5 Mitos VS Fakta Seputar Puasa

Beberapa mitos saat berpuasa banyak dituturkan dari mulut ke mulut sehingga seolah-olah benar adanya. Banyak orang beranggapan mitos tersebut memberikan dampak buruk bagi kesehatan tubuh. Pasalnya, anggapan tersebut tidak dibarengi dengan pembuktian berdasarkan fakta. Berikut Kulina ulas beberapa mitos dan juga fakta kebiasaan selama puasa di bulan Ramadan.

1. Tidak Sahur, Tidak Masalah

D:\KULINA\MEI\pict\woman-doing-cross-arms-sign-refuse-junk-food-hamburger-potato-fried-that-have-ma_42193-11.jpg

Faktanya: Makan pagi atau sarapan penting untuk membangun metabolisme dan kecukupan oksigen di pagi hari, sehingga memiliki cukup energi untuk beraktivitas. Begitu pula sahur saat bulan puasa. Kita harus sahur karena setelah itu tidak ada makanan lagi yang dikonsumsi sampai waktunya berbuka.

Memang ada orang yang menu sahurnya hanya dengan susu, tapi tidak semua bisa seperti itu. Karena pada dasarnya ketahanan tubuh setiap orang berbeda-beda.

Lebih baik lakukan pembagian besarnya porsi yang dibutuhkan sama seperti sarapan, tetap ada daging sebagai protein, sayur, buah, dan karbohidrat. Jangan makan makanan yang berminyak karena dikhawatirkan memengaruhi tenggorokan.

2. Selama Puasa Tidak Perlu Berolahraga Karena Akan Membuat Tubuh Lemas

D:\KULINA\MEI\pict\bed-bedroom-blur-271897.jpg

Faktanya: Jika selama berpuasa hanya berdiam diri, tentu waktu akan berjalan lama. Kadar gula darah pun lebih cepat turun karena sel-sel tubuh tidak beraktivitas. Akibatnya, oksigen tidak masuk ke sel-sel tubuh dan tubuh menjadi loyo serta tidak bertenaga.

Tips baik untuk tubuh, salah satunya berolahraga dengan intensitas ringan sampai sedang. Jangan melakukan olahraga berat atau setelah sahur karena akan memicu dehidrasi. Sebaiknya olahraga dilakukan setengah jam sebelum berbuka. Agar kegiatan olahraga lebih menyenangkan, dapat dilakukan dengan bersama-sama atau dalam grup.

3. Puasa Bisa Menyembuhkan Berbagai Penyakit

D:\KULINA\MEI\pict\adult-backlit-beach-320007.jpg

Faktanya: Puasa dapat menyembuhkan penyakit hipertensi, maag, asam urat, diabetes. Pastinya dengan prasyarat tertentu, karena keberhasilannya sangat tergantung dengan disiplin orangnya. Bagi yang memiliki keluhan asam urat lebih baik untuk tidak makan daging berlemak, santan, kacang-kacangan, sayuran warna hijau tua. Apalagi makan kambing guling saat berbuka. Alamat sehat berbuntut cek laboratorium nih~Dasarnya puasa merupakan program detoksifikasi. Pencernaan butuh untuk istirahat dengan nyaman. Dengan berpuasa membuat pencernaan mendapatkan kekuatannya kembali. Jadi, alangkah lebih sehat jika saat berbuka makan dengan porsi cukup.

4. Berbukalah dengan yang Manis

D:\KULINA\MEI\pict\cake-chocolate-cream-1448721 (1).jpg

Faktanya: Tergantung seberapa banyak makanan manis tersebut dikonsumsi. Pada saat puasa, kadar gula darah cenderung menurun. Jika berbuka dengan kolak pisang atau bersantan maka lambung akan kaget karena makanan tersebut mengandung lemak, gula, dan karbohidrat tinggi.

Lebih ramah terhadap tubuh yaitu berbuka dengan segelas air putih hangat untuk memberi peringatan pada sistem tubuh. Kemudian dilanjutkan dengan sebutir kurma karena kandungan gulanya tinggi tapi lambat dicerna. Setelah itu, bebas jika ingin mengonsumsi makanan lain.

Agar lebih memenuhi gizi makan seimbang, sesekali makan bersantan juga baik diselingi dengan minum jus buah alami tanpa gula tambahan.

5. Berbuka dengan Minuman Dingin

D:\KULINA\MEI\pict\alcohol-bar-beverage-34293.jpg

Faktanya: Dalam keseharian tidak dianjurkan minum dingin saat berbuka puasa. Perbedaan suhu pada air dingin dengan air tubuh dapat berakibat kurang baik. Perlu waktu untuk menyeimbangkan suhu air agar bisa diserap ke dalam sel. Menurut pakar, selama puasa suhu tubuh cenderung menghangat dari biasanya. Membatalkan puasa dengan minuman dingin apalagi dengan makan makanan berlemak bisa menyebabkan kegemukan. Begitu pula dengan minum kopi, karena akan merangsang pengeluaran cairan tubuh. So, minum air putih hangat sebagai pembuka akan memberikan kebaikan untuk sel tubuhmu lho Kulinas!

Jadi, lebih ngerti kan sekarang dengan mitos-mitos yang suka beredar. Not so motivational, but at least could growth your awareness. Selamat menunaikan ibadah puasa Kulinas!

Dan kalau untuk buka kamu masih bingung mau makan apa…

PESAN MENU BUKAMU DI KULINA SEKARANG

SUMBER
https://nationalgeographic.grid.id/read/13672325/inilah-mitos-dan-fakta-tentang-puasa-yang-harus-anda-ketahui?page=all




3 IDE MENU SEDERHANA UNTUK SAHUR PERTAMA

Kulinaaasss… Siapa di sini yang sama semangatnya sama Kulina menyambut Ramadan 1440H? Yeay! Mulai besok, umat muslim di seluruh Indonesia akan menjalankan ibadah puasa pertama. Dan nanti malam, kita akan mulai terawih pertama.

Lalu siapa yang sudah mulai mempersiapkan diri untuk menu sahur pertama?

Apa? Kamu belum kepikiran? Tenang, itulah kenapa Kulina datang menyapa kalian. Kulina mau bagi-bagi 3 ide menu sederhana untuk sahur pertama. Tentu saja lengkap dengan resep yang bisa kamu praktikan langsung di rumah, atau bahkan di kos. Bahannya sedikit, ada di sekeliling, dan waktu memasaknya juga cepat.

Kulina paham banget kok kalau awal-awal puasa suka susah bangun sahur, jadi waktu persiapan sahurnya cuma sedikit. Hihi.

Cus, langsung aja kita lihat 3 resep sederhana tapi istimewa dari Kulina!

1. Omelet Keju

Udahlah gak akan salah kalau waktu masakmu cuma sedikit dan kamu pilih bikin omelet. Kenapa? Karena kamu bisa memasukkan beragam bahan bermanfaat nan lezat ke dalam kocokan telur. Goreng. Voila~

Bahan-bahan yang akan kamu masukkan juga bisa beragam, sesuaikan untuk memenuhi kebutuhan nutrisimu. Mulai dari sayur mayur, serta tambahan protein yang bisa kamu dapat dari keju.

Bahan

  • 2 butir telur (kocok lepas)
  • Garam (secukupnya)
  • Lada bubuk (secukupnya)
  • 1 siung bawang putih & merah (cincang halus)
  • 1 batang daun bawang (cincang halus)
  • Daun seledri (2-3 lembar saja, cincang halus)
  • Kaldu ayam bubuk (secukupnya)
  • Keju parut (secukupnya, sesuai selera)
  • Minyak goreng

Cara Memasak

  1. Campur telur, daun bawang, bawang putih & merah, daun seledri serta garam juga kaldu ayam bubuk secukupnya.
  2. Kocok semua bahan hingga tercampur rata. 
  3. Panaskan wajan yang telah diberi minyak goreng secukupnya. 
  4. Tuang adonan telur, masak beberapa menit dengan api kecil. 
  5. Saat telur setengah matang, taburkan keju parut di atasnya. 
  6. Balik telur kemudian masak hingga matang.

Gampang kan? Tinggal tambahkan nasi putih hangat, saus sambal atau kecap, dan hidangan sudah lengkap! Omelet Keju siap disantap sebagai menu sahurmu.

2. Nasi Goreng Bakso Sapi

Bisa jadi kamu telah masak nasi di malam sebelum sahur. Dan jika kamu punya lebih banyak waktu untuk persiapan sahur, maka nasi goreng adalah pilihan tepat. Prinsipnya, sama dengan omelet – dimana kamu bisa mencampurkan bahan-bahan kesukaanmu sesuai kebutuhan nutrisi ke dalam satu hidangan saja. Namun kini bahan utamanya bukan telur, melainkan nasi.

Kulina punya tips buat kamu yang mau bikin nasi goreng lezat dimana nasinya gak saling menggumpal satu sama lain. Setelah nasi makan, pindahkan ke wadah untuk membuang uapnya, dan taruh nasi di dalam kulkas. Keluarkan esok hari sebelum sahur, saat hendak dimasak. Selamat mencoba!

Bahan

  • 250 gram nasi
  • 1 batang daun bawang (iris serong)
  • 4 buah bakso sapi (iris tipis)
  • 50 gram sayuran campur
  • garam dan gula (secukupnya)
  • kaldu sapi (secukupnya)
  • 4 sendok makan minyak goreng

Cara Membuat

  1. Tumis daun bawang sampai harum.
  2. Tambahkan garam, gula, kaldu sapi.
  3. Masukkan sayuran.
  4. Masukkan bakso sapi.
  5. Masukkan nasi.
  6. Aduk hingga matang merata.

Jika kamu lebih suka nasi goreng yang “berwarna” kamu bisa tambahkan saus, sambal, atau kecap sesuai selera. Nasi goreng bakso sapi siap dihidangkan!

3. Salad & Roti Panggang

Nah kalau kamu ingin memaksimalkan program diet selama puasa, sekaligus tidak ingin makan nasi di tengah malam, coba resep satu ini! Tidak ada proses goreng-gorengan sama sekali. Sehatnya dapat, nikmatnya tetap terasa~

Bahan

  • 2 lembar kol (kol ungu/ kol biasa), diiris tipis
  • 1 buah wortel ukuran sedang, diparut kasar
  • ½ buah tomat merah, potong dadu kecil
  • 5 sendok makan jagung pipil, rebus sebentar
  • 1 buah jeruk nipis
  • ½ bawang bombai, iris tipis
  • 1 buah telur
  • 2 lembar roti gandum / roti tawar
  • Mentega (secukupnya)

Bahan Saus

  • ¼ sendok teh lada
  • ¼ sendok teh gula
  • 1 sendok makan saus tomat
  • 1 sendok makan saus sambal
  • Mayones secukupnya
  • garam secukupnya

Cara Membuat

  1. Pertama, rebus telur. Diamkan hingga air mendidih dan telur matang di dalam.
  2. Selanjutnya, kita bisa membuat sausnya terlebih dulu. Tuang mayones ke dalam mangkuk kecil. Masukkan lada, gula, dan garam, aduk rata.
  3. Masukkan saus tomat dan cabai, aduk rata.
  4. Dalam wadah terpisah, campurkan semua bahan sayur ke dalam mangkuk dan tambahkan perasan jeruk nipis.
  5. Tambahkan sedikit garam dan lada, cek rasanya sudah sesuai selera atau belum.
  6. Tuang saus ke dalam salad.
  7. Lanjut, oleskan mentega ke dua sisi roti dan panggang di atas wajan yang telah panas. Panggang hingga pinggiran roti mengeras dan warna roti berubah cokelat keemasan.
  8. Terakhir, angkat telur dan kupas kulitnya. Iris tipis-tipis telur rebus dan sajikan di atas salad.

Menu sehat sederhana tanpa nasi dan gorengan siap disajikan!

Semoga 3 ide menu sederhana dan lezat dari Kulina ini berguna untuk sahur pertamamu ya. Selamat mencoba!

Dan jika untuk berbuka kamu masih bingung mau makan apa…

PESAN MENU BUKAMU DI KULINA SEKARANG

11 MAKANAN YANG HANYA MUNCUL SAAT RAMADAN

Ramadhan sebentar lagi~

Bicara Ramadhan, selain banyak agenda kumpul bersama, satu lagi yang gak boleh ketinggalan adalah nostalgia beragam pangan unik khas daerah masing-masing. Di tempatmu, makanan apa sih yang paling kamu kangenin?

Kalau Kulina, udah nemu beberapa jenis hidangan berikut yang hanya muncul di tiap Bulan Suci Ramadhan. Berikut 11 makanan dari berbagai daerah di Indonesia yang hanya muncul saat Ramadhan versi Kulina.

1. Bongko Kopyor – Gresik, Jawa Timur

D:\KULINA\APRIL\pict\week 4\BongkoKopyor.jpg

Salah satu camilan yang dimakan orang Gresik pada saat berbuka puasa adalah Bongko Kopyor. Bahan dasar dari Bongko Kopyor adalah buah kelapa, tepung terigu, pisang, santan kelapa, dan roti tawar. Bahan-bahan tersebut dibungkus dengan daun pisang untuk kemudian dikukus.

2. Mie Glosor – Bogor

D:\KULINA\APRIL\pict\week 4\S3I5WcU9Oo1465270151.jpg

Setiap bulan Ramadan tiba, Mie Glosor selalu menjadi menu takjil berbuka puasa di Kota Bogor. Ramadhan identik dengan Mie Glosor karena hampir semua orang mencari menu yang satu ini.

3. Sate Susu – Bali

D:\KULINA\APRIL\pict\week 4\2103271sate-susu780x390.jpg

Sate Susu ini adalah salah satu kuliner Ramadhan khas Bali. Sate Susu yang terbuat dari payudara sapi ini dipercaya punya khasiat untuk menambah stamina. Untuk menambah kenikmatannya, Sate Susu akan dihidangkan bersama sambal plecing khas Bali.

4. Sotong Pangkong – Pontianak

D:\KULINA\APRIL\pict\week 4\0005254Sopang4780x390.jpg

Selama puasa, warga Pontianak, Kalimantan Barat selalu menyediakan Sotong Pangkong sebagai salah satu menu untuk berbuka puasa. Sotong Pangkong adalah menu olahan cumi kering yang dibakar. Uniknya setelah dibakar cumi atau sotong tadi dipukul-pukul dengan palu.

5. Pakat – Tapanuli

Pakat adalah kuliner tradisi khas Masyarakat Tapanuli yang sering muncul di bulan Ramadhan. Makanan ini terbuat dari rotan berusia muda. Daging rotan dipotong – potong berukuran 5 centimeter kemudian dimasak dan dibubuhi dengan santan.

6. Gulai Kakuwah – Mukomuko, Bengkulu

D:\KULINA\APRIL\pict\week 4\Gulai-Ikan.jpg

Kuliner satu ini merupakan makanan tradisi untuk sahur di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Hidangan tersebut dinamakan Gulai Kakuwah. Gulai ini dibuat menggunakan berbagai jenis ikan laut maupun ikan air tawar.

7. Ketan Bintul – Serang, Banten

D:\KULINA\APRIL\pict\week 4\ketan-2.jpg

Ketan Bintul adalah kuliner khas Ramadhan dari Kota Serang, Banten. Ketan Bintul ini berbahan baku nasi ketan dihaluskan yang disajikan bersama sepotong daging sapi berikut gulainya.

8. Es Kopi Luwak – Lampung Barat

D:\KULINA\APRIL\pict\week 4\GettyImages-125810371.jpg

Lampung Barat memang dikenal sebagai daerah penghasil kopi Luwak paling bermutu. Di bulan Ramadhan ini, Es Kopi Luwak menjadi menjadi minuman khas yang disajikan saat berbuka puasa.

9. Kicak – Yogyakarta

D:\KULINA\APRIL\pict\week 4\Cara-Membuat-Kicak-Menu-Takjil-Asli-Yogyakarta.jpg

Kicak adalah salah satu makanan yang sangat khas dan cukup populer di bulan Ramadhan di Kota Yogyakarta. Biasanya makanan ini banyak dijajakan di daerah Kauman yang merupakan asal muasal makanan ini dibuat. Kicak menggunakan bahan dasar beras ketan.

10. Gulai Siput – Tanjungpinang, Kepulauan Riau

Gulai Siput ini merupakan makanan khas Tanjungpinang, Kepulauan Riau yang hanya bisa dijumpai di bulan Ramadhan. Menu yang dihidangkan sebagai lauk saat berbuka puasa ini banyak digemari oleh masyarakat setempat karena rasanya yang gurih dan lezat.

11. Bubur Kampiun – Padang, Sumatera Utara

D:\KULINA\APRIL\pict\week 4\bubur-kampiun_20181025_065638.jpg

Bubur Kampiun merupakan makanan berbuka puasa khas Padang. Makanan ini terbuat dari campuran bubur seperti Bubur Sumsum, Candil, Kolak Pisang, Ketan, dan Kolang-Kaling. Aneka bubur ini dimasukkan satu wadah dan diberi kuah santan yang dicampur gula merah.

Ya ampun… Jadi langsung ngiler kan bayangin itu semua! Haha.
Sabar- sabar, tinggal sebentar lagi…

Yuk, persiapkan Ramadhanmu bersama Kulina!

Sumber:
https://ramadan.sindonews.com/read/1208931/68/10-makanan-khas-ramadan-berbagai-daerah-indonesia-1496038629
https://zakat.or.id/10-minuman-dan-makanan-khas-ramadhan/