/nikmati-macam-macam-dendeng-dari-ranah-minang.html
https://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/kuliner/15/06/24/nqfvvv-dendeng-dan-ragamnya-di-tanah-air

Bubur Suro, Serta 4 Sajian Lain untuk Menyambut Tahun Baru Hijriyah

Perayaan Tahun Baru Hijriyah 1 Muharram jatuh pada hari Minggu, 1 September 2019 lalu. Ada beragam budaya dan tradisi untuk merayakan Tahun Baru Hijriyah di Indonesia. Perayaan 1 Muharram ini juga identik dengan sajian kuliner khas yang berbeda dari setiap daerah di Indonesia.

Hal ini sama seperti perayaan Idul Fitri yang identik dengan opor atau perayaan Imlek dengan sajian kue keranjang. Sedangkan untuk menyambut Tahun Baru Hijriyah atau Tahun Baru Islam, satu makanan berikut yang paling banyak disiapkan terutama di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sumatera Selatan. Makanan untuk menyambut Tahun Baru Hijriyah itu adalah Bubur Suro.

1. Bubur Suro

Tahun Baru Hijriyah yang jatuh pada 1 Muharram kalender Islam, sesungguhnya bertepatan dengan tanggal 1 Suro di kalender Jawa. Sebab itulah, bubur yang dimasak untuk menyambut hari tersebut, disebut Bubur Suro.

Bukan sembarang bubur, Bubur Suro memiliki bumbu serta paduan yang berbeda dari bubur biasanya. Bubur Suro menggunakan jahe, santan, dan sereh. Di atas Bubur Suro, diberi taburan tujuh jenis kacang-kacangan, beragam protein seperti ayam opor, telur, perkedel, atau empal daging tergantung daerah masing-masing, bulir-bulir jeruk bali atau delima, irisan ketimun, dan lembaran daun bawang.

2. Bubur Merah Putih

Jika Jawa Timur dan Jawa Tengah punya Bubur Suro, maka lain cerita dengan Jawa Barat yang memiliki Bubur Merah Putih untuk disantap saat menyambut Tahun Baru Hijriyah. Bubur Merah Putih ini memiliki perpaduan rasa yang unik, antara manis dan asin. Bagian bubur merah – sebenarnya lebih ke warna cokelat, terbuat dari gula merah yang menimbulkan rasa manis dan bagian bubur yang berwarna putih terbuat dari santan sehingga memiliki rasa asin gurih. Warna merah melambangkan pengorbanan, sedangkan warna putih melambangkan kesucian.

3. Apem

Tidak hanya Bubur Suro dan Bubur Merah Putih, di beberapa wilayah di Jawa merayakan Tahun Baru Hijriyah dengan kue apem. Kue berbentuk bulat bantet yang terbuat dari tepung beras, santan, dan tape singkong ini memang sering muncul di berbagai acara perayaan adat Jawa.

4. Tumpeng

Tumpeng yang berbentuk menjulang tinggi seperti gunung, dengan lauk-pauk menyebar luas di bagian bawah, merupakan perlambagan hubungan manusia dengan Tuhan dan hubungan antar manusia dengan manusia. Maka tidak heran jika tumpeng sering menjadi makanan spesial di beragam acara penting. Tumpeng biasanya menggunakan nasi kuning, serta lauk-pauk yang dipilih berisi tujuh jenis lauk-pauk dan sayur-mayur yang berbeda.

5. Gunungan

Jika Tumpeng biasanya seukuran lingkaran tempeh untuk disantap beberapa orang saja, maka Gunungan adalah versi raksasanya. Ukuran Gunungan sangat besar dan memang ditujukan untuk orang-orang satu desa/kota. Gunungan biasanya berisi hasil bumi dari masyarakat sekitar, disusun menjulang ke atas, diarak keliling desa/kota, diberi doa, baru dibagikan kepada masyarakat yang datang ke sana. Hasil bumi yang dipakai merupakan hasil panen asli dari warga sekitar, hasil bumi itu kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar sebagai wujud rasa syukur atas rezeki yang mereka terima tahun lalu, sekaligus harapan untuk mendapat rezeki yang lancar lagi di tahun depan.

Dari beberapa makanan untuk menyambut Tahun Baru Hijriyah di atas, yang manakah yang sudah pernah kamu coba? Apa makanan serta tradisi di daerah kalian?

SUMBER:
https://bangka.tribunnews.com/2019/08/30/bubur-suro-gunungan-hasil-bumi-hingga-apem-5-makanan-khas-tahun-baru-islam-di-bulan-muharram?page=2
https://www.grid.id/read/04934979/tahun-baru-islam-1-muharram-1440-h-yuk-intip-5-sajian-khas-dari-berbagai-daerah?page=all

7 Snack Viral dari Masa ke Masa

Sore hari, ada waktu senggang, terus scorlling timeline sosial media rasanya nikmat banget gak sih? Sambil santai, gak sengaja jelajah page kuliner kekinian. Update snack kekinian apa nih yang lagi viral?

Beberapa tahun belakangan, dunia kuliner makin ramai karena banyak variasi makanan dan snack inovatif juga variatif. Namanya aja inovatif dan variatif ya, udahlah snack-snack ini jadi selalu punya keunikannya masing-masing. Gara-gara keunikannya, snack berikut jadi viral di sosial media. Seketika, gerai-gerai serupa menjamur dimana-mana.

Bahkan kalau belum cobain snack viral, rasanya belum gaul deh lu~

Ada snack viral apa aja sih belakangan ini? Yuk, simak ulasan Kulina untuk 7 snack viral dari masa ke masa!

1. Egg Tart

C:\Users\Owner\Downloads\salted-egg-lava-cheese-tart-50311537.jpg

Who loves pastry? Snack yang sempat viral di tahun 2018 adalah Egg Tart. Pastry ini memang sudah ada sejak berabad-abad lamanya, tapi baru viral di Indonesia tahun kemarin. Egg Tart wujudnya mirip dengan pie susu, ukurannya kecil dengan beragam varian topping. Egg Tart yang paling populer dan diincar banyak orang adalah Egg Tart yang ketika dibelah, isinya akan meleleh keluar. Yummy~

2. Salmon Mentai

C:\Users\Owner\Downloads\eatatkappa-ac3e6b5967b5224b3afdf258b0263751_600x400.jpg

Ikan salmon yang cukup mahal dan biasanya hanya dapat dijumpai di resto sushi mewah sekarang bisa ditemui sebagai street snack. Salmon Mentai, jadi salah satu menu hits di tahun 2019 ini. Manfaat ikan salmon yang sudah gak diragukan lagi, diolah dengan saus mentai yang super creamy. Dipadukan dengan nasi atau mie shirataki, di torch bersama ikan dan sausnya. Lengkap sudah paduan rasa dan aromanya.

3. Cheese Tea

C:\Users\Owner\Downloads\211660_3000x2000.jpg

Minuman ini hadir dan mencuri perhatian masyarakat Indonesia sekitar akhir tahun 2018. Sesuai dengan namanya, teh ini tentu terbuat dari keju. Teh dan keju bersatu? Unik juga, ya? Keju yang digunakan dalam Cheese Tea ini telah diolah menjadi cheese foam. Perpaduan teh dan keju tentu memiliki sensasi sendiri di lidah kita. Cheese Tea juga memiliki banyak varian lho. Mulai dari matcha, cokelat, kopi dan lainnya. Ada juga yang ditambahkan dengan tapioca pearl.

4. Telur Gulung

C:\Users\Owner\Downloads\mulpix-com41-44b85fc986b63262cfff077b1bbbb8b6_600x400.jpg

Jajanan SD yang tak lekang oleh waktu, Telur Gulung. Jajanan sederhana ini memang sangat menggugah selera. Gurihnya telur diberi saus jadi snack paling nikmat sepanjang masa. Meskipun banyak ditemukan di sekitar sekolah, jajanan ini viral gak cuma dikalangan anak-anak, tapi juga untuk orang dewasa.

Jangan salah, orang dewasa juga suka kok cemal-cemil, hihi …

5. Sate Taichan

C:\Users\Owner\Downloads\sate-taichan-foto-resep-utama.jpg

Terkenal dari daerah Senayan dan tersebar di beberapa kota di Jawa, Sate Taichan. Tepatnya di tahun 2018 lalu Sate Taichan masih menjadi pilihan banyak orang untuk makan berat atau sekadar ngemil. Apalagi ketika kelaparan pada malam hari, pas disantap untuk makan malam. Sate ayam putih polos ini enaknya dinikmati dengan sambal pedas dan nasi hangat plus taburan bawang goreng.

6. Chicken Salted Egg

C:\Users\Owner\Downloads\creamy-salted-egg-chicken-50268108.jpg

Dari namanya aja udah kebayang rasa telur asin yang meleleh di mulut. Street snack ini awalnya banyak dijajakan di Singapura pada tahun 2017. Namun, akhirnya banyak yang berinisiatif membawanya sampai ke Indonesia. Dengan porsi bite size fried chicken, saus telur asin, dan daun kari dipadukan, diolah, dan dijamin bikin makan makin berselera! Biasanya akan dipaketkan dengan seporsi nasi putih hangat.

7. Mango Sticky Rice

C:\Users\Owner\Downloads\6d98ec9f14b02523fd6974e79d7e8ba0.jpg

Makanan ini sebenarnya adalah makanan pencuci mulut khas Thailand. Dan viral di Indonesia sejak tahun 2017. Terbuat dari beras ketan, santan, dan mangga Thailand yang terkenal manis legit. Perpaduan ketan dan santan menghasilkan rasa gurih pas dengan manisnya mangga. Di Thailand sendiri, makanan ini banyak di konsumsi ketika penghujung musim mangga sekitar bulan April dan Mei.

Gak yakin snack viral cuma ada tujuh aja. Kalau jajanan hits favorit kalian apa nih guys? Yuk coba cek web Kulina siapa tahu ada snack favorit kalian [DI SINI].

Pengganjal perut dengan porsi pas?

Semua ada di Kulina!

SUMBER:
https://bacaterus.com/makanan-yang-lagi-hits/
https://www.wowkeren.com/berita/tampil/00225958.html

6 Jajanan Pasar yang Bikin Rindu Kampung Halaman

Tiba-tiba rindu sama kampung halaman? Hmm… Apa sih yang paling kalian rindukan? Salah satunya, pastilah kuliner khas kampung halaman. Tak hanya didominasi sajian berat kaya bumbu dan rempah, ada pula aneka jajan pasar tradisional yang menggugah selera.

Jajanan pasar mungkin menjadi salah satu snack yang paling mudah ditemukan di pasar tradisional. Tak hanya lezat dan cocok disantap sebagai pengganjal perut waktu traveling, aneka jajanan basah khas Nusantara ini cenderung lebih fresh karena diolah dan dijajakan langsung dihari yang sama. 

Berikut beberapa jajanan pasar yang cukup terkenal, tidak hanya di tempat asalnya, namun hampir di seluruh Indonesia. Siapa tahu, salah satunya jajanan pasar dari kampung halamanmu…

1. Panada

C:\Users\Owner\Downloads\126422703.jpg
Panada dari Minahasa

Jika dilihat sepintas, jajanan satu ini memiliki bentuk serupa dengan snack pastel. Bedanya, panada memiliki bahan dan cita rasa yang berbeda. Jika pastel umumnya berisi campuran bihun dan irisan ayam, panada justru diberi isian berupa pepaya muda yang dicampur dengan ikan cakalang bercita rasa pedas.

Konon, panada merupakan penganan khas keluarga besar Mandey asal Minahasa. Namun, kini panada sudah dijual bebas di berbagai pusat oleh-oleh.

2. Putu Mayang

C:\Users\Owner\Downloads\putu-mayang-es-krim.jpg
Putu Mayang dari Betawi

Meski namanya hampir sama dengan kue putu, namun tampilan putu mayang sangat berbeda dengan kue putu pada umumnya. Terbuat dari campuran tepung beras, garam, dan pewarna makanan yang dikukus, putu mayang memiliki tekstur kenyal dengan bentuk menyerupai mi. Untuk menambah rasa, putu mayang juga disajikan bersama kuah dari santan dan gula bercita rasa manis. Putu mayang sendiri merupakan kuliner khas Betawi.

3. Serabi

C:\Users\Owner\Downloads\serabi-hijau-kinca_20171212_151311.jpg
Serabi dari Bandung

Serabi atau biasa disebut Surabi di daerah asalnya, Bandung. Camilan khas ini terbuat dari tepung terigu, telur, dan air kelapa. Serabi khas kota Kembang dimasak dengan menggunakan tungku tanah liat. Ada dua jenis serabi Bandung, yaitu serabi manis yang menggunakan tambahan kinca (campuran gula merah cair, santan dan daun pandan) dan serabi asin dengan taburan oncom yang sudah diberi bumbu di atasnya. 

4. Cenil

C:\Users\Owner\Downloads\cenil-agrowindo.jpg
Cenil dari Yogyakarta

Cetil atau Cenil adalah makanan yang terbuat dari pati ketela pohon. Makanan tradisional khas Jogja ini banyak ditemui di penjaja jajanan pasar tradisional. Makanan ini biasa dibentuk silinder memanjang, kemudian diberi warna sesuai selera sebelum direbus. Cenil biasanya disajikan dengan parutan kelapa dan ditaburi gula pasir.

5. Lupis

C:\Users\Owner\Downloads\lupis_20180327_135512.jpg
Lupis dari Jawa Tengah

Siapa yang gak kenal jajanan pasar satu ini? Lupis merupakan salah satu jajanan tradisional Jawa Tengah yang masih digemari hingga kini. Banyak dijajakan sebagai camilan di pagi hari, lupis terbuat dari beras ketan yang dibungkus daun pisang lalu dikukus hingga matang. Sebagai penambah rasa, lupis biasanya diberi taburan kelapa parut dan siraman juruh (semacam saus gula merah). 

6. Sosis Solo

C:\Users\Owner\Downloads\40540212_2249a718-c49c-4dac-be1f-40be1c848ecf_707_360.png
Sosis Solo dari Solo

Meski bernama sosis Solo, jajanan khas kota kelahiran Presiden Joko Widodo ini terlihat menyerupai lumpia mini berisi daging ayam. Konon, camilan bercita rasa gurih cenderung asin ini diadopsi dari sajian sosis yang banyak disantap oleh orang Belanda saat masa penjajahan.

Ternyata setiap daerah punya jajanan pasar yang unik-unik ya? Mana nih yang jadi favoritmu?

Eh, baca-baca artikel tentang jajanan sore-sore gini malah jadi laper lagi? Hihi. Sengaja atuh Kulina, mah. Haha. Kalau laper sore-sore pingin cari camilan enak, murah, berkualitas – ya tinggal pesan di Kulina aja!

Banyak variasi snack, mulai dari jajanan tradisional, snack western, dan snack ala Timur Tengah juga ada lho Kulinas! Tinggal sesuaikan selera dan anggaran kamu bareng Kulina.

ENAK DI PERUT, NYAMAN DI KANTONG

[LIHAT MENU JAJANAN PASAR KULINA]

SUMBER:
https://kumparan.com/@kumparanfood/7-jajanan-pasar-khas-indonesia-yang-cocok-dijadikan-teman-minum-teh
https://blog.traveloka.com/manado/12-oleh-oleh-khas-manado-bagi-pencinta-kuliner-tradisional/
https://brilicious.brilio.net/unik/bikin-banyak-orang-terkecoh-ini-bedanya-serabi-solo-serabi-bandung-180509d.html