Resep Grilled Cheese, Nikmatnya America dalam Gigitan

Kamu pernah menonton film Chef? Film yang bercerita tentang mantan koki yang keluar dari restoran tempat ia bekerja untuk memulai usaha truk makanannya sendiri. Berbagai menu yang tersaji di film ini sungguh mengguggah selera. Namun ada satu menu ikonik di film ini yaitu, grilled cheese aka roti keju panggang.

Ya ampun, scene waktu tokoh utama masakin ini roti keju panggang untuk anaknya benar-benar memorable dah! Apalagi pas anaknya mulai makan, gigitan pertama, kresss

Aaakkk! Jadi pingin kan.

Grilled Cheese sendiri merupakan makanan khas dari Amerika Serikat. Grilled cheese berarti keju panggang, namun dalam penyajiannya selalu dipanggang bersama setangkup roti. Menurut ahli sejarah makanan, roti dan keju yang dimasak bersama termasuk makanan kuno. Pasalnya, roti lapis keju panggang sudah ditemukan sejak tahun 1920-an. Dan sampai sekarang, grilled cheese tetap bertahan. Beberapa restoran, food stall, dan truk makanan di Amerika bahkan secara khusus menjajakan hidangan roti lapis keju panggang ini.

Roti lapis keju panggang atau grilled cheese dibuat dengan memasukkan keju yang ditangkupkan oleh dua potong roti, kemudian dipanaskan sampai pinggiran roti sedikit kering dan renyah serta keju leleh. Terkadang dikombinasikan dengan isian tambahan seperti paprika, tomat atau bawang. Ada beberapa metode pemanasan roti lapis yang digunakan, tergantung pada daerah dan preferensi pribadi. Metode yang cukup umum yakni dengan dimasak dalam teflon, dipanggang, digoreng dalam panci atau dibuat dengan panini press (pemanggang khusus roti lapis).

Sebenarnya grilled cheesetidak harus beli di luar, Kulinas juga bisa bikin sendiri kok di rumah. Bahan-bahannya sederhana dan cara masaknya gampang.

Nih, Kulina bagi resep grilled cheese yang bisa kamu praktikan sendiri di rumah!

Grilled Cheese

Bahan

  • 2 lembar roti tawar
  • Keju cheddar yang mudah meleleh (easy melt)
  • Keju mozzarella
  • 1 lembar daun selada
  • 1 lembar daging asap
  • Mentega

Alat

  • Teflon
  • Pisau
  • Parutan

Cara Membuat

  • Panaskan teflon dengan api sedang.
  • Selagi menunggu teflon panas, olesi salah satu bagian pada kedua lembar roti dengan mentega.
  • Parut keju cheddar.
  • Taburkan parutan keju cheddar dan mozzarella, daun selada, dan daging asap di atas roti tersebut, lalu segera tumpuk dengan roti tawar kedua.
  • Apabila bagian bawah roti sudah terlihat kecokelatan dan keju mulai meleleh, balikkan tumpukkan roti untuk membakar roti kedua.
  • Angkat roti jika sudah berwarna kecokelatan.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan

Saat membuat grilled cheese, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar hasilnya dapat maksimal, yaitu:

  • Gunakan wajan atau teflon anti lengket agar keju yang meleleh dan menetes tidak lengket di teflon. Untuk alternatif lainnya, bisa mengoleskan panggangan dengan minyak terlebih dahulu.
  • Jangan menuangkan mentega secara langsung ke teflon. Oleskan mentega pada roti agar tidak gosong dan dapat matang merata.
  • Hindari memotong keju karena nantinya tidak dapat meleleh sempurna. Sebaiknya, keju diparut dengan parutan berlubang besar.
  • Saat memasak di atas teflon, fokuslah pada satu sisi terlebih dahulu.
  • Grilled Cheese siap untuk dibalik ke sisi lain apabila sisi pertama telah matang.

Grilled Cheese siap untuk dinikmati!

Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Roti_lapis_keju
http://ibudanmama.com/rahasia-dapur/resep-sederhana-grilled-cheese/


Nikmatnya Rasa Pedas ala Ayam Rica-Rica

Ayam rica-rica merupakan salah satu masakan khas Manado, Sulawesi Utara, yang terkenal dengan cita rasa pedasnya. Dalam bahasa Manado, kata “rica” sendiri berarti “cabai” atau “pedas”.

Sumber: www.resepkuekeringku.com

Ayam memang paling populer untuk dibuat rica, tapi hampir semua jenis daging, unggas, ikan air tawar, dan seafood bisa diolah menjadi masakan rica-rica nan lezat.

Untuk mendapatkan cita rasa pedas yang khas, rica-rica biasanya menggunakan banyak cabai merah dan cabai hijau, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, serta sedikit garam dan gula. Bahan-bahan tersebut lalu ditumbuk halus, dimasak bersama santan, dan dicampur dengan daun jeruk, serai, dan perasan jeruk nipis.

Karena kepopulerannya, kini rica-rica tak hanya menjadi masakan yang ekslusif di Manado saja, melainkan sudah merambah ke berbagai wilayah di Indonesia. Cara memasaknya pun beragam, ada yang dagingnya digoreng terlebih dulu, ada juga yang dibakar.

Variasi Olahan Rica-Rica

Variasi olahan rica-rica sangatlah beragam, tergantung dari bahan utama yang digunakan. Terlebih, masyarakat Manado juga gemar mengkonsumsi berbagai macam daging, mulai dari yang umum sampai yang tidak biasa. Ragam olahan rica-rica antara lain ayam rica-rica, bebek rica-rica, sapi rica-rica, cumi rica-rica, atau cakalang rica-rica.

Nih, Kulina kasih resep Ayam Rica-Rica yang bisa kamu coba sendiri di rumah:

Resep Ayam Rica-Rica

Bahan:

1 ekor ayam kampung, cuci bersih lalu potong menjadi 8 bagian
1 sdt air perasan jeruk nipis
1 ¾ sdt garam, atau sesuai kebutuhan
½ sdt gula pasir, atau sesuai kebutuhan
4 lembar daun jeruk, cuci bersih lalu buang tulang daunnya
2 batang serai, cuci bersih lalu memarkan agar aromanya keluar
300 ml air
Minyak goreng atau minyak sayur secukupnya untuk menumis

Bumbu Rica-Rica:

6 buah cabai merah, buang tangkainya
1 buah tomat, cuci bersih
8 siung bawang merah
3 siung bawang putih
2 cm jahe ukuran sedang, kupas kulit luarnya

Cara Membuat Ayam Rica-Rica:

Pertama, lumuri daging ayam yang telah dipotong dengan campuran 1 sdt garam dan perasan jeruk nipis hingga merata. Lalu, diamkan selama sekitar 15 menit sampai meresap, sisihkan.

Tumbuk kasar semua bahan untuk bumbu rica-rica. Siapkan penggorengan dan panaskan minyak lalu tumis bumbu yang telah ditumbuk kasar sampai harum. Tambahkan daun jeruk dan serai, lalu aduk kembali.

Masukkan daging ayam yang sudah disiapkan tadi ke dalam tumisan, aduk hingga berubah warna dan bumbunya meresap. Selanjutnya, tuangkan sisa garam dan gula pasir lalu kembali aduk hingga merata. Tuangkan air dan biarkan hingga bumbunya meresap. Aduk sesekali agar peresapannya maksimal lalu angkat.

Ayam Rica-Rica siap disajikan!

Sumber

https://id.wikipedia.org/wiki/Ayam_rica-rica
https://en.wikipedia.org/wiki/Rica-rica
http://resepcaramemasak.info/resep-mudah-dan-praktis-memasak-ayam-bakar-rica-rica/

Sayur Asem, Kekayaan Sajian Nusantara dengan Filosofi Unik di Dalamnya

Tidak bisa dipungkiri, sayur dengan cita rasa asin dan asem satu ini sangat terasa sekali ke-Indonesiaannya.

Sayur Asem Kekayaan Sajian Nusantara

Sayur ini lahir di tanah Indonesia dan tidak mengalami akulturasi budaya dari manapun. Walaupun sekilas, rasa kuah sayur asem mirip dengan tomyam dari Thailand — tapi tomyam diisi dengan seafood, sedangkan sayur asem diisi dengan beragam jenis sayuran. Secara bumbu maupun cara memasak pun sama sekali berbeda.

Karena terlalu “Indonesia”, sayur asem bisa ditemui hampir di setiap daerah sepanjang Nusantara dengan berbagai variasi sesuai daerahnya. Masing-masing sayur asem di daerah memiliki bahan atau cara penyajian tertentu yang berbeda-beda.

Misalnya di Aceh, sayur satu ini dikenal dengan nama Sayur Asam Sunti. Sayur Asam Sunti menggunakan blimbing wuluh dan daun ubi jalar. Lalu di Sumatra, sayur asem di sana memiliki kuah yang lebih keruh, merah, dan agak berminyak.

Sayur Asem, Kekayaan Sajian Nusantara

Lanjut ke Pulau Jawa. Sayur asem Betawi memiliki kuah bening dengan isian kacang tanah yang masih terbungkus kulitnya. Bergeser ke Jawa Barat, masyarakat Sunda menyajikan sayur asem dengan isian yang lebih sedikit dan kacang tanah yang sudah terkelupas dari kulitnya. Sedangkan di Jawa Timur, sayur asem biasanya lebih pedas dan disajikan menjadi satu dengan nasinya. Bahkan hingga Kalimantan pun, ada sayur asem. Sayur asem di sini menggunakan terung asam (asam rimbang), kunyit, dan kepala ikan patin.

Huaduh… banyak sekali ya varian sayur asam. Ini rasanya langsung ngiler ini bayanging perpaduan asam, gurih, dan sedikit pedas dari sayur asem. Beuh… cocok banget dimakan siang-siang waktu panas 😎

Eh, tapi bagaimana asal mula sayur asem ya?

Sejarah Sayur Asem

Pada zaman dahulu kala (eeetdah 😆) saat kondisi Indonesia masih serba terbatas inilah sayur asam tercipta. Sayur asem hanya menggunakan bumbu seadanya yaitu, cabai dan asam. Isi sayurnya pun bebas menggunakan sayur apa saja yang mudah ditemukan di halaman rumah atau tanah sekitar.

Sayur asem dari Betawi dan Jawa Barat, sejak dulu menggunakan buah asam muda. Sedangkan di Jawa Tengah dan Jawa Timur sudah menggunakan asam fermentasi. Buah asam muda mudah ditemukan di sekitar tempat tinggal penduduk, sedangkan asam fermentasi harus dibuat di pabrik. Sebab inilah, para pakar kuliner Indonesia berasumsi bahwa sayur asem pertama kali dibuat di daerah Jawa Barat dan sekitarnya.

Sayur Asem Kekayaan Sajian Nusantara

Filosofi Sayur Asem

Coba kita lihat lagi ada apa saja di dalam sayur asem. Sangat beragam! Mulai dari daun bayam, terong, kacang melinjo atau kacang tanah, kacang panjang, hingga jagung. Itulah inti dari sayur asem, keberagaman — meski berbeda-beda tapi tetap bisa bersama hingga menampilkan rasa yang luar biasa. Memang asem, tapi juga segar.

Tidak hanya itu, saat makan sayur asem kita harus pelan-pelan dan bersabar. Mulai dari mengupas kacang melinjo atau kacang tanah, hingga memipil jagungnya demi mencicipi setiap sayur yang ada di dalamnya dan merasakan paduan cita rasa dari gabungan mereka semua.

Jadi sayur asem mengajarkan kita bahwa,

Hidup adalah perkara bagaimana kita menikmatinya.

Tsailaaahhh… Tsedap! 💃

Sumber:
https://beritagar.id/artikel/gaya-hidup/filosofi-semangkuk-sayur-asam
https://lifestyle.okezone.com/read/2017/08/22/298/1760761/food-story-sayur-asem-betawi-lahir-sejak-zaman-penjajahan-belanda-di-batavia

Nasi Ulam Betawi, Panganan Khas yang Mulai Hilang di Jakarta

Salah satu nasi khas Betawi yang kian sulit ditemukan ialah nasi ulam. Nasi dengan beragam lauk sebagai pelengkap ini telah lama menjadi identitas kuliner Betawi.

Nasi ulam adalah hidangan nasi yang dicampur berbagai bumbu dan rempah, khususnya daun pegagan (Centella asiatica) atau kadang diganti daun kemangi, sayuran, dan berbagai bumbu, serta ditemani beberapa macam lauk-pauk. Hidangan ini berasal dari khazanah hidangan Melayu, dan terdapat banyak resep dan variasi yang ditemukan baik di Indonesia maupun Malaysia.

Di Indonesia, nasi ulam dapat ditemukan dalam seni kuliner suku Betawi, ataupun suku Melayu di Sumatra, serta ditemukan juga di Bali. Nasi ulam Betawi terdapat dua jenis yaitu, nasi ulam berkuah (basah) yang berasal dari Jakarta Utara dan Pusat, serta nasi ulam kering (tidak berkuah) yang ditemukan di Jakarta Selatan. Di Indonesia nasi ulam biasanya dicampur daun kemangi dan ditaburi kacang tanah tumbuk, kerisik, atau serundeng (kelapa parut sangrai). Di atas nasi ulam biasanya ditambahkan berbagai macam lauk-pauk teman nasi, seperti dendeng, telur dadar, perkedel, tahu goreng, tempe, dan kerupuk.

Urutan penyajian nasi ulam yaitu, nasi putih, yang ditaburi bubuk kacang tanah, lalu bihun, kerupuk dan emping. Di bagian atasnya diberi irisan daun kemangi, timun, dan terakhir diguyur kuah semur berbumbu. Kuah semurnya bisa diberikan sesuai selera. Ada yang “banjir” atau hanya “basah”, bahkan kering alias dipisah kuahnya.

Bubuk kacang tanahnya sangat khas, membuat nasi ulam ini memiliki rasa gurih yang berbeda dari nasi tradisional lain. Sedangkan kuah semurnya terasa gurih dan sedikit manis dari penggunaan kecap. Selain itu, sayuran seperti daun kemangi dan timun menambah segar cita rasa nasi yang kian langka ini.

Nah, kamu sendiri Kulinas, yang kebanyakan tinggal di Jakarta — udah pernah cobain nasi ulam Betawi belum? Kalau belum, kuy cobain makanan tradisional satu ini (sebelum menghilang dari peredaran) lewat menu Kulina Deluxe Lunch minggu depan!

Pilihan tepat untuk kamu yang menginginkan variasi karbohidrat selain nasi dan porsi lauk utama yang lebih besar.

Sumber:
https://food.detik.com/info-kuliner/d-3277371/perpaduan-kultur-dalam-seporsi-nasi-ulam-betawi
http://wisataseru.com/2010/06/nasi-ulam-nasi-srundeng-khas-betawi-yang-gurih/

10 Makanan Khas Jepang yang Wajib Kamu Coba

Makanan Khas Jepang sudah banyak sekali masuk ke Indonesia, mulai dari katsu hingga kue dorayaki yang terkenal dari kartun Doraemon itu. Hayo di sini siapa yang dulu setiap minggu pagi gak beranjak dari depan televisi demi nonton Doraemon dan kartun serupa lainnya?

Secara umum, masakan tradisional Jepang dikatakan merupakan makanan yang menyehatkan karena cukup protein, relatif rendah kalori, dan mengandung zat-zat gizi yang penting. Pada prinsipnya masakan Jepang dibuat dengan tidak terlalu banyak bumbu dan tidak makan banyak waktu. Berikut 10 Makanan Khas Jepang yang wajib kamu coba, versi Kulina~

1. Katsu

Katsu asli Jepang sebenarnya dibuat dari daging babi. Namun seiring perkembangan jaman dan potensi wisata Jepang yang lebih besar, bahan daging utama katsu semakin beragam karena semakin banyak macam orang datang ke Jepang dengan selera mereka masing-masing. Kini katsu bisa menggunakan daging ayam, ikan, ataupun sapi.

Katsu adalah daging yang dicampur dengan bumbu-bumbu dan bawang bombay lalu dilapisi tepung panko (tepung tempura) kemudian digoreng hingga keemasan. Bagian luarnya yang renyah terasa kontras dengan bagian dalam yang juicy dan gurih banget.

2. Ramen

Makanan yang satu ini kayaknya udah pasti bertengger di nomor 1 daftar makanan Jepang yang paling populer yang mesti dicoba di negara aslinya. Namun rupanya ada banyak sekali jenis ramen yang ada di Jepang.

Awalnya, ramen dibuat dari tulang ayam. Sekarang daging babi, daging sapi, dan seafood juga digunakan dalam ramen, sehingga menciptakan beragam cita rasa. Ramen memiliki rasa garam, kecap, dan miso yang khas. Kekuatan ramen adalah kuahnya yang kental dan kaya rasa. Ada juga jenis ramen mie dan sup disajikan secara terpisah, dikenal sebagai tsukemen.

3. Yakiniku

Yakiniku adalah hidangan daging sapi yang dicelupkan dalam saus, lalu dipanggang langsung di atas api. Kesegaran daging sangat penting untuk hidangan ini karena kamu dapat menikmati rasa lembut daging sapi Jepang. Bahan daging yang paling populer adalah sirloin (dikenal sebagai rosu dalam bahasa Jepang) dan kalbi (Korea — namun dagingnya diasinkan).

4. Curry Rice

Banyak orang tahunya kari adalah makanan yang berasal dari India, ternyata Jepang juga punya loh! Kari yang berasal dari Jepang sangat unik, dibuat dari daging dan sayuran (wortel, kentang, bawang, dan lain-lain) dibumbui dengan bubuk kari, direbus, dan disajikan dengan nasi.

5. Gyuniku Shogayaki

Gyuniku shogayaki adalah masakan dari daging sapi dan sayuran seperti bawang bombay dan kol, yang ditumis dengan bumbu soyu, mirin, dan jahe. Makanan ini cenderung berasa agak pedas karena jahe. Namun dengan sentuhan manis sebagai latar belakang. Gyuniku Shogayaki biasa disajikan lengkap dengan saus salad thousand island.

6. Sashimi

Sashimi adalah hidangan tradisional Jepang yang disajikan segar (tidak dimasak), biasa berupa potongan ikan segar, dinikmati dengan dengan saus kedelai , wasabi, dan pickle jahe. Kamu dapat menikmati sashimi di banyak tempat di Jepang dengan tingkat kesegaran ikan yang berbeda-beda. Jika kamu mencari tempat yang murah untuk menikmati sashimi, mengapa tidak mencoba di restoran dekat pelabuhan nelayan? Tetapi jika kamu bersedia untuk menghabiskan uang lebih banyak, kamu harus mengunjungi sebuah restoran sushi atau restoran tradisional Jepang yang menjamin rasa tidak akan mengecewakan! Satu lagi, jika saa berkunjung ke Jepang kamu tinggal di sebuah ryokan — penginapan tradisional Jepang, mereka biasa menyajikan sashimi sebagai menu makan malam.

7. Teriyaki

Teriyaki adalah cara memasak makanan Jepang yang dipanaskan atau dipanggang dan dilapisi dengan kecap, sake, mirin, atau gula beraroma rasa. Saat membuat teriyaki, bahan-bahan makanan yang akan dipanggang dicelupkan dan diolesi dengan saus teriyaki sampai beberapa kali hingga betul-betul masak. Di Jepang, bahan yang banyak dipakai pada masakan teriyaki adalah ikan (salem, tongkol, mackarel, trout, marlin) — sedangkan di luar Jepang digunakan berbagai jenis daging (ayam, sapi, babi) atau cumi-cumi maupun bahan dari ubi konnyaku.

8. Onigiri

Gampangnya, ini adalah nasi kepal versi Jepang. Bisa berbentuk bola atau segitiga, di dalamnya diisi salmon, ayam, atau umeboshi (dried plum) yang kemudian dibungkus dengan nori. Jika kamu baru pertama kali makan onigiri, pilihlah tuna dengan mayonese, atau ayam mayonese, karena rasanya sangat familiar dengan lidah Indonesia. Onigiri sangat mudah ditemukan di Jepang, hampir semua convenience store menjualnya. Kamu juga bisa membelinya di vending machine.

9. Yakitori

Bagaikan sate dalam daftar menu Indonesia, yakitori adalah hidangan ayam yang dibumbui dengan garam manis atau kecap, ditusukkan ke skewer, dan dibakar. Kamu biasanya dapat menemukan yakitori di bar / restoran atau biasa disebut Izakaya. Tapi sebagai masukkan, cobalah menikmati yakitori di restoran spesialis yakitori. Di sini kamu dapat menikmati segala macam bagian dari ayam dengan harga yang cukup masuk akal.

10. Senbei

Last but not least, setelah icip-icip panganan berat, saatnya kasih istirahat perut sejenak dengan jajanan khas Jepang — Senbei. Senbei atau kraker beras ini dipanggang di atas bara api kecil dan diberi berbagai macam rasa yang semakin membuatnya benar-benar cemilan Jepang banget. Rasa klasik sanbe adalah yang rasa kecap asin Jepang atau Shoyu. Ada juga rasa lain yang nggak kalah nikmat mulai dari nori, BBQ, sampai wasabi.

Sebenarnya masih ada banyaaakkk sekaliii… makanan khas Jepang yang unik dan selalu bikin penasaran untuk dicoba. Kapan-kapan Kulina lanjut lagi ya artikel tentang makanan khas Jepang yang wajib kamu coba 😉

Kulina Tokyo-Lunch

Sumber:
https://www.pergidulu.com/kuliner-lokal-jepang/
https://www.yuktravel.com/trip-ideas-di-japan/20-makanan-yang-wajib-dicoba-saat-berlibur-di-jepang?id=1006772

Tori Karaage, Salah Satu Menu Favorit dari Jepang

Karaage adalah salah satu menu yang sering kali muncul di restoran-restoran Jepang. Panganan satu ini memang sangat populer di Jepang bahkan di manca negara karena keunikan rasanya dan kemudahan cara membuatnya.

Jadi apa sih Tori Karaage itu?

Karaage adalah teknik memasak ala Jepang di mana berbagai jenis bahan makanan — lebih sering ayam, juga daging, atau ikan yang dibumbui dengan mirin atau saus rendaman asin yang dibuat dari campuran kecap asin, bawang putih, dan jahe, kemudian dilapisi tepung terigu atau tepung kentang, lalu digoreng dalam minyak goreng yang banyak — atau biasa disebut teknik deep fried.

Kalau disederhanakan, karaage berarti daging goreng tepung. Lantas apa yang membedakannya dengan daging goreng tepung lain? Karaage memiliki aroma dan cita rasa yang khas yang utama berasal dari perpaduan jahe dan minyak wijen sebagai bahan rendaman daging sebelum digoreng. Sebelum digoreng, daging perlu direndam (atau diungkep) bersama bumbu-bumbu di atas selama 1–4 jam.

Setelah itu daging dilumuri tepung. Pelumuran tepung sendiri tidak menggunakan bahan tambahan telur ya, daging yang telah direndam bumbu cukup lama memiliki kandungan air yang cukup banyak yang bisa mengikat tepung sekaligus. Tepung yang digunakan pun berbeda yaitu, tepung kentang. Tepung kentang memberikan tekstur yang crunchy di luar, namun lembut di dalam. Tepung kentang memang banyak ditemukan di Jepang, tapi cukup sulit ditemukan di Indonesia. Hasil penggorengan yang paling mendekati tepung kentang adalah tepung kanji. Namun jika tidak tidak ditakar dengan benar, tepung kanji cenderung mudah keras apalagi jika gorengan sudah dingin.

Jadi kalau kamu kepikiran mau bikin tori karaage sendiri di rumah, tetap usahakan cari tepung kentang ya. Jangan gunakan tepung kanji. Jika benar-benar tak ada, lebih baik coba campurkan tepung terigu dan sedikit tepung maizena.

Satu hal lagi yang membedakan karaage dengan daging goreng tepung lain ialah cara menggorengnya. Ketika kamu menggoreng karaage dan daging telah berubah keemasan, angkat sebentar lalu tiriskan sampai minyak hilang. Jika sudah, masukkan karaage lagi ke dalam minyak panas untuk membuatnya matang dan renyah sempurna. Ya, jadi karaage digoreng dua kali, tak hanya sekali.

Penasaran dengan menu otentik Jepang Tori Karaage satu ini? Cobain aja di sini 👇 👇 👇

Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Karaage
https://pgracekn.wordpress.com/2014/01/25/tori-karaage/

Yuk, Jalan-Jalan ke Szechuan saat Jam Makan Siang dengan Kulina!

Eh gimana maksudnya? Ya jadi kalau mau jalan-jalan beneran ke sana kan jauh dan butuh ongkos yang banyak, makanya Kulina tawarkan alternatif lain untuk jalan-jalan ke Szechuan dengan kekayaan kuliner mereka.

Szechuan adalah sebuah provinsi yang terdapat di Negara Republik Rakyat Cina sebelah barat laut. Szechuan berarti Empat Rangkaian Sungai. Ibu kotanya terletak di Chengdu — sebuah kota pusat ekonomi penting di Cina tau Tiongkok. Selain kulinernya yang mendunia, Provinsi Szechuan juga memiliki banyak peninggalan sejarah berharga.

Kembali ke kuliner Szechuan, masakan khas Szechuan terkenal dengan kombinasi rasa pedas, asam, asin, dan manis. Bumbu penting dari masakan Szechuan adalah cabai merah. Jadi buat kamu yang doyan pedas, sajian hidangan Szechuan pasti cocok buat kamu!

Awalnya, masyarakat Szechuan tidak langsung mengenal dan menggunakan cabai merah dalam resep masakan mereka. Dahulu mereka menggunakan bumbu-bumbu seperti jahe, mustar, bawang, dan kucai — yang berhasil memunculkan aroma dan rasa yang kuat.

Baru sejak abad ke-17 ketika Amerika datang ke daratan Tiongkok dan membawa rempah-rempah, masyarakat Szechuan mulai berkenalan dengan cabai merah. Mereka kemudian menggunakan cabai merah ke dalam hampir setiap masakan mereka. Cabai merah yang memberi rasa pedas mampu memberikan perasaan hangat di dalam tubuh setelah memakannya. Hal ini cocok dengan kondisi geografis Szechuan yang diapit oleh daratan tinggi yang bersuhu dingin.

Berbagai Masakan Khas Szechuan yang Mendunia

1. Ayam Hainan

Ayam dimasak menggunakan jahe dengan cara tradisional: utuh bersama tulang. Ayam direbus hingga mengeluarkan kaldu kental. Setelah ayam empuk, baru ditiriskan, lalu dipotong-potong. Kuah kaldu kental tadi kemudian digunakan sebagai bahan memasak sup untuk sayur pelengkapnya. Sedangkan berasnya dimasak menggunakan santan kelapa, supaya nasi lebih liat dan gurih.

2. Ayam Cabai Kering

Sajian pedas satu ini, selain menggunakan cabai merah sebagai bahan utama, juga menggunakan lada Szechuan untuk meningkatkan cita rasa pedas yang ditimbulkan. Lada Szechuan adalah salah satu bumbu khas Szechuan. Lada Szechuan di Indonesia lebih terkenal disebut sebagai Andaliman. Rasa dari lada Szechuan sendiri adalah pedas dan getir, sehingga mampu membuat lidah dan bibir kamu terasa tebal. Ciri khas lain dari sajian Ayam Cabai Kering adalah penggunaan kacang mete di dalam masakannya.

3. Sapi Tumis Daun Bawang

Provinsi Szechuan yang wilayah memang terletak di antar daratan-daratan tinggi, jarang menggunakan ikan sebagai bahan utama masakan mereka. Masayarakt Szechuan lebih banyak menggunakan ayam, bebek, sapi, atau ikan air tawar. Salah satunya adalah Sapi Tumis Daun Bawang. Sapi Tumis Daun Bawang juga dimasak bersama bawang bombay, jahe, ketumbar, merica, cabai, serta saus tiram. Terlihat kan dari bumbu-bumbunya, rasa sapi tumis daun bawang pastilah pedas?

4. Angsio Tahu

Angsio berarti masakan yang dimasak menggunakan saus tertentu untuk memuncul warna merah atau kemerahaan, seperti dimasak menggunakan cabai, kecap, atau saus tiram. Maka Angsio Tahu berarti masakan tahu yang diolah dengan bumbu khusus berwarna merah. Meski warna kuah Angsio Tahu berwarna merah, namun masakan khas Szechuan satu ini tidak terlalu pedas. Angsio Tahu juga menggunakan jahe sebagai bumbu utama. Selain itu, Angsio Tahu menggunakan jamur dan kaldu jamur saat proses memasaknya.

Penasaran dengan menu-menu lezat di atas?

Cobain sekarang, langganan paket makan siang baru dari Kulina: CITY LUNCH! Jadi di paket ini, Kulina akan memilih beragam kota terkenal di dunia, lalu mengulik kuliner khas mereka dan menyajikannya ke meja kerja kamu saat makan siang tiba 😄

Sekarang giliran Szechuan dari China. Besok bisa ada lagi dari kota dan negara yang berbeda. Udahlah dijamin kamu gak akan bosan, Kulinas.

Mantul?
Mantap betuuulll 👍

Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Sichuan
https://id.wikipedia.org/wiki/Hidangan_Sichuan
http://tawanrestaurant.com/index.php/detail-menu/81/angsio-tahu