ULANG TAHUN DI BULAN SEPTEMBER? ADA DISKON 20% DARI KULINA!

Kulina tahu, kalau kamu lagi ulang tahun, pasti sering dimintain traktiran sama teman-teman. Nah, biar kamu gak repot traktir banyak teman sendirian, Kulina ada di sini, siap bantu kamu! Tidak hanya memudahkan proses traktiran dan pesan makan, Kulina kasih tambahan diskon sampai 20% khusus untuk kamu yang ber-ulang tahun di Bulan September.

Kenapa harus pesan makannya di Kulina?

1. Ragam Menu

Beragam pilihan menu event mulai dari tradisional, Japanesse, hingga Western.

Menu event/acara Kulina punya banyak sekali pilihan menu mulai dari tradisional, japanese, hingga western. Dijamin deh, selera kamu dan teman-teman, pasti ada pilihannya di Kulina!

2. Ragam Bentuk Penyajian

Beragam jenis penyajian untuk menu event mulai dari snack, meal box, prasmanan, hingga buffet.

Menu event/acara Kulina tidak melulu menu makan berat, lo. Jika kamu ingin menikmati senja bersama teman-teman sambil minum teh/kopi, Kulina siap hidangkan berbagai jenis snack sebagai pendampingnya.

Sedangkan untuk menu makan berat, kamu bisa pilih dalam bentuk meal box, prasmanan, atau buffet. Semua bisa disesuaikan dengan tamu yang akan kamu undang ke acara ulang tahun-mu.

3. Kemasan Unik

Nah, khusus untuk beberapa menu makan berat dalam bentuk meal box, Kulina bakal antar pesanan kamu di dalam besek. Besek adalah keranjang kotak yang terbuat dari ayaman bambu. Besek bisa dicuci dan digunakan kembali, misalnya untuk tempat menyimpan pernak-pernik di kamar. Waaahhh lucu ya …

4. DISKON 20%

Diskon 20% untuk menu Nasi Kuning Tumpeng Mini Spesial dan Tumpeng Berkat.

Nah, ini yang paling spesial di Bulan September! DISKON 20% untuk menu Nasi Kuning Tumpeng Mini Spesial dan Tumpeng Berkat. DISKON 20% ini berlaku hingga 30 September 2019 dengan minimal pembelian 10 pax ya. Kamu cukup tunjukkan foto KTP untuk membuktikan bahwa memang kamu yang sedang berulang tahun di Bulan September ini 😉 Gampang kan?

Ayooo … tunggu apalagi?

[Rencanakan perayaan ulang tahunmu bersama Kulina, SEKARANG!]

7 Kebiasaan Unik Sambut Hari Kemerdekaan

Perayaan hari Raya Kemerdekaan Indonesia menjadi satu dari sekian banyak agenda tahunan yang cukup meriah. Pasalnya, HUT kemerdekaan tak hanya dilalui dengan upacara bendera, diskon besar-besaran maupun potong tumpeng seperti umumnya acara ulang tahun. Sebagian daerah di Indonesia punya cara unik dalam memeriahkan perayaan ini, beragam kegiatan perlombaan, bazaar, dan pentas seni.

Tapi apa betul Agustus-an gitu-gitu aja? Spesial HUT RI, yuk simak ulasan kebiasaan apa aja sih yang dilakukan masyarakat di Indonesia dalam menyambut hari kemerdekaan.

1. Lari Obor Estafet – Semarang

C:\Users\Owner\Downloads\3-34.jpg

Lari Obor Estafet merupakan tradisi yang dilakukan warga Semarang khususnya warga Kecamatan Gajahmungkur untuk merayakan Hari Kemerdekaan. Tradisi unik ini sudah dilakukan selama 32 tahun dan tetap bertahan hingga sekarang.

Obor dalam tradisi ini merupakan simbol semangat para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan. Karena itu, obor tersebut dibawa pelari dan diestafetkan. Dengan adanya tradisi tersebut, warga Semarang diharapkan bisa merasakan kembali perjuangan para pahlawan yang telah gugur.

Biar makin semangat bawa lari obornya, bisa sekalian nyamil Lumpia basah tuh sebelum bertanding. Secara, Lumpia merupakan makanan khas dari Semarang. Resep aslinya sih berisi rebung yang dibungkus kulit lumpia. Namun, dalam perkembangannya banyak dikombinasikan dengan bermacam protein hewani.

2. Tasyakuran/Tirakatan – Jawa

https://www.inibaru.id/nuploads/61/tasyakuran.jpg

Sebagian besar masyarakat di Pulau Jawa baik di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, maupun Yogyakarta biasanya melakukan tradisi ini. Tasyakuran kemerdekaan biasa diadakan dengan makan bersama satu RT maupun kampung. Tradisi ini selalu digelar tiap malam 17 Agustus.

Tasyakuran ini biasanya akan dimulai dengan pembagian hadiah kepada pemenang lomba 17-an. Kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng. Tumpeng yang biasanya disajikan pun berupa tumpeng Nasi Kuning beserta khas lauk pauknya. Setelah itu diakhiri dengan pembacaan doa.

Hayo, kalian pemuda pemudi mana nih yang sering ikut tirakatan?

3. Lomba Dayung – Banjarmasin

https://www.inibaru.id/nuploads/61/lomba%20dayung.jpg

Tradisi untuk memperingati hari kemerdekaan nggak hanya ditemukan di Jawa lho. Di luar Pulau Jawa juga punya tradisi unik dalam menyambut hari kemerdekaan. Misalnya warga Banjarmasin, kota mereka terkenal dengan sungai dan sampan yang menjadi transportasi populer masyarakatnya. Tak heran bila tradisi mendayung dijadikan perlombaan dalam rangka memperingati HUT RI setiap tahunnya.

Lomba ini diikuti oleh para peserta dari berbagai daerah yang ada di Kalimantan Selatan untuk berlomba mendayung sejauh 500 meter. Acara yang diselenggarakan di Sungai Martapura ini memperebutkan piala bergilir Gubernur.

Lapar setelah jadi supporter lomba dayung? Siap lahap kuliner khas yaitu, Soto Banjar untuk jadi pelega perut keronconganmu. Soto yang terkenal dengan kuah yang kaya akan rempah-rempah ini memang memiliki rasa yang lezat. Ditambah taburan telur asin, ayam suwir, serta kombinasi lontong – dalam hidangan ini membuat akhir pekan nonton lomba dayung makin seru.

4. Pacu Kude – Aceh

https://www.inibaru.id/nuploads/61/pacu%20kude.jpg

Pacu kuda atau pacu kude dalam bahasa Gayo sebenarnya telah menjadi hiburan rakyat jauh sebelum Belanda datang. Mengacu pada buku Pesona Tano Gayo karya AR Hakim Aman Pinan, pacu kude biasanya digelar setelah musim panen atau sekitar Bulan Agustus.

Lomba balap kuda yang diselenggarakan bertepatan dengan peringatan kemerdekaan Indonesia. Tradisi yang memikat banyak penonton ini mengharuskan para joki mengadu ketangkasan kudanya tanpa menggunakan pelana dan hanya diperuntukan bagi joki yang berusia 12 sampai 20 tahun.

Kalau kuda berpacu dalam medan pacu, perut kalian juga bisa ikutan berpacu karna kuliner khas Aceh satu ini. Mie Aceh namanya. Khas dengan mie kuning tebal dengan irisan daging sapi, daging kambing atau makanan laut disajikan dalam sup sejenis kari yang gurih dan pedas. Sebagai pelengkap, biasanya ditaburi bawang goreng dan disajikan bersama emping, potongan bawang merah, mentimun, dan jeruk nipis.

5. Telok Abang – Palembang

perayaan hari kemerdekaan

Warga Palembang, Sumatera Selatan, memiliki tradisi yang cukup unik bernama Telok Abang. Tradisi mainan ini sudah ada sejak zaman kolonial Belanda dan selalu ada saat merayakan hari kemerdekaan Indonesia.

Telok artinya telur dan abang berarti merah. Jadi, telok abang adalah telur ayam atau telur bebek rebus yang berwarna merah. Dalam resep aslinya, warna merah telur diambil dari akar pohon gabus yang banyak tumbuh di daerah rawa. Telok abang kemudian ditancapkan pada miniatur perahu, pesawat terbang, mobil-mobilan, dan becak yang terbuat dari jenis kayu gabus.

6. Bola Api – Cirebon

C:\Users\Owner\Downloads\1536644804418-BeritaBaik--Sepak Bola Api--100918--Djuli Pamungkas DSC06507.jpg

Tak mau kalah dengan daerah yang lain, di kota Cirebon pun punya tradisi tersendiri dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Tradisi tersebut adalah sebuah permainan bola yang disebut Bola Api. Pesertanya adalah para santri di Pesantren Babakan Ciwaringin.

Aturan permainannya hampir sama dengan sepak bola pada umumnya. Hanya saja bola yang dipakai di sini terbuat dari buah kelapa yang telah dilumuri minyak tanah dan di sulut api. Konon katanya, peserta yang ingin mengikuti permaian Bola Api ini diharuskan untuk berpuasa selama 21 hari terlebih dahulu.

7. Sepak Bola Duren – Cirebon

C:\Users\Owner\Downloads\sepak-bola-durian_0112_1_20171201_092821.jpg

Tak kalah ekstrim dengan permainan Bola Api, bola yang dipakai dalam permainan kali ini adalah buah durian. Para pesertanya adalah puluhan anggota laskar densus 99 dan forum spiritual. Sebelum permainan dimulai, akan ada seorang ustadz yang memimpin do’a untuk meminta keselamatan.

Selain Sepak Bola Duren, akan ada atraksi unjuk kebolehan yang dilakukan oleh beberapa peserta. Mereka akan beraksi menunjukkan kekebalan tubuhnya dengan memakan beling ataupun memakan bara api yang masih menyala.

Tuh kan Indonesia punya banyaaak tradisi unik yang bikin geleng-geleng kepala. Tapi kalau gak kayak begini bukan Indonesia namanya~

SELAMAT HARI RAYA KEMERDEKAAN KE 74 INDONESIAKU TERCINTA … !!!


SUMBER:
https://phinemo.com/makna-kemerdekaan-fiersa-besari/
https://www.boombastis.com/tradisi-kemerdekaan-indonesia/36331
https://www.inibaru.id/hits/tradisi-unik-jelang-hari-kemerdekaan-indonesia




AGUSTUS, BULAN SPESIAL UNTUK INDONESIA DAN KAMU JUGA!

Kemerdekaan Indonesia berawal dari momen jatuhnya bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang. Sebab negaranya terkena bom, tanpa pikir panjang, Jepang menyerah terhadap sekutu. Pasukan Jepang yang berada di negara-negara lain pun segera ditarik pulang.

Singkat cerita, para pemimpin Indonesia waktu itu, Bung Karno bersama lembaga yang menaunginya berinisiatif untuk menemui pimpinan Jepang, Marsekal Tekauchi dan meminta mereka untuk segera menarik pasukannya dari Jepang dan memberikan kemerdekaan bagi Indonesia.

Karena desakan dari berbagai pihak, malam pada tanggal 16 Agustus 1945 teks proklamasi tengah disiapkan. Keesokan harinya, pada hari Jumat, 17 Agustus 1945, teks proklamasi tersebut dibacakan oleh Ir. Soekarno sebagai tanda bahwa bangsa Indonesia telah mencapai kedaulatan. 

AKHIRNYA INDONESIA MERDEKA!

Nah, apa yang terjadi pada Negara Jepang saat itu, jangan sampai deh kejadian sama kamu. Serupa tapi tak sama …

Jangan sampai dompet makan bulanan kalian hancur gara-gara bon!

Karena apa? Menyambut bulan Kemerdekaan ini, Kulina punya DISKON 10% buat kalian yang berulang tahun di bulan Agustus! Diskon yang kalian dapatkan bisa mencapai Rp 200.000 lho … Kesempatan ini khusus untuk pembelian paket Nasi Kuning series, ya.

Caranya gampang banget: kalian cuma butuh melampirkan bukti foto identitas (KTP/SIM/tanda pengenal lainnya) melalui CX Kulina ketika melakukan pemesanan. Gak perlu perlu khawatir karena informasi yang kalian berikan hanya akan digunakan untuk kepentingan internal saja.

Itu aja? Oh, tentu tidak.

Makin mantap, ada promo cashback tambahan hingga Rp50.000 dengan share momen ulang tahunmu di sosial media sambil tag dan mention @kulina.id! Promo ini berlaku dengan minimal pembelian 10 pax dan hanya untuk satu orang dalam sekali transaksi.

Kamu-kamu-kamu yang ulang tahun di Bulan Agustus ini, yuk segera pesan Kulina sekarang. Rayakan momen spesialmu bareng Kulina!

[DAPATKAN DISKON AGUSTUS SPESIAL 10%]

5 Karakters Istimewa Mereka yang Lahir Bulan Juli

Teman, gebetan, atau pasangan kamu lahir bulan Juli?

Nah, untuk mengenalnya lebih dalam, kamu harus cari tahu dulu seperti apa dia sebenarnya. Memang setiap orang terlahir berbeda – kembar identik yang lahir dari rahim yang sama, pada hari dan waktu yang sama, tetap memiliki perbedaan karakteristik. Namun ada beberapa hal yang menjadi kualitas dasar pada mereka yang lahir di Bulan Juli. Apa saja? Yuk, simak bersama Kulina!

1. Bijaksana

Orang yang berulang tahun pada bulan Juli dikenal memiliki sikap kepedulian yang tinggi. Dia suka merenungkan banyak hal yang terjadi di hidupnya dan juga dianggap sangat bijaksana, sehingga tingkat kedewasaan orang yang lahir di bulan Juli kerap dianggap melampaui usianya.

2. Sayang Keluarga

Orang yang lahir di bulan Juli memiliki sifat yang sangat protektif terhadap keluarga dan orang yang dia cintai. Dia selalu mencoba untuk mencegah hal buruk terjadi pada orang yang dia sayangi dan juga berusaha untuk menyenangkan hati mereka.

3. Berbakat

Mereka yang lahir di bulan Juli terlahir sebagai orang yang berbakat, bahkan sangat sedikit orang yang bisa menyamai bakat mereka. Mereka juga diketahui sangat mencintai seni.

4. Motivasi

Orang yang lahir di bulan Juli memiliki motivasi yang besar untuk meraih tujuan hidup mereka. Mereka tidak membutuhkan motivator eksternal, seperti uang atau status, untuk mendorong mereka mencapai kesuksesan. Mereka lebih bergantung pada faktor-faktor intrinsik seperti aktualisasi diri.

5. Menawan

Orang yang lahir pada bulan Juli dikenal memiliki kepribadian yang menarik. Itu pulalah yang akhirnya membuat orang lain tertarik pada mereka. Mereka bahkan juga menjadi magnet bagi lawan jenis.

Apakah kamu juga kepincut mereka gara-gara faktor yang Kulina sebutkan di atas? Hayooo… ngaku… Nah berarti mereka akan berulang tahun pada bulan ini kan? Kamu mau kasih sesuatu yang spesial buat mereka kan? Uwuwuuww…

Kulina punya hadiahnya! Ada diskon 15% untuk pemesanan paket Event bagi mereka yang berulang tahun di Bulan Juli! Kamu bisa undang keluarga dan teman-teman dekat kalian untuk merayakan hari spesial ini bersama-sama.

Pemesanan paket event hanya minimal 10 pax. Ada banyak pilihan menu dan gratis ongkir juga! Apalagi yang kamu tunggu? Yuk, berikan sesuatu yang spesial untuk orang tersayang di Bulan Juli…

[CEK DISKON 15% BULAN JULI]


Sejarah Nasi Tumpeng untuk Acara Spesial

Nasi Tumpeng adalah cara penyajian nasi yang berbentuk kerucut dan ditata bersama dengan lauk-pauknya. Olahan nasi untuk nasi tumpeng, umumnya berupa nasi kuning, atau kerap juga digunakan nasi putih biasa dan nasi uduk. Masyarakat di Pulau Jawa, Bali, dan Madura memiliki kebiasaan membuat tumpeng untuk kenduri atau merayakan suatu peristiwa penting, seperti perayaan kelahiran atau ulang tahun serta berbagai acara syukuran lainnya. Meskipun demikian, masyarakat Indonesia sudah mengenal nasi satu ini secara umum.

Tradisi Nasi Tumpeng

Falsafah tumpeng berkait erat dengan kondisi geografis Indonesia, terutama pulau Jawa yang dipenuhi jajaran gunung berapi. Tumpeng berasal dari tradisi purba masyarakat Indonesia yang memuliakan gunung sebagai tempat bersemayam para hyang, atau arwah leluhur (nenek moyang). Setelah masyarakat Jawa menganut dan dipengaruhi oleh kebudayaan Hindu, nasi yang dicetak berbentuk kerucut dimaksudkan untuk meniru bentuk gunung-gunung yang mereka anggap suci, sebagai tempat bersemayam dewa-dewi.

Lalu setelah Islam masuk ke Jawa, tradisi tumpeng diadopsi dan dikaitkan dengan filosofi Islam Jawa – yang dianggap sebagai pesan leluhur mengenai permohonan kepada Yang Maha Kuasa. Pada masyarakat Islam tradisional Jawa, tumpeng disajikan dengan sebelumnya digelar pengajian Al Quran. Menurut tradisi Islam Jawa, “Tumpeng” merupakan akronim dalam bahasa Jawa: 

yen metu kudu sing mempeng

Yang berarti: bila keluar harus dengan sungguh-sungguh.

Dari akronim tersebut dapat kita lihat bahwa tumpeng adalah representasi yang menggambarkan tekad seseorang ketika akan melakukan sesuatu agar tidak ragu-ragu. Kepercayaan diri dalam mengambil keputusan adalah sesuatu yang sangat penting, oleh karena itu harus dipikirkan dengan sebaik mungkin.

Lauk-Pauk Nasi Tumpeng

Tidak ada yang benar-benar mengatakan lauk-pauk resmi untuk nasi tumpeng adalah makanan tertentu. Namun umumnya, untuk melengkapi makna nasi tumpeng, disediakan pula 7 macam lauk-pauk antara lain ayam suwir, telur dadar, kering tempe, perkedel kentang, urap kacang panjang, timun, dan sambal.

7 Macam lauk-pauk ini memiliki arti tersendiri yaitu, pemilihan angka 7 atau dalam Bahasa Jawa disebut pitu, maksudnya Pitulungan (pertolongan).

Penggunaan Nasi Tumpeng

Tumpeng merupakan bagian penting dalam perayaan kenduri tradisional. Perayaan atau kenduri adalah wujud rasa syukur dan terima kasih kepada Yang Maha Kuasa atas melimpahnya hasil panen dan berkah lainnya. Karena memiliki nilai rasa syukur dan perayaan, hingga kini tumpeng sering kali berfungsi menjadi kue ulang tahun dalam perayaan pesta ulang tahun.

Dalam kenduri, syukuran, atau slametan, setelah pembacaan doa, tradisi tak tertulis menganjurkan pucuk tumpeng dipotong dan diberikan kepada orang yang paling penting, paling terhormat, paling dimuliakan, atau yang paling dituakan di antara orang-orang yang hadir. Ini dimaksudkan untuk menunjukkan rasa hormat kepada orang tersebut. Kemudian semua orang yang hadir diundang untuk bersama-sama menikmati tumpeng tersebut. Dengan tumpeng masyarakat menunjukkan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan sekaligus merayakan kebersamaan dan kerukunan.[

Acara yang melibatkan nasi tumpeng disebut secara awam sebagai ‘tumpengan’. Di Yogyakarta misalnya, berkembang tradisi ‘tumpengan’ pada malam sebelum tanggal 17 Agustus atau Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, untuk mendoakan keselamatan negara.

Perkembangan Nasi Tumpeng

Nah, seiring perkembangan jaman, nasi tumpeng terus digunakan masyarakat untuk acara spesail baik secara spesail atapun modern. Apa maksudnya modern? Jadi nasi tumpeng mendapat lebih banyak sentuhan variatif pada penyajiannya.

Nasi tumpeng tidak hanya memakai nasi kuning atau nasi putih, namun bisa juga menggunakan nasi merah atau bahkan nasi daun jeruk. Selain itu, nasi tumpeng tidak lagi selalu disediakan besar untuk dimakan bersama-sama, namun juga disajikan nasi tumpeng berbentuk segitiga kecil-kecil untuk porsi satu orang. Jadi pada sebuah acara, setiap orang akan mendapat nasi tumpengnya sendiri, sehingga mereka dan memanjatkan doa dan memohon menurut kepercayaan masing-masing.

Nasi Tumpeng Kulina

Daaannn kalau kamu baca artikel ini karena lagi cari info seputar nasi tumpeng untuk hari spesial a.k.a hari ulang tahunmu… Kamu ada di tempat yang tepat!

KHUSUS BULAN JULI

Kulina memberikan diskon 15% untuk paket event, bagi kamu-kamu-kamu yang berulang tahun di Bulan Juli! Syarat-syaratnya gampang kok, salah satunya tentu saja, sertakan foto kopi kartu identitas yang menunjukan bahwa BENAR kamu lahir di Bulan Juli.

Informai selengkapnya, klik tautan di bawah ini ya.

[CEK DISKON 15% BULAN JULI]

Tunggu apalagi? Yuk, rayakan hari spesial ulang tahunmu bersama nasi tumpeng Kulina!

SUMBER:
https://www.charlestonarttours.com/sejarah-singkat-nasi-tumpeng-dan-kegunaannya/
https://id.wikipedia.org/wiki/Tumpeng