Keunikan Soto Ambengan Khas Surabaya

Writer: Dinanda Nisita
Editor: Nona Ica

Sarapan atau makan siang dengan makan makanan berkuah bisa jadi pilihan paling mantap. Seperti misalkan menikmati hidangan khas Indonesia, Soto! Identik dengan kuah rempah dipadukan dengan sayur tauge, kobis, dan bihun.

Menu ini memiliki penyebutan nama berbeda-beda di tiap daerah, seperti Sroto, Coto, Sauto maupun Tauto. Beda nama beda pula versi dan resep Sotonya. Komposisi kuah Soto disesuaikan dengan daerah dimana Soto tersebut dibuat. Ada yang menggunakan daging ayam, daging sapi maupun bagian kaki sapi bahkan bagian jeroan sapi pun juga ada. Dari sinilah biasanya lahir beragam jenis Soto sesuai dengan isiannya. Secara penyajian, kerap diberikan beberapa pilihan karbohidrat seperti nasi, ketupat, lontong, maupun mi.

Mau makan siang pakai Coto Makassar atau Sroto Sokaraja? Semuanya sama-sama nikmat, seperti halnya menu Soto khas dari Surabaya ini yang memiliki penggemarnya sendiri, apalagi kalau bukan Soto Ambengan.

C:\Users\Owner\Downloads\menu-sarapan-soto-di-jakarta.jpg

Apa ya keunikan Soto Ambengan? Kenapa diberi nama Ambengan?

Kalau kata netijen, nama Ambengan jadi viral karena dipelopori oleh Pak Hasni Sadi. Ceritanya berawal dari depot soto ayam Pak Sadi yang terletak di jalan Ambengan Surabaya. Soto Pak Sadi di jalan Ambengan ini termasuk legendaris lho guys, soalnya Pak Sadi sudah melayani pelanggannya sejak tahun 1970. Siapa sangka, Pak Sadi yang berjualan hanya dengan memikul dagangannya keliling kampung, sanggup membawa Soto Ambengannya meraih penghargaan World Street Congress Food sebagai Master of the Year di tahun 2013! Waaahhh keren ya, jadi gak heran kan kenapa Soto Ambengan bisa bertahan sampai sekarang?

Emang se-enak apa sih sampai bisa dapat penghargaan?

Kuah soto menjadi golden treasure-nya nih, guys. Soto Ambengan memiliki ciri khas kuah berwarna bening dan sedikit kuning. Selain itu, bumbu rempah kunyit, lengkuas, dan serai cukup menonjol dalam aroma kuahnya. Daging ayam dan beragam bagian ayam lainnya dipakai sebagai isian dalam soto ini. Tak lupa menambahkan telur rebus, bihun, kubis, dan nasi putih sebagai pelengkap.

Selain yang telah disebutkan sebelumnya, ada satu pelengkap utama yang bikin soto ini gak sah disebut Soto Ambengan. Apalagi kalau bukan Koya! Koya adalah pelengkap spesial semangkok sotomu. Terbuat dari campuran kerupuk udang, parutan kelapa dan bawang putih yang ditumbuk halus. Kawasan Jawa Timur, khususnya Surabaya terkenal dengan oleh-oleh serba kerupuk terutama kerupuk ikan. Tak heran, Koya benar-benar tumbuh dari bahan-bahan lokal favorit masyarakatnya.

Biasanya Koya akan disediakan dalam wadah tersendiri atau terkadang ada juga yang menyajikannya sebagai topping dalam satu porsi soto. Menambahkan Koya dalam seporsi soto, akan memberikan sensasi gurih umami. Khusus kalian penggemar kuah kental akan ketagihan dengan menambahkan banyak-banyak koya nih. Soalnya konsistensi kuah akan lebih mengental sehingga memberikan sensasi comfort food. Legit~

Sebelum pesen satu porsi soto, kalian tim soto pisah atau soto campur nih?

SUMBER:
https://id.wikipedia.org/wiki/Soto
https://id.wikipedia.org/wiki/Soto_ayam_Ambengan
https://food.detik.com/info-kuliner/d-4436812/dari-pikulan-soto-ayam-ambengan-pak-sadi-jadi-soto-legendaris-indonesia


3 Hidangan Istimewa untuk Raja Kasultanan Yogyakarta

Writter: Dinanda Nisita
Editor: Nona Ica

Daerah Istimewa di Indonesia kini hanya ada 2, salah satunya Yogyakarta atau biasa dikenal dengan Daerah Istimewa Yogyakarta. Yogyakarta terkenal sebagai kota wisata beserta beberapa kuliner unik – yang identik dengan rasa manis. Tidak hanya itu, berbeda dengan daerah lainnya, Yogyakarta dipimpin oleh seorang Raja atau Sultan yang menjabat secara turun temurun sesuai garis keturunan. Tentu saja, ada beberapa hidangan istimewa yang hanya diperuntukkan untuk seorang Sultan.

Tak sembarang orang bisa menyajikan hidangan ke hadapan Sri Sultan. Para abdi dalem khusus yang bekerja di dapur akan menyediakan segala hidangan, kemudian akan dihantarkan oleh abdi dalem lainnya ke meja makan Sri Sultan.  Dengan memegang tradisi penyajian yakni ladosan dhahar dalem, tradisi tiap jaman Kasultanan memiliki caranya masing-masing sesuai selera Sri Sultan.

Bicara soal selera, pernah terbersit gak sih apa hidangan paling disukai para Sultan? Nih, Kulina rangkum beberapa hidangan istimewa yang dihidangkan bagi para Raja Kasultanan Yogyakarta. Mari kuy simak!

1. Selada Huzar

C:\Users\Owner\Downloads\bale-raos-9-1efbb5fd1fa0b01357f12e7b475c2715.jpg

Pada jaman kolonial, saat Belanda masih memegang kekuasaan di Indonesia, sedikit banyak menu makanan dipengaruhi selera ala Barat. Seperti Selada Huzar yang menjadi salah satu menu pembuka yang digemari Sri Sultan HB VIII dengan masa kepemimpinan dari tahun 1921-1939. Gaya masakan kolonial cukup kental karena adanya saus mayonais dan mustard yang menjadi andalan menu ini. Selada Huzar berisi macam-macam isian sayur seperti wortel, kentang, buncis, timun, dan daun selada. Satu lagi yang membuat Selada Huzar makin terkesan gaya kolonialnya adalah sosis sapi dan keju parut sebagai topping.

2. Urip-urip Gulung

C:\Users\Owner\Downloads\nanatimisela_Urip-uripGulung.jpg

Hidangan ini menjadi favorit Sri Sultan HB VII selama masa jabatan beliau. Sekilas mirip dengan Mangut Lele, masakan khas dari selatan Yogyakarta. Namun siapa sangka masakan ala rumahan tersebut juga disajikan ala gourmet? Dengan memisahkan daging Lele dari durinya alias fillet, membuat ikan Lele sejenak naik kelas! Proses memasak daging fillet tersebut adalah dengan cara dipanggang kemudian diberi saus mangut dengan aroma khasnya. Kebayangkan menikmati mangut tanpa jejak duri? Yummy!

3. Manuk Nom

C:\Users\Owner\Downloads\bale-raos-2-3c45e44a96b84e6588f45fe528e6b549.jpg

Pada masa jabatan Sri Sultan HB VII di tahun 1877-1921, puding ini disajikan sebagai makanan penutup. Namun pada masa jabatan Sri Sultan HB VIII di tahun 1921-1939, Manuk Nom disajikan sebagai makanan pembuka. Bila kebanyakan puding akan dikombinasikan dengan buah-buahan, tidak dengan Manuk Nom. Puding dengan isian tape ketan hijau ini, dicampur dengan telur ayam, sehingga kombinasi rasa asam seimbang dengan gurih telur ayam. Rasanya makin nano-nano karena ditambahkan Emping Mlinjo sebagai pelengkap 

Wah unik-unik banget ya ternyata hidangan ala Kasultanan Yogyakarta! Ayo siapa nih yang habis ini pingin cobain?

[CARI TAHU TENTANG KULINA]

SUMBER:
https://jogja.idntimes.com/food/dining-guide/febriana-sintasari/14-menu-makanan-dan-minuman-kesukaan-raja-kratonyogya/full

5 Jenis Pepes yang Harus Kamu Tahu

Pepes atau Pais merupakan salah satu cara memasak khas dari Jawa Barat. Cara memasak pepes berarti mengolah bahan makanan (awalnya hanya ikan) dengan bumbu untuk kemudian dibungkus daun pisang dan dibakar hingga kering. Namun seiring perkembangan jaman, bahan yang bisa dimasak pepes terus berkembang. Tidak hanya di Jawa Barat, pepes juga menyebar di berbagai daerah lain di Indonesia.

Yuk, simak ada jenis apa saja yang bisa kita santap!

1. Pepes Ikan

Pada mulanya, cara memasak pepes memang hanya diperuntukan untuk ikan. Ikan yang digunakan pun sangat beragam mulai dari ikan air tawar hingga air asin. Beberapa ikan yang biasa dimasak pepes antara lain ikan mas, ikan kembung, ikan pindang, ikan patin, ikan gurame, hingga ikan nila.

2. Pepes Ayam

Tentu tidak semua orang bisa memakan ikan. Ada yang tidak bisa makan ikan karena alergi, ada pula yang tidak suka makan ikan karena banyak duri. Maka orang Indonesia pun mulai berinovasi untuk membuat berbagai olahan pepes menggunakan daging lain, salah satunya tentu saja, ayam.

Ada dua jenis ayam yang biasa dimasak pepes. Pertama, ayam bagian paha bawah utuh dengan tulangnya. Kedua, daging ayam suwir yang berasal dari bagian dada. Kedua olahan pepes ayam ini, biasa disajikan dengan cita rasa yang lebih pedas.

3. Pepes Tahu

Setelah menggunakan beberapa jenis daging, olahan pepes kembali berkembang menggunakan bahan makanan non-daging, salah satunya, tahu. Tahu yang hendak dimasak pepes dihaluskan terlebih dahulu, kemudian dicampur bumbu, baru kemudian dibungkus daun pisang. Jangan lupa, tambahkan daun kemangi untuk menambah cita rasa dan aroma.

4. Pepes Jamur

Satu lagi bahan makanan non-daging yang bisa dijadikan pepes adalah jamur. Jamur yang cocok dimasak pepes adalah jenis jamur timar. Tekstur jamur tiram setelah dimasak berubah menjadi kenyal layaknya daging. Itulah sebabnya jamur satu ini cocok juga jika dimasak dengan cara pepes.

5. Pepes Nasi

Setelah selama ini pepes menjadi bagian dari lauk pauk ketika makan, orang-orang mulai berpikir untuk sekalian menjadikannya menu utama atau sumber karbohidrat. Tidak hanya daging dan sayur yang dipepes, melainkan nasi juga langsung dipepes bersama lauk dan bumbunya.

Nasi yang dipakai juga bukan hanya sekedar nasi biasa. Nasi diberi bumbu terlebih dulu menggunakan santan, parutan kelapa, daun salam, dan serai. Bahan-bahan tersebut langsung dimasukkan ketika menanak nasi. Nasi yang sudah matang kemudian dicampur dengan lauk-pauk yang sudah diberi bumbu pedas khas pepes. Nasi sekaligus lauknya kemudian dibakar dan siap disantap sebagai pengganjal rasa lapar!

Jadi bisa dibilang, pepes nasi ini adalah gabungan dari nasi liwet dengan lauk pepes.

Penasaran? Intip yuk, kreasi Nasi Pepes dari Dapur Mangia di Kulina!

[LIHAT MENU PEPES]

SUMBER:
https://www.idntimes.com/food/diet/rahmadila-eka-putri/5-jenis-pepes-khas-nusantara-unik-hingga-nyentrik-c1c2/full
https://www.femina.co.id/nasi/nasi-pepes-bakar


Berbagai Jenis Dendeng Sapi dari Tanah Minang

Dendeng adalah olahan daging sapi yang sudah dipotong-potong tipis dan dibuang bagian lemaknya yang bertujuan untuk mengawetkan, layaknya rendang. Rendang memang lebih terkenal di seluruh wilayah Indonesia, namun Dendeng tak kalah nikmatnya lho dibanding Rendang.

Dendeng bahkan tidak hanya ada di Indonesia, namun juga ada di berbagai negara di dunia dengan nama yang berbeda-beda. Salah satunya adalah beef jerky dari Amerika. Kata jerky sendiri berasal dari Bahasa Spanyol: charqui – yang berarti membakar daging.

Yuk, cari tahu berbagai jenis dendeng sapi!

1. Dendeng Balado

Dendeng balado ini adalah irisan daging sapi yang tipis, lebar, dan kering yang disiram sambal cabai merah (balado). Daging sapi bisa diolah dengan cara dijemur lalu digoreng, direbus lalu digoreng, atau langsung digoreng sampai garing. Sambalnya merupakan perpaduan cabai merah, bawang merah, dan garam yang ditumis sehingga memberikan jejak minyak kemerahan pada daging.

2. Dendeng Batokok

‘Tokok’ dalam Bahasa Minang adalah ‘memukul dengan palu’. Jadi, dendeng batokok berarti dendeng yang dipukul-pukul sehingga dagingnya menjadi pipih. Hal itu dilakukan agar bumbu lebih meresap ke dalam daging. Untuk mematangkannya, dendeng direbus, dibakar, atau digoreng, namun tak sampai garing. Sebagai topping-nya, ada sambal lado mudo yang terbuat dari cabai hijau yang diulek kasar, bawang merah, dan garam.

3. Dendeng Baracik

Dendeng baraciak ini tergolong sulit ditemui dibandingkan dua dendeng sebelumnya. Baracik’ berarti ‘diracik’. Daging sapi bagian dada (sandung lamur, gajebo) dipotong tebal lalu dilumuri bumbu. Daging lalu dilayukan selama dua hari di dapur yang panas. Setelah itu, daging diiris tipis dan digoreng, namun tak sampai kering. Hasilnya seperti empal, namun berbumbu lebih aromatik khas dendeng. Di atasnya diberi irisan cabai hijau, bawang merah, tomat, dan perasan asam sundai (sejenis jeruk purut).

4. Dendeng Lambok

Secara harfiah, ‘dendeng lambok’ berarti ‘dendeng lembap (basah)’. Dendeng lambok ini terlihat seperti dendeng balado namun tidak garing, melainkan basah. Cabai merahnya juga digiling lebih halus. Daging sapi direbus dengan bumbu sampai empuk, kemudian dipukul-pukul. Daging lalu digoreng, namun tak sampai garing. Barulah dendeng disajikan bersama sambal yang terbuat dari cabai merah, bawang merah, tomat, dan garam.

Memasak Dendeng juga tidak bisa sembarang lho, Kulinas. Berikut beberap tips memasak Dendeng daging sapi dari pakar kuliner Indonesia, Arie Parikesit.

  • Sebaiknya daging tidak perlu dicuci supaya serat dan tektur tetap terjaga.
  • Rebus daging sebelum memasak agar kotoran dan darah yang menempel hilang.
  • Rebus daging dalam keadaan utuh atau potongan besar.
  • Setelah daging empuk, baru potong daging sesuai selera.
  • Goreng dengan minyak yang banyak.
  • Sebelum memasukkan daging, pastikan minyak sudah panas dan gunaka api sedang.
  • Jangan lupa bumbu utama Dendeng yang tak boleh terlewat yaitu, ketumbar.

Waaah … Jadi penasaran ya seperti apa sih kelezatan Dendeng ini? Tapi penasarannya jangan lama-lama, karena kamu bisa segera cicipi Dendeng satu ini, hanya di KULINA!

[LIHAT MENU DENDENG SEKARANG]

SUMBER:
http://jadiberita.com/36676/nikmati-macam-macam-dendeng-dari-ranah-minang.html
https://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/kuliner/15/06/24/nqfvvv-dendeng-dan-ragamnya-di-tanah-air

Bubur Suro, Serta 4 Sajian Lain untuk Menyambut Tahun Baru Hijriyah

Perayaan Tahun Baru Hijriyah 1 Muharram jatuh pada hari Minggu, 1 September 2019 lalu. Ada beragam budaya dan tradisi untuk merayakan Tahun Baru Hijriyah di Indonesia. Perayaan 1 Muharram ini juga identik dengan sajian kuliner khas yang berbeda dari setiap daerah di Indonesia.

Hal ini sama seperti perayaan Idul Fitri yang identik dengan opor atau perayaan Imlek dengan sajian kue keranjang. Sedangkan untuk menyambut Tahun Baru Hijriyah atau Tahun Baru Islam, satu makanan berikut yang paling banyak disiapkan terutama di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sumatera Selatan. Makanan untuk menyambut Tahun Baru Hijriyah itu adalah Bubur Suro.

1. Bubur Suro

Tahun Baru Hijriyah yang jatuh pada 1 Muharram kalender Islam, sesungguhnya bertepatan dengan tanggal 1 Suro di kalender Jawa. Sebab itulah, bubur yang dimasak untuk menyambut hari tersebut, disebut Bubur Suro.

Bukan sembarang bubur, Bubur Suro memiliki bumbu serta paduan yang berbeda dari bubur biasanya. Bubur Suro menggunakan jahe, santan, dan sereh. Di atas Bubur Suro, diberi taburan tujuh jenis kacang-kacangan, beragam protein seperti ayam opor, telur, perkedel, atau empal daging tergantung daerah masing-masing, bulir-bulir jeruk bali atau delima, irisan ketimun, dan lembaran daun bawang.

2. Bubur Merah Putih

Jika Jawa Timur dan Jawa Tengah punya Bubur Suro, maka lain cerita dengan Jawa Barat yang memiliki Bubur Merah Putih untuk disantap saat menyambut Tahun Baru Hijriyah. Bubur Merah Putih ini memiliki perpaduan rasa yang unik, antara manis dan asin. Bagian bubur merah – sebenarnya lebih ke warna cokelat, terbuat dari gula merah yang menimbulkan rasa manis dan bagian bubur yang berwarna putih terbuat dari santan sehingga memiliki rasa asin gurih. Warna merah melambangkan pengorbanan, sedangkan warna putih melambangkan kesucian.

3. Apem

Tidak hanya Bubur Suro dan Bubur Merah Putih, di beberapa wilayah di Jawa merayakan Tahun Baru Hijriyah dengan kue apem. Kue berbentuk bulat bantet yang terbuat dari tepung beras, santan, dan tape singkong ini memang sering muncul di berbagai acara perayaan adat Jawa.

4. Tumpeng

Tumpeng yang berbentuk menjulang tinggi seperti gunung, dengan lauk-pauk menyebar luas di bagian bawah, merupakan perlambagan hubungan manusia dengan Tuhan dan hubungan antar manusia dengan manusia. Maka tidak heran jika tumpeng sering menjadi makanan spesial di beragam acara penting. Tumpeng biasanya menggunakan nasi kuning, serta lauk-pauk yang dipilih berisi tujuh jenis lauk-pauk dan sayur-mayur yang berbeda.

5. Gunungan

Jika Tumpeng biasanya seukuran lingkaran tempeh untuk disantap beberapa orang saja, maka Gunungan adalah versi raksasanya. Ukuran Gunungan sangat besar dan memang ditujukan untuk orang-orang satu desa/kota. Gunungan biasanya berisi hasil bumi dari masyarakat sekitar, disusun menjulang ke atas, diarak keliling desa/kota, diberi doa, baru dibagikan kepada masyarakat yang datang ke sana. Hasil bumi yang dipakai merupakan hasil panen asli dari warga sekitar, hasil bumi itu kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar sebagai wujud rasa syukur atas rezeki yang mereka terima tahun lalu, sekaligus harapan untuk mendapat rezeki yang lancar lagi di tahun depan.

Dari beberapa makanan untuk menyambut Tahun Baru Hijriyah di atas, yang manakah yang sudah pernah kamu coba? Apa makanan serta tradisi di daerah kalian?

SUMBER:
https://bangka.tribunnews.com/2019/08/30/bubur-suro-gunungan-hasil-bumi-hingga-apem-5-makanan-khas-tahun-baru-islam-di-bulan-muharram?page=2
https://www.grid.id/read/04934979/tahun-baru-islam-1-muharram-1440-h-yuk-intip-5-sajian-khas-dari-berbagai-daerah?page=all

7 Snack Viral dari Masa ke Masa

Sore hari, ada waktu senggang, terus scorlling timeline sosial media rasanya nikmat banget gak sih? Sambil santai, gak sengaja jelajah page kuliner kekinian. Update snack kekinian apa nih yang lagi viral?

Beberapa tahun belakangan, dunia kuliner makin ramai karena banyak variasi makanan dan snack inovatif juga variatif. Namanya aja inovatif dan variatif ya, udahlah snack-snack ini jadi selalu punya keunikannya masing-masing. Gara-gara keunikannya, snack berikut jadi viral di sosial media. Seketika, gerai-gerai serupa menjamur dimana-mana.

Bahkan kalau belum cobain snack viral, rasanya belum gaul deh lu~

Ada snack viral apa aja sih belakangan ini? Yuk, simak ulasan Kulina untuk 7 snack viral dari masa ke masa!

1. Egg Tart

C:\Users\Owner\Downloads\salted-egg-lava-cheese-tart-50311537.jpg

Who loves pastry? Snack yang sempat viral di tahun 2018 adalah Egg Tart. Pastry ini memang sudah ada sejak berabad-abad lamanya, tapi baru viral di Indonesia tahun kemarin. Egg Tart wujudnya mirip dengan pie susu, ukurannya kecil dengan beragam varian topping. Egg Tart yang paling populer dan diincar banyak orang adalah Egg Tart yang ketika dibelah, isinya akan meleleh keluar. Yummy~

2. Salmon Mentai

C:\Users\Owner\Downloads\eatatkappa-ac3e6b5967b5224b3afdf258b0263751_600x400.jpg

Ikan salmon yang cukup mahal dan biasanya hanya dapat dijumpai di resto sushi mewah sekarang bisa ditemui sebagai street snack. Salmon Mentai, jadi salah satu menu hits di tahun 2019 ini. Manfaat ikan salmon yang sudah gak diragukan lagi, diolah dengan saus mentai yang super creamy. Dipadukan dengan nasi atau mie shirataki, di torch bersama ikan dan sausnya. Lengkap sudah paduan rasa dan aromanya.

3. Cheese Tea

C:\Users\Owner\Downloads\211660_3000x2000.jpg

Minuman ini hadir dan mencuri perhatian masyarakat Indonesia sekitar akhir tahun 2018. Sesuai dengan namanya, teh ini tentu terbuat dari keju. Teh dan keju bersatu? Unik juga, ya? Keju yang digunakan dalam Cheese Tea ini telah diolah menjadi cheese foam. Perpaduan teh dan keju tentu memiliki sensasi sendiri di lidah kita. Cheese Tea juga memiliki banyak varian lho. Mulai dari matcha, cokelat, kopi dan lainnya. Ada juga yang ditambahkan dengan tapioca pearl.

4. Telur Gulung

C:\Users\Owner\Downloads\mulpix-com41-44b85fc986b63262cfff077b1bbbb8b6_600x400.jpg

Jajanan SD yang tak lekang oleh waktu, Telur Gulung. Jajanan sederhana ini memang sangat menggugah selera. Gurihnya telur diberi saus jadi snack paling nikmat sepanjang masa. Meskipun banyak ditemukan di sekitar sekolah, jajanan ini viral gak cuma dikalangan anak-anak, tapi juga untuk orang dewasa.

Jangan salah, orang dewasa juga suka kok cemal-cemil, hihi …

5. Sate Taichan

C:\Users\Owner\Downloads\sate-taichan-foto-resep-utama.jpg

Terkenal dari daerah Senayan dan tersebar di beberapa kota di Jawa, Sate Taichan. Tepatnya di tahun 2018 lalu Sate Taichan masih menjadi pilihan banyak orang untuk makan berat atau sekadar ngemil. Apalagi ketika kelaparan pada malam hari, pas disantap untuk makan malam. Sate ayam putih polos ini enaknya dinikmati dengan sambal pedas dan nasi hangat plus taburan bawang goreng.

6. Chicken Salted Egg

C:\Users\Owner\Downloads\creamy-salted-egg-chicken-50268108.jpg

Dari namanya aja udah kebayang rasa telur asin yang meleleh di mulut. Street snack ini awalnya banyak dijajakan di Singapura pada tahun 2017. Namun, akhirnya banyak yang berinisiatif membawanya sampai ke Indonesia. Dengan porsi bite size fried chicken, saus telur asin, dan daun kari dipadukan, diolah, dan dijamin bikin makan makin berselera! Biasanya akan dipaketkan dengan seporsi nasi putih hangat.

7. Mango Sticky Rice

C:\Users\Owner\Downloads\6d98ec9f14b02523fd6974e79d7e8ba0.jpg

Makanan ini sebenarnya adalah makanan pencuci mulut khas Thailand. Dan viral di Indonesia sejak tahun 2017. Terbuat dari beras ketan, santan, dan mangga Thailand yang terkenal manis legit. Perpaduan ketan dan santan menghasilkan rasa gurih pas dengan manisnya mangga. Di Thailand sendiri, makanan ini banyak di konsumsi ketika penghujung musim mangga sekitar bulan April dan Mei.

Gak yakin snack viral cuma ada tujuh aja. Kalau jajanan hits favorit kalian apa nih guys? Yuk coba cek web Kulina siapa tahu ada snack favorit kalian [DI SINI].

Pengganjal perut dengan porsi pas?

Semua ada di Kulina!

SUMBER:
https://bacaterus.com/makanan-yang-lagi-hits/
https://www.wowkeren.com/berita/tampil/00225958.html

6 Jajanan Pasar yang Bikin Rindu Kampung Halaman

Tiba-tiba rindu sama kampung halaman? Hmm… Apa sih yang paling kalian rindukan? Salah satunya, pastilah kuliner khas kampung halaman. Tak hanya didominasi sajian berat kaya bumbu dan rempah, ada pula aneka jajan pasar tradisional yang menggugah selera.

Jajanan pasar mungkin menjadi salah satu snack yang paling mudah ditemukan di pasar tradisional. Tak hanya lezat dan cocok disantap sebagai pengganjal perut waktu traveling, aneka jajanan basah khas Nusantara ini cenderung lebih fresh karena diolah dan dijajakan langsung dihari yang sama. 

Berikut beberapa jajanan pasar yang cukup terkenal, tidak hanya di tempat asalnya, namun hampir di seluruh Indonesia. Siapa tahu, salah satunya jajanan pasar dari kampung halamanmu…

1. Panada

C:\Users\Owner\Downloads\126422703.jpg
Panada dari Minahasa

Jika dilihat sepintas, jajanan satu ini memiliki bentuk serupa dengan snack pastel. Bedanya, panada memiliki bahan dan cita rasa yang berbeda. Jika pastel umumnya berisi campuran bihun dan irisan ayam, panada justru diberi isian berupa pepaya muda yang dicampur dengan ikan cakalang bercita rasa pedas.

Konon, panada merupakan penganan khas keluarga besar Mandey asal Minahasa. Namun, kini panada sudah dijual bebas di berbagai pusat oleh-oleh.

2. Putu Mayang

C:\Users\Owner\Downloads\putu-mayang-es-krim.jpg
Putu Mayang dari Betawi

Meski namanya hampir sama dengan kue putu, namun tampilan putu mayang sangat berbeda dengan kue putu pada umumnya. Terbuat dari campuran tepung beras, garam, dan pewarna makanan yang dikukus, putu mayang memiliki tekstur kenyal dengan bentuk menyerupai mi. Untuk menambah rasa, putu mayang juga disajikan bersama kuah dari santan dan gula bercita rasa manis. Putu mayang sendiri merupakan kuliner khas Betawi.

3. Serabi

C:\Users\Owner\Downloads\serabi-hijau-kinca_20171212_151311.jpg
Serabi dari Bandung

Serabi atau biasa disebut Surabi di daerah asalnya, Bandung. Camilan khas ini terbuat dari tepung terigu, telur, dan air kelapa. Serabi khas kota Kembang dimasak dengan menggunakan tungku tanah liat. Ada dua jenis serabi Bandung, yaitu serabi manis yang menggunakan tambahan kinca (campuran gula merah cair, santan dan daun pandan) dan serabi asin dengan taburan oncom yang sudah diberi bumbu di atasnya. 

4. Cenil

C:\Users\Owner\Downloads\cenil-agrowindo.jpg
Cenil dari Yogyakarta

Cetil atau Cenil adalah makanan yang terbuat dari pati ketela pohon. Makanan tradisional khas Jogja ini banyak ditemui di penjaja jajanan pasar tradisional. Makanan ini biasa dibentuk silinder memanjang, kemudian diberi warna sesuai selera sebelum direbus. Cenil biasanya disajikan dengan parutan kelapa dan ditaburi gula pasir.

5. Lupis

C:\Users\Owner\Downloads\lupis_20180327_135512.jpg
Lupis dari Jawa Tengah

Siapa yang gak kenal jajanan pasar satu ini? Lupis merupakan salah satu jajanan tradisional Jawa Tengah yang masih digemari hingga kini. Banyak dijajakan sebagai camilan di pagi hari, lupis terbuat dari beras ketan yang dibungkus daun pisang lalu dikukus hingga matang. Sebagai penambah rasa, lupis biasanya diberi taburan kelapa parut dan siraman juruh (semacam saus gula merah). 

6. Sosis Solo

C:\Users\Owner\Downloads\40540212_2249a718-c49c-4dac-be1f-40be1c848ecf_707_360.png
Sosis Solo dari Solo

Meski bernama sosis Solo, jajanan khas kota kelahiran Presiden Joko Widodo ini terlihat menyerupai lumpia mini berisi daging ayam. Konon, camilan bercita rasa gurih cenderung asin ini diadopsi dari sajian sosis yang banyak disantap oleh orang Belanda saat masa penjajahan.

Ternyata setiap daerah punya jajanan pasar yang unik-unik ya? Mana nih yang jadi favoritmu?

Eh, baca-baca artikel tentang jajanan sore-sore gini malah jadi laper lagi? Hihi. Sengaja atuh Kulina, mah. Haha. Kalau laper sore-sore pingin cari camilan enak, murah, berkualitas – ya tinggal pesan di Kulina aja!

Banyak variasi snack, mulai dari jajanan tradisional, snack western, dan snack ala Timur Tengah juga ada lho Kulinas! Tinggal sesuaikan selera dan anggaran kamu bareng Kulina.

ENAK DI PERUT, NYAMAN DI KANTONG

[LIHAT MENU JAJANAN PASAR KULINA]

SUMBER:
https://kumparan.com/@kumparanfood/7-jajanan-pasar-khas-indonesia-yang-cocok-dijadikan-teman-minum-teh
https://blog.traveloka.com/manado/12-oleh-oleh-khas-manado-bagi-pencinta-kuliner-tradisional/
https://brilicious.brilio.net/unik/bikin-banyak-orang-terkecoh-ini-bedanya-serabi-solo-serabi-bandung-180509d.html

5 Camilan Buah Khas Nusantara

Indonesia negara sub tropis yang memiliki kelembaban udara cukup. Tak heran aneka ragam buah mudah ditemui. Bahkan di tiap daerah memiliki buah-buahan khas yang tumbuh subur dan menjadi komoditas yang cukup populer lho. Tak hanya mengkonsumsi buah secara langsung, ini ada beberapa olahan buah yang dijadikan snack maupun jajanan khas yang mungkin salah satunya udah mulai langka dijumpai. Apa aja sih? Simak ulasan camilan khas Nusantara dari buah-buahan berikut ini.

1. Rujak

C:\Users\Owner\Downloads\1.jpg
Rujak Buah

Kalau di negara Barat familiar dengan fruit salad, di Indonesia ada yang serupa yakni Rujak buah. Bermacam-macam buah diserut tipis atau di potong-potong, di campur dengan saus sambal kacang. Rasa saus yang manis asam dengan aroma kacang sangrai menjadi ciri khas salad ala Indonesia ini. Buah-buahan khas rujak adalah mangga muda, kedondong, jambu air, timun, bengkuang, dan lain sebagainya. 

Kabarnya di daerah Jawa, rujak dijadikan salah satu unsur penting dalam upacara tujuh bulanan. Ketika seorang wanita hamil dan usia kandungannya sudah memasuki usia tujuh bulan maka akan diadakan upacara tujuh bulanan. Salah satu makanan yang ada dalam upacara itu adalah rujak. Selesai upacara rujak ini dibagikan kepada tamu yang hadir. Ada kepercayaan bahwa apabila kebanyakan dari tamu berasa sepat dan pedas rasa rujaknya maka anak yang sedang dikandung adalah seorang anak laki-laki. Sedangkan apabila rujak itu berasa segar sebagaimana rujak biasa maka yang dikandung itu adalah anak perempuan.

2. Es Teler

C:\Users\Owner\Downloads\es-teler_20180519_061524.jpg
Es teler dengan buah alpukat, nangka, dan kelapa muda

Minuman khas dari Jawa Tengah ini dibawa Hj. Samijem dan anaknya Tukiman dari Sukoharjo. Berawal dari berdagang buah di Menteng, Jakarta Pusat namun banyak yang tak laku, membuat mereka berinisiatif membuat racikan minuman buah segar ini. Dengan mencampurkan beberapa buah seperti, nangka, alpukat, kelapa muda, sirup dan susu atau santan ke dalam gelas mangkuk. Nama ‘teler” sendiri didapatkan dari ungkapan pelanggan “es-nya bikin teler”. Berangkat dari ungkapan tersebut, nama Teler kemudian dirasa cocok dijadikan nama segelas es buah segar ini.

3. Klappertaart

C:\Users\Owner\Downloads\hipwee-klapp-750x422.jpg
Klappertaart dengan buah kelapa muda, kismis, dan kenari

Salah satu makanan warisan kuliner khas Manado dan peninggalan Belanda, jajanan unik kue khas Manado yang satu ini wangi, lembut, dan gurih. Dari namanya saja sudah terlihat, Klappertaart yang berarti kue kelapa. Terbuat dari bahan kelapa muda gurih, susu, mentega, dan telur, Klappertaart dapat disajikan dengan berbagai topping dan rasa seperti kismis, kayu manis, kenari, coklat, dan keju.

4. Pisang Goroho

C:\Users\Owner\Downloads\065759100_1557457628-Goroho__2___1_.jpeg
Pisang Goroho

Berbeda dengan pisang goreng khas Jawa, camilan sore asal Gorontalo ini berbahan dasar pisang yang masih mengkal, kulitnya hijau dengan tekstur yang keras. Ada dua cara dalam mengolah pisang Goroho ini, dengan di kukus atau di goreng. Tapi lebih populer dengan cara menggoreng pisang Goroho ini. Pisang di potong-potong membujur agak tebal tanpa di beri tepung. Teksturnya akan garing renyah di luar dan empuk gurih di dalam. Tak ada rasa manis sama sekali. Karenanya pisang ini enak dicocol dengan sambal sagela atau sambal ikan roa yang pedas menyengat. 

5. Manisan Pala

C:\Users\Owner\Downloads\5283.jpg
Manisan pala

Mendengar kata manisan, Cianjur khasnya kuliner olahan ini. Manisan sendiri terdiri dari dua jenis, manisan basah dan kering. Namun, camilan tradisional ini lebih terkenal manisan versi keringnya. Cara mengolahnya pun cukup sederhana hanya terbuat dari daging buah pala yang masih segar. Kemudian dikupas dan dipotong-potong sesuai selera, merendam pala dengan air kapur dicampur larutan gula pasir dan dimasak hingga mendidih. Untuk manisan pala kering, hanya perlu menjemurnya di bawah sinar matahari. Pala sendiri memiliki senyawa kimia yang dapat membantu gangguan insomnia, memperlancar pencernaan, dan meningkatkan selera makan serta mampu mengatasi rasa mual.

[BELI CAMILAN BUAH]

Kalau di daerah asal mu ada buah apa nih?
Yuk ceritain di sini!

SUMBER:
https://id.wikipedia.org/wiki/Rujak_manis
https://id.wikipedia.org/wiki/Es_teler
https://travel.tempo.co/read/421265/manisan-pala-khas-cianjur-kaya-manfaat-kesehatan/full&view=ok
https://food.detik.com/info-kuliner/d-3921471/pisang-goroho-digoreng-telanjang-aduh-enaknya 

7 Kebiasaan Unik Sambut Hari Kemerdekaan

Perayaan hari Raya Kemerdekaan Indonesia menjadi satu dari sekian banyak agenda tahunan yang cukup meriah. Pasalnya, HUT kemerdekaan tak hanya dilalui dengan upacara bendera, diskon besar-besaran maupun potong tumpeng seperti umumnya acara ulang tahun. Sebagian daerah di Indonesia punya cara unik dalam memeriahkan perayaan ini, beragam kegiatan perlombaan, bazaar, dan pentas seni.

Tapi apa betul Agustus-an gitu-gitu aja? Spesial HUT RI, yuk simak ulasan kebiasaan apa aja sih yang dilakukan masyarakat di Indonesia dalam menyambut hari kemerdekaan.

1. Lari Obor Estafet – Semarang

C:\Users\Owner\Downloads\3-34.jpg

Lari Obor Estafet merupakan tradisi yang dilakukan warga Semarang khususnya warga Kecamatan Gajahmungkur untuk merayakan Hari Kemerdekaan. Tradisi unik ini sudah dilakukan selama 32 tahun dan tetap bertahan hingga sekarang.

Obor dalam tradisi ini merupakan simbol semangat para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan. Karena itu, obor tersebut dibawa pelari dan diestafetkan. Dengan adanya tradisi tersebut, warga Semarang diharapkan bisa merasakan kembali perjuangan para pahlawan yang telah gugur.

Biar makin semangat bawa lari obornya, bisa sekalian nyamil Lumpia basah tuh sebelum bertanding. Secara, Lumpia merupakan makanan khas dari Semarang. Resep aslinya sih berisi rebung yang dibungkus kulit lumpia. Namun, dalam perkembangannya banyak dikombinasikan dengan bermacam protein hewani.

2. Tasyakuran/Tirakatan – Jawa

https://www.inibaru.id/nuploads/61/tasyakuran.jpg

Sebagian besar masyarakat di Pulau Jawa baik di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, maupun Yogyakarta biasanya melakukan tradisi ini. Tasyakuran kemerdekaan biasa diadakan dengan makan bersama satu RT maupun kampung. Tradisi ini selalu digelar tiap malam 17 Agustus.

Tasyakuran ini biasanya akan dimulai dengan pembagian hadiah kepada pemenang lomba 17-an. Kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng. Tumpeng yang biasanya disajikan pun berupa tumpeng Nasi Kuning beserta khas lauk pauknya. Setelah itu diakhiri dengan pembacaan doa.

Hayo, kalian pemuda pemudi mana nih yang sering ikut tirakatan?

3. Lomba Dayung – Banjarmasin

https://www.inibaru.id/nuploads/61/lomba%20dayung.jpg

Tradisi untuk memperingati hari kemerdekaan nggak hanya ditemukan di Jawa lho. Di luar Pulau Jawa juga punya tradisi unik dalam menyambut hari kemerdekaan. Misalnya warga Banjarmasin, kota mereka terkenal dengan sungai dan sampan yang menjadi transportasi populer masyarakatnya. Tak heran bila tradisi mendayung dijadikan perlombaan dalam rangka memperingati HUT RI setiap tahunnya.

Lomba ini diikuti oleh para peserta dari berbagai daerah yang ada di Kalimantan Selatan untuk berlomba mendayung sejauh 500 meter. Acara yang diselenggarakan di Sungai Martapura ini memperebutkan piala bergilir Gubernur.

Lapar setelah jadi supporter lomba dayung? Siap lahap kuliner khas yaitu, Soto Banjar untuk jadi pelega perut keronconganmu. Soto yang terkenal dengan kuah yang kaya akan rempah-rempah ini memang memiliki rasa yang lezat. Ditambah taburan telur asin, ayam suwir, serta kombinasi lontong – dalam hidangan ini membuat akhir pekan nonton lomba dayung makin seru.

4. Pacu Kude – Aceh

https://www.inibaru.id/nuploads/61/pacu%20kude.jpg

Pacu kuda atau pacu kude dalam bahasa Gayo sebenarnya telah menjadi hiburan rakyat jauh sebelum Belanda datang. Mengacu pada buku Pesona Tano Gayo karya AR Hakim Aman Pinan, pacu kude biasanya digelar setelah musim panen atau sekitar Bulan Agustus.

Lomba balap kuda yang diselenggarakan bertepatan dengan peringatan kemerdekaan Indonesia. Tradisi yang memikat banyak penonton ini mengharuskan para joki mengadu ketangkasan kudanya tanpa menggunakan pelana dan hanya diperuntukan bagi joki yang berusia 12 sampai 20 tahun.

Kalau kuda berpacu dalam medan pacu, perut kalian juga bisa ikutan berpacu karna kuliner khas Aceh satu ini. Mie Aceh namanya. Khas dengan mie kuning tebal dengan irisan daging sapi, daging kambing atau makanan laut disajikan dalam sup sejenis kari yang gurih dan pedas. Sebagai pelengkap, biasanya ditaburi bawang goreng dan disajikan bersama emping, potongan bawang merah, mentimun, dan jeruk nipis.

5. Telok Abang – Palembang

perayaan hari kemerdekaan

Warga Palembang, Sumatera Selatan, memiliki tradisi yang cukup unik bernama Telok Abang. Tradisi mainan ini sudah ada sejak zaman kolonial Belanda dan selalu ada saat merayakan hari kemerdekaan Indonesia.

Telok artinya telur dan abang berarti merah. Jadi, telok abang adalah telur ayam atau telur bebek rebus yang berwarna merah. Dalam resep aslinya, warna merah telur diambil dari akar pohon gabus yang banyak tumbuh di daerah rawa. Telok abang kemudian ditancapkan pada miniatur perahu, pesawat terbang, mobil-mobilan, dan becak yang terbuat dari jenis kayu gabus.

6. Bola Api – Cirebon

C:\Users\Owner\Downloads\1536644804418-BeritaBaik--Sepak Bola Api--100918--Djuli Pamungkas DSC06507.jpg

Tak mau kalah dengan daerah yang lain, di kota Cirebon pun punya tradisi tersendiri dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Tradisi tersebut adalah sebuah permainan bola yang disebut Bola Api. Pesertanya adalah para santri di Pesantren Babakan Ciwaringin.

Aturan permainannya hampir sama dengan sepak bola pada umumnya. Hanya saja bola yang dipakai di sini terbuat dari buah kelapa yang telah dilumuri minyak tanah dan di sulut api. Konon katanya, peserta yang ingin mengikuti permaian Bola Api ini diharuskan untuk berpuasa selama 21 hari terlebih dahulu.

7. Sepak Bola Duren – Cirebon

C:\Users\Owner\Downloads\sepak-bola-durian_0112_1_20171201_092821.jpg

Tak kalah ekstrim dengan permainan Bola Api, bola yang dipakai dalam permainan kali ini adalah buah durian. Para pesertanya adalah puluhan anggota laskar densus 99 dan forum spiritual. Sebelum permainan dimulai, akan ada seorang ustadz yang memimpin do’a untuk meminta keselamatan.

Selain Sepak Bola Duren, akan ada atraksi unjuk kebolehan yang dilakukan oleh beberapa peserta. Mereka akan beraksi menunjukkan kekebalan tubuhnya dengan memakan beling ataupun memakan bara api yang masih menyala.

Tuh kan Indonesia punya banyaaak tradisi unik yang bikin geleng-geleng kepala. Tapi kalau gak kayak begini bukan Indonesia namanya~

SELAMAT HARI RAYA KEMERDEKAAN KE 74 INDONESIAKU TERCINTA … !!!


SUMBER:
https://phinemo.com/makna-kemerdekaan-fiersa-besari/
https://www.boombastis.com/tradisi-kemerdekaan-indonesia/36331
https://www.inibaru.id/hits/tradisi-unik-jelang-hari-kemerdekaan-indonesia




5 Jenis Apel Merah dan Manfaatnya

Mengkonsumsi buah mungkin menjadi satu hal yang kadang luput setiap harinya. Selain baik untuk pencernaan, mengkonsumsi buah sebelum makan nasi baik untuk program dietmu lho! Salah satu buah yang menjadi unggulan buat kalian yang sedang menjalankan program diet, antara lain adalah buah Apel!

Jenis-jenis Apel Merah

Kalau umumnya lebih dikenal apel merah dan apel hijau, sebenernya jenis apel itu beragam banget. Pun banyak keuntungan yang didapat dari mengkonsumsi bermacam-macam buah apel. Apa aja sih? Yuk simak ulasan beragam buah apel dan manfaatnya berikut ini.

1. Apel Fuji

Familiar dengan nama tersebut? Mulai dikembangkan dan populer sejak tahun 1930, jenis apel ini diambil dari nama gunung terbesar di Jepang, yakni gunung Fuji. Warnanya kombinasi kuning dan kemerahan dengan rasa manis segar yang dominan. Rasa manis dari apel Fuji menjadikannya cocok untuk dimakan langsung serta diaplikasikan dalam berbagai teknik memasak.

2. Apel Red Delicious

Apel ini dibudidayakan sejak tahun 1800-an. Warna merah menyala dari apel Red Delicious menjadikannya ikon dari buah apel, dimana buah apel seyogyanya berwarna merah. Rasanya agak manis, renyah, dan cocok untuk dinikmati dalam sepiring salad segar.

3. Apel Royal Gala

Apel ini dikembangkan pada tahun 1934 oleh ahli buah asal New Zealand, JH. Kidd. Bentuk apel Gala cenderung bulat dengan ukuran kecil sampai sedang. Warna kulitnya kuning dengan garis-garis pink sampai merah, tergantung tingkat kematangannya. Kulitnya tergolong paling tipis dibanding jenis apel lain. Daging buahnya sendiri berwarna agak kuning dengan tekstur padat dan garing. Rasanya cukup manis dan beraroma bunga.

Apel Gala rendah kalori, tinggi kandungan air, serta mengandung vitamin A, B, dan C dalam jumlah cukup banyak. Apel Gala cocok untuk dinikmati langsung, sebagai bahan untuk salad juga untuk membuat saus.

4. Apel Envy

Apel Envy dikenal karena ukurannya yang cukup besar, warna kulit merah menyala, dan daging buahnya lembut namun renyah. Selain itu keunggulan dari apel Envy lainnya, tidak berubah warnanya meskipun sudah dipotong cukup lama. Hal ini dikarenakan kandungan vitamin C di dalam apel Envy yang sangt tinggi sehingga memperlambat proses pencokelatan yang banyak terjadi pada buah apel. Buah ini cocok dikonsumsi dengan cara langsung dimakan atau dibuat menjadi jus.

5. Apel Honeycrisp

Honeycrisp apples moves through a wash machine at the Jack Brown Produce packing facility on Sept. 27, 2017, in Sparta, Michigan. MUST CREDIT: Daniel Acker/Bloomberg

Kehadirannya yang baru sekitar 20 tahun lalu mulai menggoyahkan dominasi Red Delicious. Ini dikarenakan apel Honeycrisp memiliki rasa yang manis, juicy, dan sesuai namanya – renyah. Selain itu, jenis ini lebih fleksibel digunakan dalam berbagai masakan seperti salad, pai, saus, serta untuk makanan yang dipanggang.

Manfaat Mengkonsumsi Buah Apel

1. Baik Sebagai Asupan Diet

Buah apel sangat berguna terutama untuk kamu yang sedang menjalani program penurunan berat badan. Seseorang yang melakukan program diet membutuhkan banyak makanan yang mengandung serat terutama pada buah dan sayuran. Apel dipercaya mampu merespon lambung untuk membuat cepat kenyang karena serat yang terkandung di dalamnya sangat tinggi.

2. Menetralisir Kadar Gula Darah

Penyakit gula atau dikenal dengan diabetes melitus adalah penyakit sangat menghantui bagi mereka yang sudah mempunyai keturunan penyakit ini. Meski memiliki rasa manis, buah apel mampu mengontrol kadar gula darah dalam tubuh secara efektif.

3. Menurunkan Kadar Kolestrol

Manfaat apel bagi kesehatan selanjutnya yang bisa dirasakan tubuh adalah menurunkan kadar kolesterol jahat. Dengan mengonsumsi 1 buah apel setiap hari, hal itu dipercaya dapat mengurangi asupan kalori sebanyak 15%. Karena buah apel berserat tinggi, manfaat apel bagi kesehatan yang lebih lanjut adalah buah apel ini mampu mengikat lemak dalam tubuh yang kemudian akan dibuang oleh tubuh.

4. Menutrisi Kesehatan Kulit

Manfaat buah apel bagi kesehatan yang jarang orang ketahui adalah kemampuannya menjaga kesehatan kulit. Kulit merupakan salah satu faktor yang memengaruhi penampilan terutama bagi seorang wanita.

Manfaat apel sangat baik untuk kesehatan kulit apabila Anda mengonsumsinya secara rutin. Sementara khasiat buah apel lainnya juga bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan noda bekas jerawat sehingga penampilan kulit tidak saja terpancar dari dalam tetapi juga terlihat sehat dari luar dan kulit menjadi bersih dan sehat.

5. Mengurangi Resiko Penyakit Jantung

Manfaat buah apel bagi kesehatan selanjutnya adalah mengorangi risiko penyakit jantung. Konsumsi buah apel secara rutin satu atau dua buah sehari diduga mampu memperkecil risiko penyakit jantung dan menurunkan kolesterol. Buah apel ini dapat mengurangi penyumbatan dan peradangan pada dinding pembuluh darah arteri.

Perlu diketahui bahwa manfaat apel bagi kesehatan ini diketahui karena adanya kandungan serat larut dalam lemak, seperti pektin, fitonutrien (nutrisi nabati), serta antioksidan yang mencegah kolesterol menumpuk di lapisan dinding pembuluh darah.

Tuh kan, banyaaaak banget manfaat konsumsi buah Apel! Gak ada lagi alasan ribet cari buah sesuai porsimu, karena Kulina punya snack sehat buah apel dengan beragam jenis pastinya. Yuk, penuhi nutrisi dan serat harian kamu bareng Kulina!

[PESAN SNACK BUAH SEKARANG]

SUMBER:
https://www.masakapahariini.com/makanan-gaya-hidup/manfaat-dan-jenis-buah-apel/
https://www.alodokter.com/sehatnya-makan-buah-sebelum-makan-atau-sesudah-makan
https://food.detik.com/info-kuliner/d-2814386/garing-manis-apel-gala-amerika-yang-dipuji-ratu-inggris
http://www.indofresh.co.id/articles/detail/16/Envy-Apel-Size-does-not-Matter https://doktersehat.com/lima-manfaat-buah-apel/