11 Fakta Unik Telur yang Kamu Belum Tahu

Hampir setiap hari makan telur, tapi tahu gak sih ada cerita apa aja dari sosok sebutir telur ini?

Telur makanan serba guna

Telur ayam adalah salah satu makanan yang paling banyak dikonsumsi semua orang di seluruh dunia. Telur ayam juga merupakan makanan yang serba guna, karena bisa disantap dengan makanan apapun. Tapi, tahukah kamu, ada beberapa fakta mengejutkan tentang telur ayam yang belum banyak diketahui masyarakat. Apakah kamu termasuk salah satu di antaranya? Yuk, kita cek sama-sama ada berapa fakta tentang telur yang sudah kamu ketahui.

1. Manfaat Telur

Telur ayam adalah makanan serba guna. Begitu banyak cara untuk bisa menikmati kelezatan telur ayam dan nutrisinya. Bisa direbus, digoreng, dimakan mentah, campuran jamu, disantap setengah matang, salah satu bahan penting dalam pembuatan kue, roti dan sebagainya, bahkan telur ayam bisa jadi perekat alami untuk makanan, dan masih banyak lagi kegunaan telur ayam untuk dijadikan santapan.

2. Protein

Telur mempunyai nilai kegunaan protein (net protein utilization) 100 persen. Bandingkan dengan daging ayam (80 persen) dan susu (75 persen).

3. Kulit Telur

Kulit telur terbuat dari kalsium karbonat yang juga merupakan bahan dasar utama beberapa jenis antacids. Sekitar 9–12 persen berat telur terdiri dari kulitnya. Kulit telur juga memiliki pori-pori sehingga oksigen bisa masuk dan karbon dioksida serta hawa lembab keluar.

Telur makanan serba guna

4. Putih Telur

Terbuat dari protein yang disebut albumen dan juga mengandung niasin (vitamin B3), riboflavin (vitamin B2), klorin, magnesium, potasium, sodium dan sulfur. Putih telur ini mengandung 57 persen dari protein telur.

5. Warna Putih Telur

Warna telur juga bervariasi sesuai usia dan faktor lainnya. Menurut Egg Safety Center, Amerika, warna putih telur yang agak keruh justru menandakan bahwa telur itu segar. Warna putih yang jernih menandakan telur itu berasal dari ayam yang sudah tua. Hindari mengonsumsi telur yang warna putih agak merah muda atau berubah warna lain.

6. Bercak Putih pada Putih Telur

Ketika telur dipecahkan dalam satu wadah, terdapat cairan putih yang terletak di dekat kuning telur dan disebut chalaza atau albumen. Ternyata fungsi dari cairan ini adalah menahan kuning telur agar tetap berada di tengah. Tak perlu khawatir, chalaza ini dapat dimakan, tapi dalam pembuatan beberapa kue, chalaza ini sering tidak digunakan, karena dianggap sama dengan putih telur.

Telur makanan serba guna

7. Kuning Telur

Warna kuning dari telur ditentukan oleh makanan ayam betina. Makin banyak padi-padian yang memiliki pigmen kuning dan oranye yang dimakan si ayam betina, makin kentallah warna kuning telurnya. Terkadang ada sedikit darah dalam telur. Darah ini berasal dari pembuluh darah di kuning telur yang pecah. Namun, telur ini tetap aman dikonsumsi.

8. Ayam Betina

Seekor ayam betina mampu bertelur 250–270 telur setiap tahunnya. Ketika ditetaskan, suhu telur sekitar 40,5 derajat celsius. Semakin dingin, cairan di dalamnya akan semakin mengendap dan terbentuk sel udara di antara dua lapisan telur.

9. Industri Telur

Iowa adalah industri telur ayam terbesar di Amerika. Hampir 15 miliar telur diproduksi Iowa setiap tahun. Industri telur ini memiliki lebih dari 8.000 karyawan dan menjadi pemasok utama telur ayam di berbagai wilayah, seperti Ohio, Indiana, dan Pennsylvania.

Telur makanan serba guna

10. Telur Favorit

Sebagian besar rakyat Amerika lebih menyukai telur ayam yang berwarna putih. Di Indonesia, telur ayam kebanyakan berwarna coklat.

11. Telur Ayam VS Telur Bebek

Dibandingkan dengan telur ayam, telur itik memiliki bau yang lebih amis dan kulitnya memiliki pori yang lebih besar sehingga lebih cocok dijadikan telur asin.

Wadidaw… banyak ya ternyata cerita-cerita unik dibalik sebutir telur. Kamu udah tahu berapa, Kulinas? Eh kalau belum tahu sama sekali ya gak apa-apa juga lo. Makanya Kulina tulis artikel ini buat kita baca-baca, buat tambah pengetahuan, dan buat tambah respect sama makanan.

Ya gak, ya gak? 😉

Sumber:
https://lifestyle.kompas.com/read/2010/09/15/11513939/10.fakta.menarik.tentang.telur
https://www.kaskus.co.id/thread/54a8d33fde2cf252788b4578/10-fakta-unik-dan-mengejutkan-tentang-telur-ayam/

Nasi Ulam Betawi, Panganan Khas yang Mulai Hilang di Jakarta

Salah satu nasi khas Betawi yang kian sulit ditemukan ialah nasi ulam. Nasi dengan beragam lauk sebagai pelengkap ini telah lama menjadi identitas kuliner Betawi.

Nasi ulam adalah hidangan nasi yang dicampur berbagai bumbu dan rempah, khususnya daun pegagan (Centella asiatica) atau kadang diganti daun kemangi, sayuran, dan berbagai bumbu, serta ditemani beberapa macam lauk-pauk. Hidangan ini berasal dari khazanah hidangan Melayu, dan terdapat banyak resep dan variasi yang ditemukan baik di Indonesia maupun Malaysia.

Di Indonesia, nasi ulam dapat ditemukan dalam seni kuliner suku Betawi, ataupun suku Melayu di Sumatra, serta ditemukan juga di Bali. Nasi ulam Betawi terdapat dua jenis yaitu, nasi ulam berkuah (basah) yang berasal dari Jakarta Utara dan Pusat, serta nasi ulam kering (tidak berkuah) yang ditemukan di Jakarta Selatan. Di Indonesia nasi ulam biasanya dicampur daun kemangi dan ditaburi kacang tanah tumbuk, kerisik, atau serundeng (kelapa parut sangrai). Di atas nasi ulam biasanya ditambahkan berbagai macam lauk-pauk teman nasi, seperti dendeng, telur dadar, perkedel, tahu goreng, tempe, dan kerupuk.

Urutan penyajian nasi ulam yaitu, nasi putih, yang ditaburi bubuk kacang tanah, lalu bihun, kerupuk dan emping. Di bagian atasnya diberi irisan daun kemangi, timun, dan terakhir diguyur kuah semur berbumbu. Kuah semurnya bisa diberikan sesuai selera. Ada yang “banjir” atau hanya “basah”, bahkan kering alias dipisah kuahnya.

Bubuk kacang tanahnya sangat khas, membuat nasi ulam ini memiliki rasa gurih yang berbeda dari nasi tradisional lain. Sedangkan kuah semurnya terasa gurih dan sedikit manis dari penggunaan kecap. Selain itu, sayuran seperti daun kemangi dan timun menambah segar cita rasa nasi yang kian langka ini.

Nah, kamu sendiri Kulinas, yang kebanyakan tinggal di Jakarta — udah pernah cobain nasi ulam Betawi belum? Kalau belum, kuy cobain makanan tradisional satu ini (sebelum menghilang dari peredaran) lewat menu Kulina Deluxe Lunch minggu depan!

Pilihan tepat untuk kamu yang menginginkan variasi karbohidrat selain nasi dan porsi lauk utama yang lebih besar.

Sumber:
https://food.detik.com/info-kuliner/d-3277371/perpaduan-kultur-dalam-seporsi-nasi-ulam-betawi
http://wisataseru.com/2010/06/nasi-ulam-nasi-srundeng-khas-betawi-yang-gurih/

10 Makanan Khas Jepang yang Wajib Kamu Coba

Makanan Khas Jepang sudah banyak sekali masuk ke Indonesia, mulai dari katsu hingga kue dorayaki yang terkenal dari kartun Doraemon itu. Hayo di sini siapa yang dulu setiap minggu pagi gak beranjak dari depan televisi demi nonton Doraemon dan kartun serupa lainnya?

Secara umum, masakan tradisional Jepang dikatakan merupakan makanan yang menyehatkan karena cukup protein, relatif rendah kalori, dan mengandung zat-zat gizi yang penting. Pada prinsipnya masakan Jepang dibuat dengan tidak terlalu banyak bumbu dan tidak makan banyak waktu. Berikut 10 Makanan Khas Jepang yang wajib kamu coba, versi Kulina~

1. Katsu

Katsu asli Jepang sebenarnya dibuat dari daging babi. Namun seiring perkembangan jaman dan potensi wisata Jepang yang lebih besar, bahan daging utama katsu semakin beragam karena semakin banyak macam orang datang ke Jepang dengan selera mereka masing-masing. Kini katsu bisa menggunakan daging ayam, ikan, ataupun sapi.

Katsu adalah daging yang dicampur dengan bumbu-bumbu dan bawang bombay lalu dilapisi tepung panko (tepung tempura) kemudian digoreng hingga keemasan. Bagian luarnya yang renyah terasa kontras dengan bagian dalam yang juicy dan gurih banget.

2. Ramen

Makanan yang satu ini kayaknya udah pasti bertengger di nomor 1 daftar makanan Jepang yang paling populer yang mesti dicoba di negara aslinya. Namun rupanya ada banyak sekali jenis ramen yang ada di Jepang.

Awalnya, ramen dibuat dari tulang ayam. Sekarang daging babi, daging sapi, dan seafood juga digunakan dalam ramen, sehingga menciptakan beragam cita rasa. Ramen memiliki rasa garam, kecap, dan miso yang khas. Kekuatan ramen adalah kuahnya yang kental dan kaya rasa. Ada juga jenis ramen mie dan sup disajikan secara terpisah, dikenal sebagai tsukemen.

3. Yakiniku

Yakiniku adalah hidangan daging sapi yang dicelupkan dalam saus, lalu dipanggang langsung di atas api. Kesegaran daging sangat penting untuk hidangan ini karena kamu dapat menikmati rasa lembut daging sapi Jepang. Bahan daging yang paling populer adalah sirloin (dikenal sebagai rosu dalam bahasa Jepang) dan kalbi (Korea — namun dagingnya diasinkan).

4. Curry Rice

Banyak orang tahunya kari adalah makanan yang berasal dari India, ternyata Jepang juga punya loh! Kari yang berasal dari Jepang sangat unik, dibuat dari daging dan sayuran (wortel, kentang, bawang, dan lain-lain) dibumbui dengan bubuk kari, direbus, dan disajikan dengan nasi.

5. Gyuniku Shogayaki

Gyuniku shogayaki adalah masakan dari daging sapi dan sayuran seperti bawang bombay dan kol, yang ditumis dengan bumbu soyu, mirin, dan jahe. Makanan ini cenderung berasa agak pedas karena jahe. Namun dengan sentuhan manis sebagai latar belakang. Gyuniku Shogayaki biasa disajikan lengkap dengan saus salad thousand island.

6. Sashimi

Sashimi adalah hidangan tradisional Jepang yang disajikan segar (tidak dimasak), biasa berupa potongan ikan segar, dinikmati dengan dengan saus kedelai , wasabi, dan pickle jahe. Kamu dapat menikmati sashimi di banyak tempat di Jepang dengan tingkat kesegaran ikan yang berbeda-beda. Jika kamu mencari tempat yang murah untuk menikmati sashimi, mengapa tidak mencoba di restoran dekat pelabuhan nelayan? Tetapi jika kamu bersedia untuk menghabiskan uang lebih banyak, kamu harus mengunjungi sebuah restoran sushi atau restoran tradisional Jepang yang menjamin rasa tidak akan mengecewakan! Satu lagi, jika saa berkunjung ke Jepang kamu tinggal di sebuah ryokan — penginapan tradisional Jepang, mereka biasa menyajikan sashimi sebagai menu makan malam.

7. Teriyaki

Teriyaki adalah cara memasak makanan Jepang yang dipanaskan atau dipanggang dan dilapisi dengan kecap, sake, mirin, atau gula beraroma rasa. Saat membuat teriyaki, bahan-bahan makanan yang akan dipanggang dicelupkan dan diolesi dengan saus teriyaki sampai beberapa kali hingga betul-betul masak. Di Jepang, bahan yang banyak dipakai pada masakan teriyaki adalah ikan (salem, tongkol, mackarel, trout, marlin) — sedangkan di luar Jepang digunakan berbagai jenis daging (ayam, sapi, babi) atau cumi-cumi maupun bahan dari ubi konnyaku.

8. Onigiri

Gampangnya, ini adalah nasi kepal versi Jepang. Bisa berbentuk bola atau segitiga, di dalamnya diisi salmon, ayam, atau umeboshi (dried plum) yang kemudian dibungkus dengan nori. Jika kamu baru pertama kali makan onigiri, pilihlah tuna dengan mayonese, atau ayam mayonese, karena rasanya sangat familiar dengan lidah Indonesia. Onigiri sangat mudah ditemukan di Jepang, hampir semua convenience store menjualnya. Kamu juga bisa membelinya di vending machine.

9. Yakitori

Bagaikan sate dalam daftar menu Indonesia, yakitori adalah hidangan ayam yang dibumbui dengan garam manis atau kecap, ditusukkan ke skewer, dan dibakar. Kamu biasanya dapat menemukan yakitori di bar / restoran atau biasa disebut Izakaya. Tapi sebagai masukkan, cobalah menikmati yakitori di restoran spesialis yakitori. Di sini kamu dapat menikmati segala macam bagian dari ayam dengan harga yang cukup masuk akal.

10. Senbei

Last but not least, setelah icip-icip panganan berat, saatnya kasih istirahat perut sejenak dengan jajanan khas Jepang — Senbei. Senbei atau kraker beras ini dipanggang di atas bara api kecil dan diberi berbagai macam rasa yang semakin membuatnya benar-benar cemilan Jepang banget. Rasa klasik sanbe adalah yang rasa kecap asin Jepang atau Shoyu. Ada juga rasa lain yang nggak kalah nikmat mulai dari nori, BBQ, sampai wasabi.

Sebenarnya masih ada banyaaakkk sekaliii… makanan khas Jepang yang unik dan selalu bikin penasaran untuk dicoba. Kapan-kapan Kulina lanjut lagi ya artikel tentang makanan khas Jepang yang wajib kamu coba 😉

Kulina Tokyo-Lunch

Sumber:
https://www.pergidulu.com/kuliner-lokal-jepang/
https://www.yuktravel.com/trip-ideas-di-japan/20-makanan-yang-wajib-dicoba-saat-berlibur-di-jepang?id=1006772