8 Kue Kering Khas Lebaran di Indonesia

Kulina - Kue Kering Lebaran

Banyak hal yang kita nantikan di waktu Lebaran, antara lain merayakan Hari Kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa, berkumpul bersama keluarga, makan ketupat, hingga ngemil kue kering khas Lebaran yang biasanya hanya muncul satu tahun sekali!

Apa kue kering favoritmu?

Kue kering di setiap daerah di Indonesia bisa saja berbeda-beda, namun ada tiga yang biasanya selalu ada yaitu, nastar, kastangel, dan putri salju. Yuk, simak bersama kue kering apa saja yang ikonik muncul waktu Lebaran.

KUE KERING KHAS LEBARAN

1. Nastar

Kulina - Kue Kering Lebaran - Nastar

Nastar adalah kue berbentuk bulat dengan tekstur pulen dan warna kuning ke-emasan. Kata nastar berasal dari Bahasa Belanda ananas dan taart yang berarti nanas dan kue. Jadi nastar adalah kue nanas.

Memang sesuai dengan isiannya ya… Meski sekarang sudah banyak orang memodifikasi nastar dengan isian selai buah lain, namun isian utama yang pasti diingat semua orang adalah nastar isi selai nanas.

2. Kastengel

Kulina - Kue Kering Lebaran - Kastengel

Selain nastar, ternyata kue kering kastengel juga berasal dari Belanda, lho! Di Belanda penyebutannya menjadi Kaasstengels.

Kastengel terbuat dari adonan tepung terigu, telur, margain, dan keju sehingga kue kering satu ini memiliki dominan rasa asin dan gurih dari keju. Kastengel biasanya berbentuk persegi panjang dengan parutan keju yang sudah terpanggang kecoklatan di atasnya.

3. Putri Salju

Kulina - Kue Kering Lebaran - Putri Salju

Jika cita rasa utama asin sudah dipegang oleh kastangels, maka kue kering putri salju hadir bagi para pecinta manis!

Putri salju biasanya memiliki kue yang terbuat dari kacang mente dan berbentuk bulan sabit. Kue kemudian “dimandikan” dengan gula halus berwarna putih yang memberikan rasa manis. Gula halus berwarna putih yang seperti salju inilah yang membuatnya bernama putri salju. Putri salju memiliki tekstur yang renyah, namun kue dengan cepat akan meleleh ketika sudah masuk ke dalam mulut.

4. Sagu Keju

Tiga kue kering di atas menggunakan bahan dasar tepung terigu, namun kue kering satu ini menggunakan tepung sagu. Ya, sesuai namanya ini adalah sagu keju. Sagu keju meski sama-sama menggunakan keju seperti kastangel, namun memiliki hasil akhir yang lebih ringan dan lebih cepat lumer di mulut.

Kue sagu tidak hanya terbatas pada bahan dasar keju. Di beberapa daerah, kue sagu tidak menggunakan keju dan justru menambahkan santan ke dalam adonan. Kue sagu santan ini lebih dikenal dengan nama kue semprit atau kue Tegal.

Baca Artikel Serupa: Inspirasi Menu Sahur untuk Pekerja Banyak Aktivitas

5. Cokelat Corn Flakes

Corn Flakes yang biasanya jadi menu sarapan, ternyata bisa juga jadi camilan khas Lebaran yang sangat mudah dibuat!

Pertama siapkan cokelat batangan untuk dilelehkan, kemudian tuang lelehan cokelat ke dalam cup kertas yang sudah diisi dengan corn flakes. Ketika cokelat masih basah, taburkan hiasan bola-bola gula agar makin cantik lagi. Terakhir tinggal masukkan ke kulkas dan tunggu cokelat mengeras. Cokelat corn flakes siap dihidangkan!

Mudah sekali bukan?

Cokelat corn flakes biasanya paling disukai anak-anak.

6. Lidah Kucing

Kue kering satu ini memang memiliki nama yang unik. Kue lidah kucing memiliki bentuk oval, panjang, tipis, dan agak kasar sehingga diberikan nama yang sesuai dengan bentuknya.

Tahukah kamu? Kue lidah kucing ternyata memerlukan cetakan khusus untuk membuat bentuknya seperti itu. Saat adonan kue dituang ke dalam cetakan, bentuknya masih bulat memanjang dan akan melebar sehingga menjadi tipis dengan sendirinya saat proses pemanggangan. Wah… Menarik ya!

Kue lidah kucing biasanya hadir dengan warna kuning, namun ada juga yang menyajikan dengan warna lain bahkan tujuh warna pelangi sekaligus.

7. Kuping Gajah

Satu lagi kue kering dengan nama hewan yang unik hadir di waktu Lebaran, apalagi kalau bukan Kuping Gajah! Kuping Gajah berbentuk bulat dengan motif spiral warna cokelat dan putih di dalamnya.

Kuping Gajah merupakan salah satu kue tradisional Indonesia yang dipercaya berasal dari daerah Jawa Tengah. Kuping Gajah menghadirkan rasa manis yang tidak terlalu kuat sehingga disukai oleh berbagai kalangan usia.

8. Stik Bawang

Stik bawang memang tidak khusus muncul saat Lebaran, namun tetap cukup banyak hadir dan disajikan di rumah orang-orang yang sedang merayakan Lebaran.

Stik bawang ternyata bisa dibuat dengan berbagai macam jenis tepung mulai dari tepung terigu, tepung tapioka, hingga tepung ketan. Stik bawang memiliki bentuk panjang lurus dengan bagian dalam yang kosong sehingga sangat renyah saat dimakan.

Stik bawang biasanya menambahkan cincangan daun bawang dan seledri untuk mempercantik warnanya, tidak hanya polos kecokelatan namun ada bintik-bintik hijau yang menggugah selera.

Di rumah kamu sudah ada kue kering yang mana?

Selamat Merayakan Lebaran ya!