Ini Dia Perbedaan Shabu-Shabu, Sukiyaki, dan Steamboat!

Musim hujan dan dingin kayak gini, memang paling pas santap yang hangat-hangat. Kalau kamu udah bosan makan soto, bakso, atau mie ayam di sekitar kantor… Cobain dong makanan berkuah hangat lain! Ada banyak jenis makanan lain yang bisa menghangatkan tubuh, antara lain shabu-shabu, sukiyaki, dan steamboat.

Loh memang apa bedanya? Nah, makanya simak terus ulasan Kulina tentang 3 makanan ini, supaya kamu tahu apa yang benar-benar kamu mau!

1. Shabu-Shabu

1. Perbedaan Shabu-shabu, sukiyaki, steamboat - Shabu-shabu
Perbedaan Shabu-shabu, sukiyaki, steamboat – Shabu-shabu

Shabu-shabu adalah makanan khas Jepang berupa irisan daging sapi sangat tipis yang dimasak sebentar ke dalam panci berisi kuah kaldu panas, dicocol saus, lalu dimakan bersama nasi selagi masih hangat. Di dalam kuah kaldu, biasanya ikut dimasukkan juga jamur dan sayur-sayuran. Jamur yang paling sering digunakan adalah jamur kuping dan jamur shitake. Sedangkan untuk sayur, masyarakat Jepang biasa menggunakan wortel, kol, selada, dan sawi putih. Dan sausnya memakai saus ponzu, tare, atau gomodare.

Di Indonesia, isian shabu-shabu tentu sudah mengalami berbagai penyesuaian dengan cita rasa lidah kita. Salah satu olahan shabu yang terkenal selain menggunakan daging sapi adalah menggunakan ikan dan gurita.

Satu hal yang membedakan Shabu-shabu dengan Sukiyaki dan Steamboat adalah kuah kaldu dengan rasanya yang ringan. Kuah kaldu di dalam Shabu-shabu ditujukan sebagai alat masak agar bahan-bahan yang digunakan bisa matang sebelum dimakan. Sedangkan rasa lezat Shabu-shabu mengandalkan perpaduan pilihan bahan dan sausnya.

Jaman dahulu, panci berisi kuah shabu-shabu dimasak di atas arang. Jika kamu melihat panci Shabu-shabu asli dari Jepang, kamu akan menemukan lubang di tengah panci sebagai jalur pembuangan asap arang agar panas dan matang shabu-shabu bisa lebih merata.

Baca artikel serupa:
[Kenapa Orang Jepang Suka Makan Onigiri? Temukan Jawabannya Di Sini!]

2. Sukiyaki

2. Perbedaan Shabu-shabu, sukiyaki, steamboat - Sukiyaki
Perbedaan Shabu-shabu, sukiyaki, steamboat – Sukiyaki

Sukiyaki masih berasal dari Jepang dan sebenarnya memang mirip dengan Shabu-shabu. Isian Sukiyaki juga menggunakan irisan daging sapi sangat tipis, tahu, jamur, dan sayur-sayuran. Satu hal yang biasa ditambahkan pada Sukiyaki adalah penggunaan shirataki, soun, atau udon. Selain itu, Sukiyaki memiliki cita rasa kuah yang lebih kental. Kuah Sukiyaki merupakan perpaduan kaldu, kecap asin, dan gula. Beberapa orang melumuri irisan daging sapi tipis dengan telur yang sudah dikocok sebelum dimasukkan ke dalam kuah.

Di Jepang sendiri, jenis Sukiyaki terbagi menjadi dua: Sukiyaki Kansai dan Sukiyaki Kanto. Terdapat dua perbedaan mendasar dari dua jenis Sukiyaki ini yaitu, isian kuah kaldu dan cara memasaknya.

Sukiyaki Kansai

3. Perbedaan Shabu-shabu, sukiyaki, steamboat - Sukiyaki Kansai
Perbedaan Shabu-shabu, sukiyaki, steamboat – Sukiyaki Kansai

Sukiyaki Kansai hanya menggunakan kaldu, kecap asin, dan gula sebagai kuahnya. Sukiyaki Kansai juga lebih dulu memasukkan irisan daging sapi sangat tipis beserta isian lainnya ke dalam air, baru bumbu kaldu dimasukkan dan diaduk hingga matang bersama-sama.

Sukiyaki Kanto

4. Perbedaan Shabu-shabu, sukiyaki, steamboat - Sukiyaki Kanto
Perbedaan Shabu-shabu, sukiyaki, steamboat – Sukiyaki Kanto

Sedangkan Sukiyaki Kanto menggunakan racikan bumbu yang lebih kompleks seperti kaldu, kecap asin, gula, dashi, dan mirin. Sukiyaki Kanto juga lebih dulu memilih mendidihkan kuah kaldu beserta bumbu-bumbunya, baru memasukkan irisan daging sapi sangat tipis, tahu, jamur, sayur, dan soun.

3. Steamboat

5. Perbedaan Shabu-shabu, sukiyaki, steamboat - Steamboat
Perbedaan Shabu-shabu, sukiyaki, steamboat – Steamboat

Nah, kalau Steamboat bukan berasal dari Jepang, melainkan dari negeri China. Steamboat juga memiliki sebutan lain seperti Hot Pot dan Chinese Fondue. Meski penyebutannya berbeda-beda, namun isiannya tetap sama.

Steamboat menggunakan isian irisan daging sapi sangat tipis, tahu, jamur, dan sayur dengan tambahan macam isian lain yang lebih beragam. Satu hal yang membedakan Steamboat adalah bumbu kaldu yang menggunakan tambahan minyak wijen.

Steamboat juga memiliki ciri khas masing-masing dari berbagai daerah di China. Misal Steamboat di Beijing lebih suka menggunakan daging domba, sedangkan Steamboat di Shichuan menambahkan cita rasa pedas pada kuahnya dengan menambahkan Shichuan pepper, cabai, bubuk cabai, dan minyak cabai.

Orang China sangat suka menikmati Steamboat karena dua hal. Pertama, Steamboat yang berkuah hangat dengan cita rasa pekat, cocok disantap saat musim dingin, bahkan saat musim panas. Ketika musim dingin, Steamboat bisa menghangat tubuh. Ketika musim panas, steamboat membuat keringat semakin cepat keluar sehingga tubuh lebih ringan – meski perut sedang kenyang.

Kedua, Steamboat yang biasa dimasak dalam porsi besar sangat cocok disantap bersama banyak orang. Makan Steamboat menjadi salah satu cara bertemu, berkomunikasi, dan menghabiskan waktu bersama keluarga, teman, dan orang-orang tersayang.

Di Indonesia sendiri, banyak sekali restoran yang menyediakan ketiga makanan ini dengan spesialisasi masing-masing. Jadi kamu bisa pilih mana yang paling kamu suka dan paling dekat dengan kantor atau rumah, sambil ajak teman-teman, keluarga, atau kolega untuk menyantapnya bersama!

Baca artikel serupa:
[5 Ragam Chinese Food yang Terkenal di Indonesia]

Mau coba menu masakan china untuk makan siang? [CEK MENU KULINA]

Perbedaan Shabu-shabu, sukiyaki, steamboat - Chinese Lunch Kulina
Chinese Lunch Kulina

SUMBER:
https://cashbac.com/blog/apasih-perbedaan-shabu-shabu-suki-dan-hot-pot-cari-tahu-yuk/
https://magazine.job-like.com/perbedaan-suki-steamboat-dan-shabu-shabu/
https://food.detik.com/info-kuliner/d-3310817/hot-pot-sajian-serba-rebus-dari-china-yang-segar-dan-sehat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *