ULANG TAHUN DI BULAN SEPTEMBER? ADA DISKON 20% DARI KULINA!

Kulina tahu, kalau kamu lagi ulang tahun, pasti sering dimintain traktiran sama teman-teman. Nah, biar kamu gak repot traktir banyak teman sendirian, Kulina ada di sini, siap bantu kamu! Tidak hanya memudahkan proses traktiran dan pesan makan, Kulina kasih tambahan diskon sampai 20% khusus untuk kamu yang ber-ulang tahun di Bulan September.

Kenapa harus pesan makannya di Kulina?

1. Ragam Menu

Beragam pilihan menu event mulai dari tradisional, Japanesse, hingga Western.

Menu event/acara Kulina punya banyak sekali pilihan menu mulai dari tradisional, japanese, hingga western. Dijamin deh, selera kamu dan teman-teman, pasti ada pilihannya di Kulina!

2. Ragam Bentuk Penyajian

Beragam jenis penyajian untuk menu event mulai dari snack, meal box, prasmanan, hingga buffet.

Menu event/acara Kulina tidak melulu menu makan berat, lo. Jika kamu ingin menikmati senja bersama teman-teman sambil minum teh/kopi, Kulina siap hidangkan berbagai jenis snack sebagai pendampingnya.

Sedangkan untuk menu makan berat, kamu bisa pilih dalam bentuk meal box, prasmanan, atau buffet. Semua bisa disesuaikan dengan tamu yang akan kamu undang ke acara ulang tahun-mu.

3. Kemasan Unik

Nah, khusus untuk beberapa menu makan berat dalam bentuk meal box, Kulina bakal antar pesanan kamu di dalam besek. Besek adalah keranjang kotak yang terbuat dari ayaman bambu. Besek bisa dicuci dan digunakan kembali, misalnya untuk tempat menyimpan pernak-pernik di kamar. Waaahhh lucu ya …

4. DISKON 20%

Diskon 20% untuk menu Nasi Kuning Tumpeng Mini Spesial dan Tumpeng Berkat.

Nah, ini yang paling spesial di Bulan September! DISKON 20% untuk menu Nasi Kuning Tumpeng Mini Spesial dan Tumpeng Berkat. DISKON 20% ini berlaku hingga 30 September 2019 dengan minimal pembelian 10 pax ya. Kamu cukup tunjukkan foto KTP untuk membuktikan bahwa memang kamu yang sedang berulang tahun di Bulan September ini 😉 Gampang kan?

Ayooo … tunggu apalagi?

[Rencanakan perayaan ulang tahunmu bersama Kulina, SEKARANG!]

Bubur Suro, Serta 4 Sajian Lain untuk Menyambut Tahun Baru Hijriyah

Perayaan Tahun Baru Hijriyah 1 Muharram jatuh pada hari Minggu, 1 September 2019 lalu. Ada beragam budaya dan tradisi untuk merayakan Tahun Baru Hijriyah di Indonesia. Perayaan 1 Muharram ini juga identik dengan sajian kuliner khas yang berbeda dari setiap daerah di Indonesia.

Hal ini sama seperti perayaan Idul Fitri yang identik dengan opor atau perayaan Imlek dengan sajian kue keranjang. Sedangkan untuk menyambut Tahun Baru Hijriyah atau Tahun Baru Islam, satu makanan berikut yang paling banyak disiapkan terutama di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sumatera Selatan. Makanan untuk menyambut Tahun Baru Hijriyah itu adalah Bubur Suro.

1. Bubur Suro

Tahun Baru Hijriyah yang jatuh pada 1 Muharram kalender Islam, sesungguhnya bertepatan dengan tanggal 1 Suro di kalender Jawa. Sebab itulah, bubur yang dimasak untuk menyambut hari tersebut, disebut Bubur Suro.

Bukan sembarang bubur, Bubur Suro memiliki bumbu serta paduan yang berbeda dari bubur biasanya. Bubur Suro menggunakan jahe, santan, dan sereh. Di atas Bubur Suro, diberi taburan tujuh jenis kacang-kacangan, beragam protein seperti ayam opor, telur, perkedel, atau empal daging tergantung daerah masing-masing, bulir-bulir jeruk bali atau delima, irisan ketimun, dan lembaran daun bawang.

2. Bubur Merah Putih

Jika Jawa Timur dan Jawa Tengah punya Bubur Suro, maka lain cerita dengan Jawa Barat yang memiliki Bubur Merah Putih untuk disantap saat menyambut Tahun Baru Hijriyah. Bubur Merah Putih ini memiliki perpaduan rasa yang unik, antara manis dan asin. Bagian bubur merah – sebenarnya lebih ke warna cokelat, terbuat dari gula merah yang menimbulkan rasa manis dan bagian bubur yang berwarna putih terbuat dari santan sehingga memiliki rasa asin gurih. Warna merah melambangkan pengorbanan, sedangkan warna putih melambangkan kesucian.

3. Apem

Tidak hanya Bubur Suro dan Bubur Merah Putih, di beberapa wilayah di Jawa merayakan Tahun Baru Hijriyah dengan kue apem. Kue berbentuk bulat bantet yang terbuat dari tepung beras, santan, dan tape singkong ini memang sering muncul di berbagai acara perayaan adat Jawa.

4. Tumpeng

Tumpeng yang berbentuk menjulang tinggi seperti gunung, dengan lauk-pauk menyebar luas di bagian bawah, merupakan perlambagan hubungan manusia dengan Tuhan dan hubungan antar manusia dengan manusia. Maka tidak heran jika tumpeng sering menjadi makanan spesial di beragam acara penting. Tumpeng biasanya menggunakan nasi kuning, serta lauk-pauk yang dipilih berisi tujuh jenis lauk-pauk dan sayur-mayur yang berbeda.

5. Gunungan

Jika Tumpeng biasanya seukuran lingkaran tempeh untuk disantap beberapa orang saja, maka Gunungan adalah versi raksasanya. Ukuran Gunungan sangat besar dan memang ditujukan untuk orang-orang satu desa/kota. Gunungan biasanya berisi hasil bumi dari masyarakat sekitar, disusun menjulang ke atas, diarak keliling desa/kota, diberi doa, baru dibagikan kepada masyarakat yang datang ke sana. Hasil bumi yang dipakai merupakan hasil panen asli dari warga sekitar, hasil bumi itu kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar sebagai wujud rasa syukur atas rezeki yang mereka terima tahun lalu, sekaligus harapan untuk mendapat rezeki yang lancar lagi di tahun depan.

Dari beberapa makanan untuk menyambut Tahun Baru Hijriyah di atas, yang manakah yang sudah pernah kamu coba? Apa makanan serta tradisi di daerah kalian?

SUMBER:
https://bangka.tribunnews.com/2019/08/30/bubur-suro-gunungan-hasil-bumi-hingga-apem-5-makanan-khas-tahun-baru-islam-di-bulan-muharram?page=2
https://www.grid.id/read/04934979/tahun-baru-islam-1-muharram-1440-h-yuk-intip-5-sajian-khas-dari-berbagai-daerah?page=all

7 Snack Viral dari Masa ke Masa

Sore hari, ada waktu senggang, terus scorlling timeline sosial media rasanya nikmat banget gak sih? Sambil santai, gak sengaja jelajah page kuliner kekinian. Update snack kekinian apa nih yang lagi viral?

Beberapa tahun belakangan, dunia kuliner makin ramai karena banyak variasi makanan dan snack inovatif juga variatif. Namanya aja inovatif dan variatif ya, udahlah snack-snack ini jadi selalu punya keunikannya masing-masing. Gara-gara keunikannya, snack berikut jadi viral di sosial media. Seketika, gerai-gerai serupa menjamur dimana-mana.

Bahkan kalau belum cobain snack viral, rasanya belum gaul deh lu~

Ada snack viral apa aja sih belakangan ini? Yuk, simak ulasan Kulina untuk 7 snack viral dari masa ke masa!

1. Egg Tart

C:\Users\Owner\Downloads\salted-egg-lava-cheese-tart-50311537.jpg

Who loves pastry? Snack yang sempat viral di tahun 2018 adalah Egg Tart. Pastry ini memang sudah ada sejak berabad-abad lamanya, tapi baru viral di Indonesia tahun kemarin. Egg Tart wujudnya mirip dengan pie susu, ukurannya kecil dengan beragam varian topping. Egg Tart yang paling populer dan diincar banyak orang adalah Egg Tart yang ketika dibelah, isinya akan meleleh keluar. Yummy~

2. Salmon Mentai

C:\Users\Owner\Downloads\eatatkappa-ac3e6b5967b5224b3afdf258b0263751_600x400.jpg

Ikan salmon yang cukup mahal dan biasanya hanya dapat dijumpai di resto sushi mewah sekarang bisa ditemui sebagai street snack. Salmon Mentai, jadi salah satu menu hits di tahun 2019 ini. Manfaat ikan salmon yang sudah gak diragukan lagi, diolah dengan saus mentai yang super creamy. Dipadukan dengan nasi atau mie shirataki, di torch bersama ikan dan sausnya. Lengkap sudah paduan rasa dan aromanya.

3. Cheese Tea

C:\Users\Owner\Downloads\211660_3000x2000.jpg

Minuman ini hadir dan mencuri perhatian masyarakat Indonesia sekitar akhir tahun 2018. Sesuai dengan namanya, teh ini tentu terbuat dari keju. Teh dan keju bersatu? Unik juga, ya? Keju yang digunakan dalam Cheese Tea ini telah diolah menjadi cheese foam. Perpaduan teh dan keju tentu memiliki sensasi sendiri di lidah kita. Cheese Tea juga memiliki banyak varian lho. Mulai dari matcha, cokelat, kopi dan lainnya. Ada juga yang ditambahkan dengan tapioca pearl.

4. Telur Gulung

C:\Users\Owner\Downloads\mulpix-com41-44b85fc986b63262cfff077b1bbbb8b6_600x400.jpg

Jajanan SD yang tak lekang oleh waktu, Telur Gulung. Jajanan sederhana ini memang sangat menggugah selera. Gurihnya telur diberi saus jadi snack paling nikmat sepanjang masa. Meskipun banyak ditemukan di sekitar sekolah, jajanan ini viral gak cuma dikalangan anak-anak, tapi juga untuk orang dewasa.

Jangan salah, orang dewasa juga suka kok cemal-cemil, hihi …

5. Sate Taichan

C:\Users\Owner\Downloads\sate-taichan-foto-resep-utama.jpg

Terkenal dari daerah Senayan dan tersebar di beberapa kota di Jawa, Sate Taichan. Tepatnya di tahun 2018 lalu Sate Taichan masih menjadi pilihan banyak orang untuk makan berat atau sekadar ngemil. Apalagi ketika kelaparan pada malam hari, pas disantap untuk makan malam. Sate ayam putih polos ini enaknya dinikmati dengan sambal pedas dan nasi hangat plus taburan bawang goreng.

6. Chicken Salted Egg

C:\Users\Owner\Downloads\creamy-salted-egg-chicken-50268108.jpg

Dari namanya aja udah kebayang rasa telur asin yang meleleh di mulut. Street snack ini awalnya banyak dijajakan di Singapura pada tahun 2017. Namun, akhirnya banyak yang berinisiatif membawanya sampai ke Indonesia. Dengan porsi bite size fried chicken, saus telur asin, dan daun kari dipadukan, diolah, dan dijamin bikin makan makin berselera! Biasanya akan dipaketkan dengan seporsi nasi putih hangat.

7. Mango Sticky Rice

C:\Users\Owner\Downloads\6d98ec9f14b02523fd6974e79d7e8ba0.jpg

Makanan ini sebenarnya adalah makanan pencuci mulut khas Thailand. Dan viral di Indonesia sejak tahun 2017. Terbuat dari beras ketan, santan, dan mangga Thailand yang terkenal manis legit. Perpaduan ketan dan santan menghasilkan rasa gurih pas dengan manisnya mangga. Di Thailand sendiri, makanan ini banyak di konsumsi ketika penghujung musim mangga sekitar bulan April dan Mei.

Gak yakin snack viral cuma ada tujuh aja. Kalau jajanan hits favorit kalian apa nih guys? Yuk coba cek web Kulina siapa tahu ada snack favorit kalian [DI SINI].

Pengganjal perut dengan porsi pas?

Semua ada di Kulina!

SUMBER:
https://bacaterus.com/makanan-yang-lagi-hits/
https://www.wowkeren.com/berita/tampil/00225958.html

6 Jajanan Pasar yang Bikin Rindu Kampung Halaman

Tiba-tiba rindu sama kampung halaman? Hmm… Apa sih yang paling kalian rindukan? Salah satunya, pastilah kuliner khas kampung halaman. Tak hanya didominasi sajian berat kaya bumbu dan rempah, ada pula aneka jajan pasar tradisional yang menggugah selera.

Jajanan pasar mungkin menjadi salah satu snack yang paling mudah ditemukan di pasar tradisional. Tak hanya lezat dan cocok disantap sebagai pengganjal perut waktu traveling, aneka jajanan basah khas Nusantara ini cenderung lebih fresh karena diolah dan dijajakan langsung dihari yang sama. 

Berikut beberapa jajanan pasar yang cukup terkenal, tidak hanya di tempat asalnya, namun hampir di seluruh Indonesia. Siapa tahu, salah satunya jajanan pasar dari kampung halamanmu…

1. Panada

C:\Users\Owner\Downloads\126422703.jpg
Panada dari Minahasa

Jika dilihat sepintas, jajanan satu ini memiliki bentuk serupa dengan snack pastel. Bedanya, panada memiliki bahan dan cita rasa yang berbeda. Jika pastel umumnya berisi campuran bihun dan irisan ayam, panada justru diberi isian berupa pepaya muda yang dicampur dengan ikan cakalang bercita rasa pedas.

Konon, panada merupakan penganan khas keluarga besar Mandey asal Minahasa. Namun, kini panada sudah dijual bebas di berbagai pusat oleh-oleh.

2. Putu Mayang

C:\Users\Owner\Downloads\putu-mayang-es-krim.jpg
Putu Mayang dari Betawi

Meski namanya hampir sama dengan kue putu, namun tampilan putu mayang sangat berbeda dengan kue putu pada umumnya. Terbuat dari campuran tepung beras, garam, dan pewarna makanan yang dikukus, putu mayang memiliki tekstur kenyal dengan bentuk menyerupai mi. Untuk menambah rasa, putu mayang juga disajikan bersama kuah dari santan dan gula bercita rasa manis. Putu mayang sendiri merupakan kuliner khas Betawi.

3. Serabi

C:\Users\Owner\Downloads\serabi-hijau-kinca_20171212_151311.jpg
Serabi dari Bandung

Serabi atau biasa disebut Surabi di daerah asalnya, Bandung. Camilan khas ini terbuat dari tepung terigu, telur, dan air kelapa. Serabi khas kota Kembang dimasak dengan menggunakan tungku tanah liat. Ada dua jenis serabi Bandung, yaitu serabi manis yang menggunakan tambahan kinca (campuran gula merah cair, santan dan daun pandan) dan serabi asin dengan taburan oncom yang sudah diberi bumbu di atasnya. 

4. Cenil

C:\Users\Owner\Downloads\cenil-agrowindo.jpg
Cenil dari Yogyakarta

Cetil atau Cenil adalah makanan yang terbuat dari pati ketela pohon. Makanan tradisional khas Jogja ini banyak ditemui di penjaja jajanan pasar tradisional. Makanan ini biasa dibentuk silinder memanjang, kemudian diberi warna sesuai selera sebelum direbus. Cenil biasanya disajikan dengan parutan kelapa dan ditaburi gula pasir.

5. Lupis

C:\Users\Owner\Downloads\lupis_20180327_135512.jpg
Lupis dari Jawa Tengah

Siapa yang gak kenal jajanan pasar satu ini? Lupis merupakan salah satu jajanan tradisional Jawa Tengah yang masih digemari hingga kini. Banyak dijajakan sebagai camilan di pagi hari, lupis terbuat dari beras ketan yang dibungkus daun pisang lalu dikukus hingga matang. Sebagai penambah rasa, lupis biasanya diberi taburan kelapa parut dan siraman juruh (semacam saus gula merah). 

6. Sosis Solo

C:\Users\Owner\Downloads\40540212_2249a718-c49c-4dac-be1f-40be1c848ecf_707_360.png
Sosis Solo dari Solo

Meski bernama sosis Solo, jajanan khas kota kelahiran Presiden Joko Widodo ini terlihat menyerupai lumpia mini berisi daging ayam. Konon, camilan bercita rasa gurih cenderung asin ini diadopsi dari sajian sosis yang banyak disantap oleh orang Belanda saat masa penjajahan.

Ternyata setiap daerah punya jajanan pasar yang unik-unik ya? Mana nih yang jadi favoritmu?

Eh, baca-baca artikel tentang jajanan sore-sore gini malah jadi laper lagi? Hihi. Sengaja atuh Kulina, mah. Haha. Kalau laper sore-sore pingin cari camilan enak, murah, berkualitas – ya tinggal pesan di Kulina aja!

Banyak variasi snack, mulai dari jajanan tradisional, snack western, dan snack ala Timur Tengah juga ada lho Kulinas! Tinggal sesuaikan selera dan anggaran kamu bareng Kulina.

ENAK DI PERUT, NYAMAN DI KANTONG

[LIHAT MENU JAJANAN PASAR KULINA]

SUMBER:
https://kumparan.com/@kumparanfood/7-jajanan-pasar-khas-indonesia-yang-cocok-dijadikan-teman-minum-teh
https://blog.traveloka.com/manado/12-oleh-oleh-khas-manado-bagi-pencinta-kuliner-tradisional/
https://brilicious.brilio.net/unik/bikin-banyak-orang-terkecoh-ini-bedanya-serabi-solo-serabi-bandung-180509d.html

5 Camilan Buah Khas Nusantara

Indonesia negara sub tropis yang memiliki kelembaban udara cukup. Tak heran aneka ragam buah mudah ditemui. Bahkan di tiap daerah memiliki buah-buahan khas yang tumbuh subur dan menjadi komoditas yang cukup populer lho. Tak hanya mengkonsumsi buah secara langsung, ini ada beberapa olahan buah yang dijadikan snack maupun jajanan khas yang mungkin salah satunya udah mulai langka dijumpai. Apa aja sih? Simak ulasan camilan khas Nusantara dari buah-buahan berikut ini.

1. Rujak

C:\Users\Owner\Downloads\1.jpg
Rujak Buah

Kalau di negara Barat familiar dengan fruit salad, di Indonesia ada yang serupa yakni Rujak buah. Bermacam-macam buah diserut tipis atau di potong-potong, di campur dengan saus sambal kacang. Rasa saus yang manis asam dengan aroma kacang sangrai menjadi ciri khas salad ala Indonesia ini. Buah-buahan khas rujak adalah mangga muda, kedondong, jambu air, timun, bengkuang, dan lain sebagainya. 

Kabarnya di daerah Jawa, rujak dijadikan salah satu unsur penting dalam upacara tujuh bulanan. Ketika seorang wanita hamil dan usia kandungannya sudah memasuki usia tujuh bulan maka akan diadakan upacara tujuh bulanan. Salah satu makanan yang ada dalam upacara itu adalah rujak. Selesai upacara rujak ini dibagikan kepada tamu yang hadir. Ada kepercayaan bahwa apabila kebanyakan dari tamu berasa sepat dan pedas rasa rujaknya maka anak yang sedang dikandung adalah seorang anak laki-laki. Sedangkan apabila rujak itu berasa segar sebagaimana rujak biasa maka yang dikandung itu adalah anak perempuan.

2. Es Teler

C:\Users\Owner\Downloads\es-teler_20180519_061524.jpg
Es teler dengan buah alpukat, nangka, dan kelapa muda

Minuman khas dari Jawa Tengah ini dibawa Hj. Samijem dan anaknya Tukiman dari Sukoharjo. Berawal dari berdagang buah di Menteng, Jakarta Pusat namun banyak yang tak laku, membuat mereka berinisiatif membuat racikan minuman buah segar ini. Dengan mencampurkan beberapa buah seperti, nangka, alpukat, kelapa muda, sirup dan susu atau santan ke dalam gelas mangkuk. Nama ‘teler” sendiri didapatkan dari ungkapan pelanggan “es-nya bikin teler”. Berangkat dari ungkapan tersebut, nama Teler kemudian dirasa cocok dijadikan nama segelas es buah segar ini.

3. Klappertaart

C:\Users\Owner\Downloads\hipwee-klapp-750x422.jpg
Klappertaart dengan buah kelapa muda, kismis, dan kenari

Salah satu makanan warisan kuliner khas Manado dan peninggalan Belanda, jajanan unik kue khas Manado yang satu ini wangi, lembut, dan gurih. Dari namanya saja sudah terlihat, Klappertaart yang berarti kue kelapa. Terbuat dari bahan kelapa muda gurih, susu, mentega, dan telur, Klappertaart dapat disajikan dengan berbagai topping dan rasa seperti kismis, kayu manis, kenari, coklat, dan keju.

4. Pisang Goroho

C:\Users\Owner\Downloads\065759100_1557457628-Goroho__2___1_.jpeg
Pisang Goroho

Berbeda dengan pisang goreng khas Jawa, camilan sore asal Gorontalo ini berbahan dasar pisang yang masih mengkal, kulitnya hijau dengan tekstur yang keras. Ada dua cara dalam mengolah pisang Goroho ini, dengan di kukus atau di goreng. Tapi lebih populer dengan cara menggoreng pisang Goroho ini. Pisang di potong-potong membujur agak tebal tanpa di beri tepung. Teksturnya akan garing renyah di luar dan empuk gurih di dalam. Tak ada rasa manis sama sekali. Karenanya pisang ini enak dicocol dengan sambal sagela atau sambal ikan roa yang pedas menyengat. 

5. Manisan Pala

C:\Users\Owner\Downloads\5283.jpg
Manisan pala

Mendengar kata manisan, Cianjur khasnya kuliner olahan ini. Manisan sendiri terdiri dari dua jenis, manisan basah dan kering. Namun, camilan tradisional ini lebih terkenal manisan versi keringnya. Cara mengolahnya pun cukup sederhana hanya terbuat dari daging buah pala yang masih segar. Kemudian dikupas dan dipotong-potong sesuai selera, merendam pala dengan air kapur dicampur larutan gula pasir dan dimasak hingga mendidih. Untuk manisan pala kering, hanya perlu menjemurnya di bawah sinar matahari. Pala sendiri memiliki senyawa kimia yang dapat membantu gangguan insomnia, memperlancar pencernaan, dan meningkatkan selera makan serta mampu mengatasi rasa mual.

[BELI CAMILAN BUAH]

Kalau di daerah asal mu ada buah apa nih?
Yuk ceritain di sini!

SUMBER:
https://id.wikipedia.org/wiki/Rujak_manis
https://id.wikipedia.org/wiki/Es_teler
https://travel.tempo.co/read/421265/manisan-pala-khas-cianjur-kaya-manfaat-kesehatan/full&view=ok
https://food.detik.com/info-kuliner/d-3921471/pisang-goroho-digoreng-telanjang-aduh-enaknya 

7 Kebiasaan Unik Sambut Hari Kemerdekaan

Perayaan hari Raya Kemerdekaan Indonesia menjadi satu dari sekian banyak agenda tahunan yang cukup meriah. Pasalnya, HUT kemerdekaan tak hanya dilalui dengan upacara bendera, diskon besar-besaran maupun potong tumpeng seperti umumnya acara ulang tahun. Sebagian daerah di Indonesia punya cara unik dalam memeriahkan perayaan ini, beragam kegiatan perlombaan, bazaar, dan pentas seni.

Tapi apa betul Agustus-an gitu-gitu aja? Spesial HUT RI, yuk simak ulasan kebiasaan apa aja sih yang dilakukan masyarakat di Indonesia dalam menyambut hari kemerdekaan.

1. Lari Obor Estafet – Semarang

C:\Users\Owner\Downloads\3-34.jpg

Lari Obor Estafet merupakan tradisi yang dilakukan warga Semarang khususnya warga Kecamatan Gajahmungkur untuk merayakan Hari Kemerdekaan. Tradisi unik ini sudah dilakukan selama 32 tahun dan tetap bertahan hingga sekarang.

Obor dalam tradisi ini merupakan simbol semangat para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan. Karena itu, obor tersebut dibawa pelari dan diestafetkan. Dengan adanya tradisi tersebut, warga Semarang diharapkan bisa merasakan kembali perjuangan para pahlawan yang telah gugur.

Biar makin semangat bawa lari obornya, bisa sekalian nyamil Lumpia basah tuh sebelum bertanding. Secara, Lumpia merupakan makanan khas dari Semarang. Resep aslinya sih berisi rebung yang dibungkus kulit lumpia. Namun, dalam perkembangannya banyak dikombinasikan dengan bermacam protein hewani.

2. Tasyakuran/Tirakatan – Jawa

https://www.inibaru.id/nuploads/61/tasyakuran.jpg

Sebagian besar masyarakat di Pulau Jawa baik di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, maupun Yogyakarta biasanya melakukan tradisi ini. Tasyakuran kemerdekaan biasa diadakan dengan makan bersama satu RT maupun kampung. Tradisi ini selalu digelar tiap malam 17 Agustus.

Tasyakuran ini biasanya akan dimulai dengan pembagian hadiah kepada pemenang lomba 17-an. Kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng. Tumpeng yang biasanya disajikan pun berupa tumpeng Nasi Kuning beserta khas lauk pauknya. Setelah itu diakhiri dengan pembacaan doa.

Hayo, kalian pemuda pemudi mana nih yang sering ikut tirakatan?

3. Lomba Dayung – Banjarmasin

https://www.inibaru.id/nuploads/61/lomba%20dayung.jpg

Tradisi untuk memperingati hari kemerdekaan nggak hanya ditemukan di Jawa lho. Di luar Pulau Jawa juga punya tradisi unik dalam menyambut hari kemerdekaan. Misalnya warga Banjarmasin, kota mereka terkenal dengan sungai dan sampan yang menjadi transportasi populer masyarakatnya. Tak heran bila tradisi mendayung dijadikan perlombaan dalam rangka memperingati HUT RI setiap tahunnya.

Lomba ini diikuti oleh para peserta dari berbagai daerah yang ada di Kalimantan Selatan untuk berlomba mendayung sejauh 500 meter. Acara yang diselenggarakan di Sungai Martapura ini memperebutkan piala bergilir Gubernur.

Lapar setelah jadi supporter lomba dayung? Siap lahap kuliner khas yaitu, Soto Banjar untuk jadi pelega perut keronconganmu. Soto yang terkenal dengan kuah yang kaya akan rempah-rempah ini memang memiliki rasa yang lezat. Ditambah taburan telur asin, ayam suwir, serta kombinasi lontong – dalam hidangan ini membuat akhir pekan nonton lomba dayung makin seru.

4. Pacu Kude – Aceh

https://www.inibaru.id/nuploads/61/pacu%20kude.jpg

Pacu kuda atau pacu kude dalam bahasa Gayo sebenarnya telah menjadi hiburan rakyat jauh sebelum Belanda datang. Mengacu pada buku Pesona Tano Gayo karya AR Hakim Aman Pinan, pacu kude biasanya digelar setelah musim panen atau sekitar Bulan Agustus.

Lomba balap kuda yang diselenggarakan bertepatan dengan peringatan kemerdekaan Indonesia. Tradisi yang memikat banyak penonton ini mengharuskan para joki mengadu ketangkasan kudanya tanpa menggunakan pelana dan hanya diperuntukan bagi joki yang berusia 12 sampai 20 tahun.

Kalau kuda berpacu dalam medan pacu, perut kalian juga bisa ikutan berpacu karna kuliner khas Aceh satu ini. Mie Aceh namanya. Khas dengan mie kuning tebal dengan irisan daging sapi, daging kambing atau makanan laut disajikan dalam sup sejenis kari yang gurih dan pedas. Sebagai pelengkap, biasanya ditaburi bawang goreng dan disajikan bersama emping, potongan bawang merah, mentimun, dan jeruk nipis.

5. Telok Abang – Palembang

perayaan hari kemerdekaan

Warga Palembang, Sumatera Selatan, memiliki tradisi yang cukup unik bernama Telok Abang. Tradisi mainan ini sudah ada sejak zaman kolonial Belanda dan selalu ada saat merayakan hari kemerdekaan Indonesia.

Telok artinya telur dan abang berarti merah. Jadi, telok abang adalah telur ayam atau telur bebek rebus yang berwarna merah. Dalam resep aslinya, warna merah telur diambil dari akar pohon gabus yang banyak tumbuh di daerah rawa. Telok abang kemudian ditancapkan pada miniatur perahu, pesawat terbang, mobil-mobilan, dan becak yang terbuat dari jenis kayu gabus.

6. Bola Api – Cirebon

C:\Users\Owner\Downloads\1536644804418-BeritaBaik--Sepak Bola Api--100918--Djuli Pamungkas DSC06507.jpg

Tak mau kalah dengan daerah yang lain, di kota Cirebon pun punya tradisi tersendiri dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Tradisi tersebut adalah sebuah permainan bola yang disebut Bola Api. Pesertanya adalah para santri di Pesantren Babakan Ciwaringin.

Aturan permainannya hampir sama dengan sepak bola pada umumnya. Hanya saja bola yang dipakai di sini terbuat dari buah kelapa yang telah dilumuri minyak tanah dan di sulut api. Konon katanya, peserta yang ingin mengikuti permaian Bola Api ini diharuskan untuk berpuasa selama 21 hari terlebih dahulu.

7. Sepak Bola Duren – Cirebon

C:\Users\Owner\Downloads\sepak-bola-durian_0112_1_20171201_092821.jpg

Tak kalah ekstrim dengan permainan Bola Api, bola yang dipakai dalam permainan kali ini adalah buah durian. Para pesertanya adalah puluhan anggota laskar densus 99 dan forum spiritual. Sebelum permainan dimulai, akan ada seorang ustadz yang memimpin do’a untuk meminta keselamatan.

Selain Sepak Bola Duren, akan ada atraksi unjuk kebolehan yang dilakukan oleh beberapa peserta. Mereka akan beraksi menunjukkan kekebalan tubuhnya dengan memakan beling ataupun memakan bara api yang masih menyala.

Tuh kan Indonesia punya banyaaak tradisi unik yang bikin geleng-geleng kepala. Tapi kalau gak kayak begini bukan Indonesia namanya~

SELAMAT HARI RAYA KEMERDEKAAN KE 74 INDONESIAKU TERCINTA … !!!


SUMBER:
https://phinemo.com/makna-kemerdekaan-fiersa-besari/
https://www.boombastis.com/tradisi-kemerdekaan-indonesia/36331
https://www.inibaru.id/hits/tradisi-unik-jelang-hari-kemerdekaan-indonesia




AGUSTUS, BULAN SPESIAL UNTUK INDONESIA DAN KAMU JUGA!

Kemerdekaan Indonesia berawal dari momen jatuhnya bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang. Sebab negaranya terkena bom, tanpa pikir panjang, Jepang menyerah terhadap sekutu. Pasukan Jepang yang berada di negara-negara lain pun segera ditarik pulang.

Singkat cerita, para pemimpin Indonesia waktu itu, Bung Karno bersama lembaga yang menaunginya berinisiatif untuk menemui pimpinan Jepang, Marsekal Tekauchi dan meminta mereka untuk segera menarik pasukannya dari Jepang dan memberikan kemerdekaan bagi Indonesia.

Karena desakan dari berbagai pihak, malam pada tanggal 16 Agustus 1945 teks proklamasi tengah disiapkan. Keesokan harinya, pada hari Jumat, 17 Agustus 1945, teks proklamasi tersebut dibacakan oleh Ir. Soekarno sebagai tanda bahwa bangsa Indonesia telah mencapai kedaulatan. 

AKHIRNYA INDONESIA MERDEKA!

Nah, apa yang terjadi pada Negara Jepang saat itu, jangan sampai deh kejadian sama kamu. Serupa tapi tak sama …

Jangan sampai dompet makan bulanan kalian hancur gara-gara bon!

Karena apa? Menyambut bulan Kemerdekaan ini, Kulina punya DISKON 10% buat kalian yang berulang tahun di bulan Agustus! Diskon yang kalian dapatkan bisa mencapai Rp 200.000 lho … Kesempatan ini khusus untuk pembelian paket Nasi Kuning series, ya.

Caranya gampang banget: kalian cuma butuh melampirkan bukti foto identitas (KTP/SIM/tanda pengenal lainnya) melalui CX Kulina ketika melakukan pemesanan. Gak perlu perlu khawatir karena informasi yang kalian berikan hanya akan digunakan untuk kepentingan internal saja.

Itu aja? Oh, tentu tidak.

Makin mantap, ada promo cashback tambahan hingga Rp50.000 dengan share momen ulang tahunmu di sosial media sambil tag dan mention @kulina.id! Promo ini berlaku dengan minimal pembelian 10 pax dan hanya untuk satu orang dalam sekali transaksi.

Kamu-kamu-kamu yang ulang tahun di Bulan Agustus ini, yuk segera pesan Kulina sekarang. Rayakan momen spesialmu bareng Kulina!

[DAPATKAN DISKON AGUSTUS SPESIAL 10%]

5 Makanan Lebaran dari Berbagai Daerah di Indonesia

Ketika lebaran tiba, makanan wajib seperti Opor Ayam maupun Sambal Goreng Ati selalu setia dari tahun ke tahun. Seakan Lebaran ini belum sah tanpa kehadiran-mu oh Opor Ayam~ Lagi pula, hampir di segala lapisan masyarakat pun mengikuti tradisi perayaan ini. Seolah menu tersebut menjadi wajib dihidangkan tiap satu tahun sekali.

Namun mencoba hal-hal diluar kebiasaan ditiap tahunnya patut untuk dijajal lho. Coba tengok, bisa jadi kalian mulai terjebak pola yang sama, seperti menu lebaran melulu itu-itu aja. Selain Opor Ayam dan sederet menu makanan khas dari Jawa, ada lho sajian khas daerah lain setia jadi sajian saat berlebaran.  Untuk resep berlebaran lebih meriah, yuk mari kita intip menu-menu makanan khas lebaran dari berbagai daerah di Indonesia.

1. Bebek Gulai Kurma

D:\KULINA\MEI\pict\New folder\bebek gulai masak kurma (1).JPG

Berlebaran di Aceh tak lengkap tanpa Bebek Gulai Kurma. Kuliner khas Aceh ini sarat akan potongan bebek yang diolah bersama daun temurui, daun pandan, serai, dan santan kelapa. Tak hanya bahan dasarnya yang pastinya udah menggoda iman eh selera, aroma yang berasal dari penambahan rempah dan bumbu seperti cengkeh, kayu manis, biji pala, dan kapulaga berhasil membuat citarasa hidangan ini naik kelas.

Bila mendapati satu porsi Bebek Gulai Kurma tanpa ada penambahan buah kurma, disinilah letak keunikan kuliner khas Aceh ini. Walaupun ada penggunaan kata ‘kurma’ di nama masakannya, Bebek Gulai Kurma tidak menggunakan bahan dasar kurma sama sekali.

2. Gulai Nangka

D:\KULINA\MEI\pict\New folder\Resep-Olahan-Gulai-Nangka-Untuk-Menu-Hari-Ini.jpg

Masakan khas Sumatera Utara tak akan jauh dari yang namanya santan. Ketika masa lebaran tiba, Gulai Nangka menjadi makanan wajib di Medan. Khas dari makanan ini adalah dengan menambahkan iga sapi dan kacang panjang sebagai penyeimbang. Sedangkan bumbu yang digunakan masih sama dengan bumbu gulai pada umumnya, seperti penggunaan cabai merah, bawang merah dan putih, ketumbar, kunyit, jahe, serta lengkuas.

3. Kella Pate

Turut memeriahkan lebaran di Madura, hidangan dengan berbahan dasar ikan yakni Kella Pate selalu menjadi kuliner paling ditunggu. Kella Pate sendiri merupakan hidangan berupa potongan ikan tenggiri yang digoreng kemudian dimasak dengan kuah santan. Dengan penambahan bumbu aromatik yang telah dihaluskan tediri dari jintan, kencur, dan terasi membuat Kella Pate punya rasa yang khas. Kompleksitas rasa dalam hidangan ini juga didukung dengan penambahan irisan cabai dan belimbing wuluh.

4. Ayam Gagape

D:\KULINA\MEI\pict\New folder\32091_ayam-gagape.jpg

Sekilas hidangan ini mirip dengan Opor Ayam, namun penggunaan bumbu dan jenis ayam membuat Ayam Gagape memiliki pamornya sendiri. Resep utama menu ini adalah dengan menggunakan ayam kampung jantan. Jenis ayam ini biasanya memiliki tekstur dan serat daging lebih kenyal dari ayam negeri. Selain itu, penambahan terakhir pada hidangan dengan kelapa parut yang telah disangrai memberikan sensasi yang berbeda dari Opor Ayam.

5. Uvempoi

D:\KULINA\MEI\pict\New folder\uvempoi2.jpg

Usut-punya-usut ketika zaman Presiden Soeharto, beberapa mentri yang dinas ke Palu tak akan melewatkan makanan ini. Termasuk mentri Harmoko yang memberikan bintang 5/5 pada kuliner satu ini. Hadir sebagai kuliner khas daerah Palu, ternyata makanan ini juga menjadi salah satu hidangan wajib saat lebaran. Berbahan dasar dari tulang rusuk atau iga sapi yang dimasak menjadi sup dengan bumbu khas Palu. Terasa gurih dan berwarna cokelat karena kuahnya menggunakan bahan dan teknik memasak yang unik. Bumbu asam jawa dalam kuah sup yang dimasak diatas kayu bakar dan tempurung kelapa berhasil menjadikan kuah lebih aromatik.

Wih, ternyata banyak juga ya kuliner-kuliner daerah selain Jawa yang boleh kita cari resepnya dan coba bikin. Jelajah rasa di lebaran yang penuh kehangatan yuk guys!

SUMBER:
https://travel.tribunnews.com/2019/05/28/7-sajian-kuliner-khas-lebaran-dari-berbagai-daerah-di-indonesia?page=all
https://www.idntimes.com/food/dining-guide/prila-arofani/kuliner-khas-lebaran-dari-berbagai-daerah-di-indonesia/full
https://www.liputan6.com/lifestyle/read/2454249/uvempoi-sop-daging-kesukaan-para-menteri-era-presiden-soeharto

3 RESEP MENU LEBARAN KHAS INDONESIA

Tinggal menghitung hari menuju momen hari raya lebaran. Kembali ke kampung halaman, berkumpul dan silaturahmi dengan sanak saudara menjadi hal paling ditunggu-tunggu. Namun dalam kebersamaan menikmati momen, kurang lengkap jika tidak menyediakan makanan khas lebaran.

Selain kue-kue kering dan beragam kudapan ringan, ada makanan-makanan yang menjadi syarat utama selama lebaran. Menu klasik nan wajib berikut ini selain enak pastinya mudah untuk diolah sendiri di rumah. Siapa tahu lebaran kali ini jadi momen pertama mu masakin buat sekeluarga lho~

Yuk, Kulina temani masak makanan khas Lebaranmu dengan panduan di bawah ini.

  1. Ketupat

Bahan

  • 1 liter beras
  • 10 bungkus ketupat
  • Garam secukupnya

Cara Membuat

  1. Cuci beras hingga bersih kemudian direndam selama 2 sampai 3 jam dengan sedikit garam. Setelah itu tiriskan.
  2. Jika beras sudah selesai direndam dan bungkus ketupat sudah siap, masukkan beras ke dalam bungkus ketupat sampai sepertiga bagian atau setengah penuh.
  3. Masak air dalam panci besar lalu masukkan ketupat.
  4. Masak selama 4 sampai 5 jam.

Tips

  • Pilihlah daun ketupat yang bagus dan jangan lupa cuci hingga bersih.
  • Saat merendam beras untuk dibuat ketupat bisa ditambah sedikit air kapur sirih. Air kapur sirih akan membuat ketupat lebih kenyal dan awet.
  • Pada waktu merebus, sebaiknya ketupat harus selalu dalam keadaan terendam air.
  • Setelah ketupat matang, langsung siram dengan air dingin dan gantung di tempat yang terkena angin agar kandungan airnya berkurang sehingga tidak cepat basi.

2. Sambal Goreng Ati Ampela

Bahan

  • 300 gram kentang, potong dadu
  • 3 pasang hati dan ampela ayam
  • Asam jawa secukupnya
  • Minyak untuk menggoreng, secukupnya
  • 1 lembar daun salam
  • 2 cm / ruas jari lengkuas, memarkan
  • 2 lembar daun jeruk purut, sobek buang tulang daun
  • 1 batang serai, memarkan
  • 3 buah cabai merah besar, buang biji nya, iris halus
  • 1 papan petai, iris-iris
  • 100 ml santan

Bumbu Halus

  • 7 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 6 buah cabai merah keriting
  • 1/2 butir tomat
  • 1/2 sendok teh terasi matang
  • 1 1/2 sendok teh garam
  • 1 sdt gula pasir

Cara Membuat

  1. Rebus hati ampela ayam, tambahkan sedikit asam jawa. Setelah matang angkat, tiriskan, potong dadu.
  2. Goreng kentang yang sudah dipotong dadu sampai matang dan kuning kecoklatan. Angkat, lalu tiriskan. 
  3. Goreng hati dan ampela rebus sampai kecoklatan. Sisihkan.
  4. Panaskan minyak, kemudian tumis bumbu halus sampai wangi.
  5. Masukkan daun salam , lengkuas, daun jeruk, dan irisan cabai merah sampai harum dan layu. 
  6. Tambahkan irisan petai dan ati ampela ayam, sambil diaduk-aduk.
  7. Tuang santan, tunggu sampai mendidih. Lalu masukkan kentang goreng dan aduk sampai rata.
  8. Masak sebentar sampai bumbu benar-benar meresap, angkat lalu sajikan.

3. Opor Ayam

Bahan

  • 500 gram daging ayam
  • 1 buah jeruk nipis
  • 2 lembar daun salam
  • 2 batang serai digeprek
  • 700 ml santan
  • 1 sdt merica bubuk
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt gula pasir
  • 1/2 sdt kaldu bubuk
  • 5 sdm minyak sayur

Bumbu Halus

  • 4 butir kemiri
  • 6 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 1 sdm ketumbar
  • 1/2 sdt jinten
  • 20 cm kunyit/ kunir
  • 4 cm lengkuas
  • Haluskan menjadi satu

Cara Membuat

  1. Potong-potong daging ayam dan cuci bersih kemudian lumuri dengan air jeruk nipis selama 15 menit.
  2. Panaskan minyak lalu tumis bumbu halus, daun salam dan serai hingga harum. Masukkan daging ayam, aduk-aduk lalu masak hingga berubah warna.
  3. Tuang santan, aduk-aduk serta beri garam, merica, kaldu bubuk dan gula pasir kemudian masak sampai daging ayam empuk sambil sesekali diaduk.
  4. Setelah matang, angkat dan tuang dalam mangkuk dengan taburan bawang goreng di atasnya lalu siap untuk dihidangkan.

Tuh kan, gampang banget bikinnya! Sesederhana berbagi masakan khas buah tangan kalian sendiri, bikin momen lebaran bersama keluarga tercinta makin hangat dan berkesan. Yuk, bikin dan masak sendiri di lebaran nanti!

SUMBER:
https://www.idntimes.com/food/recipe/anggun-mayasari/5-resep-menu-masakan-klasik-dan-favorit-saat-lebaran-c1c2/full


Sayur Asem, Kekayaan Sajian Nusantara dengan Filosofi Unik di Dalamnya

Tidak bisa dipungkiri, sayur dengan cita rasa asin dan asem satu ini sangat terasa sekali ke-Indonesiaannya.

Sayur Asem Kekayaan Sajian Nusantara

Sayur ini lahir di tanah Indonesia dan tidak mengalami akulturasi budaya dari manapun. Walaupun sekilas, rasa kuah sayur asem mirip dengan tomyam dari Thailand — tapi tomyam diisi dengan seafood, sedangkan sayur asem diisi dengan beragam jenis sayuran. Secara bumbu maupun cara memasak pun sama sekali berbeda.

Karena terlalu “Indonesia”, sayur asem bisa ditemui hampir di setiap daerah sepanjang Nusantara dengan berbagai variasi sesuai daerahnya. Masing-masing sayur asem di daerah memiliki bahan atau cara penyajian tertentu yang berbeda-beda.

Misalnya di Aceh, sayur satu ini dikenal dengan nama Sayur Asam Sunti. Sayur Asam Sunti menggunakan blimbing wuluh dan daun ubi jalar. Lalu di Sumatra, sayur asem di sana memiliki kuah yang lebih keruh, merah, dan agak berminyak.

Sayur Asem, Kekayaan Sajian Nusantara

Lanjut ke Pulau Jawa. Sayur asem Betawi memiliki kuah bening dengan isian kacang tanah yang masih terbungkus kulitnya. Bergeser ke Jawa Barat, masyarakat Sunda menyajikan sayur asem dengan isian yang lebih sedikit dan kacang tanah yang sudah terkelupas dari kulitnya. Sedangkan di Jawa Timur, sayur asem biasanya lebih pedas dan disajikan menjadi satu dengan nasinya. Bahkan hingga Kalimantan pun, ada sayur asem. Sayur asem di sini menggunakan terung asam (asam rimbang), kunyit, dan kepala ikan patin.

Huaduh… banyak sekali ya varian sayur asam. Ini rasanya langsung ngiler ini bayanging perpaduan asam, gurih, dan sedikit pedas dari sayur asem. Beuh… cocok banget dimakan siang-siang waktu panas 😎

Eh, tapi bagaimana asal mula sayur asem ya?

Sejarah Sayur Asem

Pada zaman dahulu kala (eeetdah 😆) saat kondisi Indonesia masih serba terbatas inilah sayur asam tercipta. Sayur asem hanya menggunakan bumbu seadanya yaitu, cabai dan asam. Isi sayurnya pun bebas menggunakan sayur apa saja yang mudah ditemukan di halaman rumah atau tanah sekitar.

Sayur asem dari Betawi dan Jawa Barat, sejak dulu menggunakan buah asam muda. Sedangkan di Jawa Tengah dan Jawa Timur sudah menggunakan asam fermentasi. Buah asam muda mudah ditemukan di sekitar tempat tinggal penduduk, sedangkan asam fermentasi harus dibuat di pabrik. Sebab inilah, para pakar kuliner Indonesia berasumsi bahwa sayur asem pertama kali dibuat di daerah Jawa Barat dan sekitarnya.

Sayur Asem Kekayaan Sajian Nusantara

Filosofi Sayur Asem

Coba kita lihat lagi ada apa saja di dalam sayur asem. Sangat beragam! Mulai dari daun bayam, terong, kacang melinjo atau kacang tanah, kacang panjang, hingga jagung. Itulah inti dari sayur asem, keberagaman — meski berbeda-beda tapi tetap bisa bersama hingga menampilkan rasa yang luar biasa. Memang asem, tapi juga segar.

Tidak hanya itu, saat makan sayur asem kita harus pelan-pelan dan bersabar. Mulai dari mengupas kacang melinjo atau kacang tanah, hingga memipil jagungnya demi mencicipi setiap sayur yang ada di dalamnya dan merasakan paduan cita rasa dari gabungan mereka semua.

Jadi sayur asem mengajarkan kita bahwa,

Hidup adalah perkara bagaimana kita menikmatinya.

Tsailaaahhh… Tsedap! 💃

Sumber:
https://beritagar.id/artikel/gaya-hidup/filosofi-semangkuk-sayur-asam
https://lifestyle.okezone.com/read/2017/08/22/298/1760761/food-story-sayur-asem-betawi-lahir-sejak-zaman-penjajahan-belanda-di-batavia