Tips Berhemat Demi Libur Tahun Baruan

Writer: Dinanda Nisita
Editor: Nona Ica

Menjelang akhir tahun, banyak pengeluaran dan transaksi tak terduga (atau sebenarnya terduga, tapi kamu tidak menganggarkannya dengan tepat nih? xixi).

Anggaran-anggaran tak terduga makan malam bersama keluarga maupun kolega di hari libur, belanja karena ada sale besar-besaran, atau pengeluaran wajib lainnya seperti sulit dihindari. Padahal nih, kamu udah mendambakan merayakan tahun baru spesial sambil liburan! Duh, gimana dong?

Tenang… ada banyak cara untuk lebih menghemat uang dan memotong biaya tersebut demi libur tahun baru idaman! Yuk, simak tips dan trik berhemat dari Kulina.

1. Disiplin Pada Anggaran

1. Tips Hemat Tahun Baru - Disiplin Pada Anggaran
Tips Hemat Tahun Baru – Disiplin Pada Anggaran

Mulai mendekati akhir tahun, sebisa mungkin selalu anggarkan pengeluaran rutin maupun wajib untuk dibeli. Cobalah disiplin terhadap batasan anggaran yang telah direncanakan. Misalkan dalam satu bulan, anggarkan untuk masing-masing kegiatan yang mendatang, seperti reuni, acara makan keluarga, dan lain sebagainya. Semakin rinci terhadap barang atau kebutuhan yang hendak dibeli semakin maksimal alokasi danamu.

Salah satu pengeluaran rutin wajib yang sering jadi pelampiasan “khilaf” adalah makan. Ya atau ya, hayo? Sering terjadi kita beli makan hanya karena ingin atau lapar mata. Padahal perut pun sudah kenyang. Nah, cara untuk menghindari beli-beli makanan yang sebenarnya tidak kita butuhkan adalah dengan merencanakan jadwal dan menu makan sesuai kebutuhanmu sejak awal. Tentu saja perencanaan itu juga harus sesuai dengan anggaran yang telah kamu siapkan di awal.

Dimana kamu bisa dapat itu semua? Hanya di Kulina! Katering langganan dengan berbagai pilihan menu dan harga yang bisa kamu pilih sesuai selera, ditambah sudah bebas ongkir pula. Dan ada diskon khusus buat semua pelanggan baru. Penasaran? [CEK MENU KULINA]

Kulina Diskon 30% Khusus Pelanggan Baru
Kulina Diskon 30% Khusus Pelanggan Baru

2. Jeli Terhadap Diskon

2. Tips Hemat Tahun Baru - Jeli Terhadap Diskon
Tips Hemat Tahun Baru – Jeli Terhadap Diskon

Memenuhi kebutuhan tahun baruan dengan mencari diskon atau penawaran harga miring pada promo tertentu. Jelilah dalam membeli, seperti kebutuhan selama tahun baruan nanti mungkin sudah bisa kalian cicil sejak sebluan sebelumnya pada momen diskon istimewa. Walaupun banyak penawaran menggiurkan, selalu prioritaskan kebutuhan bersama ya!

3. Otomatisasikan Tabungan

3. Tips Hemat Tahun Baru - Otomatisasikan Tabungan
Tips Hemat Tahun Baru – Otomatisasikan Tabungan

Mulai prioritaskan fitur simpanan otomatis pada rekening tabunganmu. Secara praktis uang dalam rekeningmu akan otomatis ditarik ke dalam fitur tabungan. Uang yang telah dianggarkan untuk ditabung, tidak akan dapat diambil lagi. Dengan begini tidak ada lagi belanja diluar anggaran. Cara ini juga baik untuk belajar bijak menggunakan uang.

4. Batalkan Fasilitas Langganan

4. Tips Hemat Tahun Baru - Batalkan Fasilitas Langganan
Tips Hemat Tahun Baru – Batalkan Fasilitas Langganan

Mencari hal baru dipenghujung akhir tahun bisa jadi dengan membatalkan langganan TV kabelmu. Manfaatkan waktu luangmu unutk melakukan aktivitas baru atau alokasikan dana berlanggananmu untuk membeli tiket konser, workshop hobi, travelling atau pengalaman baru lainnya. Selain karena waktumu terlalu berharga melulu begitu saja, beri makna baru tutup tahun kali ini.

5. Gali Dompet Lebih Dalam

5. Tips Hemat Tahun Baru - Gali Dompet Lebih Dalam
Tips Hemat Tahun Baru – Gali Dompet Lebih Dalam

Meluangkan waktu untuk membersihkan isi dompet bisa jadi momen mengejutkan untukmu. Pasalnya, terkadang kita suka lupa dengan apa yang pernah kita simpan di dalam dompet. Voucher makan maupun belanja di departement store tertentu suka terselip di sana dan di sini. Selain itu, melakukan audit diri pada dompet dapat membuka kemungkinan pada uang yang dulu pernah kalian simpan.

6. Mencari Mitra Belanja

6. Tips Hemat Tahun Baru - Mencari Mitra Belanja
Tips Hemat Tahun Baru – Mencari Mitra Belanja

Sale atau diskon akhir tahun memang kadang gak kira-kira. Pasalnya selain murah, banyak penawaran yang menjual barang secara paket, misalkan dengan beli 2 gratis 1 atau beli sejumlah sekian dapat potongan harga sekian. Upaya ini jelas mengarahkan konsumen untuk belanja lebih banyak. Ketika ada tawaran menarik demikian, ajak teman-teman agar bekerja sama untuk mendapatkan penawaran tersebut. Dengan cara begini, kalian bisa tetap mendapatkan penawaran menarik tersebut tanpa perlu mengeluarkan uang berlebihan kan?

Mumpung masih awal bulan, yuk cobain tips dan trik di atas supaya bisa lebih hemat DEMI LIBUR TAHUN BARU IDAMAN! Wohooo…

Keunikan Soto Ambengan Khas Surabaya

Writer: Dinanda Nisita
Editor: Nona Ica

Sarapan atau makan siang dengan makan makanan berkuah bisa jadi pilihan paling mantap. Seperti misalkan menikmati hidangan khas Indonesia, Soto! Identik dengan kuah rempah dipadukan dengan sayur tauge, kobis, dan bihun.

Menu ini memiliki penyebutan nama berbeda-beda di tiap daerah, seperti Sroto, Coto, Sauto maupun Tauto. Beda nama beda pula versi dan resep Sotonya. Komposisi kuah Soto disesuaikan dengan daerah dimana Soto tersebut dibuat. Ada yang menggunakan daging ayam, daging sapi maupun bagian kaki sapi bahkan bagian jeroan sapi pun juga ada. Dari sinilah biasanya lahir beragam jenis Soto sesuai dengan isiannya. Secara penyajian, kerap diberikan beberapa pilihan karbohidrat seperti nasi, ketupat, lontong, maupun mi.

Mau makan siang pakai Coto Makassar atau Sroto Sokaraja? Semuanya sama-sama nikmat, seperti halnya menu Soto khas dari Surabaya ini yang memiliki penggemarnya sendiri, apalagi kalau bukan Soto Ambengan.

C:\Users\Owner\Downloads\menu-sarapan-soto-di-jakarta.jpg

Apa ya keunikan Soto Ambengan? Kenapa diberi nama Ambengan?

Kalau kata netijen, nama Ambengan jadi viral karena dipelopori oleh Pak Hasni Sadi. Ceritanya berawal dari depot soto ayam Pak Sadi yang terletak di jalan Ambengan Surabaya. Soto Pak Sadi di jalan Ambengan ini termasuk legendaris lho guys, soalnya Pak Sadi sudah melayani pelanggannya sejak tahun 1970. Siapa sangka, Pak Sadi yang berjualan hanya dengan memikul dagangannya keliling kampung, sanggup membawa Soto Ambengannya meraih penghargaan World Street Congress Food sebagai Master of the Year di tahun 2013! Waaahhh keren ya, jadi gak heran kan kenapa Soto Ambengan bisa bertahan sampai sekarang?

Emang se-enak apa sih sampai bisa dapat penghargaan?

Kuah soto menjadi golden treasure-nya nih, guys. Soto Ambengan memiliki ciri khas kuah berwarna bening dan sedikit kuning. Selain itu, bumbu rempah kunyit, lengkuas, dan serai cukup menonjol dalam aroma kuahnya. Daging ayam dan beragam bagian ayam lainnya dipakai sebagai isian dalam soto ini. Tak lupa menambahkan telur rebus, bihun, kubis, dan nasi putih sebagai pelengkap.

Selain yang telah disebutkan sebelumnya, ada satu pelengkap utama yang bikin soto ini gak sah disebut Soto Ambengan. Apalagi kalau bukan Koya! Koya adalah pelengkap spesial semangkok sotomu. Terbuat dari campuran kerupuk udang, parutan kelapa dan bawang putih yang ditumbuk halus. Kawasan Jawa Timur, khususnya Surabaya terkenal dengan oleh-oleh serba kerupuk terutama kerupuk ikan. Tak heran, Koya benar-benar tumbuh dari bahan-bahan lokal favorit masyarakatnya.

Biasanya Koya akan disediakan dalam wadah tersendiri atau terkadang ada juga yang menyajikannya sebagai topping dalam satu porsi soto. Menambahkan Koya dalam seporsi soto, akan memberikan sensasi gurih umami. Khusus kalian penggemar kuah kental akan ketagihan dengan menambahkan banyak-banyak koya nih. Soalnya konsistensi kuah akan lebih mengental sehingga memberikan sensasi comfort food. Legit~

Sebelum pesen satu porsi soto, kalian tim soto pisah atau soto campur nih?

SUMBER:
https://id.wikipedia.org/wiki/Soto
https://id.wikipedia.org/wiki/Soto_ayam_Ambengan
https://food.detik.com/info-kuliner/d-4436812/dari-pikulan-soto-ayam-ambengan-pak-sadi-jadi-soto-legendaris-indonesia