TIPS KELOLA SAMPAH MAKANAN

Kulina - Tips Kelola Sampah Makanan

Sampah makanan adalah makanan siap konsumsi atau sebenarnya telah memenuhi syarat gizi seimbang namun terbuang begitu saja. Bagaimana sebaiknya kelola sampah makanan agar tidak jadi limbah berbahaya?

Tahukah kamu? Sampah makanan adalah penyumbang sampah terbesar di Indonesia. Keadaan sampah makanan di Indonesia yang terus menumpuk, sebenarnya sudah ada di tahap mengkhawatirkan, lho Kulinas.

FAKTA TENTANG SAMPAH MAKANAN

Harian Kompas baru-baru ini menerbitkan artikel berjudul “Sampah Makanan Indonesia Mencapai Rp 330 Triliun.”

Kompas mengolah data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta Badan Pusat Statistik (BPS) hingga mendapat angka setara Rp 330,71 Triliun sebagai jumlah makanan yang terbuang menjadi sampah dan berasal dari 199 kota dan kabupaten di Indonesia, hanya dalam waktu satu tahun saja.

Menurut penelitian Barilla Center for Food & Nutrition, nilai kehilangan dan kemubaziran pangan Indonesia masuk ke kategori buruk hingga menjadikannya penyumbang sampah makanan terbesar di dunai bersama dengan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Amerika Serikat.

PEMICU MENUMPUKNYA SAMPAH MAKANAN

Sampah makanan bisa berasal dari sisi distribusi hingga sisi konsumsi jaringan makanan kita. Dari sisi distribusi, sampah makanan berasal dari bahan-bahan makanan yang tidak terjual habis di pasar atau bahan-bahan makanan yang sudah expired di supermarket.

Begitu beranjak ke sisi konsumsi, sampah makanan datang dari sisa potongan sayur atau bahan makanan lain yang terbuang – sekaligus sumber terbesarnya datang saat kita tidak menghabiskan makanan. Hayo… siapa di sini yang makannya sering gak habis?

Jika dilihat dari kebiasan individu, berikut beberapa sikap yang membuat makanan biasanya jadi terbuang sia-sia:

  • Tidak menghabiskan makanan.
  • Mengambil makanan melebihi porsi kesanggupan pribadi.
  • Mengambil makanan yang tidak disuka.
  • Memiliki perasaan gengsi ketika menghabiskan makanan di depan banyak orang.

Kalau kita sudah menyadari sikap yang membuat makanan terbuang sia-sia, kita jadi lebih bisa mengendalikan diri agar tidak turut menyumbang sampah makanan yang sudah banyak di Indonesia.

Namun jika memang ada sisa makanan yang harus terbuang, kalian bisa coba kelola sampah makanan tersebut agar lebih bermanfaat dan tidak menimbulkan kerusakan bagi sekitar.

Baca Artikel Serupa: Pesan Makan Bergaransi Hanya di Kulina!

TIPS KELOLA SAMPAH MAKANAN

1. Belanja dengan Bijak

Tips kelola sampah makanan yang pertama, dimulai dari saat kita mempersiapkan makanan dan belanja. Ada baiknya kita membuat daftar belanja yang disesuaikan dengan kondisi bahan makanan di rumah agar jumlah yang terbeli tidak terlalu banyak dan berakhir busuk/kadaluarsa sebelum sempat dikonsumsi.

2. Simpan Makanan dengan Baik

Setelah belanja, simpanlah makanan dengan baik. Misal untuk daging, sayur, dan buah simpan di dalam kulkas. Saat menyimpan di dalam kulkas, kalian juga bisa menambahkan label yang berisi tanggal pembelian dan tanggal kadaluarsa setiap makanan. Dengan keterangan label tanggal seperti ini, kalian jadi tahu makanan mana dulu yang harus segera dihabiskan.

Cara ini dikenal dengan istilah FIFO atau first in first out. Jadi bahan makanan yang pertama dibeli adalah bahan makanan yang pertama diolah. Dengan begini, kamu telah berkonstribusi untuk kurangi dan kelola sampah makanan dengan lebih baik.

3. Simpan Makanan dalam Keadaan Beku

Cara berikutnya untuk kelola sampah makanan adalah menyimpan beberapa jenis makanan tertentu dalam keadaan beku seperti daging dan sayur. Tidak hanya bahan mentah, beberapa masakan matang seperti rendang – juga bisa kalian simpan dalam keadaan beku, lho Kulinas.

Makanan yang sudah dibekukan tentu bisa memperpanjang masa simpan dan masa konsumsinya. Proses pembekuan sama seperti proses pengawetan makanan yang bertujuan agar makanan tidak mudah busuk/rusak.

4. Masak Sesuai Porsi Anggota Keluarga

Saat masak, pastikan gunakan bahan-bahan yang harus segera dihabiskan atau sudah dekat tanggal kadaluarsanya. Masaklah menu yang disukai keluarga agar masakan pasti habis. Pun masak sesuai porsi jumlah anggota keluarga.

Jika masakan yang dimasak saat itu tidak habis, sebaiknya jangan langsung dibuang karena masih bisa kalian simpan di dalam kulkas dan kemudian dihangatkan lagi untuk waktu makan berikutnya.

5. Kelola Sampah Makanan Menjadi Pupuk Kompos

Di rumah, siapkan dua tempat sampah berbeda untuk jenis sampah organik dan non-organik. Sampah organik adalah sampah yang berasal dari produk hayati atau sisa makanan kita – yang mana sampah ini bisa terurai oleh bakteri secara alami.

Sampah organik kemudian bisa kita kelola lagi menjadi pupuk kompos yang berguna bagi kesehatan tanaman kita.

Cara Membuat Pupuk Kompos Sederhana:

Kelola Sampah Makanan Jadi Pupuk Kompos
  • Pisahkan sampah organik sebagai bahan pupuk kompos.
  • Siapkan wadah, EM4 (larutan berisi bakteri untuk mempercepat proses penguraian), gula, dan air.
  • Pertama, larutkan EM4 (sesuai takaran), gula, dan air lalu diamkan selama 24 jam.
  • Setelah 24 jam, campurkan dengan bahan pupuk kompos.
  • Diamkan minimal selama 17 hari.
  • Jika pupuk kompos sudah berubah warna kehitaman, maka pupuk kompos sudah siap untuk digunakan.

Jika kamu merasa membuat pupuk kompos terlalu susah, ada dua alternatif lain untuk kelola sampah makanan rumah kalian:

  • Timbun sampah makanan di dalam tanah pekarangan.
  • Salurkan sampah makanan kepada BSF Farm yang tersebar di sekitar tempat tinggal kalian. BSF Farm adalah tempat budidaya maggot yang mengonsumsi makanan organik dari sampah makanan kita. Maggot itu sendiri kemudian bisa dijadikan bisnis untuk makanan ternak.

Bijak kelola sampah makanan? Kalian pasti bisa!

Ingin kontribusi mengurangi limbah sampah makanan lebih lanjut? Gabung di Kulina Corporate Catering aja. Kulina Corporate Catering memberikan kebebasan karyawan memilih menu makan siang yang disuka, sekaligus hanya mengirimkan makanan sesuai jumlah karyawan yang datang.

Gak ada makanan yang terbuang jadi sampah kan?

BACA TENTANG KULINA CORPORATE CATERING

Tips Bikin Workspace Efisien & Nyaman di Rumah

Kulina - Tips Bikin Workspace Efisien Nyaman di Rumah

Saat bulan puasa seperti sekarang, terkadang waktu siang hari terasa berjalan lebih lama dan membuat kita mudah mengantuk. Padahal saat puasa, kita tetap beraktivitas seperti biasa, bahkan bekerja.

Nah bagi kamu yang sedang menjalankan puasa dan bekerja dari rumah, Kulina mau bagi tips bikin workspace yang efisien dan nyaman di rumah agar segar seharian hingga bisa menunjang kinerja kalian.

Yuk, simak tips bikin workspace efisien dan nyaman di rumah berikut ini!

TIPS BIKIN WORKSPACE DI RUMAH

1. Dedikasikan Satu Ruang Khusus untuk Kerja

Bekerja dari rumah memang menyenangkan di awal, namun seiring berjalan waktu banyak yang mengeluh tak bisa membedakan waktu kerja dan waktu aktivitas lain di rumah. Hal ini mungkin terjadi karena tak ada batasan ruang untuk kerja dan aktivitas lainnya.

Meski bekerja dari rumah, cobalah berlaku seperti saat kamu hendak ke kantor dengan “berangkat” ke satu ruang khusus yang memang didedikasikan untuk kerja. Ruangan khusus untuk kerja ini bisa membangun atmosfer, menaikkan mood, hingga menambah konsentrasi selama bekerja.

2. Pastikan Ruangan Ada Sumber Cahaya Natural

Jika kamu sudah menentukan ruang khusus untuk bekerja dari rumah, pastikan ruangan tersebut memiliki sumber cahaya natural seperti jendela. Jendela bisa memberikan sinar matahari dan udara segar yang kamu butuhkan.

Jika sebelumnya kamu tidak bisa mengosongkan satu ruang di dalam rumah untuk bekerja, kamu bisa memilih satu sisi dinding yang dekat jendela sebagai ruang kerja.

3. Pilih Tinggi Meja Sesuai Posisi Duduk

Setelah menentukan ruang atau sisi dinding khusus untuk kerja, saatnya mulai mengisinya dengan perabotan yang menunjang kerja kita. Pertama tentu saja meja.

Pilihlah meja dengan tinggi yang pas ada di depan dada kita saat duduk. Meja pas di depan dada membuat tangan yang hendak mengoperasikan komputer atau laptop bisa berada pada posisi lurus sehingga tidak mudah lelah.

Jika kamu punya budget lebih untuk beli meja, pilihlah meja yang bisa diatur ketinggiannya sehingga meja bisa digunakan dengan posisi duduk atau pun berdiri. Perubahan posisi selama bekerja tentu bisa menghilangkan kebosanan, bahkan melancarkan aliran darah dan mengembalikan konsentrasi kita.

4. Pilih Kursi dengan Sandaran

Bekerja biasanya memakan waktu delapan hingga sembilan jam per hari. Waktu yang cukup lama untuk dihabiskan dalam posisi duduk. Inilah pentingnya kamu memilih kursi dengan sandaran agar jika tubuh mulai lelah duduk, kamu bisa bersandar sejenak.

Di pasaran, sudah ada banyak jenis kursi yang memang didesain khusus untuk menunjang tubuh yang duduk dalam waktu lama. Kursi seperti ini mungkin agak mahal, namun sebanding dengan fasilitas yang diberikan demi menjaga kesehatan tubuh kita.

Baca Artikel Serupa: Terbaru dari Kulina: Kantin Digital!

5. Jaga Postur Tubuh

Kulina - Tips Workspace - Jaga Postur Tubuh

Nah kalau kamu sudah memilih kursi yang tepat, kamu akan lebih bisa menjaga postur tubuh untuk tetap tegak selama bekerja.

Postur tegak bisa menjaga kesehatan tulang punggung, pun pada kursi yang memang didesain untuk duduk lama biasanya ada bantalan kecil di bagian bawah punggung yang bisa menunjang postur tubuh untuk tetap tegak.

Selain postur tubuh tegak selama duduk, perhatikan juga tinggi layar komputer atau laptop. Sebab tinggi meja hanya setinggi dada, maka kamu bisa menambahkan stand khusus untuk layar monitor atau pun laptop agar tingginya jadi sejajar dengan mata. Kamu juga bisa menggunakan buku sebagai alas layar monitor atau laptop lho.

6. Jangan Lupa Peregangan

Kulina - Tips Workspace - Jangan Lupa Peregangan

Duduk terus selama waktu bekerja tentu tidak baik bagi peredaran darah di tubuh. Makanya setiap dua jam sekali, kamu perlu melakukan peregangan. Peregangan yang sederhana saja sebenarnya cukup. Misal kamu berdiri dan berjalan untuk ke kamar kecil, lalu berjalan-jalan sebentar di sekeliling rumah.

Kamu juga bisa melakukan peregangan lain sambil duduk atau berdiri di dekat meja kerja. Jika kamu kelewat lelah, kamu bisa menggunakan waktu istirahat satu jam untuk tidak siang sejenak. Apalagi jika puasa, tentu waktu ini tidak digunakan untuk makan kan? Maka sebaiknya gunakan untuk istirahat maksimal atau yang biasa disebut dengan power nap.

7. Tambahkan Aksesoris

Kulina - Tips Workspace - Tambah Aksesoris

Ruangan kerja jika hanya terdiri dari meja, kursi, komputer, atau laptop tentu tetap membosankan. Maka pada ruangan kerja yang khusus dibuat untukmu, kamu bebas menambahkan aksesoris yang bisa menaikkan mood atau menjadi ciri khas kamu.

Selain untuk keindahan, aksesoris juga bisa kamu pilih karena manfaatnya yang bisa menunjang kinerja. Berikut beberapa aksesoris yang bisa kamu pertimbangkan untuk ditaruh di meja kerja:

  • Humidifier – berfungsi untuk menjaga kelembapan udara dan membantu mencegah iritasi kulit yang disebabkan udara kering seperti bibir pecah-pecah hingga sakit tenggorokan.
  • Pengharum Ruangan – bisa memberikan kesegaran serta aroma tertentu yang membangkitkan mood baik saat bekerja. Pengharum ruangan sudah ada banyak macamnya, bahkan kamu bisa menambahkan fragrance oil atau essential oil pada humidifier agar udara lembab dan harum sekaligus.
  • Buku – selain untuk menambahkan keindahan meja kerja, buku bisa menambah pengetahuan kita. Jika kamu meletakkan buku yang kamu butuhkan saat bekerja di dekatmu, kamu jadi mudah untuk menjangkau dan menggunakannya. Kamu juga bisa membaca buku saat waktu istirahat.
  • Jam – tentu bisa memberi tahu waktu agar kamu lebih peka kapan saatnya bekerja, istirahat, bahkan untuk sholat. Saat ibadah puasa begini, tentu ibadah yang lainnya tak boleh terlewatkan kan?

Setelah membuat workspace yang efisien dan nyaman di rumah, pastikan juga kalian makan sehat dengan nutrisi dan gizi seimbang saat sahur dan berbuka untuk terus menjaga kinerja dan kesehatan tubuh kita!

Diet? Langganan Menu Sehat Kulina Aja!

Kulina - Langganan Menu Diet Sehat Aja!

Sebenarnya diet itu apa sih?

Kata diet berasal dari Bahasa Yunani Kuno yang berarti cara hidup – atau kalau mau diartikan lebih dalam, diet berarti kebiasaan makan yang menjadi gaya hidup. Namanya kebiasaan, otomatis dilakukan berulang dan setiap hari untuk membentuk pola hidup sehat.

Diet yang arti sebenarnya cukup luas, kini diartikan sebagai upaya mengubah cara makan untuk mencapai tujuan tertentu. Tujuan itu biasanya menurunkan berat badan agar mendapat tubuh ideal yang diidamkan. Sebenarnya tidak sepenuhnya salah juga, sebab dengan menjaga berat badan tentu kita juga bisa menjaga kesehatan.

Kamu yang sekarang lagi diet juga ingin hal yang sama kan?

Kamu kan paling tahu kondisi tubuhmu sendiri, jadi pasti tahu kapan saat yang tepat untuk memulai diet dan memperbaiki pola makan jadi lebih sehat. Nah… di sini Kulina mau kasih tahu beberapa tips diet biar hasil yang kamu rasakan lebih maksimal.

TIPS DIET SEHAT

Kulina - Tips Diet Sehat

1. Hitung Kebutuhan Kalori

Setiap orang memiliki kebutuhan kalori harian yang berbeda tergantung usia, kesehatan, hingga aktivitas dan pekerjaan. Baiknya kamu tahu dulu kebutuhan kalori harianmu agar bisa menyesuaikan dengan menu diet yang akan kamu konsumsi. Saat kamu sudah memilih menu diet sehat yang tepat, maka nutrisi yang dibutuhkan tubuh bisa terpenuhi dengan baik – tidak kurang, tidak lebih.

2. Makan Teratur dan Perlahan

Makan teratur sebenarnya penting untuk menjaga kesehatan. Namun kebanyakan dari kita mengira, melewati satu waktu makan bisa membantu menurunkan berat badan. Padahal hal ini justru membuat tubuh lebih lapar dan makan lebih banyak di waktu makan berikutnya.

Ada baiknya kamu tetap makan tiga kali sehari dengan porsi yang disesuaikan dan pilihan makanan yang lebih sehat. Saat makan pun, cobalah mengunyah secara perlahan. Makan secara perlahan dipercaya bisa memperlancar pencernaan sehingga tidak mudah lapar lagi.

3. Berhenti Makan Saat Sudah Tidak Lapar

Salah satu kunci diet sehat yang sukses adalah makan dengan porsi yang cukup sesuai kebutuhan tubuh. Cukup di sini berarti tidak lebih dan tidak kurang. Sehingga kamu perlu berhenti makan saat sudah tidak merasa lapar lagi.

Jadi tidak perlu tunggu sampai kenyang ya… Sebab biasanya saat kita merasa kenyang, sebenarnya asupan yang masuk ke dalam tubuh sudah melebihi kebutuhan sebenarnya. Hal ini bisa menyebabkan kebanyakan kalori yang akan menimbun menjadi lemak jahat.

Baca Artikel Serupa: 3 Manfaat dan Tahapan Memulai Mindful-Eating

JENIS DIET SEHAT

1. Diet Karbo

Diet karbo berarti mengurangi karbohidrat dalam setiap asupan makanan kita. Sebenarnya karbohidrat penting sebagai sumber tenaga, namun kadang kita berlebihan dalam mengonsumsinya sehingga berat badan naik dengan cepat. Diet karbo bukan berarti menghapus asupan karbohidrat sama sekali, melainkan memilih makanan yang rendah karbohidrat.

Jika kamu melakukan diet karbo, kamu perlu menyubstitusi karbohidrat dengan protein dan lemak sehat agar kebutuhan bahan bakar energi dalam tubuh tetap terpenuhi. Cobain menu diet yang satu ini.

Kulina Healthy

Kulina - Kulina Healthy

Kulina Healthy menghitung dengan tepat jumlah kalori total makanan yang akan kamu santap sebesar 550kkal. Jumlah ini sesuai dengan kebutuhan harian kita. Jadi gak akan berlebihan ya…

Menu satu ini juga memberikan lebih banyak porsi lauk untuk protein dan lemak sehat, serta lebih sedikit porsi untuk karbohidrat.

2. Diet Mayo

Jika diet keto fokus mengurangi karbohidrat, maka diet mayo memiliki tujuan yang lebih jauh lagi yaitu, mengurangi karbohidrat, lemak jahat, dan garam. Kenapa garam ikut juga? Sebab garam memiliki sifat penahan air. Kalau kita kebanyakan konsumsi garam, otomatis banyak air yang tersimpan dalam tubuh sehingga bisa menambah berat badan.

Diet Mayo yang mengurangi garam, dipercaya bisa membuang kelebihan air dalam tubuh sehingga tubuh lebih padat dan kesat karena hanya ada daging dan otot. Menu yang cocok buat kamu yang lagi menjalankan Diet Mayo adalah Daylicious!

Daylicious

Kulina - Daylicious

Merchant diet sehat satu ini memang menggunakan sedikit minyak dan garam pada setiap masakan yang akan disajikan pada kalian. Penggunaan sedikit minyak dan garam tentu cocok buat kalian yang ingin menjaga kesehatan, mengurangi berat badan, dan membuang kelebihan air dalam tubuh.

3. Diet Plant-Based

Sesuai dengan namanya, diet plant-based berarti memfokuskan diri untuk konsumsi makanan yang berasal dari tumbuhan demi memenuhi nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Diet plant-based sendiri terbagi menjadi dua yaitu, vegan dan vegetarian.

Jika vegan sepenuhnya hanya mengonsumsi tumbuhan, maka vegetarian masih membuka diri untuk mengonsumsi produk turunan hewan seperti telur dan susu. Kalau kamu sedang menjalankan diet ini, kamu bisa mencoba beberapa menu diet sehat ala Kulina berikut ini!

The Soy Story

Kulina - The Soy Story

Merchat diet sehat satu ini paling ahli dalam mengolah bahan-bahan plant-based. Kamu gak akan ngerasa bosan dengan rasa sayuran yang itu-itu saja, sebab The Soy Story akan menyajikan berbagai menu olahan tumbuhan yang lezat. Kamu bahkan gak nyangka kalau gak lagi makan daging.

Salah satu menu andalan The Soy Story adalah sate tempe!

Extraveganza

Kulina - Extraveganza

Namanya unik ya? Nama merchant satu ini juga sudah menunjukan bahwa mereka memang fokus pada menu-menu vegan dan vegetarian, jadi kamu gak perlu khawatir soal penggunaan daging.

Teman-teman vegan dan vegetarian, inilah katering diet sehat yang aman untuk kalian! Ohya… dalam setiap menu makan Extraveganza, kamu bisa request ganti nasi putih menjadi shirataki. Wih makin sehat lagi nih.

Apa pun diet sehat yang sedang kalian jalankan, temukan menunya di Kulina!

[COBA MENU DIET SEHAT KULINA]

3 Manfaat dan Tahapan Memulai Mindful Eating

Kulina - Manfaat dan Tahapan Mindful Eating

Mindful eating dalam Bahasa Indonesia artinya makan dengan kesadaran penuh. Makan dengan kesadaran penuh berarti kita tahu betul apa yang sedang kita makan, bagaimana tekstur makanannya, apa rasanya, bahkan apa dampaknya bagi perasaan dan tubuh kita.

Mindful eating merupakan teknik mengolah emosi, perasaan, dan tindakan tubuh kita selama makan. Teknik ini telah dicoba, diuji, dan dikembangkan sejak lama oleh berbagai ahli gizi dan juga oleh berbagai kebudayaan. Teknik ini diharapkan mampu menjadi sebuah kebiasaan yang bisa mengantarkan kita pada gaya hidup sehat.

Mindful eating bisa membantu menjauhkanmu dari memilih makanan yang tidak sehat atau makan berlebih. Selain itu, ada banyak lagi manfaat mindful eating untuk kesehatan kita.

MANFAAT MINDFUL EATING

1. Mengontrol Porsi Makan

Seorang ahli gizi dan dosen di Harvard School of Public Health, Lilian Cheung, menyatakan bahwa mindful eating dapat membantu menjaga kesehatan dan menurunkan berat badan.

Saat kita melakukan mindful eating, kita mengobservasi apa saja makanan yang masuk ke dalam tubuh dan bagaimana efeknya. Sehingga ketika kita sudah merasakan efek kenyang, kita akan segera berhenti makan. Jadi makanan yang kita santap sesuai dengan kebutuhan tubuh tanpa berlebihan.

2. Menjauhkan Pilihan Makanan Tidak Sehat

Biasanya bagaimana sih kategori kalian dalam memilih makanan? Pilih yang ada di depan mata? Pilih yang murah? Pilih yang lagi diinginkan saja? Pilih yang kelihatannya enak?

Kebanyakan orang memilih makanan berdasarkan alasan-alasan di atas dan jarang sekali yang memilih dengan alasan memenuhi nutrisi dan gizi yang dibutuhkan tubuh, sebab kita sendiri tidak menyadari kondisi tubuh kita. Hal ini tentu saja berbahaya jika dilakukan dalam jangka panjang sebab gizi seimbang yang dibutuhkan tubuh tidak terpenuhi.

Hal ini bisa dihindari dengan menerapkan mindful eating. Mindful eating membuatmu menyadari kondisi tubuh sehingga mengerti apa yang dibutuhkan oleh tubuh saat ini. Misal, belakangan kok rasanya sulit buang air besar ya?

Berarti tubuhmu sedang kekurangan serat sehingga kamu perlu menambah asupan serat. Serat bisa didapat dari buah pisang, alpukat, brokoli, brussel, hingga kacang-kacangan.

Atau kamu merasa mudah lelah, imunitas menurun, dan rambut tiba-tiba rontok? Bisa jadi kamu mengalami stress dan juga kekurangan protein. Jika kamu mengetahui hal semacam ini, kamu akan lebih selektif menambahkan menu seperti daging, telur, tahu, atau tempe sebagai sumber protein ke dalam makanan yang akan kamu santap.

3. Lebih Menghargai Makanan

Mindful eating mendorongmu untuk sepenuhnya sadar saat makan. Hal ini membuatmu lebih peka terhadap setiap komponen makanan sehingga kamu bisa lebih menghargai bahan-bahan yang ada di dalam makanan, proses pembuatan makanan, hingga perpaduan rasa yang diberikan oleh makanan tersebut, dan bagaimana efeknya untuk tubuh kalian.

Baca Artikel Serupa: Kenalan dengan Mindful Eating, Awal Gaya Hidup Sehat

TIPS MEMULAI MINDFUL EATING

Jika kamu tertarik mencoba melakukan mindful eating, kamu bisa mencoba beberapa tips yang harus dilakukan saat makan di bawah ini. Kamu tidak perlu melakukan sekaligus karena kalau terlalu banyak berpikir saat melakukan, kamu bisa-bisa malah stress dan tidak menikmati proses. Padahal kunci untuk bisa merasakan manfaat dari mindful eating adalah penerapannya yang konsisten dan dalam jangka waktu lama agar menjadi sebuah kebiasaan gaya hidup sehat.

1. Makan Saat Lapar

Kulina - Tahapan Mindful Eating - Makan Saat Lapar

Sebelum makan, tanyakan pada diri sendiri dulu apakah kamu benar-benar lapar dan tubuh membutuhkan makanan? Atau kah ingin makan karena alasan lainnya? Jika betul karena lapar, kamu bisa makan dan segera berhenti saat merasa kenyang. Namun jika jawabannya karena alasan lain, kamu yang menyadari hal ini akan menunda keinginan makan sehingga tidak ada kalori berlebih yang masuk ke dalam tubuh.

2. Makan Perlahan dan Tidak Terburu-Buru Saat Mengunyah

Kulina - Tahapan Mindful Eating - Makan Perlahan

Tahukah kamu? Mengunyah makanan terlalu cepat ternyata justru menyebabkan makan lebih banyak sehingga kita jadi lebih mudah naik berat badan. Mengunyah makanan terlalu cepat juga membuat tubuh kita tidak sempat merasakan kenikmatan makanan karena yang kita kejar hanya rasa kenyang.

Jika kamu menerapkan mindful eating, kamu akan mengunyah makanan secara perlahan sehingga bisa merasakan rasa dan tekstur makanan dari setiap suapan. Setiap suapan yang masuk ke dalam mulut memberi sensasi tersendiri yang bisa membuat kita lebih cepat kenyang. Rasa kenyang itu pun akan bertahan lebih lama.

3. Makan Tanpa Gangguan

Kulina - Tahapan Mindful Eating - Makan Tanpa Gangguan

Kita sering sekali makan sambil melakukan berbagai aktivitas lain misal menonton film, membaca buku, atau bahkan sambil bekerja. Kita melakukan hal ini sebab merasa makan bukanlah sesuatu hal yang penting dan bisa dijadikan sambilan.

Padahal kegiatan makan sangat penting untuk memenuhi gizi seimbang yang dibutuhkan tubuh untuk bisa beraktivitas dengan baik. Nah… Mindful eating mengharapkanmu untuk fokus selama kegiatan makan, tanpa ada distraksi dari kegiatan lain. Hal ini membuatmu lebih bisa menikmati makanan yang sedang kamu makan. Pun membuat tubuhmu menyerap nutrisi lebih baik lagi.

Kamu bisa mencoba melakukannya satu per satu. Perlahan tapi pasti, tips-tips di atas akan menjadi sebuah kebiasan baik yang bisa membawamu pada gaya hidup yang lebih sehat!

Kenalan dengan Mindful Eating, Awal Gaya Hidup Sehat

Kulina - Mindful Eating

Gaya hidup sehat dimulai dari menjaga pola makan. Makan adalah sebuah kegiatan yang pasti kita lakukan setiap hari mulai dari pagi, siang, hingga malam. Mungkin karena sudah menjadi kegiatan sehari-hari, kita sering tidak terlalu memperhatikan dan menghargai makanan.

Tahukah kalian? Bahwa ternyata kegiatan makan, tidak harus disebabkan oleh rasa lapar! Kita bisa makan karena bosan, saat sedang sedih, atau bahkan saat terlalu senang juga.

Ketidaksadaran akan makan seperti mengonsumsi popcorn saat menonton film atau makan banyak saat ada acara spesial, jika dilakukan sesekali memang tidak berbahaya. Namun jika dilakukan terus-terusan, keinginan makan bukan karena rasa lapar ini bisa mendorong pada gaya hidup tidak sehat.

Gaya hidup tidak sehat merupakan faktor resiko utama bebagai penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, dan penyakit lain yang berhubungan dengan obesitas.

Kalian gak mau kan kena berbagai penyakit di usia muda? Yuk, simak kebiasaan makan buruk apa saja yang bisa kita hindari di bawah ini.

KEBIASAAN MAKAN TIDAK SEHAT

1. Melewatkan Sarapan

Kulina - Kebiasaan Makan Gaya Hidup Tidak Sehat - Melewatkan Sarapan

Banyak penelitian telah mengatakan bahwa sarapan adalah waktu makan yang penting bagi tubuh. Pun begitu, tetap banyak yang melewatkannya. Padahal saat kamu melewatkan sarapan, berarti kamu tidak mengisi bahan bakar dalam tubuh untuk menjalankan aktivitas di pagi hari. Kekosongan perut sejak pagi, bertumpuk sampai siang hingga menyebabkan kamu makan banyak di siang hari – tanpa sadar sebenarnya sudah kenyang atau belum.

Kebanyakan makan membuatmu merasa kekenyangan dan mudah mengantuk. Sudah begitu, sebenarnya tubuh juga kurang waktu untuk membakar kalori yang didapat hingga tiba-tiba sudah waktunya makan malam – yang berarti mengisi kalori lagi!

Jadi… jangan lewatkan waktu sarapan ya. Sarapan sederhana dengan telur rebus atau setangkup roti pun cukup sebagai amunisi tubuh untuk berkegiatan di pagi hari.

2. Makan Camilan Sepanjang Hari

Kulina - Kebiasaan Makan - Makan Camilan Sepanjang Hari

Salah satu dampak lain melewatkan sarapan adalah keinginanmu untuk mencari alternatif mudah dalam mengisi perut dengan cara makan camilan. Makan camilan satu atau dua kali dengan porsi sedikit dalam sehari masih wajar, namun jika terus makan camilan sepanjang hari tentu jangan dibiarkan. Apalagi jika makan camilan sambil melakukan aktivitas lainnya, kamu semakin tidak sadar dan tidak bisa mengontrol apa yang kamu makan.

Camilan biasanya memang memiliki bentuk yang lebih menarik dan rasa yang lebih enak, namun hal-hal yang sebenarnya dibutuhkan tubuh seperti vitamin, protein, dan karbohidrat tidak cukup. Hal ini mendorongmu untuk terus mengonsumsi camilan dengan harapan bisa merasa kenyang. Padahal camilan hanya memberi rasa kenyang sementara dengan gula dan lemak yang lebih banyak ketimbang makan biasa.

Makan camilan sepanjang hari tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa, melainkan juga oleh anak-anak yang lebih suka makan permen atau es krim dari pada sayur dan buah.

Yuk, perhatikan lagi waktu, porsi, dan jenis camilan yang kamu makan.

3. Makan Saat Emosi

Kulina - Kebiasaan Makan - Makan Saat Emosi

Emosi terdiri dari berbagai macam perasaan seperti bosan, stress, sedih, atau bahkan senang. Dorongan emosi ini memiliki efek yang berbeda pada setiap orang.

Sejumlah penelitian telah menyatakan bahwa emosi, baik yang positif atau negatif, dapat menyebabkan seseorang makan lebih banyak dari yang seharusnya.

Misal saat sedang suntuk di kantor, mungkin kamu ingin mencari suasana yang lebih menyenangkan dengan makan di luar lalu memesan banyak makanan sekaligus dalam upayamu menekan perasaan negatif yang sedang dirasa. Atau bisa juga karena dapat promosi di kantor, kamu ingin merayakannya dengan makan kue-kue yang menggugah selera.

Hal ini justru membangun pola di dalam tubuhmu: jika sedang sedih berarti makan banyak, sedangkan jika senang berarti makan gula dan lemak. Pola yang berulang akan menjadi kebiasaan dan kebiasaan ini akan membawamu pada gaya hidup tidak sehat.

Jika kamu termasuk orang-orang yang makan karena dorongan emosi, cobalah cari cara lain untuk mengekspresikan perasaan.

Baca Artikel Serupa: 5 Perusahaan dengan Makan Siang Terbaik di Dunia

Setelah mengetahui kebiasaan makan buruk yang mendorong diri pada gaya hidup tidak sehat, sekarang saatnya kita berbicara tentang bagaimana memulai gaya hidup yang lebih sehat.

KEBIASAAN MAKAN SEHAT DENGAN MINDFUL EATING

Kulina - Kebiasaan Makan Gaya Hidup Sehat dengan Mindful Eating

Gaya hidup sehat bisa dimulai dengan jam tidur cukup, rutin minum air putih, olah raga, dan makan yang teratur dan sehat dengan metode mindful eating. Mindful eating artinya makan dengan kesadaran penuh.

Makan dengan kesadaran penuh berarti kamu tahu betul alasan kamu makan, jenis makan, porsi makan, rasa dari setiap komponen makanan, hingga perasaan yang kamu rasa selama dan setelah makan.

Makan dengan kesadaran penuh bisa membantu menghindari kebiasaan buruk saat makan. Misal saat kamu kepikiran ingin makan, kamu bisa bertanya pada diri sendiri dulu – apakah mau makan karena beneran lapar atau karena perasaan lainnya? Jika bukan karena lapar, kamu jadi sadar dan membatalkan niatmu untuk makan.

Beberapa hal yang bisa kamu lakukan saat mindful eating:

  • Makan hanya saat benar-benar merasa lapar.
  • Makan perlahan dengan tidak terburu-buru saat mengunyah.
  • Merasakan setiap sensasi yang diberikan makanan untuk tubuh.
  • Makan tanpa gangguan aktivitas lainnya.
  • Mengingat tujuan dari makan adalah untuk memenuhi kebutuhan dan kesehatan.
  • Menghargai proses pembuatan dan pencernaan makanan.

Mindful eating terbukti bisa memberikan banyak manfaat untuk tubuh kita. Seorang ahli gizi dan dosen di Harvard School of Public Health, Lilian Cheung, menyatakan bahwa mindful eating dapat membantu menjaga kesehatan dan menurunkan berat badan.

Cobalah mulai melakukan mindful eating seperti di atas. Tak perlu langsung sekaligus, lakukan satu-satu hingga terbiasa, baru tambahkan aktivitas selanjutnya dan rasakan perbedaannya untuk tubuh kalian!

5 Jenis dan Tips Olah Raga yang Aman Saat Puasa

Jenis dan Tips Olah Raga Aman Saat Puasa

Selama bulan Ramadhan, muslim di seluruh dunia diwajibkan untuk berpuasa. Puasa menahan makan dan minum sejak terbit fajar hingga tenggelam fajar. Hal ini berarti ada sekitar 13 jam tubuh kita tidak menerima asupan apapun. Perubahan kebiasaan ini tentu berpengaruh pada tubuh kita.

Perubahan kebiasaan sebaiknya juga dilakukan pada hal-hal lain, tidak hanya perkara makan dan minum saja – contohnya, olah raga. Kamu yang terbiasa setiap hari berolah raga perlu tahu jenis dan tips olah raga yang aman saat puasa. Jika kamu sudah tahu jenis dan tips olah raga yang aman saat puasa, tujuanmu untuk lebih sehat dan bugar bisa tercapai tanpa menurunkan daya tahan tubuh. Lalu apa saja hal-hal yang harus diperhatikan?

1. Waktu Olah Raga

1. Waktu Olah Raga
Ketahui waktu olah raga yang tepat saat puasa

Hal penting pertama yang harus kita ketahui saat hendak berolah raga selama puasa adalah waktu yang tepat untuk olah raga. Waktu olah raga yang tepat selama puasa adalah 30 – 60 menit menjelang berbuka dengan intensitas olah raga 30 menit saja. Olah raga dengan durasi dan waktu yang tepat selama puasa, dapat meningkatkan kesehatan, kebugaran, dan daya tahan tubuh kita. Sebaliknya, jika olah raga terlalu lama atau terlalu berat justru dapat menurunkan daya tahan tubuh kita.

Dokter Spesialis Gizi Klinik dr. Samuel Oetoro, Sp. GK mengatakan “olah raga cukup paling lama 30 menit, jenisnya yang ringan, jangan berlebihan, karena kalau olah raga intensitas tinggi justru akan menurunkan daya tahan tubuh.”

2. Jenis Olah Raga

Jenis olah raga yang aman dilakukan selama puasa adalah olah raga ringan dan sedang. Ada banyak olah raga ringan dan sedang yang bisa kita lakukan di rumah. Ingat, situasi pandemi Corona ini telah membuat kita sebisa mungkin tetap di dalam rumah. Jadi usahakan berolah raga juga di dalam rumah saja ya!

A. Yoga

2A. Yoga - Olah Raga Aman Saat Puasa
Yoga – olah raga aman saat puasa

Yoga baik untuk kesehatan fisik maupun mental kita. Olah raga ini tidak terlalu menguras tenaga, sehingga cocok dilakukan saat berpuasa. Meski begitu, rajin melakukan yoga dapat menyembuhkan sakit punggung dan membantu dalam proses pembakaran lemak.

B. Jalan Cepat

2B. Jalan Cepat - Olah Raga Aman Saat Puasa
Jalan cepat – olah raga aman saat puasa

Tentu saja jalan cepat sekarang sebaiknya tidak dilakukan keluar rumah. Kamu tetap bisa melakukan jalan cepat sambil mengitari rumah. Atau jika kamu harus berbelanja yang biasanya pergi menggunakan kendaraan bermotor, sekarang cobalah pergi dan pulang belanja sambil berjalan cepat.

C. Naik Turun Tangga

2C. Naik Turun Tangga - Olah Raga Aman Saat Puasa
Naik turun tangga – olah raga aman saat puasa

Naik turun tangga selama 30 menit sangat membantu melatih otot kaki dan ketahanan pernafasan kamu lho. Lakukan tanpa henti selama 15 menit, istirahat sebentar, lalu lanjutkan di 15 menit berikutnya. Naik turun tangga terlihat sederhana, namun coba sendiri dan lihat berapa banyak keringat yang dihasilkan. Artinya, naik turun tangga juga efektif untuk pembakaran lemak.

D. Senam

2D. Senam - Olah Raga Aman Saat Puasa
Senam – olah raga aman saat puasa

Senam merupakan olah raga yang lebih kompleks karena terdiri dari pemanasan, olah raga inti, dan pendinginan. Kalau kamu terbiasa olah raga kardio, kamu bisa menambahkan gerakan push up dan sit up ke dalam rutinitas senam. Video tutorial senam ada banyak sekali di media streaming online, kamu bisa memilih yang sesuai dengan kebutuhan kamu. Video senam juga sering diiringi musik dengan beat tinggi yang bisa menambah semangat dan energi kamu.

E. Tai Chi

2E. Tai Chi - Olah Raga Aman Saat Puasa
Tai chi – olah raga aman saat puasa

Taichi merupakan perpaduan antara seni bela diri, menari, dan olah raga. Tai chi mengutamakan gerakan-gerakan halus yang tetap efektif untuk kebutuhan olah raga. Tai chi cocok dilakukan oleh mereka yang telah lanjut usia dan tetap ingin rutin berolah raga. Video taichi juga biasanya diiringin musik yang menenangkan sehingga tubuh lebih rileks dan segar setelah melakukan tai chi.

Namun beberapa dari kita rutin melakukan olah raga tidak hanya untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh, melainkan pencapaian prestasi, seperti atlet. Jika atlet berpuasa dan tetap rutin latihan olah raga – biasanya tergolong olah raga berat, lakukanlah olah raga setelah berbuka puasa ya.

3. Cukup Minum

3. Cukup Minum
Cukup minum untuk hindari dehidrasi

Olah raga yang kita lakukan akan menghasilkan keringat. Keringat yang keluar dari tubuh secara berlebihan, ditambah tidak adanya asupan mineral yang masuk ke tubuh selama 13 jam, dapat membuat kita dehidrasi. Maka dari itu, agar kita tidak mengalami dehidrasi, lakukan olah raga dengan waktu dan jenis yang tepat yaitu, sebelum buka puasa ya.

Jadi setelah olah raga yang menguras keringat, kita bisa kembali mengkonsumsi mineral yang dibutuhkan tubuh saat berbuka. Perhatikan asupan mineral kita. Sebaiknya, konsumsi 1,5 – 2 liter air untuk menghindari diri kita dari dehidrasi.

4. Makan Makanan Bergizi

4. Makan Makanan Bergizi
Makan makanan bergizi, penuhi karbohidrat kompleks dan serat

Selama puasa, kita hanya bisa makan sebanyak 2 kali dalam sehari. Jika kamu terbiasa makan 3 kali sehari, tentu ini perubahan kebiasaan yang tidak mudah. Namun, usahakan tetap menjaga porsi makan seperti biasanya – tidak kekurangan, atau kelebihan. Pastikan setiap makananmu mengandung gizi yang dibutuhkan tubuh seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.

Baca artikel serupa:
[6 Resep Sahur Sederhana, Cepat, dan Lezat]

Karbohidrat merupakan energi utama bagi tubuh. Karbohidrat dapat mengembalikan kadar glukosa darah yang menurun karena puasa. Karbohidrat kompleks dan serat dapat membantu melepaskan energi secara perlahan sehingga kamu tidak akan cepat kehabisan energi, meski tetap melakukan olah raga di saat puasa.

5. Jam Tidur Terpenuhi

5. Jam Tidur Terpenuhi
Jam tidur terpenuhi termasuk tidur siang

Siang hari, biasanya kita mengambil jeda dari aktivitas untuk makan. Berhubung sekarang puasa, otomatis kita tidak akan makan siang. Nah, baiknya gunakan waktu makan siang ini untuk tidur sejenak 1-2 jam saja untuk mengembalikan energi tubuh.

Selama puasa, pastikan kamu cukup tidur selama 7-9 jam per hari. Karena kamu harus bangun di waktu sahur, jadi pastikan jangan begadang ya! Setelah sahur pun, usahakan untuk tidak tidur agar tubuh dapat bekerja mengolah makanan menjadi tenaga, bukannya menjadi lemak jahat.

Sekarang sudah tahu kan jenis dan tips olah raga aman saat puasa? Yuk, semangat! Jangan jadikan puasa alasan untuk malas-malasan ya. Kita harus tetap menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh kita terutama di situasi pandemi Corona ini.

Jika kamu belum tahu mau buka apa hari ini dan besok? Coba deh, kepoin menu lauk-pauk Kulina! Kamu bisa beli beragam menu yang kamu suka dengan tingkat penyimpanan yang berbeda-beda. Jadi kamu bisa beli hari ini untuk dimakan kemudian hari!

[CEK MENU KULINA]

Beli Lauk Kulina
Yuk, beli lauk Kulina!

SUMBER:
https://hellosehat.com/hari-raya/ramadan/tips-olahraga-saat-puasa/
https://www.fimela.com/lifestyle-relationship/read/4240618/6-tips-olahraga-saat-puasa-untuk-menjaga-tubuh-tetap-sehat
https://www.liputan6.com/ramadan/read/4232137/5-tips-olahraga-saat-puasa-yang-aman-jaga-kebugaran#

3 Cara Menyimpan Makanan Agar Tahan Lama

Kulina - 3 Cara Menyimpan Makanan Agar Tahan Lama

Kulinas kalau pergi ke pasar atau supermarket biasanya sekalian belanja banyak gak? Sekali belanja, langsung banyak untuk kebutuhan 1 bulan, 2 minggu, atau 1 minggu. Nah, karena bahan makanan yang kita beli juga banyak, kalian harus tahu gimana cara menyimpan makanan itu supaya bisa tahan lama. Kan sayang kalau sudah beli banyak, belum sempat dimakan, eh keburu basi atau busuk…

Biar kalian gak buang-buang makanan karena keburu basi dan busuk, yuk simak 3 cara menyimpan makanan agar tahan lama dari Kulina!

1. Suhu Ruangan

Beberapa makanan, lebih awet jika disimpan di suhu ruangan. Makanan seperti ini biasanya sudah berhenti atau lambat melalui proses pematangan. Ada juga makanan yang tidak membutuhkan kelembapan tinggi untuk bertahan.

A. Beberapa Jenis Buah

Beberapa buah seperti pisang, alpukat, melon, semangkat dan jeruk sebaiknya cukup disimpan di suhu ruangan saja. Kalian bisa menaruh buah-buahan ini di wadah terbuka dan menaruhnya di meja makan. Buah-buahan ini tidak memerlukan kelembapan tinggi sehingga lebih aman dan tahan lama jika tidak. masuk ke dalam kulkas. Kamu juga tidak perlu mencuci buah-buahan ini sebelum disimpan ya. Mencuci buah yang tahan di suhu ruangan, justru membuatnya cepat busuk. Jika kamu menyimpan buah-buahan ini dengan benar, buah bisa tahan selama satu hingga dua minggu.

B. Bawang Merah, Bawang Putih, Bawang Bombay

Jika kamu membeli bawang merah, bawang putih, dan bawang bombay dalam jumlah banyak dan tidak berniat mengupas mereka sekaligus, sebaiknya simpan bawang merah dan bawang putih di suhu ruangan saja. Pisahkan bawang dari bahan makanan lain, karena jenis bawang ini mengeluarkan gas tertentu yang menimbulkan efek kekuningan dan mempercepat proses pembusukan bagi bahan makanan lain.

C. Kentang

Kentang cukup disimpan di suhu ruangan dalam keadaan yang gelap dan dingin, misal di dalam lemari atau laci berventilasi. Jauhkan kentang dari bawang karena kentang cenderung menyerap bau dari sekitarnya, sedangkan bawang mengeluarkan gas yang buruk bagi bahan makanan lagi. Jika mereka berdekatan, kentang akan cepat busuk.

Sifat kentang yang menyerap bau ini juga bisa kamu manfaatkan sebagai pengilang bau di kulkas lho. Caranya, potong kentang menjadi lebih kecil dan tempatkan di sudut-sudut rak kulkas. Ketika kentang sudah masuk ke dalam kulkas, zat tepungnya akan berubah menjadi zat gula. Tentu saja tidak baik untuk kesehatan kita. Jadi, jangan konsumsi kentang yang memang sudah diniatkan jadi penghilang bau ini ya. Kentang penghilang bau bisa kamu ganti setiap 3 hari sekali.

D. Makanan Kemasan

Makanan mentah atau matang yang kamu beli dalam kemasan tertutup biasanya memang telah disiapkan untuk suhu ruangan, antara lain: mie instan, kecap, sambal, saus, makanan kaleng, dan selai. Makanan ini cukup kamu simpan di meja makan atau laci dan rak penyimpanan berventilasi. Tetap selalu perhatikan tanggal kadaluarsanya ya. Kamu juga bisa menambahkan label tanggal pembelian. Jadi makanan yang kamu beli duluan, itulah makanan yang harus kamu habiskan terlebih dulu. Sistem seperti ini biasa digunakan di restoran-restoran, biasa disebut dengan first in, first out atau FIFO.

Baca artikel serupa:
[5 Tips Jaga Kebersihan Mengolah Makanan]

2. Kulkas (Chilled)

Makanan yang disimpan di kulkas, berarti maksudnya kulkas bagian bawah ya. Perhatikan pengatur suhu pada kulkas kalian. Titik aman penyimpanan makanan dalam kulkas berada di suhu 3-5 derajat celcius.

A. Buah

Selain buah yang disembutkan di atas, buah-buah lain memang lebih baik disimpan di dalam kulkas. Buah tersebut antara lain: anggur, beri-berian, strawberry, apel, melon dan semangka yang sudah dipotong. Apel memiliki sifat yang mirip dengan bawang, maka dari itu sebaiknya pisahkan apel dari buah-buah lain. Bungkus apel dengan plastik berlubang untuk membuatnya lebih tahan lama. Buah-buah segar bisa bertahan 1-2 minggu, sedangkan buah yang sudah dikupas atau dipotong hanya 3-4 hari.

B. Sayuran Hijau

Cuci sayuran hijau sampai bersih untuk memastikan tidak ada bakteri yang menyebabkan kekuningan dan pembusukan. Setelah cuci, keringkan sayur dan masukkan sayur ke dalam plastik berlubang sebelum masuk kulkas. Khusus untuk jamur, bungkus jamur dengan kertas atau koran karena jamur mudah berkeringat dan busuk jika disimpan dalam wadah plastik.

C. Telur

Cuci bersih telur sebelum masuk ke dalam kulkas. Nah, ada tips tersendiri lho untuk menyimpan telur dalam kulkas. Coba kamu perhatikan bentuk telur, ada satu ujung yang lebih kecil dari ujung lain kan? Tempatkan ujung yang paling kecil ini di bagian bawah tempat penyimpanan telur ya. Cara ini memastikan kantung udara telur berada di atas dan tidak tertekan berat telur sehingga tidak mudah pecah atau busuk.

D. Makanan Jadi

Jika kamu masak terlalu banyak dan tidak habis sekali makan, kamu bisa menyimpan beberapa jenis makanan di dalam kulkas. Sebelum masuk kulkas, kamu perlu menghangatkan makanan tersebut sekali lagi. Lalu tunggu sampai uap panas hilang, pindahkan ke dalam wadah kedap udara, baru masukkan ke dalam kulkas ya. Pastikan kini kamu menyimpan makanan tersebut dalam wadah dengan porsi 1 kali makan. Jadi saat kamu ingin memakannya lagi, kamu cukup membuka 1 wadah dan langsung habis. Cara ini mencegah paparan udara bebas yang bisa mengandung bakteri dan mempercepat proses basi atau busuk. Makanan bisa tahan 3-4 hari.

E. Produk Susu

Supermarket biasanya menjual susu dalam kemasan kardus karton. Kardus karton sebenarnya lebih mudah dimasuki bakteri. Maka dari itu, sesampainya di rumah segera pindahkan susu ke dalam wadah botol plastik atau kaca. Susu bisa bertahan dalam wadah botol plastik atau kaca hingga 1 minggu.

Selain susu – keju, yogurt, dan krim juga sebaiknya disimpan di dalam kulkas dalam kemasan aslinya. Namun jika sudah dibuka, dikonsumsi, dan hendak dimasukkan kulkas lagi, pindahkan ke wadah baru dan tutup dengan plastik wrap. Khusus untuk keju, bungkus keju dengan aluminium foil untuk mencegah pengerasan keju.

3. Freezer (Frozen)

A. Sayur

Beberapa jenis sayur seperti wortel, jagung, kacang polong, dan edamame bisa disimpan di dalam freezer agar tahan lebih lama. Perhatikan cara penyimpanan yang benar agar sayuran tetap bisa dikonsumsi lagi. Pertama, cuci bersih sayuran. Potong sayuran ke dalam bentuk yang lebih kecil. Siapkan air mendidih yang sudah diberi garam, rebus sekitar 1-2 menit. Angkat dan langsung rendam dengan air dingin. Proses ini memastikan tidak ada bakteri yang tersisa pada sayuran dan menghentikan proses pematangan seketika. Biarkan sayur dingin secara keseluruhan sebelum dimasukkan ke dalam freezer. Tempatkan sayur di wadah dengan porsi 1 kali makan agar wadah sayur yang sudah terbuka bisa langsung habis dan tidak perlu masuk freezer lagi.

B. Daging Mentah

Daging ayam, sapi, dan seafood sebaiknya disimpan di dalam freezer dan tidak dekat dengan bahan makanan lain karena daging mentah memiliki aroma yang cukup kuat yang bisa merusak rasa makanan lain. Daging ayam dan sapi tidak perlu dicuci terlebih dahulu sebelum masuk freezer. Cukup simpan mereka di wadah tertutup. Sedangkan untuk daging ikan, cumi, udang, kerang, dan sea food lainnya – lebih baik cuci dan bersihkan bahan-bahan sebelum dimasukkan ke dalam freezer. Saat menyimpan daging mentah, pastikan satu wadah hanya untuk satu jenis daging.

C. Makanan Matang

Beberapa makanan matang bisa disimpan ke dalam freezer agar tahan lebih lama. Kalau di Indonesia, salah satunya ya rendang. Rendang yang sudah matang bisa kamu simpan dalam wadah tertutup di freezer dan tahan hingga 2 minggu. Proses memasak rendang yang cukup lama hingga 8 jam, telah memastikan bumbu rendang meresap sampai bagian dalam daging. Bumbu-bumbu inilah yang membantuk daging bisa bertahan lebih lama. Saat rendang hendak disantap lagi, keluarkan rendang hingga esnya mencair. Panaskan rendang dengan memberinya sedikit air. Tunggu sampai air meresap dan mendidih.

Ada dua lagi tips penting saat menyimpan makanan di kulkas atau freezer:

  • Satu, pastikan ketersediaan ruang kulkas dan freezer cukup lega untuk bahan makananmu. Jangan sampai kulkas terlalu penuh karena kulkas tetap butuh aliran udara agar dingin bisa merata keseluruh bagian.
  • Dua, sebisa mungkin simpan makanan dalam wadah berbentuk horizontal agar dingin lebih mudah merata.

Kulina sekarang juga punya lho beragam lauk dengan keterangan 3 jenis penyimpanan seperti di atas. Kamu bisa pilih lauk di Kulina sesuai yang kamu butuhkan, plus gak mungkin salah dsaat menyimpan makanan! Jadi beli makan di Kulina sekarang, bisa kamu simpan dan makan lagi di kemudian hari.

[CEK MENU KULINA]

SUMBER:
https://tirto.id/cara-menyimpan-makanan-di-kulkas-agar-tetap-segar-eivp
https://www.happyfresh.id/blog/hidup-hemat/cara-menyimpan-bahan-makanan/
https://blogunik.com/10-cara-menyimpan-makanan-dalam-kulkas-yang-sebenarnya/

4 Cara Jaga Kebersihan Diri Setelah Pergi dari Luar

Jaga Kebersihan Diri Setelah Pergi dari Luar

Pemerintah telah menerapkan physical dan social distancing serta himbauan work from home sejak bulan Maret lalu. Meski kita telah berusaha menerapkannya, terkadang kita tetap butuh keluar rumah untuk melakukan hal-hal penting. Masalahnya, kita tidak tahu apa yang kita temukan di luar rumah. Maka dari itu, kita harus ekstra menjaga kebersihan diri dan lingkungan, terutama di situasi pandemi Corona seperti ini.

Kulina akan bagikan 4 cara jaga kebersihan diri setelah pergi dari luar:

1. Siapkan Sabun dan Disinfektan di Depan Rumah

1. Siapkan Sabun dan Disinfektan di Depan Rumah untuk Jaga Kebersihan Diri
Siapkan Sabun dan Disinfektan di Depan Rumah untuk Jaga Kebersihan Diri

Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir adalah hal penting pertama yang harus kamu lakukan begitu sampai rumah. Tangan kita telah menyentuh banyak benda selama bepergian dan kita tidak pernah tahu adakah kuman, bakteri, atau virus yang ikut hinggap di tangan kita. Tentu kita tidak mau kuman, bakteri, dan virus itu menyebar lebih jauh hingga ke dalam rumah.

Setelah cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, segera semprotkan disinfektan pada benda-benda yang kamu bawa dari luar seperti tas, sepatu, kresek belanjaan, bahkan kendaraan yang tadi kamu pakai keluar. Disinfektan juga berguna untuk membunuh kuman, bakteri, dan virus yang menempel di benda-benda tersebut. Disinfektan mengandung bahan kimia yang cukup keras, maka hanya gunakan disinfektan pada benda-benda yang ikut kamu bawa keluar. Hindari disinfektan terkena kulit kalian karena akan menimbulkan rasa terbakar. Jika kulit terlanjur kena disinfektan, segera basuh dengan air mengalir sampai rasa terbakar hilang.

2. Mandi

2. Segera Mandi Basuh dari Kepala Sampai Kaki
Segera Mandi Basuh dari Kepala Sampai Kaki

Setelah “ritual” cuci tangan dan semprot disinfektan selesai, sekarang kamu bisa masuk rumah. Begitu masuk, berjalanlah langsung menuju ke kamar mandi tanpa menyentuh barang apapun lagi di dalam rumah. Basuh tubuhmu mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki dan mandi.

Jika di rumahmu ada garasi, itu lebih baik lagi. Garasi cukup tertutup, namun tidak berhubungan langsung dengan dalam rumah. Jadi sebelum benar-benar masuk rumah, lepas baju yang kamu pakai di dalam garasi. Setelah itu baru mandi.

3. Cuci Baju

3. Langsung Cuci Baju yang Dipakai Keluar dengan Deterjen
Langsung Cuci Baju yang Dipakai Keluar dengan Deterjen

Tempatkan baju yang kamu pakai tadi ke dalam wadah tersendiri dan langsung rendam dengan deterjen. Deterjen memiliki kandungan aktif yang mampu meluruhkan lemak bahkan kuman, bakteri, dan virus yang mungkin saja menempel di bajumu dari luar. Cuci baju yang tadi kamu pakai. Pastikan, kamu mencuci baju-baju tersebut terpisah dari baju-baju yang hanya kamu dan keluargamu gunakan di dalam rumah.

4. Ganti Baju Bersih

4. Ganti Baju Bersih Khusus untuk di Rumah
Ganti Baju Bersih Khusus untuk di Rumah

Jika kamu bukan tipe orang yang memisahkan baju untuk di dalam dan di luar rumah, ada baiknya coba pertimbangkan kebiasaan baru ini. Setelah mandi dan mencuci baju, segera ganti dan pakai baju bersih. Seandainya bisa, pakailah baju yang memang kamu khususkan hanya kamu pakai di dalam rumah saja.

Empat langkah sederhana yang sangat besar manfaatnya untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Saat awal-awal melakukan ini, tentu berat memulai kebiasaan baru. Namun mengingat situasi genting saat ini, jangan menyerah dulu ya! Ini semua demi kebaikan kita dan keluarga.

Di luar empat hal yang Kulina sudah sebutkan di atas, tetap ingat etika batuk atau bersin ya… Ketika rasa gatal di hidung atau tenggorokan mulai terasa, segera palingkan wajah dan tutup dengan bagian dalam lengan agar liur yang ikut keluar tidak menyebar ke benda-benda sekitar atau bahkan anggota keluarga yang lainnya.

5. Bawa Hand Sanitizer, Tissue, dan Masker Saat Harus Pergi Keluar Demi Jaga Kebersihan Diri
Bawa Hand Sanitizer, Tissue, dan Masker Saat Harus Pergi Keluar Demi Jaga Kebersihan Diri

Saat hendak bepergian keluar, pastikan kamu membawa hand sanitizer, tisu, dan pakailah masker. Hand sanitizer memiliki fungsi yang sama dengan sabun. Namun kita tidak selalu bisa menemukan sabun untuk cuci tangan saat berada di luar. Ada baiknya persiapkan hand sanitizer untuk menjaga kebersihan tangan – terutama setelah memegang benda-benda di tempat umum, segera pakai hand sanitizer.

Baca artikel serupa:
[6 Tips Sederhana Jaga Kesehatan di Tempat Kerja]

Semoga kalian semua selalu sehat dan situasi ini cepat reda ya!!!

Selama di rumah, pastikan asupan gizi kalian terjaga. Kalau masak sendiri setiap hari merepotkan atau membosankan, cus coba cek website dan aplikasi Kulina. Sekarang lagi ada promo bundle yang berarti lebih hemat beli makan untuk seluruh anggota keluarga!

[CEK MENU KULINA]

Cek Menu Kulina untuk Jaga Asupan Makan Selama #DiRumahAja
Cek Menu Kulina untuk Jaga Asupan Makan Selama #DiRumahAja

SUMBER:
https://doktersehat.com/tips-menjaga-kebersihan-diri/
https://lifestyle.kompas.com/read/2020/03/23/120632220/7-cara-menjaga-kebersihan-diri-untuk-mencegah-penularan-virus-corona?page=all
https://www.rumah.com/panduan-properti/tips-menjaga-kebersihan-sejak-sebelum-masuk-rumah-24838

5 Tips Jaga Kebersihan Mengolah Makanan

Tips Jaga Kebersihan Saat Mengolah Makanant

Hai Kulinas… Buat kamu yang masih #workfromhome dan #dirumahaja, semoga tetap sehat dan semangat terus yaaa! Jaga kesehatan dan kebersihan sebaik mungkin, termasuk kebersihan mengolah makanan.

Walaupun berpergian keluar sedang dibatasi, tapi urusan makan dan nutrisi harus tetap terpenuhi!

Buat kamu-kamu-kamu yang masak selama di rumah, nih Kulina mau bagi beberapa tips untuk menjaga kebersihan mengolah makanan:

1. Cuci Tangan

1. Cuci Tangan - 5 Tips Jaga Kebersihan Mengolah Makanan
Cuci Tangan – 5 Tips Jaga Kebersihan Mengolah Makanan

Tangan adalah satu satu sumber bakteri dan virus yang paling dekat dengan kita. Saat kita keluar belanja, menyentuh benda-benda di tempat umum, atau bersalaman dengan orang lain, bakteri dan virus akan sangat mudah berpindah ke tangan kita. Makanya, setelah pulang belanja atau menerima paket belanjaan, segera cuci tanganmu dengan sabun dan air mengalir untuk jaga kebersihan mengolah makanan.

2. Cuci Bahan Makanan

2. Cuci Bahan Makanan - 5 Tips Jaga Kebersihan Mengolah Makanan
Cuci Bahan Makanan – 5 Tips Jaga Kebersihan Mengolah Makanan

Bahan makanan yang baru kamu beli, baiknya segera kamu cuci dengan air mengalir. Bahan makanan sudah berpindah tangan dari banyak orang sejak dari petani hingga sampai ke tanganmu lho. Beberapa bahan makanan segar seperti sayuran, terkadang masih ada bekas tanah dari proses panen. Jadi, pastikan kamu dan bahan makanan yang mau kamu masak bersih dulu ya!

3. Pakai Ikat Rambut / Penutup Kepala

3. Pakai Ikat Rambut/Penutup Kepala
Pakai Ikat Rambut/Penutup Kepala – 5 Tips Jaga Kebersihan Mengolah Makanan

Kamu pernah gak sih ngalamin lagi makan di luar, terus tahu-tahu ada sehelai rambut nyasar di makanan? Ughhh, gak banget deh. Bikin selera makan langsung hilang. Kalau kamu pernah ngalamin ini, berarti tempat makan itu tidak menjaga higienitas tempat memasaknya. Jangan ke sana lagi deh.

Sama juga halnya kalau kamu masak sendiri. Jangan sampai hal itu terjadi.

4. Gunakan Talenan dan Pisau Berbeda

4. Gunakan Talenan dan Pisau Berbeda - 5 Tips Jaga Kebersihan Mengolah Makanan
Gunakan Talenan dan Pisau Berbeda – 5 Tips Jaga Kebersihan Mengolah Makanan

Biasanya, saat mengolah makanan baik sayur ataupun daging, kita hanya pakai satu talenan dan pisau karena malas harus bolak-balik menggatinya. Eits, malas di sini malah berpotensi menjadi kontaminasi silang antar bahan makanan lho. Kuman atau bakteri yang ada di sayur, bisa berpindah ke daging atau sebaliknya.

Jadi, rajin-rajinlah mengganti talenan dan pisau jika kamu mengolah jenis bahan makanan yang berbeda. Kalau kamu tidak punya peralatannya lebih dari dua, maka cucilah talenan dan pisau, setiap habis digunakan, meski dalam satu kali proses memasak agar kebersihannya tetap terjaga.

5. Menutup Mulut Saat Bersin

5. Menutup Mulut Saat Bersin
Menutup Mulut Saat Bersin – 5 Tips Jaga Kebersihan Mengolah Makanan

Lagi masak makanan yang pakai cabai atau lada, terus hidung tiba-tiba gatal dan bersin? Pasti pernah kan ngalamin hal demikian. Nah kalau udah mau bersin, segera palingkan wajah dari makanan dan tutup mulut dengan bagian dalam tangan atau tutup mulut dengan tissue dan sebaiknya langsung dibuang.

Hal ini bertujuan mencegah kuman atau air liurmu jatuh ke dalam makanan. Jaga kebersihan mengolah makanan, aman!

Sekarang, jadi lebih tahu kan caranya jaga kebersihan makanan mulai dari dapur kita?

Selama satu hari, kita bisa makan 2-3 kali. Memang tidak semuanya kita makan dari dapur pribadi, sering kali kita juga pesan makan dari luar. Kalau dari luar, gimana cara tahu mereka jaga kebersihan juga?

Nah sebelum pesan makanan, pastikan tempat makan yang kamu tuju menjaga kebersihan bahan, dapur, dan proses pengolahan dengan benar ya. Pesanlah makanan dari tempat yang pernah kamu kunjungi dan kamu lihat sendiri kondisi restorannya atau dari tempat makan yang berani menjamin kebersihan seluruh prosesnya, seperti Kulina!

[CEK HYGIENE PROSES KULINA]

Hygiene Proses Kulina
Hygiene Proses Kulina

Kulina memiliki standard kebersihan bagi setiap merchant untuk menjaga higienitas seluruh proses pembuatan makanan sampai diantar ke tempatmu. Tips-tips yang Kulina sebutkan di atas tadi, tentu sudah kami terapkan di tempat kami. Jadi kamu gak perlu khawatir lagi.

Setelah makanan jadi dan siap diantar, setiap kurir pengantar makanan dicek suhu tubuh dulu. Ditambah, mereka selalu dibekali dengan hand sanitizer dan motor yang sudah disemprot disinfektan.

Kalau kamu masih butuh pengamanan ekstra, kamu bisa pilih contactless delivery dengan memberi catatan untuk meninggalkan makanan di teras atau dititipkan pada satpam dan resepsionis, saat proses pemesanan. Mantap kan?

Baca artikel serupa:
[Langganan Kulina Selama #DiRumahAja]

Kulina, memang cuma mau yang terbaik buat kamu! Pesan makan Kulina selama #DiRumahAja juga bisa lebih hemat karena sekarang ada paket bundle untuk setiap anggota keluarga…

[PESAN KULINA AJA]

5 Cara Meningkatkan Imunitas Lawan Corona

Cover-Kulina-Meningkatkan-Imunitas-Lawan-Corona

Sejak kemunculannya akhir tahun lalu, virus Corona atau Covid-19 telah menyebar cepat ke banyak negara di dunia, termasuk Indonesia. Alhasil, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan wabah virus Corona sebagai pandemi. Tentu saja ini membuat ngeri banyak orang, pasalnya virus ini juga mematikan.

Virus Corona menular melalui kontak perorangan secara langsung. Virus ini juga rentan terhadap mereka yang memiliki imunitas rendah. Terlepas dari gejala dan dampak virus Corona yang mengerikan, virus ini sebenarnya bisa dihindari dengan cara-cara mudah yang bisa kita lakukan setiap hari. Maka dari itu, mari meningkatkan imunitas diri kita sekarang juga!

1. Waktu Istirahat yang Cukup

1. Meningkatkan Imunitas Lawan Corona - Istirahat yang Cukup
Meningkatkan Imunitas Lawan Corona – Istirahat yang Cukup

Ketika selama ini kita sibuk berkegiatan di luar, kita sering kali abai pada waktu istirahat – kita begadang karena masih harus menyelesaikan pekerjaan atau untuk bermain game dan menonton film melepas penat.

Sekarang, ubah kebiasaan itu. Banyak perusahaan telah menetapkan work from home yang mana load pekerjaan telah berkurang dari biasanya. Jadi, selesaikan pekerjaan kita di rumah hingga sore hari saja. Saat malam, benar-benar gunakan waktu itu untuk berisitirahat untuk meningkatkan imunitas.

Berikut waktu istirahat ideal sesuai dengan kategori usia:

  • Usia 0 – 3 Tahun : 12 – 18 Jam per Hari
  • Usia 3 – 6 Tahun : 11 – 13 Jam per Hari
  • Usia 6 – 12 Tahun : 10 Jam per Hari
  • Usia 12 – 18 Tahun : 8 – 9 Jam per Hari
  • Usia 18 – 40 Tahun : 7 – 8 Jam per Hari
  • Usia Lansia : 6 – 7 Jam per Hari

2. Berjemur 15 Menit Setiap Hari

2. Meningkatkan Imunitas Lawan Corona - Berjemur 15 Menit
Meningkatkan Imunitas Lawan Corona – Berjemur 15 Menit

Alasan utama kita butuh berjemur adalah untuk mendapatkan vitamin D. Vitamin D tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh manusia. Vitamin D hanya bisa didapatkan dari sedikit jenis makanan seperti kuning telur atau susu, dan juga sinar matahari.

Sinar matahari ada dua jenis, ultraviolet A dan ultraviolet B. Ultraviolet A yaitu, sinar gelombang panjang dari matahari, muncul bersamaan matahari terbit sekitar pukul 05.30 sampa 07.00 pagi. Namun yang kita butuhkan adalah sinar ultraviolet B yaitu, sinar gelombang pendek dari matahari yang muncul pukul 10.00 sampai 15.00.

Jadi untuk saat ini, lebih baik kita berjemur di siang hari dan cukup 15 menit saja. Selama berjemur, banyak hal yang bisa kita lakukan agar tidak merasa bosan misal: berkebun, berolah raga, dan membaca. Rutin berjemur setiap hari berarti menambah asupan vitamin D untuk tubuh yang berguna meningkatkan imunitas kita melawan virus Corona.

Baca Artikel Serupa:
[Kupas Tuntas Mitos VS Fakta Seputar Vitamin C]

3. Rajin Cuci Tangan

3. Meningkatkan Imunitas Lawan Corona - Rajin Cuci Tangan
Meningkatkan Imunitas Lawan Corona – Rajin Cuci Tangan

Setelah itu, penting untuk menjaga kebersihan diri dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir minimal 20 detik setiap cuci tangan. Cuci tanganlah setelah bersentuhan dengan fasilitas umum, bertemu dengan orang lain di luar rumah, hendak mengolah makanan, setelah makan, setelah memegang hewan, dan setelah berpergian dari luar rumah. Selama di luar rumah, pastikan menggunakan masker. Dan untuk berjaga-jaga, selalu bawa hand sanitizer bila Anda tidak menemukan air mengalir dan sabun.

Jika Anda baru bepergian dari luar rumah, selain cuci tangan, pastikan Anda langsung mencuci baju yang digunakan keluar dengan deterjen, mandi, dan segera memakai baju bersih lainnya. Meski tidak langsung meningkatkan imunitas tubuh kita, tindakan ini sangat penting untuk menghindari virus Corona.

4. Jaga Jarak dengan Orang Lain

4. Meningkatkan Imunitas Lawan Corona - Jaga Jarak
Meningkatkan Imunitas Lawan Corona – Jaga Jarak

Jaga jarak atau physical distancing dengan orang lain untuk sementara waktu juga perlu dilakukan. Cara ini juga menjadi bagian dari menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh. Sebab, kita tidak pernah tahu orang yang berada di sekitar kita sedang sakit atau tidak.

Mawas diri dan pastikan jarak Anda dengan orang lain sejauh 2 meter. Jika ada orang disekitar Anda sedang batuk atau flu, sebaiknya menghindar.

5. Konsumsi Makanan Bergizi

5. Meningkatkan Imunitas Lawan Corona - Konsumsi Makanan Bergizi
Meningkatkan Imunitas Lawan Corona – Konsumsi Makanan Bergizi

Konsumsi makanan bergizi yang baik sangat penting dalam membentuk sistem dan meningkatkan imunitas tubuh. Dengan gizi yang baik, maka sistem kekebalan tubuh akan lebih kuat sehingga bisa memberikan perlindungan ekstra bagi tubuh Anda dari berbagai virus penyakit.

Beberapa bahan makanan yang mengandung gizi tinggi dan bisa meningkatkan kekebalan tubuh, antara lain:

  • Kandungan Protein: telur bebek, susu full cream, kerang, ikan mas, udang, daging kambing, ikan kembung, daging sapi dan daging ayam.
  • Kandungan vitamin A: minyak ikan, hati sapi, hati ayam, wortel, kuning telur, mentega, bayam, labu kuning, kangkung dan ubi jalar.
  • Kandungan vitamin C: jambu biji, brokoli, pepaya, jeruk, lemon, strawberry
  • Kandungan vitamin E: minyak zaitun, margarine, minyak jagung, almond, kuaci bunga matahari, minyak bunga matahari.
  • Kandungan zat besi: hati sapi, hari ayam, susu full cream, kacang merah, kuning telur, tempe, daging ayam, kacang hijau, udang dan tahu.

Apabila selama di rumah Anda kesusahan memasak sendiri karena harus belanja ke pasar yang berarti keluar dan bertemu banyak orang, cobalah jaga asupan gizi dengan berlangganan makan pesan antar yang sehat dan lengkap nutrisi seperti Kulina.

Langganan Kulina Aja
Langganan Kulina Aja

SUMBER:
www.cermati.com/artikel/cegah-virus-corona-dengan-jaga-imun-tubuh-begini-caranya
www.p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/obesitas/page/18/kebutuhan-tidur-sesuai-usia
health.grid.id/read/352088091/berjemur-memperkuat-kekebalan-tubuh-melawan-virus-corona-jam-berapa-waktu-yang-tepat?page=all