4 Cara Jaga Kebersihan Diri Setelah Pergi dari Luar

Jaga Kebersihan Diri Setelah Pergi dari Luar

Pemerintah telah menerapkan physical dan social distancing serta himbauan work from home sejak bulan Maret lalu. Meski kita telah berusaha menerapkannya, terkadang kita tetap butuh keluar rumah untuk melakukan hal-hal penting. Masalahnya, kita tidak tahu apa yang kita temukan di luar rumah. Maka dari itu, kita harus ekstra menjaga kebersihan diri dan lingkungan, terutama di situasi pandemi Corona seperti ini.

Kulina akan bagikan 4 cara jaga kebersihan diri setelah pergi dari luar:

1. Siapkan Sabun dan Disinfektan di Depan Rumah

1. Siapkan Sabun dan Disinfektan di Depan Rumah untuk Jaga Kebersihan Diri
Siapkan Sabun dan Disinfektan di Depan Rumah untuk Jaga Kebersihan Diri

Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir adalah hal penting pertama yang harus kamu lakukan begitu sampai rumah. Tangan kita telah menyentuh banyak benda selama bepergian dan kita tidak pernah tahu adakah kuman, bakteri, atau virus yang ikut hinggap di tangan kita. Tentu kita tidak mau kuman, bakteri, dan virus itu menyebar lebih jauh hingga ke dalam rumah.

Setelah cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, segera semprotkan disinfektan pada benda-benda yang kamu bawa dari luar seperti tas, sepatu, kresek belanjaan, bahkan kendaraan yang tadi kamu pakai keluar. Disinfektan juga berguna untuk membunuh kuman, bakteri, dan virus yang menempel di benda-benda tersebut. Disinfektan mengandung bahan kimia yang cukup keras, maka hanya gunakan disinfektan pada benda-benda yang ikut kamu bawa keluar. Hindari disinfektan terkena kulit kalian karena akan menimbulkan rasa terbakar. Jika kulit terlanjur kena disinfektan, segera basuh dengan air mengalir sampai rasa terbakar hilang.

2. Mandi

2. Segera Mandi Basuh dari Kepala Sampai Kaki
Segera Mandi Basuh dari Kepala Sampai Kaki

Setelah “ritual” cuci tangan dan semprot disinfektan selesai, sekarang kamu bisa masuk rumah. Begitu masuk, berjalanlah langsung menuju ke kamar mandi tanpa menyentuh barang apapun lagi di dalam rumah. Basuh tubuhmu mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki dan mandi.

Jika di rumahmu ada garasi, itu lebih baik lagi. Garasi cukup tertutup, namun tidak berhubungan langsung dengan dalam rumah. Jadi sebelum benar-benar masuk rumah, lepas baju yang kamu pakai di dalam garasi. Setelah itu baru mandi.

3. Cuci Baju

3. Langsung Cuci Baju yang Dipakai Keluar dengan Deterjen
Langsung Cuci Baju yang Dipakai Keluar dengan Deterjen

Tempatkan baju yang kamu pakai tadi ke dalam wadah tersendiri dan langsung rendam dengan deterjen. Deterjen memiliki kandungan aktif yang mampu meluruhkan lemak bahkan kuman, bakteri, dan virus yang mungkin saja menempel di bajumu dari luar. Cuci baju yang tadi kamu pakai. Pastikan, kamu mencuci baju-baju tersebut terpisah dari baju-baju yang hanya kamu dan keluargamu gunakan di dalam rumah.

4. Ganti Baju Bersih

4. Ganti Baju Bersih Khusus untuk di Rumah
Ganti Baju Bersih Khusus untuk di Rumah

Jika kamu bukan tipe orang yang memisahkan baju untuk di dalam dan di luar rumah, ada baiknya coba pertimbangkan kebiasaan baru ini. Setelah mandi dan mencuci baju, segera ganti dan pakai baju bersih. Seandainya bisa, pakailah baju yang memang kamu khususkan hanya kamu pakai di dalam rumah saja.

Empat langkah sederhana yang sangat besar manfaatnya untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Saat awal-awal melakukan ini, tentu berat memulai kebiasaan baru. Namun mengingat situasi genting saat ini, jangan menyerah dulu ya! Ini semua demi kebaikan kita dan keluarga.

Di luar empat hal yang Kulina sudah sebutkan di atas, tetap ingat etika batuk atau bersin ya… Ketika rasa gatal di hidung atau tenggorokan mulai terasa, segera palingkan wajah dan tutup dengan bagian dalam lengan agar liur yang ikut keluar tidak menyebar ke benda-benda sekitar atau bahkan anggota keluarga yang lainnya.

5. Bawa Hand Sanitizer, Tissue, dan Masker Saat Harus Pergi Keluar Demi Jaga Kebersihan Diri
Bawa Hand Sanitizer, Tissue, dan Masker Saat Harus Pergi Keluar Demi Jaga Kebersihan Diri

Saat hendak bepergian keluar, pastikan kamu membawa hand sanitizer, tisu, dan pakailah masker. Hand sanitizer memiliki fungsi yang sama dengan sabun. Namun kita tidak selalu bisa menemukan sabun untuk cuci tangan saat berada di luar. Ada baiknya persiapkan hand sanitizer untuk menjaga kebersihan tangan – terutama setelah memegang benda-benda di tempat umum, segera pakai hand sanitizer.

Baca artikel serupa:
[6 Tips Sederhana Jaga Kesehatan di Tempat Kerja]

Semoga kalian semua selalu sehat dan situasi ini cepat reda ya!!!

Selama di rumah, pastikan asupan gizi kalian terjaga. Kalau masak sendiri setiap hari merepotkan atau membosankan, cus coba cek website dan aplikasi Kulina. Sekarang lagi ada promo bundle yang berarti lebih hemat beli makan untuk seluruh anggota keluarga!

[CEK MENU KULINA]

Cek Menu Kulina untuk Jaga Asupan Makan Selama #DiRumahAja
Cek Menu Kulina untuk Jaga Asupan Makan Selama #DiRumahAja

SUMBER:
https://doktersehat.com/tips-menjaga-kebersihan-diri/
https://lifestyle.kompas.com/read/2020/03/23/120632220/7-cara-menjaga-kebersihan-diri-untuk-mencegah-penularan-virus-corona?page=all
https://www.rumah.com/panduan-properti/tips-menjaga-kebersihan-sejak-sebelum-masuk-rumah-24838

9 Rempah Jamu Tradisional Berkhasiat Cegah Corona

Pandemi Corona masih berlangsung di dunia, termasuk Indonesia. Saat ini, semua pihak sedang berjuang keras untuk mencegah penyebaran dan menghentikan virus Corona. Setiap individu pun melakukan berbagai cara agar terhindar dari paparan virus Corona. Salah satunya, meningkatkan imunitas tubuh dengan cara mengkonsumsi makanan dan minuman bergizi.

Baca artikel serupa:
[5 Tips Jaga Kebersihan Mengolah Makanan]

Terkait imunitas, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, “Tidak semua yang kontak akan sakit. Yang sakit imunitas tubuhnya rendah.” Dikutip dari berita Kompas.com, Senin (2/3.2020).

Indonesia sendiri, memiliki makanan atau minuman khas yang berkhasiat untuk meningkatkan imunitas kita. Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo pun mulai mempromosikan makanan dan minuman khas ini. Apalagi kalau bukan jamu.

Jamu berasal dari rempah-rempah (biasanya jadi bahan makanan) yang kemudian diseduh menjadi minuman. Jamu telah menjadi konsumsi rutin nenek moyang kita sejak jaman dulu kala. Namun semakin ke sini, popularitas jamu semakin menurun, kalah dengan berbagai minuman kekinian – yang sebenarnya, tidak sehat juga untuk tubuh kita.

Sekarang, saatnya kita kembali ke alam, kembali minum jamu! Yuk, kenali manfaat rempah-rempah jamu berikut ini.

1. Kunyit

1. Kunyit - Rempah Cegah Corona
Kunyit – Rempah Cegah Corona

Kunyit merupakan salah satu rempah yang memiliki warna kuning yang khas. Rempah satu ini memiliki manfaat sebagai bumbu dapur, bahan pewarna kuning alami juga bahan ramuan jamu.

Menurut Profesor Amir Soebandrio, Direktur Lembaga Biologi Molekuler Ejikman, kandungan kurkumin pada kunyit secara umum bisa meningkatkan daya tahan tubuh.

“Karena ada beberapa kajian bahwa kurkumin punya efek misalnya menurunkan peradangan, ada yang menyebut efek antioksidan, yang berguna untuk meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh.”

2. Jahe

2. Jahe - Rempah Cegah Corona
Jahe – Rempah Cegah Corona

Jahe bisa Anda manfaatkan untuk menjaga daya tahan tubuh.

“Senyawa gingerin pada jahe bisa untuk antiinflamasi atau radang flu, demikian juga beberapa antioksidan pada rempah untuk imunitas tubuh,” kata Profesor Dodik Briawan, ahli gizi masyarakat IPB.

3. Temulawak

3. Temulawak - Rempah Cegah Corona
Temulawak – Rempah Cegah Corona

Temulawak juga mengandung kurkumin yang memberikan warna kuning pada rempah ini. Konsumsi temulawak pun diyakini bisa menyehatkan sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh.

Kulinas tentu masih ingat resep jamu ala Presiden Jokowi, kan? Resepnya sederhana yaitu, cukup merebus temulawak, kunyit, dan jahe. Selain menjaga daya tahan tubuh, temulawak juga mampu melindungi organ hati.

4. Kayu Manis

4. Kayu Manis - Rempah Cegah Corona

Kayu manis mempunyai aroma yang khas sehingga banyak dimanfaatkan sebagai campuran masakan maupun kudapan. Selain itu, kayu manis banyak mengandung kalsium, serat, vitamin B6, magnesium, zat besi, vitamin A, karbohidrat dan vitamin C.

Rempah satu ini juga dikenal kaya akan antioksidan, antimikroba dan antiimflamasi sehingga rempah ini bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Jenis rempah ini biasa dikonsumsi dalam bentuk serbuk sebagai campuran minuman atau makanan. Kayu manis utuh pun bisa dimanfaatkan sebagai campuran pada rebusan jamu.

5. Sereh

5. Sereh - Rempah Cegah Corona
Sereh – Rempah Cegah Corona

Daun sereh berkaitan dengan kesehatan. Daun yang kerap dijadikan pelengkap bumbu masakan ini mengandung vitamin B, magnesium, kalium dan zat besi.

Sereh bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Kandungan antioksidannya berperan melawan radikal bebas. Sereh memiliki beberapa jenis antioksidan seperti asam klorogenat, isoorientin, dan swertia japonin.

Nah, ini adalah rempah-rempah yang berkhasiat meningkatkan imunitas tubuh guna cegah Corona. Kalau kamu kesulitan mendapatkan rempah-rempah yang disebutkan di atas dan memasak sendiri, kamu juga bisa kok beli jamu yang sudah jadi. Biasanya jamu dijajakan keliling dalam botol-botol – dimana yang jual menggendong bakul untuk wadah jamu-jamu ini. Unik kan?

Berikut beberapa jenis jamu yang bisa kamu beli dengan khasiat yang sama: meningkatkan imunitas tubuh kita.

6. Jamu Beras Kencur

6. Jamu Beras Kencur
Jamu Beras Kencur – Jamu Cegah Corona

Siapa yang tidak tahu jamu satu ini? Jamu beras kencur merupakan jamu yang paling mudah ditemukan. Rasa dari jamu beras kencur tergolong cukup manis dan tidak terlalu kuat, sehingga bisa diminum siapa saja. Jamu beras kencur bisa menghangatkan tubuh dan melancarkan sirkulasi darah.

7. Jamu Kunyit Asam

7. Jamu Kunyit Asam
Jamu Kunyit Asam – Jamu Cegah Corona

Kunyit menjadi satu rempah yang telah disebutkan di atas. Selain bisa diolah sendiri, banyak juga penjual jamu yang telah mengolah kunyit menjadi jamu kunyit asam. Seperti namanya, rasa jamu ini memang sedikit asam. Jamu kunyit asam berguna untuk meredakan sakit dan mengatasi infeksi.

8. Jamu Pahitan

8. Jamu Pahitan
Jamu Pahitan – Jamu Cegah Corona

Kata dalam Bahasa Jawa Pahitan berasal dari kata pahit. Tentu saja rasa jamu ini pahit. Beberapa bilang, ini adalah jamu yang paling pahit. Biasanya orang yang kuat minum jamu ini adalah mereka yang telah berusia dewasa atau usia lanjut. Jamu pahitan menggunakan bahan-bahan daun pahit seperti brotowali dan sambiloto. Jamu pahitan berkhasiat sebagai detoksifikasi atau mengurangi kada racun dalam tubuh kita.

9. Jamu Watukan

9. Jamu Watukan
Jamu Watukan – Jamu Cegah Corona

Lagi-lagi berasal dari Bahasa Jawa, watukan berarti batuk. Sesuai namanya, jamu ini bermanfaat sebagai pereda batuk dan meriang. Jamu watuk menggunakan kunyit, jahe, dan jeruk nipis sebagai bahan utamanya.

Sekali lagi, jamu tidak bisa menyembuhkan Corona. Namun jamu bermanfaat untuk meningkatkan imunitas tubuh kita akan terhindar dari virus Corona. Efek jamu pun tidak bisa seketika seperti saat kita minum obat. Jamu yang menggunakan bahan-bahan alami, membutuhkan waktu yang lebih lama untuk memunculkan khasiatnya. Memang harus konsumsi jamu rutin untuk merasakan manfaatnya.

Yuk, jadikan minum jamu life style baru kita!

Kalau urusan makan, tetap Kulina jawabannya…

[CEK MENU KULINA]

SUMBER:
https://www.liputan6.com/regional/read/4197825/jamu-vs-corona-ini-penjelasan-ahlinya
https://travel.kompas.com/read/2020/03/02/174039027/tingkatkan-imun-cegah-corona-ini-ragam-jamu-khas-indonesia?page=all
https://langgam.id/lawan-virus-corona-dengan-mengkonsumsi-rempah-rempah/

5 Tips Jaga Kebersihan Mengolah Makanan

Tips Jaga Kebersihan Saat Mengolah Makanant

Hai Kulinas… Buat kamu yang masih #workfromhome dan #dirumahaja, semoga tetap sehat dan semangat terus yaaa! Jaga kesehatan dan kebersihan sebaik mungkin, termasuk kebersihan mengolah makanan.

Walaupun berpergian keluar sedang dibatasi, tapi urusan makan dan nutrisi harus tetap terpenuhi!

Buat kamu-kamu-kamu yang masak selama di rumah, nih Kulina mau bagi beberapa tips untuk menjaga kebersihan mengolah makanan:

1. Cuci Tangan

1. Cuci Tangan - 5 Tips Jaga Kebersihan Mengolah Makanan
Cuci Tangan – 5 Tips Jaga Kebersihan Mengolah Makanan

Tangan adalah satu satu sumber bakteri dan virus yang paling dekat dengan kita. Saat kita keluar belanja, menyentuh benda-benda di tempat umum, atau bersalaman dengan orang lain, bakteri dan virus akan sangat mudah berpindah ke tangan kita. Makanya, setelah pulang belanja atau menerima paket belanjaan, segera cuci tanganmu dengan sabun dan air mengalir untuk jaga kebersihan mengolah makanan.

2. Cuci Bahan Makanan

2. Cuci Bahan Makanan - 5 Tips Jaga Kebersihan Mengolah Makanan
Cuci Bahan Makanan – 5 Tips Jaga Kebersihan Mengolah Makanan

Bahan makanan yang baru kamu beli, baiknya segera kamu cuci dengan air mengalir. Bahan makanan sudah berpindah tangan dari banyak orang sejak dari petani hingga sampai ke tanganmu lho. Beberapa bahan makanan segar seperti sayuran, terkadang masih ada bekas tanah dari proses panen. Jadi, pastikan kamu dan bahan makanan yang mau kamu masak bersih dulu ya!

3. Pakai Ikat Rambut / Penutup Kepala

3. Pakai Ikat Rambut/Penutup Kepala
Pakai Ikat Rambut/Penutup Kepala – 5 Tips Jaga Kebersihan Mengolah Makanan

Kamu pernah gak sih ngalamin lagi makan di luar, terus tahu-tahu ada sehelai rambut nyasar di makanan? Ughhh, gak banget deh. Bikin selera makan langsung hilang. Kalau kamu pernah ngalamin ini, berarti tempat makan itu tidak menjaga higienitas tempat memasaknya. Jangan ke sana lagi deh.

Sama juga halnya kalau kamu masak sendiri. Jangan sampai hal itu terjadi.

4. Gunakan Talenan dan Pisau Berbeda

4. Gunakan Talenan dan Pisau Berbeda - 5 Tips Jaga Kebersihan Mengolah Makanan
Gunakan Talenan dan Pisau Berbeda – 5 Tips Jaga Kebersihan Mengolah Makanan

Biasanya, saat mengolah makanan baik sayur ataupun daging, kita hanya pakai satu talenan dan pisau karena malas harus bolak-balik menggatinya. Eits, malas di sini malah berpotensi menjadi kontaminasi silang antar bahan makanan lho. Kuman atau bakteri yang ada di sayur, bisa berpindah ke daging atau sebaliknya.

Jadi, rajin-rajinlah mengganti talenan dan pisau jika kamu mengolah jenis bahan makanan yang berbeda. Kalau kamu tidak punya peralatannya lebih dari dua, maka cucilah talenan dan pisau, setiap habis digunakan, meski dalam satu kali proses memasak agar kebersihannya tetap terjaga.

5. Menutup Mulut Saat Bersin

5. Menutup Mulut Saat Bersin
Menutup Mulut Saat Bersin – 5 Tips Jaga Kebersihan Mengolah Makanan

Lagi masak makanan yang pakai cabai atau lada, terus hidung tiba-tiba gatal dan bersin? Pasti pernah kan ngalamin hal demikian. Nah kalau udah mau bersin, segera palingkan wajah dari makanan dan tutup mulut dengan bagian dalam tangan atau tutup mulut dengan tissue dan sebaiknya langsung dibuang.

Hal ini bertujuan mencegah kuman atau air liurmu jatuh ke dalam makanan. Jaga kebersihan mengolah makanan, aman!

Sekarang, jadi lebih tahu kan caranya jaga kebersihan makanan mulai dari dapur kita?

Selama satu hari, kita bisa makan 2-3 kali. Memang tidak semuanya kita makan dari dapur pribadi, sering kali kita juga pesan makan dari luar. Kalau dari luar, gimana cara tahu mereka jaga kebersihan juga?

Nah sebelum pesan makanan, pastikan tempat makan yang kamu tuju menjaga kebersihan bahan, dapur, dan proses pengolahan dengan benar ya. Pesanlah makanan dari tempat yang pernah kamu kunjungi dan kamu lihat sendiri kondisi restorannya atau dari tempat makan yang berani menjamin kebersihan seluruh prosesnya, seperti Kulina!

[CEK HYGIENE PROSES KULINA]

Hygiene Proses Kulina
Hygiene Proses Kulina

Kulina memiliki standard kebersihan bagi setiap merchant untuk menjaga higienitas seluruh proses pembuatan makanan sampai diantar ke tempatmu. Tips-tips yang Kulina sebutkan di atas tadi, tentu sudah kami terapkan di tempat kami. Jadi kamu gak perlu khawatir lagi.

Setelah makanan jadi dan siap diantar, setiap kurir pengantar makanan dicek suhu tubuh dulu. Ditambah, mereka selalu dibekali dengan hand sanitizer dan motor yang sudah disemprot disinfektan.

Kalau kamu masih butuh pengamanan ekstra, kamu bisa pilih contactless delivery dengan memberi catatan untuk meninggalkan makanan di teras atau dititipkan pada satpam dan resepsionis, saat proses pemesanan. Mantap kan?

Baca artikel serupa:
[Langganan Kulina Selama #DiRumahAja]

Kulina, memang cuma mau yang terbaik buat kamu! Pesan makan Kulina selama #DiRumahAja juga bisa lebih hemat karena sekarang ada paket bundle untuk setiap anggota keluarga…

[PESAN KULINA AJA]

Langganan Makan Kulina Selama #DiRumahAja

Hellooo my fellow #workfromhome workers dimana pun kalian berada… Kita telah menjalankan himbauan pemerintah untuk melakukan kerja dari rumah selama 2 minggu terakhir. Semoga, usaha yang kita lakukan ini bisa membantu menghentikan penyebaran virus Corona ya! Namun, beberapa daerah terutama Jakarta – memperpanjang masa #workfromhome #DiRumahAja hingga dua minggu ke depan.

Baca artikel serupa:
[5 Cara Meningkatkan Imunitas Lawan Corona]

Selama #DiRumahAja apa aja yang kalian lakukan untuk menghalau kebosanan? Kalau Kulina lihat nih, jadi banyak yang rajin masak ya? Tapi kalau tiap hari harus masak, bingung dan bosan juga kan? Belum lagi pekerjaan yang harus selesai, ditambah jaga dan bantu anak belajar… Tenang, jangan stress dulu karena Kulina punya solusinya! Serahkan urusan makan keluarga sama Kulina aja.

Alasan Harus Pesan Langganan Makan Kulina Selama #DiRumahAja

1. Kulina Lebih Hemat, Tanpa Tambahan Ongkir

1. Langganan Kulina #DiRumahAja - Lebih Hemat, Tanpa Tambahan Ongkir
Langganan Kulina #DiRumahAja – Lebih Hemat, Tanpa Tambahan Ongkir

Kalau lagi pesan makan online, kalian suka merhatiin jarak merchant dengan rumah kalian gak untuk menghemat biaya ongkir? Atau sengaja pilih merchant yang kasih promo gratis ongkir? Padahal makanan yang kamu mau bukan itu! Hayo ngaku…

Nah kalau kamu pesan Kulina, kamu gak perlu mengalami itu semua. Kamu mau pesan makanan apapun, dari merchant manapun di Kulina, bisa, bebas tanpa tambahan ongkir! Jadi lebih hemat, gak perlu ribet cari promo dulu. Mantap gak tuh?

2. Kulina Anti Ribet, Karena Bisa Pesan Langganan

2. Langganan Kulina #DiRumahAja - Anti Ribet, Bisa Pesan Langganan
Langganan Kulina #DiRumahAja – Anti Ribet, Bisa Pesan Langganan

Tiap mau jam makan, buka HP, buka aplikasi pesan makan online, scroll scroll scroll eh tahu-tahu udah habis satu jam buat pilih mau makan apa. Uww sedih… Jangan deh, jangan kamu habiskan waktumu buat pilih-pilih makanan doang. Walaupun kita #DiRumahAja, tapi ingat, kita tetap harus melakukan dan menyelesaikan pekerjaan seperti biasanya.

Jadi buat hemat waktu kamu, pesan langganan lewat Kulina aja. Kamu bisa pilih di awal menu-menu yang kamu mau buat seminggu ke depan. Besoknya tiap hari, kamu gak perlu habiskan waktu buat pilih-pilih menu lagi, tinggal duduk manis, tahu-tahu makananmu diantar setiap jam makan. Enak kan?

3. Dimasak Secara Higienis Oleh Merchant Kulina

3. Langganan Kulina #DiRumahAja - Dimasak Secara Higienis oleh Merchant
Langganan Kulina #DiRumahAja – Dimasak Secara Higienis oleh Merchant

Merchant yang mendaftar di Kulina, tak semuanya lolos uji standard lho. Kulina hanya memilih merchant terpercaya dengan kualitas bahan masakan, tempat memasak, cara memasak, dan penyajian masakan yang terpercaya dan sesuai standard Kulina.

Merchant yang bisa kamu pilih di aplikasi Kulina, hanya mereka yang telah lolos uji standard ini. Jadi, kamu gak perlu khawatir tentang kualitas dan higienitas dari makan-makan ini. Kulina cuma mau yang terbaik buat kamu!

4. Ragam Pilihan Menu dari Ratusan Merchant Kulina

4. Langganan Kulina #DiRumahAja - Ragam Pilihan Menu dari Ratusan Merchant
Langganan Kulina #DiRumahAja – Ragam Pilihan Menu dari Ratusan Merchant

Bosan masak setiap hari? Bosan makan itu-itu aja dari warung makan di sekitarmu? Makanya pilih Kulina aja. Kulina telah memilih merchant-merchant terbaik dengan ragam pilihan menu yang buanyaaakkk bangeeettt… Mulai dari masakan Indonesia, Jepang, Chinesse, Western, sampai masakan India juga ada. Pokoknya kamu mau makan apa, ada deh pilihannya di Kulina!

Saat pesan Kulina, kamu bahkan bisa pilih menu yang berbeda-beda untuk satu kali pengantaran demi memuaskan selera makan setiap anggota keluarga. Tidak hanya makanan berat, Kulina juga punya banyak pilihan camilan dan buah-buahan yang kamu butuhkan.

5. Bisa Pilih Contactless Delivery dari Kulina

5. Langganan Kulina #DiRumahAja - Bisa Pilih Contactless Delivery
Langganan Kulina #DiRumahAja – Bisa Pilih Contactless Delivery

Sejalan dengan upaya kita #DiRumahAja untuk menghentikan penyebaran virus Corona, Kulina juga mendukung gerakan ini dengan menyediakan pilihan contactless delivery dengan kurir pengantar makanan Kulina. Contactless delivery bisa kamu pilih saat proses pemesanan di aplikasi Kulina ya!

Contactless delivery memungkinkanmu untuk tetap mendapat makanan yang telah kamu pesan, tanpa harus bertemu dengan kurir pengatar makanan. Jadi masing-masing tetap menjaga jarak dan menjaga kesehatan kita bersama…

Kamu bisa pesan langganan makan Kulina selama #DiRumahAja dengan beragam menu yang pasti enak, sehat, hemat, dan terjaga kebersihannya.

Semakin penasaran dengan Kulina?
Yuk, langsung aja kepo-in website dan aplikasi Kulina!

[PESAN KULINA AJA]

5 Cara Meningkatkan Imunitas Lawan Corona

Cover-Kulina-Meningkatkan-Imunitas-Lawan-Corona

Sejak kemunculannya akhir tahun lalu, virus Corona atau Covid-19 telah menyebar cepat ke banyak negara di dunia, termasuk Indonesia. Alhasil, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan wabah virus Corona sebagai pandemi. Tentu saja ini membuat ngeri banyak orang, pasalnya virus ini juga mematikan.

Virus Corona menular melalui kontak perorangan secara langsung. Virus ini juga rentan terhadap mereka yang memiliki imunitas rendah. Terlepas dari gejala dan dampak virus Corona yang mengerikan, virus ini sebenarnya bisa dihindari dengan cara-cara mudah yang bisa kita lakukan setiap hari. Maka dari itu, mari meningkatkan imunitas diri kita sekarang juga!

1. Waktu Istirahat yang Cukup

1. Meningkatkan Imunitas Lawan Corona - Istirahat yang Cukup
Meningkatkan Imunitas Lawan Corona – Istirahat yang Cukup

Ketika selama ini kita sibuk berkegiatan di luar, kita sering kali abai pada waktu istirahat – kita begadang karena masih harus menyelesaikan pekerjaan atau untuk bermain game dan menonton film melepas penat.

Sekarang, ubah kebiasaan itu. Banyak perusahaan telah menetapkan work from home yang mana load pekerjaan telah berkurang dari biasanya. Jadi, selesaikan pekerjaan kita di rumah hingga sore hari saja. Saat malam, benar-benar gunakan waktu itu untuk berisitirahat untuk meningkatkan imunitas.

Berikut waktu istirahat ideal sesuai dengan kategori usia:

  • Usia 0 – 3 Tahun : 12 – 18 Jam per Hari
  • Usia 3 – 6 Tahun : 11 – 13 Jam per Hari
  • Usia 6 – 12 Tahun : 10 Jam per Hari
  • Usia 12 – 18 Tahun : 8 – 9 Jam per Hari
  • Usia 18 – 40 Tahun : 7 – 8 Jam per Hari
  • Usia Lansia : 6 – 7 Jam per Hari

2. Berjemur 15 Menit Setiap Hari

2. Meningkatkan Imunitas Lawan Corona - Berjemur 15 Menit
Meningkatkan Imunitas Lawan Corona – Berjemur 15 Menit

Alasan utama kita butuh berjemur adalah untuk mendapatkan vitamin D. Vitamin D tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh manusia. Vitamin D hanya bisa didapatkan dari sedikit jenis makanan seperti kuning telur atau susu, dan juga sinar matahari.

Sinar matahari ada dua jenis, ultraviolet A dan ultraviolet B. Ultraviolet A yaitu, sinar gelombang panjang dari matahari, muncul bersamaan matahari terbit sekitar pukul 05.30 sampa 07.00 pagi. Namun yang kita butuhkan adalah sinar ultraviolet B yaitu, sinar gelombang pendek dari matahari yang muncul pukul 10.00 sampai 15.00.

Jadi untuk saat ini, lebih baik kita berjemur di siang hari dan cukup 15 menit saja. Selama berjemur, banyak hal yang bisa kita lakukan agar tidak merasa bosan misal: berkebun, berolah raga, dan membaca. Rutin berjemur setiap hari berarti menambah asupan vitamin D untuk tubuh yang berguna meningkatkan imunitas kita melawan virus Corona.

Baca Artikel Serupa:
[Kupas Tuntas Mitos VS Fakta Seputar Vitamin C]

3. Rajin Cuci Tangan

3. Meningkatkan Imunitas Lawan Corona - Rajin Cuci Tangan
Meningkatkan Imunitas Lawan Corona – Rajin Cuci Tangan

Setelah itu, penting untuk menjaga kebersihan diri dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir minimal 20 detik setiap cuci tangan. Cuci tanganlah setelah bersentuhan dengan fasilitas umum, bertemu dengan orang lain di luar rumah, hendak mengolah makanan, setelah makan, setelah memegang hewan, dan setelah berpergian dari luar rumah. Selama di luar rumah, pastikan menggunakan masker. Dan untuk berjaga-jaga, selalu bawa hand sanitizer bila Anda tidak menemukan air mengalir dan sabun.

Jika Anda baru bepergian dari luar rumah, selain cuci tangan, pastikan Anda langsung mencuci baju yang digunakan keluar dengan deterjen, mandi, dan segera memakai baju bersih lainnya. Meski tidak langsung meningkatkan imunitas tubuh kita, tindakan ini sangat penting untuk menghindari virus Corona.

4. Jaga Jarak dengan Orang Lain

4. Meningkatkan Imunitas Lawan Corona - Jaga Jarak
Meningkatkan Imunitas Lawan Corona – Jaga Jarak

Jaga jarak atau physical distancing dengan orang lain untuk sementara waktu juga perlu dilakukan. Cara ini juga menjadi bagian dari menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh. Sebab, kita tidak pernah tahu orang yang berada di sekitar kita sedang sakit atau tidak.

Mawas diri dan pastikan jarak Anda dengan orang lain sejauh 2 meter. Jika ada orang disekitar Anda sedang batuk atau flu, sebaiknya menghindar.

5. Konsumsi Makanan Bergizi

5. Meningkatkan Imunitas Lawan Corona - Konsumsi Makanan Bergizi
Meningkatkan Imunitas Lawan Corona – Konsumsi Makanan Bergizi

Konsumsi makanan bergizi yang baik sangat penting dalam membentuk sistem dan meningkatkan imunitas tubuh. Dengan gizi yang baik, maka sistem kekebalan tubuh akan lebih kuat sehingga bisa memberikan perlindungan ekstra bagi tubuh Anda dari berbagai virus penyakit.

Beberapa bahan makanan yang mengandung gizi tinggi dan bisa meningkatkan kekebalan tubuh, antara lain:

  • Kandungan Protein: telur bebek, susu full cream, kerang, ikan mas, udang, daging kambing, ikan kembung, daging sapi dan daging ayam.
  • Kandungan vitamin A: minyak ikan, hati sapi, hati ayam, wortel, kuning telur, mentega, bayam, labu kuning, kangkung dan ubi jalar.
  • Kandungan vitamin C: jambu biji, brokoli, pepaya, jeruk, lemon, strawberry
  • Kandungan vitamin E: minyak zaitun, margarine, minyak jagung, almond, kuaci bunga matahari, minyak bunga matahari.
  • Kandungan zat besi: hati sapi, hari ayam, susu full cream, kacang merah, kuning telur, tempe, daging ayam, kacang hijau, udang dan tahu.

Apabila selama di rumah Anda kesusahan memasak sendiri karena harus belanja ke pasar yang berarti keluar dan bertemu banyak orang, cobalah jaga asupan gizi dengan berlangganan makan pesan antar yang sehat dan lengkap nutrisi seperti Kulina.

Langganan Kulina Aja
Langganan Kulina Aja

SUMBER:
www.cermati.com/artikel/cegah-virus-corona-dengan-jaga-imun-tubuh-begini-caranya
www.p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/obesitas/page/18/kebutuhan-tidur-sesuai-usia
health.grid.id/read/352088091/berjemur-memperkuat-kekebalan-tubuh-melawan-virus-corona-jam-berapa-waktu-yang-tepat?page=all