Resep Sederhana Bikin Gudeg di Rumah

Writer: Dinanda Nisita
Editor: Nona Ica

C:\Users\Owner\Downloads\087104900_1540012135-shutterstock_502495246.jpg

Buah Nangka matang berwarna kuning terang – memang lebih cocok dijadikan buah pelengkap dalam sup buah atau es campur. Tapi gak hanya nangka matang saja yang sedap disantap, lho! Nangka muda atau Gori, juga bisa jadi kudapan lezat sebagai bahan utama Gudeg.

Siapa yang tidak tahu Gudeg? Gudeg merupakan makanan khas dari Jawa Tengah dan Yoyakarta yang terkenal dengan cita rasa manis dan warna cokelatnya yang menarik. Tahukah kamu dari mana asal warna cokelat itu? Dari gula aren.

Nangka muda yang masih keras, bisa menjadi lembut, bahkan teksturnya menyerupai daging ayam jika dimasak bersama dengan gula aren dalam waktu tertentu. Cara masak unik inilah yang menjadikan Gudeg makanan wajib bagi pelancong yang sedang berlibur ke Jawa Tengah atau Yogyakarta. Gudeg juga terus berinovasi, salah satunya dalam hal packaging yang memungkinkan Gudeg untuk lebih tahan lama dan dibawa pergi jauh sebagai oleh-oleh.

Tapi gimana kalau gak ada oleh-oleh Gudeg dan gak lagi di Yogyakarta? Padahal udah kebayang banget makan nasi putih hangat lauk Gudeg, uwhhh ~

Tunggu, jangan keburu baper dulu! Kita bisa kok bikin Gudeg sendiri di rumah dengan cara yang lebih sederhana, dijamin kamu pun bisa bikinnya. Berikut Kulina sengaja pilih resep sederhana untuk bikin Gudeg sendiri di rumah.

Kalian cuma butuh siapin bahan-bahan berikut dan ikuti instruksinya deh! Selamat mencoba ya!

Bahan-bahan:

  • 1 kg nangka muda
  • 2 liter santan
  • 1 liter air kelapa
  • Secukupnya lengkuas yang diiris memangjang
  • 5 lembar daun salam
  • Telur rebus
  • Gula aren 200 gram

Bahan Bumbu Halus:

  • Garam 2 sendok makan
  • Kemiri yang disangrai 10 butir
  • Ketumbar yang sudah disangrai 1 sendok teh
  • Bawang merah 15 butir
  • Bawang putih 10 butir
  • Merica bubuk setengah sendok teh

Cara Membuat:

  1. Pertama, bersihkan nangka muda yang telah disipkan hingga tidak ada getah atapun kotoran kemudian potong-potong dadu atau sesuai selera.
  2. Kemudian, nangka muda yng telah dicuci dan dibersihkan, direbus beberapa menit saja lalu tiriskan.
  3. Selanjutnya, masukkan telur rebus, gula aren, dan nangka yang sudah dipotong tadi ke panci. Sebelumnya, letakan beberapa lembar daun salam yang telah disiapkan pada alas panci dan letakkan irisan lengkuas diatasnya.
  4. Bumbu-bumbu dihaluskan, kemudian dicampurkan dengan setengah air kelapa. Aduk merata dan tuangkan pada panci.
  5. Tuangkan air kelapa yang tidak dicampur sampai telur dan nangka semuanya terendam kemudian tutup pancinya, seperti membuat sayur nangka biasanya.
  6. Kemudian masak gudeg selama kurang lebih 2 jam dengan api sedang tanpa membuka tutup panci. Lalu, jika air sudah menyusut, sisihkan, dan angkat telur.
  7. Selanjutnya, santan dituangkan dan aduk sambil menghancurkan potongan nangka. Telur dimasukkan lagi hingga sedikit terendam dengan nangka. Masak kembali kurang lebih 3 sampai 4 jam dengan api kecil sambil diaduk perlahan.
  8. Jika santan sudah habis dan gudeg dirasa sudah berwarna coklat kemerahan itu berarti gudeg yang Anda buat sudah matang.

Tips Membuat Gudeg Agar Enak dan Istimewa

  1. Pertama, ada baiknya Anda menggunakan kompor listrik karena saat memasak dengan api kecil, jika dengan menggunakan kompor maka api tersebut bisa mati. Nah, agar api yang dihasilkan stabil, ada baiknya menggunakan kompor listrik dengan mengatur 300 watt dan masak selama 7 jam.
  2. Selanjutnya, karena waktu yang lama dalam memasak, Anda lebih baik menggunakan panci dengan alas yang tebal.
  3. Jangan gunakan santan instan, benar-benar santan dari kelapa tua. Kelapa tua inilah rahasia rasa gurih yang tercipta agar gudeg terasa lebih sempurna.

Nah gampang kan bikinnya? Yuk, siapin bahan-bahannya, siapa tahu bisa jadi salah satu agenda eksperimen masakanmu di akhir pekan nanti!

Malas masak? Langganan katering Kulina aja!
[KULINA DI JOGJA]

SUMBER:
https://resepmasakan.id/resep-membuat-gudeg-asli-jogja/


Keunikan Soto Ambengan Khas Surabaya

Writer: Dinanda Nisita
Editor: Nona Ica

Sarapan atau makan siang dengan makan makanan berkuah bisa jadi pilihan paling mantap. Seperti misalkan menikmati hidangan khas Indonesia, Soto! Identik dengan kuah rempah dipadukan dengan sayur tauge, kobis, dan bihun.

Menu ini memiliki penyebutan nama berbeda-beda di tiap daerah, seperti Sroto, Coto, Sauto maupun Tauto. Beda nama beda pula versi dan resep Sotonya. Komposisi kuah Soto disesuaikan dengan daerah dimana Soto tersebut dibuat. Ada yang menggunakan daging ayam, daging sapi maupun bagian kaki sapi bahkan bagian jeroan sapi pun juga ada. Dari sinilah biasanya lahir beragam jenis Soto sesuai dengan isiannya. Secara penyajian, kerap diberikan beberapa pilihan karbohidrat seperti nasi, ketupat, lontong, maupun mi.

Mau makan siang pakai Coto Makassar atau Sroto Sokaraja? Semuanya sama-sama nikmat, seperti halnya menu Soto khas dari Surabaya ini yang memiliki penggemarnya sendiri, apalagi kalau bukan Soto Ambengan.

C:\Users\Owner\Downloads\menu-sarapan-soto-di-jakarta.jpg

Apa ya keunikan Soto Ambengan? Kenapa diberi nama Ambengan?

Kalau kata netijen, nama Ambengan jadi viral karena dipelopori oleh Pak Hasni Sadi. Ceritanya berawal dari depot soto ayam Pak Sadi yang terletak di jalan Ambengan Surabaya. Soto Pak Sadi di jalan Ambengan ini termasuk legendaris lho guys, soalnya Pak Sadi sudah melayani pelanggannya sejak tahun 1970. Siapa sangka, Pak Sadi yang berjualan hanya dengan memikul dagangannya keliling kampung, sanggup membawa Soto Ambengannya meraih penghargaan World Street Congress Food sebagai Master of the Year di tahun 2013! Waaahhh keren ya, jadi gak heran kan kenapa Soto Ambengan bisa bertahan sampai sekarang?

Emang se-enak apa sih sampai bisa dapat penghargaan?

Kuah soto menjadi golden treasure-nya nih, guys. Soto Ambengan memiliki ciri khas kuah berwarna bening dan sedikit kuning. Selain itu, bumbu rempah kunyit, lengkuas, dan serai cukup menonjol dalam aroma kuahnya. Daging ayam dan beragam bagian ayam lainnya dipakai sebagai isian dalam soto ini. Tak lupa menambahkan telur rebus, bihun, kubis, dan nasi putih sebagai pelengkap.

Selain yang telah disebutkan sebelumnya, ada satu pelengkap utama yang bikin soto ini gak sah disebut Soto Ambengan. Apalagi kalau bukan Koya! Koya adalah pelengkap spesial semangkok sotomu. Terbuat dari campuran kerupuk udang, parutan kelapa dan bawang putih yang ditumbuk halus. Kawasan Jawa Timur, khususnya Surabaya terkenal dengan oleh-oleh serba kerupuk terutama kerupuk ikan. Tak heran, Koya benar-benar tumbuh dari bahan-bahan lokal favorit masyarakatnya.

Biasanya Koya akan disediakan dalam wadah tersendiri atau terkadang ada juga yang menyajikannya sebagai topping dalam satu porsi soto. Menambahkan Koya dalam seporsi soto, akan memberikan sensasi gurih umami. Khusus kalian penggemar kuah kental akan ketagihan dengan menambahkan banyak-banyak koya nih. Soalnya konsistensi kuah akan lebih mengental sehingga memberikan sensasi comfort food. Legit~

Sebelum pesen satu porsi soto, kalian tim soto pisah atau soto campur nih?

SUMBER:
https://id.wikipedia.org/wiki/Soto
https://id.wikipedia.org/wiki/Soto_ayam_Ambengan
https://food.detik.com/info-kuliner/d-4436812/dari-pikulan-soto-ayam-ambengan-pak-sadi-jadi-soto-legendaris-indonesia


10 Oleh-oleh Khas dari Berbagai Daerah di Indonesia

Saat lebaran tiba artinya masa-masa libur panjang tiba. Walaupun lebarannya udah seminggu yang lalu, tapi vibe kumpul dan seru-seruan bareng kadang masih kebawa kan guys? Biasanya nih bakal dialamin sama kalian anak rantau yang butuh mudik ke kota asal. Buat mengobati rasa kangen sama kampung halaman, berikut beberapa makanan khas dari berbagai daerah di Indonesia yang bisa kalian bawa sebagai oleh-oleh dan obat lapar pastinya xixixi~

1. Lumpia – Semarang

D:\KULINA\JUNI\pict\Resep-lumpia-semarang.jpg

Sekali dengar kata ‘Lumpia’ orang langsung inget sama oleh-oleh khas kota Semarang ini. Makanan khas warga Tionghoa ini dulunya berisi daging babi, namun karena warga lokal tidak mengkonsumsi daging tersebut, jadilah bambu muda atau rebung digunakan sebagai isian. Bambu muda ini kemudian diolah dan dibalut dengan kulit lumpia lalu digoreng. Sebagai oleh-oleh, Lumpia ini bisa dibeli dalam keadaan yang belum digoreng.

2. Serabi – Solo

D:\KULINA\JUNI\pict\BBRtBXO.jpg

Manis gurih dengan tekstur lembut dengan pinggiran crunchy. Cukup mendefinisikan kuliner khas Solo ini. Selain teksturnya yang lembut, Serabi Solo ini punya rasa yang khas. Makanan ini dibuat dari adonan santan kelapa dengan teknik memasak yang unik, yakni dengan memutar wajan setelah adonan dituangkan. Biasanya sih yang paling khas adalah rasa original-nya tapi ada juga yang menyediakan Serabi dengan macam-macam topping.

3. Keripik Apel – Malang

D:\KULINA\JUNI\pict\keripik-apel-malang-yang-enak-1.jpg

Aneka keripik banyak terdapat di Kota Malang, satu di antaranya yang paling terkenal adalah Kripik Buah Apel. Banyaknya budidaya pohon apel di kota Malang, membuat Malang terkenal dengan hasil olahan-olahan apel salah satunya Kripik Apel. Pengawetan dengan cara menjadikan apel sebagai keripik membuat makanan ringan ini recommended kalian jadiin oleh-oleh yang tahan cukup lama.

4. Pie Susu – Bali

D:\KULINA\JUNI\pict\029195400_1460459978-berrykitchen.jpg

Pie merupakan makanan khas Amerika. Biasanya memiliki filling olahan buah apel. Namun, Pie berasal dari Bali ini berisikan olahan susu. Berbeda dari Pie Amerika, Pie Susu ini berukuran mini. Karena bentuknya cukup kecil, membawa banyak Pie Susu bisa jadi pilihan oleh-oleh yang cukup ekonomis.

5. Dodol Rumput Laut – Lombok

D:\KULINA\JUNI\pict\13281722_963e223a-6650-4e3c-a44a-347dd741d552-dodol-rumput-laut-tokomesin.jpg

Dodol biasanya memiliki rasa dominan manis dan berwarna coklat. Tapi oleh-oleh khas Lombok ini memiliki keunikan tersendiri, yaitu Dodol Rumput Laut. Dari teksturnya menyerupai dodol pada umumnya yang seperti jelly yang cukup lekat. Selain berwarna-warni, bahan dasar dodol ini terbuat dari rumput laut.

6. Kue Kurma – Makasar

D:\KULINA\JUNI\pict\4381542=s1280=h960.jpg

Tak seperti namanya, sebenarnya kue ini tidak dibuat dari kurma. Konsistensi karamel yang lengket membalut kue ini sehingga menyerupai tekstur buah kurma. Kue ini semakin nikmat karena tak hanya dilapisi manisnya karamel tapi juga dibubuhi gurihnya kacang.

7. Amplang – Kalimantan

D:\KULINA\JUNI\pict\IMG_20190307_172741.jpg

Amplang adalah kerupuk khas dari Kalimantan. Kerupuk Amplang berbahan dasar dari ikan pipih yang banyak ditemui di sungai-sungai Kalimantan. Rasanya gurih dengan aroma khas ikan, bisa kalian dapatkan dalam bentuk sudah digoreng dan dikemas rapih.

8. Bika Ambon – Medan

D:\KULINA\JUNI\pict\Resep-Bika-Ambon.jpg

Kue ini mungkin sudah mengalami krisis cukup panjang. Namanya Bika Ambon tetapi menjadi oleh-oleh khas Medan. Memiliki rasa pandan yang khas, juga memiliki tekstur berongga di setiap sisinya. Selain rasa original, Bika Ambon juga punya banyak aneka rasa lainnya seperti rasa keju dan durian.

9. Lamang – Sumatera Barat

D:\KULINA\JUNI\pict\2__IMG_2292_Lamang_umumnya_disajikan_dalam_dua_varian_teknik_penyajian,_yaitu_asin_atau_manis_tergantung_bahan_pelengkapnya.jpg

Makanan khas dari Sumatera Barat ini bernama Lamang. Biasanya terdapat dua pilihan rasa, yaitu manis dan asin. Berbahan dasar cukup sederhana dari beras ketan dan santan kemudian dimasukkan ke daun pisang dalam bambu. Dengan membakar bambu diatas bara api, menambah aroma smoky kue ini.

10. Kue Sagu – Papua

D:\KULINA\JUNI\pict\Resep-Kue-Bagea.jpg

Berbahan dasar dari sagu, kue ini memiliki rasa yang cukup kompleks. Campuran kenari, kayu manis, kacang tanah, dan cengkih memberikan macam lapisan rasa. Walaupun keras saat digigit, makanan ini akan langsung lumer di mulut. Seperti kue kering, makanan ini cocok untuk dibawa sebagai oleh-oleh.

Makanan-makanan diatas sudah jadi ikon dan terkenal di kota daerah tersebut. So, kalian udah tahu oleh-oleh apa aja yang mau dibawa pulang kan Kulinas?

SUMBER:
https://www.idntimes.com/food/dining-guide/aulia-ratna-safira/oleh-oleh-khas-berbagai-kota-di-indonesia-paling-legendaris/full

5 Makanan Khas Lebaran dari Berbagai Negara di Dunia

Mendekati akhir bulan Ramadan, berarti saatnya persiapan hari raya Lebaran. Tak hanya di Indonesia, kaum muslim di seluruh dunia turut bersiap-siap menyambut Lebaran. Mungkin mendekorasi rumah maupun membeli pakaian baru menjadi adat tiap tahun, tapi salah satu yang menjadi primadona adalah hidangan yang dihadirkan.

Kalau di Indonesia terutama di Jawa biasa menghidangkan Opor Ayam, Ketupat, dan pasangan sejatinya yakni Sambal Goreng Ati, berbeda dengan negara-negara lain. Menu Lebaran setiap negara berbeda-beda, mulai dari hidangan kue-kue basah sampai yang berbahan dasar ikan juga ada lho. Beberapa menu Lebaran dari penjuru dunia berikut menjadi primadona selama Lebaran di negara-negara asalnya. Apa aja sih? Simak nih guys!

1. Turki, Baklava

D:\KULINA\MEI\pict\New folder (2)\simple-baklava-76244-1-5caaaac0ba58a1ad1aea3edc7f7ddaa6_600x400.jpeg

Bagi kalian pencinta pastry, negara ini mungkin menjadi destinasi paling bikin kalian betah terutama saat lebaran. Baklava merupakan kue bertekstur yang berlapis-lapis dan berisi berbagai macam potongan kacang. Sentuhan khas dalam proses pembuatan kue ini adalah dengan menyiramkan sirup serta madu diatasnya.

2. Maladewa, Gulha dan Kulhi Boakibaa

D:\KULINA\MEI\pict\New folder (2)\aneka-kuliner-lebaran-unik-dari-beberapa-negara-4-5106cd73ffe957334ed29e6894109954.jpg

Hari raya Idul Fitri di Maladewa punya sajian spesial yaitu Gulha dan Kulhi Boakibaa. Kedua makanan khas ini merupakan hasil olahan laut. Gulha sendiri merupakan bola-bola yang terbuat dari ikan, sedangkan Kulhi Boakibaa adalah nasi yang dicampur dengan daging tuna segar.

3. Maroko, Meloui dan Chicken Bastilla

D:\KULINA\MEI\pict\New folder (2)\Chicken-Bastilla.jpg

Mungkin masih asing terdengar, namun ketika di Maroko kalian akan menemui makanan lezat khas lebaran lho, namanya Meloui dan Chicken Bastilla. Meloui sebenarnya mirip dengan Roti Canai. Hidangan ini merupakan camilan yang terbuat dari terigu, gula, garam dan ragi. Lain halnya dengan Chicken Bastilla yang cenderung jadi makanan berat. Kue yang mirip dengan pie isi ayam ini sudah cukup terkenal. Berbahan dasar ayam, bumbu aromatik, kacang almon goreng yang kemudian diisikan ke dalam lapisan-lapisan pastry.

4. Mesir, Kahk

D:\KULINA\MEI\pict\New folder (2)\kahk-pistachios-honey-2.jpg

Ketika lebaran tiba, di Mesir punya sajian makanan khasnya, yakni Kahk. Kue ini sudah ada sejak 1540 sebelum masehi, sehingga dipercaya sudah ada sejak jaman Mesir kuno. Kahk merupakan kue berisi kacang dan bertabur tepung gula dengan rendah kalori. Biasanya kue ini berisikan madu, walnuts, kacang pistachio, atau originial tanpa isian dan hanya bertabur tepung gula. Karena kandungan protein dari kacang-kacangan tersebut kue ini baik untuk tubuh lho.

5. Pakistan, Sheer Kurma

Buah kurma menjadi komoditi melimpah di Pakistan, sehingga umat muslim di Pakistan menjadikan kurma sebagai menu utama selama lebaran. Berbeda dari negara kebanyakan yang menyajikan makanan asin gurih maupun pedas, di Pakistan menjadikan makanan manis ini sebagai sarapan maupun makanan penutup di tiap hari raya. Berupa puding, Sheer Kurma terdiri dari buah kurma yang dicampurkan dengan susu serta mie vermicelli. Biasanya juga dapat ditambahkan kacang pistachio, almon, kismis dan air mawar.

Kalau di Indonesia demen banget sama makanan serba santan dan karbohidrat tinggi sebagai menu lebaran. Ternyata beda cerita di negara-negara diatas ya Kulinas. Menu berbahan dasar gandum dan kacang-kacangan menjadi makanan wajib ada selama lebaran.  

Buat kalian yang bosen sama default menu lebaran tiap tahun, bisa jadi referensi menu lebaran kamu, nih, dan gak perlu terbang jauh-jauh. Mungkin kalian mau eksperimen bikin makanan khas negara-negara yang udah disebut diatas buat lebaran nanti? Wih, kalau jadi bikin boljug nih bagi-bagi~

SUMBER:
https://travel.tribunnews.com/2019/05/28/10-makanan-khas-lebaran-dari-berbagai-negara-di-dunia
https://www.idntimes.com/food/dining-guide/rully-bunga/makanan-lebaran/full

5 Makanan Lebaran dari Berbagai Daerah di Indonesia

Ketika lebaran tiba, makanan wajib seperti Opor Ayam maupun Sambal Goreng Ati selalu setia dari tahun ke tahun. Seakan Lebaran ini belum sah tanpa kehadiran-mu oh Opor Ayam~ Lagi pula, hampir di segala lapisan masyarakat pun mengikuti tradisi perayaan ini. Seolah menu tersebut menjadi wajib dihidangkan tiap satu tahun sekali.

Namun mencoba hal-hal diluar kebiasaan ditiap tahunnya patut untuk dijajal lho. Coba tengok, bisa jadi kalian mulai terjebak pola yang sama, seperti menu lebaran melulu itu-itu aja. Selain Opor Ayam dan sederet menu makanan khas dari Jawa, ada lho sajian khas daerah lain setia jadi sajian saat berlebaran.  Untuk resep berlebaran lebih meriah, yuk mari kita intip menu-menu makanan khas lebaran dari berbagai daerah di Indonesia.

1. Bebek Gulai Kurma

D:\KULINA\MEI\pict\New folder\bebek gulai masak kurma (1).JPG

Berlebaran di Aceh tak lengkap tanpa Bebek Gulai Kurma. Kuliner khas Aceh ini sarat akan potongan bebek yang diolah bersama daun temurui, daun pandan, serai, dan santan kelapa. Tak hanya bahan dasarnya yang pastinya udah menggoda iman eh selera, aroma yang berasal dari penambahan rempah dan bumbu seperti cengkeh, kayu manis, biji pala, dan kapulaga berhasil membuat citarasa hidangan ini naik kelas.

Bila mendapati satu porsi Bebek Gulai Kurma tanpa ada penambahan buah kurma, disinilah letak keunikan kuliner khas Aceh ini. Walaupun ada penggunaan kata ‘kurma’ di nama masakannya, Bebek Gulai Kurma tidak menggunakan bahan dasar kurma sama sekali.

2. Gulai Nangka

D:\KULINA\MEI\pict\New folder\Resep-Olahan-Gulai-Nangka-Untuk-Menu-Hari-Ini.jpg

Masakan khas Sumatera Utara tak akan jauh dari yang namanya santan. Ketika masa lebaran tiba, Gulai Nangka menjadi makanan wajib di Medan. Khas dari makanan ini adalah dengan menambahkan iga sapi dan kacang panjang sebagai penyeimbang. Sedangkan bumbu yang digunakan masih sama dengan bumbu gulai pada umumnya, seperti penggunaan cabai merah, bawang merah dan putih, ketumbar, kunyit, jahe, serta lengkuas.

3. Kella Pate

Turut memeriahkan lebaran di Madura, hidangan dengan berbahan dasar ikan yakni Kella Pate selalu menjadi kuliner paling ditunggu. Kella Pate sendiri merupakan hidangan berupa potongan ikan tenggiri yang digoreng kemudian dimasak dengan kuah santan. Dengan penambahan bumbu aromatik yang telah dihaluskan tediri dari jintan, kencur, dan terasi membuat Kella Pate punya rasa yang khas. Kompleksitas rasa dalam hidangan ini juga didukung dengan penambahan irisan cabai dan belimbing wuluh.

4. Ayam Gagape

D:\KULINA\MEI\pict\New folder\32091_ayam-gagape.jpg

Sekilas hidangan ini mirip dengan Opor Ayam, namun penggunaan bumbu dan jenis ayam membuat Ayam Gagape memiliki pamornya sendiri. Resep utama menu ini adalah dengan menggunakan ayam kampung jantan. Jenis ayam ini biasanya memiliki tekstur dan serat daging lebih kenyal dari ayam negeri. Selain itu, penambahan terakhir pada hidangan dengan kelapa parut yang telah disangrai memberikan sensasi yang berbeda dari Opor Ayam.

5. Uvempoi

D:\KULINA\MEI\pict\New folder\uvempoi2.jpg

Usut-punya-usut ketika zaman Presiden Soeharto, beberapa mentri yang dinas ke Palu tak akan melewatkan makanan ini. Termasuk mentri Harmoko yang memberikan bintang 5/5 pada kuliner satu ini. Hadir sebagai kuliner khas daerah Palu, ternyata makanan ini juga menjadi salah satu hidangan wajib saat lebaran. Berbahan dasar dari tulang rusuk atau iga sapi yang dimasak menjadi sup dengan bumbu khas Palu. Terasa gurih dan berwarna cokelat karena kuahnya menggunakan bahan dan teknik memasak yang unik. Bumbu asam jawa dalam kuah sup yang dimasak diatas kayu bakar dan tempurung kelapa berhasil menjadikan kuah lebih aromatik.

Wih, ternyata banyak juga ya kuliner-kuliner daerah selain Jawa yang boleh kita cari resepnya dan coba bikin. Jelajah rasa di lebaran yang penuh kehangatan yuk guys!

SUMBER:
https://travel.tribunnews.com/2019/05/28/7-sajian-kuliner-khas-lebaran-dari-berbagai-daerah-di-indonesia?page=all
https://www.idntimes.com/food/dining-guide/prila-arofani/kuliner-khas-lebaran-dari-berbagai-daerah-di-indonesia/full
https://www.liputan6.com/lifestyle/read/2454249/uvempoi-sop-daging-kesukaan-para-menteri-era-presiden-soeharto

3 RESEP MENU LEBARAN KHAS INDONESIA

Tinggal menghitung hari menuju momen hari raya lebaran. Kembali ke kampung halaman, berkumpul dan silaturahmi dengan sanak saudara menjadi hal paling ditunggu-tunggu. Namun dalam kebersamaan menikmati momen, kurang lengkap jika tidak menyediakan makanan khas lebaran.

Selain kue-kue kering dan beragam kudapan ringan, ada makanan-makanan yang menjadi syarat utama selama lebaran. Menu klasik nan wajib berikut ini selain enak pastinya mudah untuk diolah sendiri di rumah. Siapa tahu lebaran kali ini jadi momen pertama mu masakin buat sekeluarga lho~

Yuk, Kulina temani masak makanan khas Lebaranmu dengan panduan di bawah ini.

  1. Ketupat

Bahan

  • 1 liter beras
  • 10 bungkus ketupat
  • Garam secukupnya

Cara Membuat

  1. Cuci beras hingga bersih kemudian direndam selama 2 sampai 3 jam dengan sedikit garam. Setelah itu tiriskan.
  2. Jika beras sudah selesai direndam dan bungkus ketupat sudah siap, masukkan beras ke dalam bungkus ketupat sampai sepertiga bagian atau setengah penuh.
  3. Masak air dalam panci besar lalu masukkan ketupat.
  4. Masak selama 4 sampai 5 jam.

Tips

  • Pilihlah daun ketupat yang bagus dan jangan lupa cuci hingga bersih.
  • Saat merendam beras untuk dibuat ketupat bisa ditambah sedikit air kapur sirih. Air kapur sirih akan membuat ketupat lebih kenyal dan awet.
  • Pada waktu merebus, sebaiknya ketupat harus selalu dalam keadaan terendam air.
  • Setelah ketupat matang, langsung siram dengan air dingin dan gantung di tempat yang terkena angin agar kandungan airnya berkurang sehingga tidak cepat basi.

2. Sambal Goreng Ati Ampela

Bahan

  • 300 gram kentang, potong dadu
  • 3 pasang hati dan ampela ayam
  • Asam jawa secukupnya
  • Minyak untuk menggoreng, secukupnya
  • 1 lembar daun salam
  • 2 cm / ruas jari lengkuas, memarkan
  • 2 lembar daun jeruk purut, sobek buang tulang daun
  • 1 batang serai, memarkan
  • 3 buah cabai merah besar, buang biji nya, iris halus
  • 1 papan petai, iris-iris
  • 100 ml santan

Bumbu Halus

  • 7 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 6 buah cabai merah keriting
  • 1/2 butir tomat
  • 1/2 sendok teh terasi matang
  • 1 1/2 sendok teh garam
  • 1 sdt gula pasir

Cara Membuat

  1. Rebus hati ampela ayam, tambahkan sedikit asam jawa. Setelah matang angkat, tiriskan, potong dadu.
  2. Goreng kentang yang sudah dipotong dadu sampai matang dan kuning kecoklatan. Angkat, lalu tiriskan. 
  3. Goreng hati dan ampela rebus sampai kecoklatan. Sisihkan.
  4. Panaskan minyak, kemudian tumis bumbu halus sampai wangi.
  5. Masukkan daun salam , lengkuas, daun jeruk, dan irisan cabai merah sampai harum dan layu. 
  6. Tambahkan irisan petai dan ati ampela ayam, sambil diaduk-aduk.
  7. Tuang santan, tunggu sampai mendidih. Lalu masukkan kentang goreng dan aduk sampai rata.
  8. Masak sebentar sampai bumbu benar-benar meresap, angkat lalu sajikan.

3. Opor Ayam

Bahan

  • 500 gram daging ayam
  • 1 buah jeruk nipis
  • 2 lembar daun salam
  • 2 batang serai digeprek
  • 700 ml santan
  • 1 sdt merica bubuk
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt gula pasir
  • 1/2 sdt kaldu bubuk
  • 5 sdm minyak sayur

Bumbu Halus

  • 4 butir kemiri
  • 6 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 1 sdm ketumbar
  • 1/2 sdt jinten
  • 20 cm kunyit/ kunir
  • 4 cm lengkuas
  • Haluskan menjadi satu

Cara Membuat

  1. Potong-potong daging ayam dan cuci bersih kemudian lumuri dengan air jeruk nipis selama 15 menit.
  2. Panaskan minyak lalu tumis bumbu halus, daun salam dan serai hingga harum. Masukkan daging ayam, aduk-aduk lalu masak hingga berubah warna.
  3. Tuang santan, aduk-aduk serta beri garam, merica, kaldu bubuk dan gula pasir kemudian masak sampai daging ayam empuk sambil sesekali diaduk.
  4. Setelah matang, angkat dan tuang dalam mangkuk dengan taburan bawang goreng di atasnya lalu siap untuk dihidangkan.

Tuh kan, gampang banget bikinnya! Sesederhana berbagi masakan khas buah tangan kalian sendiri, bikin momen lebaran bersama keluarga tercinta makin hangat dan berkesan. Yuk, bikin dan masak sendiri di lebaran nanti!

SUMBER:
https://www.idntimes.com/food/recipe/anggun-mayasari/5-resep-menu-masakan-klasik-dan-favorit-saat-lebaran-c1c2/full


6 Kuliner Khas Bali Spesial Acara Adat

Siapa berani nolak liburan ke Bali? Sekali denger kata ‘Bali’ ingatan ini rasanya langsung melayang ke bibir pantai dengan pasir putih sembari menghabiskan sunset. Beuh~ Pulau Seribu Pura yang terkenal dengan ragam seni budaya dan upacara adat sepanjang tahun ini, masih menjadi pilihan utama destinasi wisata, lho.

Tak hanya obyek wisata pantai dan hiburan saja yang menarik wisatawan yang berlibur ke Bali, beberapa suguhan budaya masyarakat yang kental dan unik tak kalah menarik. Bali identik dengan upacara adat keagamaan Hindu yang berkaitan erat dengan rutinitas masyarakat setempat. Beberapa upacara adat yang cukup terkenal misalnya, perayaan Ngaben, Mepandes, Galungan, Nyepi, dan masih banyak lainnya.

Dan berikut ini adalah macam-macam kuliner atau makanan khas yang disajikan saat perayaan adat di Bali.

1. Bebek Betutu

Awal mula masakan Betutu ini merupakan salah satu sesajen yang di sajikan saat upacara-upacara adat di Bali. Namun karena pesat perkembangan sektor pariwisata, Betutu mulai dijajakan menjadi kuliner khas Bali. Terdapat beberapa pilihan daging yang digunakan dalam bumbu masakan ini, misal daging Bebek dan daging Ayam. Meskipun namanya kerap kali terdengar sampai ke luar Bali, belum banyak yang tahu bagaimana proses unik di baliknya. Bebek yang telah di- marinasi kemudian dibungkus rapat dengan pelepah pinang atau upeh dalam bahasa Bali. Setelah dibungkus rapih lalu dimasukkan ke dalam gerabah, ditanam dalam lubang di tanah dan ditutup dengan bara api selama kurang lebih 6-7 jam hingga matang.

2. Jaja Apem

Atau biasa kita kenal Kue Apem, kerap kali disajikan sebagai sesajen di setiap upacara adat di Bali. Kuliner khas desa Lokapaksa ini berbahan dasar tepung beras yang difermentasikan dengan tape singkong dan air kelapa. Yang menjadi ciri khas dari Kue Apem Bali ini adalah dengan tidak ditambahkan gula layaknya Kue Apem di daerah lain. Tetapi menambahkan gula merah cair dan parutan kelapa sebagai taburan.

3. Pulung Nyepi

Sesuai dengan namanya, Pulung Nyepi disajikan menjelang perayaan Nyepi. Sajian ini selalu disajikan jelang upacara Pengerupukan, satu malam sebelum Hari Raya Nyepi. Merupakan kuliner khas dari desa Sukasada yang mirip dengan kolak biji salak tanpa ditambahkan kuah gula merah dan santan. Adonan utamanya adalah tepung beras dan tepung kanji yang dikukus. Dibentuk menjadi bulat dan sedikit lonjong, kemudian direbus kembali.

4. Entil

Kalau lebaran pasti tersaji ketupat, maka di perayaan Nyepi ada Entil. Bedanya, kalau ketupat dibungkus dengan daun kelapa muda (janur), Entil dibungkus dengan daun nyelep atau talengidi. Tanaman tersebut memiliki daun lebar dan panjang mirip daun kunyit. Berikutnya, beras yang telah dibungkus daun nyelep diikat menggunakan tali bambu. Proses memasak Entil cenderung lebih memakan waktu dibanding memasak ketupat. Namun, proses masak yang lama membuat citarasa Entil menjadi lebih enak dan awet.

5. Ketongkol

Kalau lontong berbentuk lonjong, beda dengan Ketongol yang berbentuk kerucut. Pada umumnya, daun pisang digunakan untuk membungkus makanan ini. Biasa disajikan bersama dengan beragam sayuran dan lauk pauk seperti kelapa parut, kerupuk, dan sambal matah. Tak ketinggalan sebagai sayur pendamping lainnya adalah lawar atau jukut urab dan telur rebus. Selain menikmati dengan cara tersebut, cara lain untuk menikmati kuliner ini bisa tanpa tambahan sayur maupun lauk, pun rasanya sudah cukup sedap dan lezat.

6. Nasi Tepeng

Nasi Tepeng merupakan kuliner khas dari Gianyar, menjadi salah satu sajian makanan berat saat perayaan Nyepi. Satu porsi nasi disajikan bersama ragam sayuran seperti kacang panjang, kacang merah, nangka muda, terong, daun kelor, dan kelapa parut. Dengan beralaskan daun pisang berbentuk pincuk meninggalkan kesan spesial dalam perayaan Nyepi.

Itu tadi dia, 6 kuliner spesial acara adat di Bali. Jadi lain kali kalau ke Bali waktu lagi acara adat, kamu tahu makanan apa yang mesti kamu coba.

Kalau kamu juga punya acara atau perayaan spesial di Jakarta, jangan bingung soal makanannya…

Pesan aja di Kulina Event!

Sumber:
https://www.balitoursclub.net/upacara-adat-di-bali/
https://www.idntimes.com/food/dining-guide/reza-iqbal/makanan-khas-nyepi-
yang-wajib-dicoba/full
https://id.wikipedia.org/wiki/Bebek_betutu
https://kompaswisata.com/makanan-adat-bali/
http://kulinerkhasbuleleng.blogspot.com/2014/11/jaja-apem.html