6 Alasan Penting Cek Nutrisi Sebelum Makan

Apakah kamu pernah cek label nutrisi sebelum membeli atau memakan sesuatu?

Kalau iya, mungkin kamu hanya melihat pada kolom jumlah kalori saja. Padahal ada banyak jumlah nutrisi lain selain kalori yang perlu kamu baca dan ketahui dalam makanan tersebut. Memang bagi orang awam, membaca tabel nutrisi pada makanan agak membingungkan.

Namun Food and Drug Administration (FDA) telah memperbaharui tabel nutrisi ini agar lebih mudah dipahami sejak 2018. Dengan adanya pembaruan ini, diharapkan semua orang bisa memeriksa nutrisi makanan dengan detail.

Seberapa penting membaca tabel nutrisi dalam makanan?

Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa alasan pentingnya cek nutrisi sebelum makan. Yuk, simak ulasan singkatnya di bawah ini!

ALASAN PENTING KENAPA HARUS CEK NUTRISI

1. Mengetahui Porsi yang Tepat

Kulina - Mengetahui Porsi Makan yang Tepat

Menurut Natalie Rizzo, MSRD, pendiri Nutrition la Natalie mengatakan, jika kamu sering mengecek jumlah kalori pada tabel nutrisi maka jangan lupa untuk mengecek ukuran porsi yang tepat untuk kamu konsumsi. Ini dilakukan agar nutrisi yang masuk ke dalam tubuh sesuai dan tidak berlebih.

Contohnya, ketika kamu menambahkan yogurt ke dalam makanan yang seharusnya hanya 120 kalori. Jika kamu tidak membaca tabel nutrisi, maka bisa jadi kamu memakai yogurt hingga 250 kalori. Hal ini tentunya tidak berdampak besar jika dilakukan sesekali, namun jika sering kamu lakukan tentunya kamu akan mengalami masalah kesehatan dan penambahan berat badan.

Dengan mengonsumsi makanan melebihi jumlah porsi seharusnya, kamu tidak hanya menggandakan kalori tapi juga nutrisi lain seperti gula. Makanya, penting bagi kamu untuk melihat berapa ukuran porsi makanan yang harus dikonsumsi pada label yang disediakan.

2. Mengetahui Bahan Makanannya

Masih menurut Rizzo, komposisi bahan makanan memang diletakkan di bawah bungkus makanan yang akan kita konsumsi. Namun, itulah hal pertama yang perlu kita baca sebelum melanjutkan.

Daftar bahan makanan yang panjang dan penuh dengan kata yang tidak kamu kenali maka menandakan bahwa makanan diproses secara berlebihan. Misalnya, jika kamu membeli sebuah keju lalu melihat bahan pertamanya bukanlah susu tapi air dan bahan kimia yang belum kamu dengar, maka sudah pasti keju tersebut diproses dengan berat.

Ingat, jangan konsumsi makanan yang memiliki tiga atau lebih bahan yang terdengar seperti olahan atau yang tidak pernah kamu dengar sebelumnya!

3. Mengidentifikasi Gula

Kulina - Mengidentifikasi Gula

Mengonsumsi banyak gula dapat menyebabkan penyakit jantung dan gangguan kronis lainnya. Ketika kamu mengecek nutrisi makanan sebelum mengonsumsinya, maka kamu bisa melihat kandungan gula yang tersembunyi di dalam bahan makanan.

Misalnya, jika kamu membaca adanya kandungan sirup jagung fruktosa tinggi sebagai salah satu bahan makanan, maka kamu bisa tahu bahwa makanan tersebut mengandung kadar gula yang tinggi. Maka dari itu, tidak ada salahnya mengecek nutrisi makanan dan mencari tahu arti sebenarnya dari bahan-bahan yang tertulis untuk menjaga kesehatan kamu.

Baca Artikel Serupa: Capek dan Lapar Setelah Makan? Simak Penjelasannya!

4. Membantu Merencanakan Diet

Apakah kamu sedang melakukan diet? Maka mengecek nutrisi adalah hal yang paling utama dan harus dilakukan. Apalagi saat ini kasus hipertensi, diabetes, dan penyakit kardiovaskular lainnya makin meningkat, sehingga penting bagi kamu untuk mengurasi asupan garam dan gula.

Melakukan cek nutrisi makanan akan membantu kamu mengurangi hal-hal yang merugikan tubuh. Hal utama yang perlu kamu awasi adalah kandungan karbohidrat total yang dapat berubah menjadi gula selama proses pencernaan dalam tubuh. Gak mau kan proses diet kamu jadi gagal karena tidak cek nutrisi sebelum makan?

5. Membantu Mengawasi Lemak Jahat

Kulina - Mengawasi Lemak Jahata

Jika kamu mengecek nutrisi dengan baik sebelum makan, maka kamu bisa mengidentifikasi makanan yang mengandung jumlah lemak trans dan lemak jenuh yang tinggi. Saat ingin makan-makanan yang sehat, maka pilihlah makanan yang mengandung jumlah lemak jenuh yang rendah. Makanan yang mengandung lemak terhidrogenerasi parsial adalah salah satu lemak yang tinggi akan kandungan lemak trans dan harus dihindari.

6. Mendukung Makanan Dari Produsen Lokal

Makanan yang menunjukkan asal makanan seperti Kopi Aceh,  Nasi Pecel Khas Madiun, Nasi Goreng Jawa, hingga Gado-Gado Asli Betawi akan lebih banyak menarik minat banyak orang untuk mengonsumsinya. Biasanya konsumen akan cenderung mengidentifikasi produk makanan lokal dan khas dari tempat yang disebutkan dan mencari tahu rasa serta kualitasnya.

Bahkan dalam sebuah studi yang dilakukan oleh EBRD dan FAO, ada sembilan produk dengan label indikasi geografis yang mampu menaikkan harga produk akhir menjadi 20 hingga 30 persen. Apalagi biasanya produk yang merupakan khas dari suatu daerah tidak memiliki banyak bahan buatan dan mengandalkan bahan-bahan yang berasal dari makanan utuh. Tentunya ini sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan tubuh, kan?

Nah, sekarang kamu sudah tahu 6 alasan kenapa kamu harus cek nutrisi sebelum mengonsumsi makanan.

DI KULINA BISA CEK NUTRISI SENDIRI

Alasan-alasan di atas membuat Kulina paham bahwa membaca dan mengetahui tabel nutrisi dari makanan yang akan dikonsumsi adalah hak penting bagian kalian. Oleh karena itu… sekarang pesan makan di Kulina sudah bisa cek nutrisi sendiri!

Cara ceknya juga gampang, pada bagian bawah menu akan tersaji jumlah kalori dan nutrisi makro. Nutrisi makro adalah zat yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah yang besar untuk memberikan tenaga langsung.

Kulina - Cek Nutrisi Makro

Gak cuma ada di bagian bawah menu, label nutrisi juga tersedia dalam bentuk gambar yang menampilkan jumlah kalori, nutrisi makro, dan nutrisi mikro. Nutrisi mikro sendiri adalah zat tambahan untuk menjaga kesehatan tubuh dalam jumlah sedikit seperti vitamin dan mineral. 

Kulina - Cek Nutrisi Mikro

Nah, jadi makin yakin kan pesan makan di Kulina?

[PESAN KULINA SEKARANG]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *