Kamu Sering Hangatkan Makanan Sisa Semalam?

Hati-hati Tidak Semua Makanan Aman!

Writer: Dinanda Nisita
Editor: Nona Ica

Kebiasaan hangatkan makanan sisa semalam mungkin menjadi salah satu cara untuk lebih irit. Selain karna alasan ekonomis, cara ini juga jadi pilihan karena alasan praktisnya. Menghangatkan ulang makanan sisa semalam di atas kompor atau microwaves akan membuat makanan makin nikmat untuk disantap. 

Tapi apakah semua jenis makanan baik, jika disimpan untuk kemudian dihangatkan kembali? Biar gak salah cara alih-alih malah bikin sakit perut, tips sehat untuk konsumsi makanan sisa semalam berikut ini bisa kalian terapkan sendiri ya!

1. Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang – Telur Rebus

1. Kulina Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang - Telur
1. Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang – Telur

Telur merupakan sumber protein hewani yang memiliki banyak metode olah. Salah satu yang cukup praktis adalah dengan merebusnya. Telur yang telah direbus dalam keadaan dikupas (atau pun belum) tidak direkomendasikan untuk dihangatkan kembali dengan merebus atau dengan microwaves ya. Pasalnya, memanaskan telur dapat menimbulkan zat berbahaya berupa racun. Selain itu, jika memanaskan telur di dalam microwaves, akan memberikan tekanan kelembaban di dalam telur, sehingga membuat telur ini meledak. 

Tips hangatkan makanan ulang untuk telur rebus adalah memotong telur menjadi beberapa bagian sebelum menghangatkannya ke dalam microwaves. Upaya ini bermaksud untuk mengantisipasi potensi ledakan pada telur.

2. Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang – Daging Olahan

2. Kulina Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang - Daging Olahan
2. Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang – Daging Olahan

Produk daging olahan termasuk jajaran sumber protein favorit. Hal ini didukung oleh bahan kimia dan pengawet yang terkandung di dalamnya, sehingga memperpanjang masa konsumsi. 

Namun, menghangatkan daging olahan terutama menggunakan microwaves dapat menimbulkan efek samping bagi kesehatan. Kandungan kolestrol dalam daging olahan akan teroksidasi selama proses penghangatan dalam microwaves. Demikian zat tersebut dapat meningkatkan resiko penyakit jantung koroner.

Tips hangatkan makanan ulang untuk daging olahan dengan kompor, usahakan hanya memanaskannya satu kali. Hal ini baik untuk mengurangi kemungkinan oksidasi yang semakin tinggi.

3. Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang – Nasi

3. Kulina Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang - Nasi
3. Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang – Nasi

Serius nih, nasi?

Menyimpan nasi sisa semalam di dalam kulkas sangat sering dijumpai. Padahal nasi yang terlalu lama disimpan maupun dalam penyimanan yang kurang tepat dapat memicu timbulnya bakteri Bacillus Cereus. Memanaskan nasi dengan microwave atau ditanak kembali di atas dandang memang dapat membunuh bakteri tersebut.

Sayangnya, spora dalam nasi lebih tahan akan daya panas, sehingga ada kemungkinan dapat meracuni tubuh. Tips hangatkan makanan ulang untuk nasi agar tetap layak untuk dikonsumsi bisa dengan menyimpannya dalam rice cooker. Selain panasnya stabil, kebersihannya juga terjamin karena didesain agar dapat tertutup rapat.

4. Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang – Daging Ayam

4. Kulina Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang - Daging Ayam
4. Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang – Daging Ayam

Daging ayam sendiri merupakan daging yang mengandung kontaminasi bakteri Salmonella. Hal ini menjadikannya salah satu makanan yang lebih rawan tercemar, setelah dihangatkan kembali. Sebelum menyimpan daging tersebut, pastikan mengolah daging ayam sampai matang ke dalam tulang. 

Jika hendak menyimpannya di dalam kulkas, gunakan wadah yang tertutup rapat, sehingga meminimalisir tercemar bakteri lainnya. Begitu pula dengan proses menghangatkannya.

Tips hangatkan makanan ulang untuk daging ayam jika menggunakan microwaves, pakai wadah dengan label microwave safe. Tips ini baik untuk bahan makanan yang dihangatkan maupun faktor keamanan alat itu sendiri. 

Potong-potong ayam menjadi bagian yang lebih kecil ketika menghangatkannya, agar daging ayam bisa benar-benar panas sampai ke bagian tulang. Hal ini baik dilakukan agar bakteri sepenuhnya mati.

5. Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang – Daun Hijau

5. Kulina Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang - Daun Hijau
5. Makanan Berbahaya Dihangatkan Ulang – Daun Hijau

Sayuran berwarna hijau lebih rentan terhadap pembusukan bila disimpan terlalu lama. Namun, terkadang hal menyimpanan sayuran hijau sulit untuk dihindari. Tips agar kandungan nutrisinya terjaga, coba panaskan sayuran hijau menggunakan kompor alih-alih menggunakan microwaves. Pasalnya, memanaskan sayuran hijau di dalam microwaves malah akan meningkatkan nitrat yang mana akan berubah menjadi nitrosamine. Senyawa ini akan berubah menjadi racun karsinogenik yang dapat menyebabkan kanker bagi tubuh.

Tips hangatkan makanan ulang untuk sayuran adalah gunakan api kecil pada kompor. Dengan kecilnya api kompor, waktu masak sayur akan lebih lama, sehingga hidangan tak terlalu masak atau bahkan sampai hilang nutrisi.

Kalau kamu mengerti hidangan apa yang kalian simpan dan bagaimana cara yang baik mengolahnya kembali, tentu menghangatkan ulang sisa makanan semalam jadi tetap aman. So, tetap cerdik mengelola makanan agar lebih ekonomis nantinya ya, Kulinas!

Atau kamu juga bisa beli makan hanya ketika kamu hendak makan dengan porsi sekali makan. Tenang, kamu gak perlu takut boros karena kalau kamu pesan makanan di Kulina, ada beragam variasa harga yang bisa kamu sesuaikan dengan kantongmu sendiri. Dan yang lebih penting dari itu, semua menu Kulina fresh dimasak langsung dari dapur pilihan, lalu diantarkan langsung ke alamat kamu tanpa tambahan ongkos kirim.

UDAH HEMAT, SEHAT LAGI!

[YUK, CEK MENU KULINA]





Hadapi Pancaroba dengan 3 Buah Penambah Imun Tubuh

HADAPI PANCAROBA DENGAN
3 BUAH PENAMBAH IMUN TUBUH

Writer: Dinanda Nisita
Editor: Nona Ica

Cuaca tak menentu, panas dingin silih berganti, tandanya masuk musim pancaroba. Pergantian cuaca yang gak jelas gini biasanya bakalan bikin imun tubuh menurun. Imun tubuh menurun ditandai dengan tubuh jadi mudah terserang penyakit dan mulai muncul gejala gangguan kesehatan. Jangan tunggu sampai hal ini terjadi ya, guys!

Mulai kenali tubuhmu dari sekarang! Menyadari keterbatasan daya tahan tubuh atau dengan tetap memperhatikan lama waktu saat bekerja, bisa jadi salah bentuk pencegahan yang bisa diupayakan, lho. Terkadang tak cukup mengandalkan tubuh saja, mengkonsumsi suplemen makanan mungkin juga jadi satu solusi baik. Namun, bergantung pada suplemen kimiawi lebih baik diminimalisir ya, guys.

Ada suplemen yang lebih baik! Apalagi kalau bukan lewat nutrisi makanan yang kalian konsumsi! Yap, selain paling terjangkau dan nutrisinya jelas diperoleh secara alami, mengkonsumsi buah-buahan perlu banget demi menambah imun, lho. Yuk, tambah imun tubuh dan mood kamu lewat konsumsi buah-buahan berikut ini nih Kulinas!

1. Jeruk Sunkist

Jeruk Sunkist kaya akan vitamin C yang dapat menambah imun tubuh
Jeruk Sunkist kaya akan vitamin C yang dapat meningkatkan produksi sel darah putih

Menjaga kekebalan tubuh lebih efektif dengan konsumsi buah-buahan keluarga Jeruk. Salah satunya adalah jeruk Sunkist. Pasalnya buah ini merupakan sumber vitamin C yang baik. Vitamin C dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan meningkatkan produksi sel darah putih yang dibutuhkan saat daya tahan tubuh menurun. Selain itu, buah jeruk juga kaya antioksidan dan bersifat antiinflamasi dan antibakteri. 


Selain banyak manfaatnya, tips mudah mengkonsumsi jeruk Sunkist ini adalah dengan memotongnya jadi beberapa bagian dan langsung disesap aja. Easy! Asli praktis banget buat dijadiin camilan di kantor.

2. Semangka

Buah Semangka mengandung likopen sebagai penambah imun tubuh
Buah Semangka mengandung likopen sebagai pencegah penyakit dan infeksi

Jaga-jaga masuk musim pancaroba dengan konsumsi buah khas musim panas ini yuk. Apalagi kalau bukan buah Semangka! Tak perlu diolah menjadi jus, soalnya daging buah ini selain bisa langsung dikonsumsi, dengan banyaknya kandungan air bisa banget bikin auto good mood.

Gak cuma itu, buah yang terkenal dengan banyak mineral dan vitamin ini, ternyata juga punya kandungan istimewa lho, yakni likopen. Faktanya, zat ini dipercaya efektif untuk pencegahan penyakit dan infeksi, selain itu juga dapat mengurangi peradangan pernapasan.

Tips cara konsumsinya, tinggal dipotong jadi beberapa bagian (biasnya jadi segitiga sama sisi) and ready to eat! Lebih baik berjaga-jaga sebelum sakit kemudian kan Kulinas?

3. Kiwi

Buah Kiwi kaya akan vitamin K dan E sebagai penambah imun tubuh
Buah Kiwi kaya akan vitamin K dan E sebagai antioksidan

Buah kiwi yang khas dengan kulit berambut halus dan daging buah berwarna hijau terang ini kaya akan vitamin C. Bahkan kandungan Vitamin C dalam buah Kiwi ini jauh lebih banyak daripada buah jeruk lho! Vitamin C sendiri dipercaya dapat memproduksi sel darah putih sehingga dapat memerangi infeksi dalam tubuh.

Makin sehat, karena ada vitamin K dan E yang terkandung dalam buah Kiwi ini. Vitamin E sendiri mengandung antioksidan yang baik untuk kesehatan kulitmu. Sedangkan vitamin K memiliki peran cukup besar dalam memerangi penyakit tertentu, salah satunya adalah penyakit kanker. Kandungan natural lainnya adalah folat dan potassium yang cukup berperan dalam meningkatkan daya tahan dan kekebalan tubuh.

Konsumsi buah Kiwi dalam jumlah cukup tentu dapat menambah imun tubuh sehingga membuat tubuh tetap sehat, siap menghadapi perubahan cuaca.

Gampang banget lho guys, kalau kalian mulai ganti camilan dengan konsumsi buah. Soalnya, makan buah tak pernah semenyenangkan ini sebelumnya. Makan buah enak, kenyang, sehat, dan yang paling penting bisa tambah imun tubuh!

Bareng Kulina, buah-buahan segar bisa banget diantar sampai kantormu! Mau buah-buahan utuh ataupun buah potong semunya tersedia. Mau perhatian sama kesehatan tubuhmu? Perhatiin juga kebiasaan nyemilmu ya!

Siap hadapi musim pancaroba?

Pesan sekarang [DI SINI] aja sob!

Pesan paket buah untuk dapatkan asupan buah enak, kenyang, dan tetap sehat